3 Anak Tak Sanggup Rawat Ayah, Hingga Meninggal Tak Ada yang Hadir, Yayasan: Padahal Sudah Berhaji dan Mapan


Peristiwa memiriskan seorang wanita lansia yang ditelantarkan anak sebelumnya viral di media sosial. Lansia tersebut, Trimah (69) asal Magelang, Jateng, diserahkan ke Griya Lansia dengan alasan ketiga anaknya sibuk dan tak bisa merawat. Baru-baru ini, Ketua Yayasan Griya Lansia Arief Camra mengabarkan bahwa kasus seperti itu bukan cuma satu saja.

Lewat media sosialnya, Arief juga mengungkapkan bahwa salah seorang lansia pria, yakni Soetiyo, juga (88 tahun), juga diserahkan oleh tiga anaknya dengan alasan tidak mampu merawat. Padahal, kata dia, salah satu anaknya pernah naik haji dan mapan ekonomi. Pada 29 Oktober 2021 lalu, Arief mengabarkan bahwa Soetiyo telah meninggal dunia dan tak satupun anaknya yang hadir saat jenazah disemayamkan.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Pagi ini 29 Oktober 2021, pak Soetiyo lansia binaan kami meninggal Dunia. Pak Soetiyo adalah kasus kedua di Griya Lansia, anak tanda tangan hitam diatas putih, menyerahkan perawatan ayahnya ke GriyaLansia.(Saat itu yang mengantar adalah relawan PPA Jombang). Pagi ini beliau meninggal, akan dimakamkan oleh tim Griya Lansia di pemakaman umum Kab Malang.

Demikian,” tulis Arief lewat media sosialnya. Dia juga menjelaskan bahwa saat kepergiannya dilepas, tak ada satupun anaknya yang hadir. “Melepas kepergian P. Soetiyo, lansia binaan Griya Lansia. Tanpa kehadiran satupun dari anak mereka… Semoga lapang kuburmu kek.. Husnul Khatimah berakhir Jannah,” tulisnya lagi. Bukan cuma itu, Arief juga mengungkap tiga anak kandung P Soetiyo yang disebut masih ada. Dia meminta ketiga nama yang disebutkan itu untuk menghubungi Griya Lansia jika ingin mencari makam ayahnya. “Suharnik, Nunuk, Suhermanto, adalah 3 nama yang disebut P. Soetiyo sebelum meninggal. Mereka adalah anak kandungnya. Untuk ketiga anaknya, kalau nanti ingin tau makam ayah kalian, bisa hub kami Griya Lansia,” ungkapnya. Arief mengungkapkan, berdasarkan penuturan Soetiyo, lansia tersebut punya 6 anak. Namun 3 di antaranya sudah meninggal dunia. “Kisah yang memilukan: Adalah mbah Soetiyo, Beliau lansia pria, punya anak 6, meninggal 3 (masih ada 3), salah satunya sudah berhaji, mapan secara ekonomi. Pak Soetiyo usianya 88 tahun, kelahiran 1933. Punya cucu 12, buyut 10. Tapi semuanya tidak mau merawat beliau. Anaknya justru teken tanda tangan, tidak sanggup merawatnya. Hari ini dikirim ke Griya Lansia Malang. Bapak Soetiyo ini, adalah kasus ke dua di tempat kami, anak teken tanda tangan terbuka di depan RT tidak mau merawat bapaknya. Sedih mendengarnya, tapi inilah fakta yang ada,” ungkapnya.

Ya Allah, Berikan Surga-Mu Untuk Ibuku, Karena Ibu Adalah Surga Dalam Hidupku

Ada pepatah mengatakan, Surga itu ada di telapak kaki Ibu. Tapi kenapa di telapak kaki? Padahal ada bagian tubuh lain yang lebih mulia. Misal tangan, wajah, bahunya dan lain-lain.

