13 Tahun Menikah Baru Tahu Istri Bukan Perawan, Suami Gugat Rp5 Miliar

460 views


Sebuah pernikahan harus diawali dengan kejujuran dari calon suami dan istrinya. Jangan sampai kebohongan terkuak ketika pernikahan sudah terjadi. Sakit hati akan membuat pihak yang tersakiti melupakan cinta yang pernah terbina.

Kejadian inilah yang dialami sepasang suami istri yang sudah menjalin rumah tangga selama 13 tahun. Sang suami merasa kecewa karena wanita yang dinikahi ternyata berstatus janda. Bukan gadis seperti tercatat di buku nikah.

Tak terima dengan pengakuan palsu sang istri, suami yang diketahui berinisial YA menggugat istrinya, NN ke Pengadilan Negeri Makassar. YA juga meminta ganti rugi senilai Rp5 miliar.

Dikutip dari berkas perkara Pengadilan Negeri Makassar, Sabtu, 17 April 2021, kasus ini bermula saat NN yang kini memegang gelar Doktor hendak melangsungkan pernikahan dengan YA pada tahun 2006.

Saat Menikah Tertulis Status Perawan

Dalam blanko dokumen surat keterangan untuk menikah tertangga 1 Mei 2006, NN menuliskan status sebagai perawan atau belum pernah menikah. Dokumen yang ditandatangani lurah setempat kemudian diajukan ke petugas penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Bontoala, Makasssar.

Tak hanya sang istri, kasus ini juga menyeret orang tua NN yang dianggap mengetahui tentang status anaknya yang sudah menikah.

Dalam kenyataannya, diketahui jika NN pernah menikah dengan seorang pria berinisial SH pada 6 April 1996. Dokumen pernikahan itu tercatat di KUA Kecamatan Tallo Kota Makassar.

” Sehingga status terdakwa pada saat menikah dengan saksi korban adalah status janda (pernah menikah) namun terdakwa tidak pernah memberitahukannya kepada saksi korban,” tulis keterangan di situs PN Makassar tersebut.

Digugat Rp5 Miliar

Tak terima dengan kebohongan yang sudah dilakukan istrinya, YA akhirnya menggugat cerai NN ke Kantor Pengadilan Agama Makassar. Dari dua kali proses mediasi di Februari dan Maret 2019, Yulian akhirnya mendengar langsung pengakuan istrinya yang sudah pernah menikah.

Akibat perbuatan istrinya tersebut, YA memutuskan menggugat pidana sang istri ke pengadilaan sekaligus meminta ganti rugi senilai Rp 5 miliar.

Nilai ganti rugi tersebut berasal dari ongkos yang harus dikeluarkan untuk biaya acara pesta pernikahan sampai biaya sekolah hingga terdakwa mendapat gelas S3.

Merasa Malu dan Dibohongi

Sang suami juga meminta gaanti rugi immaterial karena merasa tertipu dan malu disebabkan terdakwa sebelumnya telah pernah menikah dengan orang lain dan mengakui kalau masih perawan namun tidak pernah memberitahukan statusnya tersebut kepada saksi korban.

Majelis Hakim yang memimpin sidang memutuskan NN bersalah karena telah memberikan keterangan palsu dalam dokumen akta nikah. Hakim mentuhkan hukuman pidana selama 1 bulan 9 hari.

Namun putusan tersebut tak diterima NN yang mengajukan banding pada 19 Januari 2019. Setelah melalui proses persidangan selama tiga bulan, permohonan NN ditolak Pengadilan Tinggi Makasssar.

Hakim Pengadilan Tinggi Makassar yang dipimpin Nasaruddin Tappo menguatkan keputusan Pengadilan Negeri Makassar.

======

Masker Wajah untuk Kulit Kering, Berikut Adalah Pilihannya

Kulit wajah yang kering tidak bisa disepelekan karena bisa menimbulkan beragam masalah, termasuk jerawat. Oleh karena itu, jika kulit wajah Anda kering, lakukanlah perawatan kulit yang sesuai. Salah satunya adalah dengan menggunakan masker wajah untuk kulit kering.

