5 Tanda Sebulan Jelang Kematian Seseorang, Banyak yang Tidak Menyadarinya

854 views


Setiap makhluk nasib bahkan mahusia sekalipun tidak bakal sempat bisa mengenal kapan ia bakal mati, karena faktor tersebut adalah rahasia Allah SWT. Tetapi kematian pastilah bakal menghampiri setiap mahluk yang bernyawa.

5 Tanda Sebulan Jelang Kematian Seseorang, Banyak yang Tidak Menyadarinya

Meski kematian tidak diketahui kapan datangnya, tersedia tanda-tanda sebelum kematian yang mungkin bisa kami ketahui. Hanya saja biasanya kami tidak bisa menyadarinya. Tetapi ada tanda yang lebih spesifik terutama sebulan alias cocoknya 40 hari sebelum kematian datang.

Apa sajakah tanda-tanda tersebut? Simak ulasannya berikut ini:

40 hari menuju kematian

Tanda-tanda kematian pada 40 hari bakal timbul seusai masuk waktu ashar. Dimana tahap pusat dari tubuh bakal berdenyut. Faktor ini menandakan bahwa daun yang tertulis nama kami dari pohon yang terletak di Arshy Allah telah gugur.

Kemudian malaikat maut bakal mengambil daun tersebut dan membikin persiapan dan mengawasi kami setiap saat. Bahkan sesekali malaikat maut menampakkan dirinya terhadap orang yang bakal dicabut nyawanya dalam wujud manusia, Saat itu, ia bakal tterkejut dan merasa bimbang menonton malaikat maut ada di hadapannya Patut diketahuim mesikipun malaikat maut wujudnya hanya satu tapi atas izin Allah SWT. Dirinya sanggup mencabut nyawa seseorang dalam waktu yang bersamaan.

7 hari sebelum kematian tanda ini timbul

Seusai masuk waktu ashar, tanda-tanda kematian ini hanya diberbagi Alla SWT Terhadap orang yang diuji Allah dengan sakit. Biasanya orang yang sedang sakit tidak bakal berselera makan, tiba-tiba ingin makan. Tanda ini adalah isyarat dari Allah bahwa kematian terbukti sangatlah telah dekat.

3 hari kematian diambang pintu

Pada sebuahsaat bakal terasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu antara dahi kanan dan dahi kiri. Apabila tanda-tanda kematian ini bisa dirasakan maka sebaiknya berpuasalah kami seusai itu. Supaya perut kami tidak mengandung tidak sedikit najis, dan ini bakal mempermudah orang lain untuk memandikan jasad kita.

Seusai itu pula mata hitam kami tidak bersinar lagi, dan bagi orang yang sakit, hidungnya perlahan bakal masuk ke dalam, ini bisa terkesan jelas kalau dilihat dari segi tubuh kita. Telinga bakal layu dan bertahap masuk ke dalam. Telapak kaki tegak bertahap lurus ke depan dan susah untuk ditegakkan lagi.

Sehari sebelum kematian

Tanda-tanda kematian ini juga terjadi seusai waktu ashar, kami bakal merasakan denyutan di tahap ubun-ubun, ini menandakan kami telah tidak sempat lagi menonton waktu ashar di keesokan harinya.

Tanda terbaru kematian pun menghampiri

Kita bakal merasakan sejuk di tahap pusar, lalu turun ke pinggang dan bakal semakin naik ke tahap halkum. Pada masa ini hendaknya kami tidak jarang beristighfar memohon ampun pada Allah, dan tidak jarang-tidak jarang membaca syahadat.

Menata hati, memfokuskan pikiran kami hanya terhadap satu arah yaitu Allah SWT.

Semoga dengan sedikit pengetahuan menjelang kematian, kami semua punya kesiapan untuk menghadapinya. Tetapi begitu, semuanya kembali terhadap Allah, maka berdoalah supaya kami bisa menyadari tanda yang diberbagi oleh-Nya supaya siap di Ajal nanti dan diberi kematian yang Husnul Khatimah.

======

Padat Nutrisi, Ini Manfaat Ikan Tuna untuk Bayi

Tuna merupakan jenis ikan yang cukup populer karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi tumbuh kembang bayi. Agar manfaat ikan tuna untuk bayi menjadi optimal, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa hal sebelum menyajikannya.

