7 Alasan Mengapa Istri Harus Dipeluk Setiap Hari Oleh Suaminya

273 views


7 Alasan Mengapa Istri Harus Dipeluk Setiap Hari Oleh Suaminya

Terkadang suami lupa bahwa istri butuh hal-hal romantis. Mungkin karena rutinitas kerja, stres, dan masih banyak lagi faktor yang membuat suami jarang memeluk istri.

Nah, bagi Anda (kaum pria) yang sedang membaca artikel ini, kami sarankan untuk sering-sering memeluk istri minimal satu kali sehari. Mengapa demikian?

Faktanya, pelukan ternyata memiliki khasiat yang luar biasa dalam hubungan pernikahan. Tidak hanya akan ada cinta yang tumbuh lebih kuat, koneksi fisik dan emosional Anda juga akan memperkuat.

Ahli percintaan mengatakan bahwa ketika suami memeluk istri, jantung akan berdegup kencang dan kemudian terasa hangat secara tiba-tiba di dalam tubuh. Dapat menghilangkan stres juga, lho!

Nah, berikut ini merdeka.com akan memberikan 7 alasan mengapa suami harus memeluk istri setiap hari.

1. Meningkatkan keromantisan

Bagi Anda yang memang kurang memiliki rasa romantis di dalam diri, Anda bisa melakukan ini. Cukup dengan memeluk istri saja saat akan berangkat bekerja, sepulang kerja, atau sebelum tidur.

Ini akan membuat hubungan Anda makin romantis dan diyakini dapat memecahkan segala macam hambatan dalam rumah tangga.

2. Membantu komunikasi

Apakah Anda tahu bahwa pelukan ternyata memiliki bahasa komunikasi yang luar biasa?

Para ahli dapat mengklaim bahwa satu pelukan dapat membantu komunikasi non-verbal untuk menggambarkan rasa sayang, terharu, terima kasih, kekesalan, bahkan kemarahan.

3. Membantu meringankan beban istri

Satu pelukan sehari akan memberi begitu banyak kehangatan bagi istri Anda. Jika Anda ingin menunjukkan bahwa Anda peduli, maka peluk dia.

Karena terkadang istri lebih merasa bimbang dan lelah ketimbang suaminya. Satu pelukan saja dapat menenangkannya.

4. Menghilangkan stres

Memeluk istri terbukti dapat menghilangkan stres. Pasalnya, pelukan kepada istri mampu mengurangi jumlah hormon stres kortisol yang diproduksi dalam tubuh.

5. Meningkatkan suasana hati

Ketika istri menerima pelukan Anda, hormon oksitosin akan dilepaskan sehingga membuat sang istri merasa hangat, tenang, dan juga bahagia.

6. Meredakan emosi

Tak dipungkiri bahwa setiap kehidupan rumah tangga pasti ada cekcok. Satu pelukan saja bisa meluluhkan hati wanita.

Beri dia kehangatan, rasa nyaman, cinta, dan meminta maaf secara tulus. Bandingkan dengan Anda yang hanya meminta maaf kepadanya tanpa melakukan apapun. Mana yang lebih cepat?

7. Jarang bertengkar

Masih berhubungan dengan poin di atas. PElukan dapat menurunkan energi negatif dan mengembangkan energi positif.

Semakin sering pasangan suami istri berpelukan, maka akan semakin sayang dan cinta. Dua-duanya akan sangat sabar dan mau menerima perbedaan pendapat. Kemudia berpelukan lagi, untuk menyelesaikan masalah.

Ternyata membahagiakan istri sesimpel itu. Mau coba?

======

Jarang Dilirik, Ini Khasiat Bengkoang bagi Kesehatan Anak

Tidak sedikit orang menyukai bengkoang karena rasanya manis dan renyah ketika digigit. Namun, sayuran berwarna putih ini cukup jarang dilirik oleh para ibu untuk diberikan kepada anak mereka. Padahal, bengkoang memiliki segudang khasiat yang berguna untuk kesehatan anak, lho, Bun.

Bengkoang merupakan salah satu jenis tanaman umbi yang hampir tidak pernah absen ke dalam menu rujak. Selain nikmat dimakan langsung, bengkoang juga enak diolah menjadi salad, lumpia, tekwan, hingga choipan.