Kulit kering terjadi saat kulit kehilangan kelembapannya. Kulit kering ditandai dengan beberapa gejala, mulai dari permukaan kulit yang kasar, bersisik, munculnya garis-garis halus, memerah, hingga gatal.

Kulit kering pada wajah bisa diatasi dengan beberapa perawatan, termasuk penggunaan masker wajah untuk kulit kering. Ini karena penggunaan masker mampu membantu mengembalikan kelembapan wajah, sehingga keluhan kulit kering dapat teratasi seiring berjalannya waktu.

Jenis-Jenis Masker Wajah untuk Kulit Kering

Ada beberapa pilihan masker yang bisa digunakan untuk mengatasi keluhan kulit kering. Berikut adalah di antaranya:

1. Masker lidah buaya

Lidah buaya merupakan salah satu bahan alami yang diyakini dapat mengatasi berbagai keluhan pada kulit, termasuk masalah kulit kering. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan lidah buaya sebagai masker wajah untuk kulit kering.

Masker lidah buaya sebenarnya begitu mudah dijumpai di pasaran. Namun, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah. Anda hanya perlu menyiapkan lidah buaya segar, cuci hingga bersih, ambil dagingnya yang berwarna putih bening, lalu haluskan.

Setelah halus, aplikasikan ke kulit wajah secara merata, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hingga bersih.

2. Masker mentimun

Mentimun mengandung 96 persen air, sehingga penggunaan masker ketimun diyakini dapat membantu melembapkan kulit yang kering. Masker mentimun juga mudah untuk dibuat sendiri di rumah. Anda hanya perlu menghaluskan 1 buah mentimun yang sudah dicuci bersih, ambil sarinya, dan aplikasikan ke wajah secara merata.

Hasil dari masker mentimun dalam mengatasi kulit kering akan lebih maksimal jika Anda mencampurnya dengan bahan alami lain yang bersifat melembapkan, seperti madu dan lidah buaya.

3. Masker alpukat

Dalam masker alpukat terkandung biotin, yaitu vitamin B kompleks yang telah terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kelembapan dan kehalusan kulit. Inilah alasan mengapa Anda bisa menjadikan alpukat sebagai masker wajah alami untuk kulit kering.

Untuk menjadikan alpukat sebagai masker, Anda hanya perlu menghaluskan ½ buah alpukat yang telah matang, lalu aplikasikan ke wajah secara merata.

Jika kulit wajah Anda sangat kering, Anda dapat menambahkan 1 sendok teh minyak zaitun dan 1 sendok makan madu ke dalamnya. Aduk hingga ketiganya tercampur rata, lalu oleskan ke wajah dan diamkan selama 15−20 menit. Kulit Anda akan terasa begitu lembap setelah menggunakan masker ini.

4. Masker pisang

Masker wajah untuk kulit kering berikutnya adalah masker pisang. Pisang diyakini dapat membantu mengatasi permasalahan kulit kering karena mengandung vitamin B6 dan potasium.

Untuk membuat masker pisang, Anda hanya perlu menyiapkan pisang yang telah matang. Kemudian, haluskan pisang tersebut sebelum diaplikasikan ke kulit wajah yang kering. Jika Anda mengharapkan hasil yang lebih maksimal, campurkan masker pisang dengan bahan lainnya, seperti madu, yogurt, atau alpukat.

Pahami Efek Sampingnya

Meski beberapa bahan alami dapat membantu mengatasi kulit kering, Anda juga harus mewaspadai efek sampingnya. Pasalnya, tidak semua orang cocok untuk menggunakan keempat masker yang telah disebutkan di atas.

Anda yang menderita alergi terhadap bawang putih misalnya, mungkin perlu untuk mempertimbangkan kembali penggunaan masker lidah buaya. Pasalnya, reaksi alergi pada bawang putih juga mungkin muncul ketika Anda menggunakan masker lidah buaya.

Untuk meminimalkan munculnya reaksi alergi atau iritasi, Anda perlu untuk mengujinya terlebih dahulu ke kulit. Caranya adalah dengan mengoleskan sedikit bahan masker tersebut ke area kulit di sekitar rahang, kemudian lihat reaksi yang muncul. Jika kulit terlihat memerah atau mengalami iritasi, hentikan penggunaan.

