5 Tanda Anda Menyakiti Orang Tua Tanpa Sengaja

569 views


Walau tidak disengaja, Anda bisa saja melukai hati orangtua dengan banyak cara. Mungkin Anda mengasihi orangtua, tapi bagaimana mereka tahu jika tidak Anda tunjukkan? (foto cover: ilustrasi, sumber)

Anak yang telah dewasa kadang sibuk dengan pekerjaan dan keluarga mereka sendiri sehingga melupakan orangtua tanpa sadar.

Tetapi orangtua merasa dilupakan. Mereka membutuhkan pernyataan kasih sayang Anda. Perhatikan apakah Anda melakukan hal-hal berikut ini untuk memastikan bahwa Anda tidak melukai hati orangtua.

1. Jarang Menelepon

Bayangkan senyum lebar yang mengembang di wajah orangtua ketika menerima telepon Anda. Mata mereka akan berbinar mengetahui mereka tidak dilupakan.

Ceritakan kabar baik yang terjadi pada diri Anda. Jika Anda mengalami kesulitan, mereka tentu juga ingin tahu, siapa tahu mereka dapat menjadi tempat curahan hati.

Biarkan mereka masuk dalam hidup Anda. Suatu hari bila Anda berada dalam posisi mereka, barulah Anda dapat merasakannya.

Hormati nasehat mereka yang sudah banyak makan asam-garam kehidupan. Bukan berarti Anda harus mengikutinya, cukup dengarkan dan pertimbangkan dengan hormat.

Jika Anda tidak menelepon karena khawatir akan mendengar keluh-kesah mereka, seharusnya Anda malu. Mereka perlu berbagi dengan seseorang yang mengasihi mereka tentang apa yang terjadi dengan mereka.

Anda mungkin tidak dapat memperbaiki segalanya, tetapi cukup dengan mendengarkan saja akan membuat mereka merasa jauh lebih lega.

2. Merasa Berhak Atas Uang Mereka

Perhatikan: ANDA TIDAK BERHAK SAMA SEKALI! Anda salah bila terus-menerus merongrong mereka. Mereka bekerja keras sehingga memiliki banyak hal untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, bukan Anda.

Anda sudah dewasa dan mampu mencari uang sendiri. Jika Anda pernah berutang kepada mereka, lunaskan segera. Mereka perlu tenang mengetahui punya cukup uang untuk memenuhi pengeluaran tak terduga yang banyak terjadi di masa tua.

Mereka juga layak menikmati hari tuanya. Bantulah mewujudkannya dengan cara menjauhkan tangan Anda dari dompet mereka.

3. Tidak Mengulurkan Bantuan

Makin lanjut usia, mereka makin butuh bantuan, seperti membersihkan halaman atau rumah. Mampirlah ke rumah mereka dan tawarkan bantuan apa saja.

Ini merupakan hadiah menyenangkan bagi orangtua. Mereka tidak lagi segesit dulu, daya ingat pun mundur. Tanyakan apakah mereka perlu bantuan dalam mengurus keuangan. Jangan memaksa.

4. Lupa Mengundang ke Hari Penting Keluarga Anda

Ingatlah untuk mengundang mereka di hari ulang tahun anak atau perayaan lulus sekolah. Selain itu undanglah mereka untuk makan bersama paling tidak seminggu sekali.

5. Jarang Menyatakan Sayang

Orangtua ingin sekali mendengar, “Saya sayang Ayah/Ibu.” Bagi orangtua, perkataan ini seperti sinar matahari yang menerangi jiwa mereka. Jika Anda tidak biasa mengucapkannya, mulailah sekarang juga.

Tidak sekadar mengatakan “Saya sayang Mama,” di akhir pembicaraan di telepon. Ucapkanlah dengan hangat dan penuh makna. Ucapan ini akan tersimpan dalam hati mereka selamanya.

======

Nyesel Banget Baru Tahu, Mulai Besok Coba Minum Air Hangat dengan Sedikit Lada Hitam Saat Perut Kosong, dalam Sebulan Tubuh Akan Alami Keajaiban Ini!