Sama seperti jenis ikan lainnya, tuna dapat Bunda olah sebagai menu MPASI. Bunda sudah bisa memperkenalkan ikan ini kepada Si Kecil di awal masa MPASI atau saat Si Kecil berusia 6 bulan. Tuna dapat Bunda peroleh di pasaran dalam bentuk masih utuh dan segar atau dalam bentuk kalengan.

Manfaat Ikan Tuna untuk Bayi

Tuna memiliki beragam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, seperti protein, vitamin B, vitamin D, kalsium, fosfor, kalium, seng, selenium, dan kolin. Selain itu, ikan ini juga merupakan sumber asam lemak omega-3.

Melihat banyaknya nutrisi tersebut, maka sayang sekali rasanya jika Bunda melewatkan pemberian ikan tuna untuk Si Kecil. Nah, berikut ini adalah manfaat ikan tuna untuk bayi:

1. Mendukung perkembangan otak

Ikan tuna kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan saraf otak bayi. Dengan mencukupi asupan ini, Si Kecil akan tumbuh menjadi anak cerdas yang memiliki tingkat konsentrasi dan daya ingat tinggi.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh

Selain asam lemak omega-3, ikan tuna juga kaya akan vitamin B. Vitamin ini dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh Si Kecil, sehingga pembakaran lemak di dalam tubuhnya untuk menghasilkan energi dapat berlangsung lebih cepat.

Di samping itu, vitamin B juga diketahui dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan kanker.

3. Mencegah anemia

Sama seperti orang dewasa, bayi juga bisa mengalami anemia. Anemia pada bayi tidak boleh dianggap sepele karena bisa menghambat tumbuh kembangnya, Bun. Supaya kondisi ini tidak terjadi pada Si Kecil, Bunda bisa memberikannya ikan tuna.

Kandungan vitamin B dan zat besi pada ikan ini dapat mendukung pembentukan sel darah merah dan hemoglobin yang dibutuhkan untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh Si Kecil dan mencegahnya mengalami anemia.

4. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Mengonsumsi berbagai makanan untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi di masa pertumbuhan Si Kecil merupakan hal penting yang tidak boleh terlewat. Salah satu makanan yang bisa Bunda pilih adalah ikan tuna.

Ikan berdaging merah ini mengandung vitamin D dan kalsium yang berperan dalam membentuk tulang dan gigi yang kuat. Mencukupi asupan kedua nutrisi ini akan mencegah Si Kecil mengalami kelainan pertumbuhan tulang atau rakitis, osteoporosis, penyakit jantung, dan diabetes.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Memberikan Ikan Tuna pada Bayi

Meski manfaat ikan tuna untuk bayi ada banyak, Bunda tetap perlu memperhatikan jenis ikan tuna yang akan diberikan kepada Si Kecil beserta porsinya.

Sebaiknya hindari memberikan Si Kecil ikan tuna putih, karena jenis tuna ini mengandung banyak merkuri. Pilihlah ikan tuna yang memiliki sedikit merkuri, seperti cakalang, sirip kuning, dan tongkol. Tuna kalengan juga biasanya berisi ikan tuna kecil yang rendah merkuri.

Ikan tuna rendah merkuri masih tergolong aman dikonsumsi oleh bayi sebanyak 2–3 porsi seminggu. Sedangkan ikan tuna yang tinggi merkuri hanya boleh dikonsumsi maksimal 1 porsi atau sekitar 70 gram per minggunya.

Bahaya merkuri tidak boleh disepelekan, lho, Bun. Terlalu sering mengonsumsi ikan tinggi merkuri bisa mengganggu kesehatan otak dan tubuh, seperti mudah lupa, ketidakstabilan emosi, serta kerusakan ginjal.

Saat pertama kali menyajikan ikan tuna untuk bayi, perhatikan juga reaksinya, ya, Bun. Jika Si Kecil menunjukkan gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam, bengkak, muntah, atau diare, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

======

Kesulitan Tidur? Coba Terapkan Sleep Hygiene

Sulit tidur kerap dianggap sebagai masalah yang sepele. Padahal, hal ini dapat membuat tubuh menjadi tidak berenergi, konsentrasi dan daya pikir menurun, serta memicu masalah kesehatan jika terjadi dalam jangka waktu yang lama. Nah, untuk mengatasinya, coba terapkanlah sleep hygiene.

