4 Tanda Mertua Tidak Sreg Dengan Kamu

274 views


Permasalahan “tak akur dengan mertua” masih menjadi misteri di kalangan rumah tangga. Pasalnya, sebaik apapun menantu, terkadang, masih kurang cukup baik di hadapan sang mertua.

Nah, agar kamu bisa langsung mengatasi hubungan yang renggang itu, ada baiknya kamu mengetahui gerak-geriknya dari awal. Ini dia beberapa tanda kalau mertuamu kurang suka denganmu.

1. Ia Seringkali Ingin Menjadi Pusat Perhatian

Sebelum kamu resmi menjadi milik anaknya atau bahkan di awal pernikahan, biasanya sang mertua ingin menjadi pusat perhatian dan ingin menunjukan kekuatan keluarga tersebut sebelum kamu datang.

Biasanya, ia ingin menunjukan bahwa sebelum kamu datang, keluarganya baik-baik saja dan menunjukan ketakutan kamu datang dan membuat anaknya membagi perhatiannya.

Nah, untuk hal seperti ini kamu bisa atasi dengan memberikan perhatian lebih juga kepada sang mertua agar ia tidak berpendapat bahwa menyerahkan anaknya kepadamu tak membuatnya kehilangan perhatian, malah berganda darimu juga.

2. Ia Menunjukkan Kekuasannya

Tak lain tak bukan, biasanya di saat sang mertua menunjukan kekuasaannya dan memberikan kesan bahwa ia bertahta lebih tinggi di depanmu karena ia takut kehilangan perhatian dari anaknya.

Biasanya, mertua seperti ini akan terlihat galak dan judes terhadapmu. Tak menutup kemungkinan juga ia seringkali bertolak belakang dengan pendapatmu hanya untuk menunjukan kekuasaannya.

Kalau kamu menemukan hal seperti ini, ada baiknya kamu manut saja dengan sang mertua.

Namun kalau sudah dirasa terlalu jauh, kamu bisa membicarakannya dengan pasanganmu namun tetap mencoba untuk menunjukan perhatian dan rasa hormat ya.

3. Tak Memberimu Waktu Untuk Berduaan

Biasanya, di awal pernikahan, sang ibu mertua masih tak rela jika melihat anaknya bermesraan dengan menantunya sehingga segala macam cara dilakukan,

mulai dari meminta tolong melakukan sesuatu, mengantarkan ke suatu tempat atau bahkan ikut-ikutan di saat kalian lagi berduaan.

Untuk mengatasinya, kamu mungkin bisa menyempatkan akhir pekan untuk dihabiskan bersama dengan mertuamu dan pasangan.

Ini dapat membantu merekatkan hubunganmu dengan sang mertua lho. Dengan begitu, mereka akan merasa dianggap, bukan “diusir” dari hidup anaknya.

4. Menyuruh Ini-Itu

Ada tipe mertua yang menahan komunikasi dengan menantu yang tak ia suka, ada juga yang malah memerintah menantu untuk melakukan ini itu.

Wajar, namanya mertua, ia pasti ingin dihormati dan ingin selalu dituruti. Ada baiknya kamu melakukan apa yang ia minta, asal masih dalam batas wajar ya.

Permasalahan menantu dan mertua itu biasa di kalangan rumah tangga. Bukan hanya karena menantu yang dianggap kurang cukup, kadangkala ini juga karena sang mertua sendiri yang tak ingin berbagi anak.

Makanya, untuk menghindari permasalahan lebih lanjut dengan mertua, ada baiknya kamu segera berpindah rumah. Bukan untuk menghindar, namun untuk menjaga hubungan.

Setelah pindah, bukan berarti juga kamu menghilang begitu saja, wajib hukumnya untuk bersilaturahmi ke rumah mertua paling tidak dua minggu atau satu bulan sekali. Siapa tau, dengan berjauhan, mertuamu lebih menjadi pengertian.

======

Bikin Orang Ketagihan, Cuma Minum Air Jahe dan Lemon Setiap Pagi, Anda Akan Kaget dengan Perubahan yang Terjadi Seketika

Banyak dari kita sudah tahu kalau menambahkan perasan lemon ke dalam segelas air di pagi hari dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan metabolisme, hidrasi, dan asupan vitamin C.

Mungkin, banyak orang minum air lemon hangat saat perut kosong untuk membantu menurunkan berat badan lebih cepat juga.

Tapi, bagaimana dengan menambahkan jus jahe dengan air lemon ke rutinitas pagi?

Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu rempah-rempah paling sehat yang dapat membantu mengobati berbagai penyakit seperti mual, gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, nyeri otot, dan sebagainya.

Akan ada banyak sekali manfaat mengonsumsi campuran lemon dan jahe.

Dilansir Grid.ID dari Times Now News, inilah manfaat minum air jahe dan lemon setiap pagi.

1. Menurunkan berat badan

Jahe dan lemon adalah pengobatan rumah yang sangat baik untuk menurunkan berat badan.

Misalnya, satu penelitian menemukan bahwa pria yang minum air jahe setelah sarapan melaporkan perasaan kenyang lebih besar.

Artinya, itu mungkin akan membantu orang menurunkan atau mengatur berat badan.

Demikian pula, antioksidan polifenol yang ditemukan dalam lemon telah terbukti secara signifikan mengurangi penambahan berat badan pada tikus gemuk.