Biasa dikenal sebagai bumbu dapur, tahu nggak kalau lada hitam juga bisa meningkatkan kesehatan?

Iya, lada hitam yang memberikan sensasi pedas di lidah ini bisa menjaga kekebalan tubuh karena kandungan di dalamnya.

Ketika kita sering sakit, itu menjadi salah satu tanda kekebalan yang buruk.

Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, kita tidak perlu pergi berobat karena solusinya ada di dapur.

Jawabannya adalah lada hitam.

Cobalah biasakan minum air hangat dengan sejumput bubuk lada hitam saat perut kosong setiap pagi.

Itu adalah obat terbaik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Meminum air lada ini setidaknya selama sebulan dapat membebaskan dari segudang masalah kesehatan.

Untuk lebih jelasnya, simak manfaat minum air lada hitam yang Grid.ID lansir dari Only My Health.

1. Meningkatkan imunitas

Lada hitam adalah penambah kekebalan yang hebat karena memberi nutrisi pada sel-sel tubuh dan mencegah kerusakan.

Ini menghambat kerusakan radikal bebas untuk menjaga tubuh aman dari serangan masalah.

2. Mendetoksifikasi tubuh secara alami

Usus yang sehat berarti perut yang bersih dan terdetoksifikasi.

Air ajaib ini akan mengeluarkan semua racun dan bahan kimia dari tubuh.

Bonusnya, bisa meningkatkan pencernaan dan membantu menjaga masalah perut.

3. Membantu penurunan berat badan

Salah satu manfaat kesehatan utama dari solusi ini adalah penurunan berat badan.

Ketika banyak orang minum air putih sebagai bagian dari ritual pagi mereka, menambahkan sejumput bubuk lada hitam akan menambah manfaatnya.

Keduanya bersama-sama meningkatkan metabolisme untuk pencernaan yang lebih baik dan membakar lebih banyak kalori.

Dengan demikian, kita akan mendapatkan berat badan yang diinginkan dalam sebulan.

4. Mencegah dehidrasi

Kombinasi air panas dan lada hitam sangat baik untuk kesehatan usus.

Serupa dengan manfaat lainnya, ini mengobati dehidrasi dengan memberi nutrisi pada sel-sel kulit.

5. Mencegah sembelit

Orang yang menderita sembelit kronis pasti harus minum air ini setiap hari.

Air lada hitam akan melancarkan buang air besar yang pada akhirnya membuat perut lebih sehat.

Dengan dikeluarkannya racun dari dalam tubuh, perut akan terasa lebih ringan.

6. Meningkatkan stamina

Setelah minum air ini saat perut kosong setiap pagi, kita akan merasakan tingkat stamina hampir dua kali lipat.

Hal ini karena air lada hitam memberikan dorongan untuk metabolisme.

7. Memperbaiki tekstur kulit

Minuman ini akan mendetoksifikasi dan menghidrasi tubuh, yang pada akhirnya berdampak pada kulit.

Kulit akan bercahaya dalam waktu satu bulan.

======

Kenali 5 Gangguan pada Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah memiliki beragam fungsi penting bagi tubuh, terutama menghasilkan air liur yang berperan dalam proses pencernaan makanan. Namun, untuk beberapa kondisi, kelenjar ludah juga dapat mengalami gangguan sehingga berdampak pada kesehatan tubuh.

Kelenjar ludah terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kelenjar parotis yang terletak di kedua sisi pipi bagian bawah, kelenjar sublingual berada di bawah lidah, dan kelenjar submandibular terdapat di bawah lekuk rahang.

Selain ketiga kelenjar ludah utama tersebut, ada juga kelenjar liur kecil yang tersebar di langit-langit mulut, bibir, lapisan dalam pipi, hidung, rongga sinus, dan tenggorokan. Kelenjar minor ini berukuran sangat kecil sehingga hanya terlihat dengan mikroskop.