Terlalu sibuk mempertanyakan itu aku sampai lupa kalau dulu waktu kecil Ibu sangat kerepotan mengurusku. Tapi lebih repot lagi saat melahirkanku. Sayangnya saat ini aku belum bisa merasakan bagaimana rasanya hamil dan melahirkan. Tapi katanya itu sangat sakit.

Tapi banyak Ibu yang mengatakan kalau kondisi seperti itu sama sekali tak memberatkan mereka. Mereka malah merasa sangat bahagia, dan tak tahu kenapa tiba-tiba mereka menemukan cinta baru yang tak bersyarat.

Cinta abadi mereka pada janin yang belum sekalipun mereka lihat. Mereka mencintai sosok yang belum terlahir ke bumi. Cintanya begitu besar, sampai saat bayi mereka lahir, rasa sakit akibat bagian miliknya terkoyak pun tak mereka rasakan lagi.

Bayi itu membuat para ibu tak takut mati. Apapun yang terjadi dengan dirinya, yang penting adalah bayi itu lahir dengan selamat dan dalam keadaan lengkap.

Muliakanlah ibumu, karena dia yang melahirkanmu di dunia dengan segala pengorbanannya, kelak engkau akan bersama ibumu di Surga…aamiin

Kakek 90 Tahun Ini Curhat Sambil Nangis Karena Sulitnya Cari Makan Setiap Hari

Tiap orang memanglah mempunyai jalur hidup yang berbeda- beda, terdapat yang gampang serta terdapat yang susah. Sebagian lagi wajib kerja banting tulang buat dapat bertahan tiap harinya serta rela bekerja jadi pemulung buat memadai kebutuhannya.

Salah seseorang di antara lain merupakan Kakek Maharudin. Dia wajib mengumpulkan botol sisa masing- masing harinya serta dijual demi menyambung hidupnya. Kakek yang berumur 90 tahun ini berjuang sendirian walaupun umur telah senja serta fisiknya juga melemah.

Dia tinggal di suatu gubuk kecil yang terletak di Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Tidak terdapat sanak keluarga serta kerabat, dia hidup sebatang kara di umur renta. Dari menjual plastik sisa juga penghasilannya tidak menentu, yang berarti dapat buat makan telah bersyukur

Cerita yang lain tiba dari Bunda Lasminar. Perempuan 56 tahun ini pula mengais rezeki dengan jadi seseorang pemulung. Dia sudah hadapi penyakit kulit semenjak mazih kanak- kanak. Keluarganya apalagi malu mempunyai anggota keluarga yang penyakitan. Dia juga wajib menempuh hidup yang keras dengan penolakan yang apalagi tiba dari keluarganya sendiri.

dikala hasil memulungnya bisa banyak. Tetapi bila tidak, dia cuma diberikan 50 ribu rupiah saja bulan itu. Sangat pendapatan yang kecil sekali, buat memadai makan di bulan berikutnya saja tidak hendak lumayan.

Walaupun begitu Kakek Maharudin serta Bunda Lasminar senantiasa berupaya buat mencari duit sendiri. Mereka mensyukuri apa yang dapat didapatkan tanpa meminta- minta serta jadi seseorang pengemis. Ayo kita bantu meringankan beban mereka dengan menyisihkan sebagian dari rezeki kita. Kalian dapat berdonasi di mari. Mudah- mudahan amal kebaikan kita seluruh diberikan balasan oleh yang Maha Kuasa.

6 Janji Allah Kepada Orang yang Rajin Bersedekah…Smoga Kita Di Group Ini Termasuk Salah Satunya. Amiin

Sedekah adalah amalan yang mulia. Sedekah dengan ikhlas akan menjanjikan ganjaran pahala buat kita. Kerana setiap perbuatan baik akan dibalas dengan perkara yang baik juga. Allah akan melapangkan dada, membuatkan kita gembira, melegakan perasaan dan mensejahterkan seluruh hidup kita. (Foto cover: ilustrasi, sumber)

Bersedekahlah kita walau sedikit dengan seikhlasnya. Kerana, dalam setiap rezeki dan harta yang kita miliki itu terdapat juga hak orang lain. Jadi, adalah lebih baik jika ia dikongsi dan dinikmati bersama. Beriman dengannya dan bersedekah seikhlasnya. Sedekah seikhlasnya mampu meringankan beban seseorang dan menjauhkan diri kita daripada panas api neraka.