2. Baik untuk gangguan pencernaan kronis

Jahe tidak hanya enak dan beraroma, tetapi dapat mempercepat pengosongan lambung pada penderita gangguan pencernaan kronis (dispepsia) yang ditandai dengan sakit perut berulang, kembung, tidak nyaman, mulas, mual, dan muntah.

Satu studi yang melibatkan 24 orang sehat menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,2 gram bubuk jahe sebelum makan dapat mempercepat pengosongan lambung hingga 50 persen.

Dipercaya bahwa minum air lemon setiap pagi dapat membantu melancarkan saluran pencernaan sekaligus mencegah penumpukan racun dalam tubuh.

3. Gula darah akan sehat

Penelitian menunjukkan bahwa jahe mungkin memiliki sifat anti-diabetes.

Sebuah studi tahun 2015 terhadap peserta dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa mengonsumsi 2 gram jahe per hari menurunkan kadar gula darah.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari minum jus jahe dengan air lemon, kita perlu mengonsumsinya secara konsisten.

Saat membuat ramuan lezat ini, selalu gunakan jahe dan lemon segar daripada yang instan.

Untuk menyiapkannya, kita bisa memeras setengah lemon ke dalam 8 ons air hangat.

Kemudian, masukkan irisan jahe segar atau 1 sdm jus jahe segar ke dalam air lemon.

Kita juga bisa menambahkan 1 sdm madu dan sedikit kayu manis untuk meningkatkan rasanya.

======

4 Manfaat Chitosan untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Chitosan adalah sejenis zat gula yang diambil dari kerangka atau cangkang hewan laut. Zat ini banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat dan berbagai perlengkapan medis, seperti lensa kontak dan plester untuk menutup luka. Selain itu, chitosan juga dapat dikonsumsi sebagai suplemen.

Chitosan atau kitosan tidak dapat ditemukan secara alami di dalam makanan, melainkan diperoleh dengan cara mengekstraksi zat dalam cangkang hewan krustasea, seperti udang, remis, kepiting, dan lobster.

Chitosan sering kali digunakan untuk menyamarkan rasa pahit pada obat dan mengawetkan makanan. Tak hanya itu, chitosan juga dipercaya dapat menyembuhkan, meredakan, atau mencegah berbagai masalah kesehatan.

Berbagai Manfaat Chitosan bagi Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat chitosan bagi kesehatan yang bisa Anda peroleh:

1. Menurunkan berat badan

Chitosan kini banyak dikonsumsi sebagai salah satu suplemen untuk menurunkan berat badan. Kandungan ini diklaim dapat mengurangi jumlah lemak yang diserap di saluran pencernaan, sehingga berat badan pun akan turun.

Sayangnya, manfaat chitosan ini belum terbukti efektif secara klinis. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan efek samping chitosan untuk menurunkan berat badan.

2. Menurunkan kolesterol

Studi pada laboratorium yang melibatkan hewan percobaan menunjukkan bahwa pemberian chitosan terlihat dapat menurunkan kadar kolesterol, baik kolesterol total maupun kolesterol jahat (LDL).

Tak hanya itu, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat, memperbanyak asupan serat, dan membatasi makanan berlemak guna menurunkan kolesterol. Jika Anda mengalami kolesterol tinggi, konsumsi obat penurun kolesterol juga sering kali diperlukan.

3. Menurunkan tekanan darah

Menurut peneltian, chitosan juga terlihat dapat menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Efek ini menjadikan chitosan baik dikonsumsi oleh orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Namun, selain mengonsumsi chitosan, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari hipertensi. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan membatasi asupan garam dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari, berolahraga secara rutin, dan mengurangi stres.

Anda juga bisa memperbanyak asupan kalium (potasium) untuk menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil.

4. Mendukung proses pemulihan luka

Beberapa riset sejauh ini menunjukkan bahwa chitosan dapat membantu proses penyembuhan luka, karena sifat antibakteri yang terkandung di dalamnya. Chitosan juga diklaim baik digunakan untuk membantu pemulihan luka pascaoperasi atau luka diabetes.

Selain keempat manfaat di atas, chitosan dipercaya dapat mengatasi atau meredakan gejala penyakit Crohn, serta mencegah dan mengatasi masalah gigi dan mulut, seperti gigi berlubang dan periodontitis.

Namun, perlu diingat bahwa klaim manfaat chitosan di atas masih terbatas pada penelitian berskala kecil. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas berbagai manfaat chitosan tersebut.

Efek Samping Chitosan

Chitosan banyak dijual dalam bentuk suplemen yang tergolong aman dikonsumsi. Meski demikian, chitosan juga bisa menimbulkan berbagai efek samping, seperti:

  • Sembelit atau susah buang air besar
  • Kembung
  • Mual
  • Sakit perut

Tak hanya menimbulkan efek samping di atas, suplemen chitosan juga bisa menimbulkan efek interaksi obat, apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, misalnya obat pengencer darah, obat antivirus, dan obat diabetes.

Chitosan juga diketahui dapat mengganggu penyerapan nutrisi tertentu di dalam tubuh, seperti magnesium, vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Suplemen dengan kandungan ini juga berisiko menimbulkan reaksi alergi, terutama pada orang yang memiliki riwayat alergi udang atau seafood.

Oleh karena itu, jika Anda ingin mengonsumsi suplemen chitosan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mengetahui dosis yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan Anda.

Tags: #manfaat chitosan untuk tubuh yang lebih sehat #manfaat minum air jahe lemon setiap pagi #tanda mertua tidak sreg dengan kamu