Selain menghasilkan ludah, kelenjar ludah juga berfungsi sebagai pelumas mulut agar tidak kering, membantu proses menelan, melindungi gigi dari bakteri, dan membantu pencernaan makanan.

Karena peranannya yang begitu penting, kesehatan kelenjar ludah selalu dijaga agar terhindar dari beragam gangguan.

Gangguan pada Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah yang mengalami gangguan biasanya ditandai dengan mulut kering, demam, nyeri, pembengkakan, dan ludah terasa tidak enak. Nah, gangguan yang dapat terjadi meliputi:

1. Infeksi virus dan bakteri

Beberapa jenis infeksi virus, seperti gondongan, flu, dan HIV, Gejalanya dapat berupa demam, nyeri otot, nyeri sendi, kedua pipi bengkak, dan sakit kepala.

Namun, berbeda dengan kelenjar ludah lainnya, kelenjar parotis sering kali terinfeksi bakteri. Gejala yang dapat muncul adalah demam, nyeri, dan bengkak pada salah satu sisi pipi.

2. Batu di kelenjar ludah (sialolithiasis)

Kondisi ini adalah penyebab umum kelenjar ludah membengkak. Sialolithiasis terjadi ketika kelenjar ludah memproduksi air liur secara berlebihan di dalam mulut. Hal ini membuat zat yang terkandung di dalam air liur, seperti kalsium, mengeras dan membentuk batu kecil.

Batu ini dapat menyumbat aliran air liur ke mulut, kemudian membuat kelenjar ludah membengkak dan terasa nyeri. Batu yang yang sudah menyumbat total akan menimbulkan rasa nyeri saat makan. Penyumbatan tersebut juga berpotensi menyebabkan infeksi.

3. Infeksi kelenjar ludah (sialadenitis)

Aliran air liur ke dalam mulut yang terhambat dapat menyebabkan infeksi bakteri pada kelenjar ludah. Infeksi ini membuat kelenjar membengkak, menimbulkan benjolan pada lapisan kulit di atasnya, dan mengeluarkan nanah berbau busuk.

Sialadenitis memang lebih sering terjadi pada orang dewasa yang memiliki batu di kelenjar ludah. Namun, tidak menutup kemungkinan dialami juga oleh bayi pada beberapa minggu pertama kelahiran.

4. Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren adalah gangguan autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang mengeluarkan cairan, seperti kelenjar ludah dan air mata.

Sekitar setengah dari penderita sindrom Sjögren juga mengalami pembesaran kelenjar ludah di kedua sisi mulut. Namun, pembengkakan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.

Jika menyerang kelenjar ludah, sindrom Sjögren akan menyebabkan mulut kering, peradangan pada gusi, gigi rusak, sulit mengunyah dan menelan, batuk kering, suara serak, serta sulit berbicara.

5. Kista

Kista dapat terbentuk di kelenjar ludah jika terdapat luka, infeksi, tumor, atau batu yang menyumbat aliran air liur. Namun, ada juga orang yang dilahirkan dengan dengan kista di kelenjar parotis. Kondisi tersebut biasanya diakibatkan adanya gangguan perkembangan telinga.

Kista di kelenjar ludah dapat menyebabkan penderitanya sulit makan, berbicara, dan menelan. Terkadang, disertai pula dengan lendir kuning yang mengalir keluar dari kelenjar ludah apabila kista pecah.

Kesehatan kelenjar ludah bisa dijaga dengan rutin merawat kesehatan gigi dan mulut, yaitu dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari dan jangan lupa untuk menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi.

Bila Anda mengalami pembengkakan pada kelenjar ludah atau merasakan gejala lain yang diduga disebabkan oleh gangguan pada kelenjar ludah, jangan ragu untuk memeriksakan diri dokter guna mendapat penanganan yang tepat.

Tags: #manfaat minum air lada hitam #tanda gangguan pada kelenjar ludah #tanda menyakiti orang tua tanpa sengaja