Semua perkara atau wang yang kita sedekahkan kepada golongan yang memerlukan mesti terdiri daripada hasil yang halal. Kerana, pemberian yang halal akan menggugurkan dosa dan mendatangkan pahala. Selain itu juga akan dijauhkan dari bala. Seseorang yang bersedekah dengan harta yang halal juga akan dijauhkan daripada api neraka dan akan dimasukkan ke dalam syurga.

Sekiranya seseorang bersedekah dengan harta yang haram, dia tidak akan memperolehi sebarang kebaikan kecuali azab kerana memberi sesuatu yang haram kepada orang lain. Terdapat sebuah hadith mengatakan bahawa di dalam neraka Jahanam terdapat sebuah rumah yang bernama ‘Baitul Huzni’ yang disediakan Allah bagi orang yang bersedekah daripada harta yang haram.

Selain dapat membantu sesama manusia, Allah SWT juga akan membalasnya dengan pahala bagi mereka yang ikhlas melakukannya.

Berikut adalah janji-janji Allah kepada golongan yang suka bersedekah.

1. Menghapuskan Dosa-dosa Orang yang Bersedekah

Janji Allah yang pertama bagi orang yang rajin bersedekah adalah sedekah itu dapat menghapuskan dosa orang yang mengerjakannya.

Rasulullah SAW, beliau bersabda:

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

2. Dapat Berteduh di Hari Kiamat

Nabi SAW menceritakan tentang 7 jenis manusia yang akan mendapat berteduh pada hari yang tidak ada teduhan dari kepanasan di padang mahsyar. Salah satu golongan yang mendapat teduhan itu adalah orang yang suka bersedekah. Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari)

3. Harta Tidak Akan Berkurang Tetapi Makin Bertambah Banyak

Janji Allah SWT yang sangat hebat bahawa harta orang yang rajin bersedekah tidak akan berkurang meskipun disedekahkan semuanya, hanya sedikit yang tersisa buat keperluan sehari-hari. Rasulullah SAW bersabda:

“Harta tidak akan berkurang dengan bersedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kebaikkan baginya” (HR. Muslim)

4. Dapat Membebaskannya Dari Siksa Kubur

Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” [HR. Ath-Thabrani]

5. Terdapat Pintu Surga Hanya Untuk Orang yang Bersedekah

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka dia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu syurga: Wahai hamba Allah, ke marilah untuk menuju kenikmatan. Jika dia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan solat, dia akan dipanggil dari pintu solat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika dia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” [HR. Bukhari dan Muslim]

6. Menjauhkan Diri Dari Api Neraka

Janji Allah terakhir kepada mereka yang rajin bersedekah adalah akan menjauhkan diri dari api neraka. Ternyata meskipun hanya sedekah dengan jumlah yang sedikit, namun sedekah tersebut memiliki andil untuk menjauhkan diri dari api neraka. Semakin banyak sedekah yang dilakukan, maka akan semakin jauhlah darinya. Rasulullah SAW bersabda:

“Jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” [HR. Bukhari dan Muslim]

Demikianlah ulasan mengenai enam janji Allah SWT kepada mukmin yang rajin bersedekah. Sungguh banyak keutamaan yang akan diperoleh mukmin yang gemar bersedakah ini. Untuk itu, keluarkan sedikit harta untuk bersedekah, agar Allah memberikan kita janji-janji mulia tersebut.

Semoga bermanfaat ya….