Sleep hygiene merupakan praktik yang dilakukan untuk membangun kebiasaan tidur yang sehat. Pola tidur ini dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas tidur.

Umumnya, sleep hygiene dijadikan langkah awal yang disarankan kepada penderita gangguan tidur, seperti insomnia atau obstructive sleep apnea, sebelum penggunaan obat.

Cara Menerapkan Sleep Hygiene

Langkah dalam sleep hygiene sebenarnya cukup sederhana dan tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Namun, dibutuhkan konsistensi dalam menerapkannya agar efektif mengatasi sulit tidur. Berikut ini adalah cara untuk melakukan sleep hygiene:

1. Pastikan tidur dan bangun di waktu yang sama

Usahakan untuk tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya, bahkan di hari libur sekalipun. Cara ini akan membantumu untuk membentuk ritme tidur yang konsisten. Pastikan kamu mencukupi waktu tidur sekitar 7–8 jam setiap malamnya, ya.

2. Buatlah rutinitas sebelum tidur

Membuat rutinitas sebelum tidur bisa membantumu lebih cepat tidur. Sisihkan 30–60 menit sebelum tidur untuk melakukan rutinitas ini. Pilihan rutinitas yang bisa dilakukan ada banyak. Kamu bisa memanjakan diri dengan mandi air hangat, menyikat gigi, atau memakai skincare.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan aktivitas yang kamu sukai, misalnya melakukan peregangan, meditasi, mendengarkan musik, membaca buku, atau menulis buku harian. Hindari melakukan hal yang dapat memicu emosi atau kekhawatiran, misalnya hal-hal yang terkait pekerjaan atau pelajaran.

3. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

Supaya dapat tidur lebih cepat, buatlah kamar tidurmu menjadi tempat ideal untuk tidur. Matikan lampu saat tidur atau batasi penerangan dengan lampu tidur saja dan atur suhu kamar agar tetap sejuk. Gunakan penyumbat telinga jika lingkungan kamarmu terlalu berisik.

Selain itu, jauhkan ponsel dan laptop dari jangkauanmu dan matikan TV, komputer, atau perangkat elektronik lainnya sebelum tidur. Pancaran sinar dari perangkat elektronik dapat menghambat produksi hormon melatonin yang seharusnya membantumu untuk tertidur.

Sebisa mungkin, jangan gunakan tempat tidur untuk aktivitas selain tidur atau seks. Hal ini akan membuat tubuhmu mengasosiasikan kamar tidur dengan waktu istirahat.

4. Batasi waktu tidur siang

Tidur siang memang dapat menjadi cara untuk melunasi hutang tidur. Akan tetapi, jangan sampai kamu tidur siang terlalu lama, ya. Hal ini justru dapat membuatmu kesulitan untuk tidur di malam hari. Batasi waktu tidur siang maksimal hanya 30 menit dan lakukan sebelum sore hari.

5. Batasi konsumsi makanan dan minuman sebelum tidur

Sebelum tidur, hindari konsumsi makanan yang berat, pedas, atau dalam porsi besar. Berbaring setelah makan dapat menyebabkan tekanan di lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung bisa naik ke kerongkongan. Hal ini bisa membuatmu tidak nyaman dan mudah terbangun di malam hari.

Hindari pula konsumsi kafein dan minuman beralkohol sebelum waktu tidur. Kedua minuman ini dapat membuatmu terjaga dan sulit untuk tidur. Tidak hanya itu, kamu juga tidak disarankan untuk merokok sebelum tidur, ya. Efek nikotin di dalam tubuh dapat membuatmu sulit mengantuk.

Nah, itulah cara-cara sleep hygiene yang bisa kamu terapkan. Selain mengatasi sulit tidur, pola tidur ini juga dapat meningkatkan produktivitasmu di siang hari serta berdampak baik bagi kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Selain menerapkan cara-cara di atas, pastikan juga kamu menerapkan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga agar dapat tidur lebih nyenyak di malam hari.

Jika setelah menerapkan sleep hygiene kamu masih juga sulit tidur, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan mencari penyebab yang mendasari kamu sulit tidur, kemudian menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisimu.

Tags: #manfaat ikan tuna untuk bayi #mengatasi kesulitas tidur #tanda sebulan menjelang kematian