Penggunaan masker wajah untuk kulit kering memang dapat membantu membuat kulit kembali menjadi lembap. Namun, itu saja tidak cukup. Anda juga perlu menggunakan pelembap setiap habis membersihkan wajah.

Kemudian, jaga pula kesehatan kulit dari dalam dengan cara menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bernutrisi, berolahraga secara rutin, minum air putih yang cukup, dan berhenti merokok.

Jika perubahan pola hidup dan penggunaan masker wajah untuk kulit kering telah dilakukan tapi tidak juga ada perbaikan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan saran tentang jenis dan produk perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

======

Jangan Sepelekan Bahaya Menahan BAB

Bahaya menahan BAB (buang air besar) tidak boleh disepelekan. Pasalnya, jika sudah menjadi sebuah kebiasaan, ada beragam gangguan kesehatan yang akan mengintai Anda.

Ada banyak alasan mengapa seseorang menahan keinginan untuk buang air besar atau BAB, terutama saat berada di tempat umum. Alasannya bisa karena tidak ada toilet di sekitar, malas menunggu antrian toilet yang panjang, toilet kotor, hingga enggan untuk menggunakan toilet umum.

Menahan BAB sesekali sebenarnya bukanlah sebuah masalah besar. Namun, jika hal ini dilakukan secara terus menerus, ada bahaya menahan BAB yang patut untuk diwaspadai.

Bahaya Menahan BAB

Beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat sering menahan BAB adalah:

1. Sembelit

Ketika Anda menahan BAB, usus bagian bawah akan menyerap air dari tinja yang menumpuk di rektum, sehingga feses menjadi lebih keras. Kondisi ini bisa membuat feses sulit untuk keluar dan sembelit pun akhirnya tidak terhindarkan.

2. Wasir atau ambeien

Sembelit akibat menahan BAB juga bisa memicu terjadinya wasir atau ambeien. Saat sembelit, Anda bisa mengalami kesulitan untuk BAB sehingga perlu untuk mengejan agar tinja bisa keluar.

Nah, kebiasaan mengejan saat buang air besar ini bisa menyebabkan pembuluh darah di anus dan rektum bawah membengkak sehingga memicu terjadinya wasir atau ambeien.

Wasir atau ambeien ditandai dengan beberapa gejala, salah satunya adalah BAB berdarah.

3. Fisura ani

Bahaya menahan BAB berikutnya adalah Anda berisiko untuk mengalami fisura ani. Kondisi ini dapat terjadi karena feses yang mengeras dan sulit untuk dikeluarkan bisa melukai atau merobek jaringan kulit dan juga mukosa yang melapisi saluran maupun lubang anus.

Fisura ani ditandai dengan beberapa gejala, di antaranya adalah sakit saat buang air besar dan BAB berdarah.

4. Inkontinensia tinja

Kebiasaan menahan BAB bisa membuat otot-otot di rektum meregang, sehingga Anda berisiko untuk mengalami inkontinensia tinja. Kondisi ini menyebabkan hilangnya sensasi untuk BAB, sehingga tinja mungkin untuk keluar secara tiba-tiba tanpa disadari.

Setiap orang memiliki toleransi yang berbeda dalam menahan keinginan BAB, sehingga dampak menahan BAB bisa berbeda pada setiap orang. Namun, guna menghindari bahaya menahan BAB, Anda tetap disarankan untuk tidak menunda pergi ke toilet jika keinginan untuk BAB muncul.

Untuk membantu melancarkan buang air besar, terapkanlah pola hidup sehat. Caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat, minum air putih yang cukup, dan berolahraga secara rutin.

Apabila cara tersebut telah diterapkan tetapi Anda masih memiliki masalah ketika BAB, sebaiknya konsultasikan hal ini ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebabnya dan memberikan penanganan yang sesuai.

Tags: #bahaya menahan BAB #masker wajah alami untuk kulit kering #sudah lama menikah suami baru tahu istri tidak perawan