Sayuran yang bernama latin Pachyrhizus spp ini mengandung beragam nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, meliputi serat, gula, karbohidrat, zat besi, magnesium, fosfor, kalsium, zinc, tembaga, vitamin C dan E, asam folat, mangan, natrium, serta kalium.

Sederet Khasiat Bengkoang untuk Anak

Dengan kandungan gizi yang dimiliki oleh bengkoang, sudah sepantasnya Bunda menambahkan sayuran ini ke dalam menu harian Si Kecil. Beragam khasiat yang bisa diperoleh anak dari mengonsumsi bengkoang adalah:

1. Menyehatkan saluran pencernaan

Kadar serat yang tinggi dalam bengkoang berperan penting dalam menyehatkan saluran pencernaan anak. Serat mampu membuat tinja bergerak lebih lancar, sehingga anak terhindar dari gangguan pencernaan, seperti sembelit.

Selain itu, bengkoang juga merupakan sumber prebiotik yang bisa meningkatkan jumlah bakteri baik pada saluran cerna.

2. Mencegah dehidrasi

Bengkoang termasuk sayuran yang kaya akan air. Bahkan, 85% dari kandungan bengkoang adalah air. Jadi, sayuran ini dapat Bunda manfaatkan untuk menjadi tambahan asupan air untuk Si Kecil, terutama ketika ia sedang banyak berkeringat. Ini dapat mencegah terjadinya dehidrasi pada anak.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Saat pandemi COVID-19 seperti saat ini, memiliki daya tahan tubuh yang kuat merupakan salah satu kunci agar tidak mudah tertular virus Corona. Nah, guna meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil, Bunda dianjurkan untuk memberikannya buah atau sayur yang mengandung vitamin C. Salah satunya adalah bengkoang.

Kandungan vitamin C pada bengkoang mampu memperkuat sistem imun tubuh dalam melawan berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit. Selain itu, kandungan antioksidan pada sayur ini pun berperan penting untuk melindungi sel-sel tubuh anak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

4. Meningkatkan fungsi otak

Walau jumlahnya sedikit, vitamin B6 pada bengkoang dipercaya bisa meningkatkan kecerdasan anak. Vitamin ini berperan penting dalam meningkatkan fungsi otak dan mood. Untuk memaksimalkan manfaat ini, Bunda bisa memberikan sumber vitamin B6 lainnya kepada Si Kecil, seperti pisang dan salmon.

5. Mencegah obesitas

Walau memiliki rasa yang manis, bengkoang jauh lebih sehat dibandingkan camilan atau minuman manis yang sering kali digemari oleh anak-anak. Selain itu, sayur ini juga mengandung inulin, yakni salah satu jenis serat larut air yang mampu mengontrol gula darah dan membuat kenyang lebih lama.

Dengan khasiatnya ini, bengkoang cocok dijadikan camilan sehat dan lezat untuk anak, tanpa meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

Itulah sederet khasiat bengkoang untuk kesehatan anak. Sayur yang berupa umbi ini bisa dikonsumsi secara langsung maupun dijadikan jus bersama buah atau sayur lainnya. Pastikan Bunda selalu memilih bengkoang yang segar, serta mencucinya hingga bersih dan mengupasnya sebelum diberikan kepada Si Kecil, ya.

Walau jarang, kemungkinan terjadinya alergi ketika mengonsumsi bengkoang tetap ada. Jadi, bila Si Kecil mengalami gejala alergi setelah makan bengkoang, seperti gatal-gatal, ruam, diare, dan muntah, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

======

Benarkah Ibu Hamil Dilarang Tidur di Pagi Hari?

Ada beragam pantangan yang konon harus dihindari oleh ibu hamil. Salah satunya adalah tidur di pagi hari, karena dianggap dapat mengganggu kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang janin. Apakah benar ibu hamil dilarang tidur di pagi hari?

Banyak orang tua mengatakan bahwa ibu hamil sangat dilarang untuk tidur di pagi hari, bahkan ketika mengantuk karena sulit tidur malam harinya. Kabarnya, tidur ketika matahari telah bersinar bisa menyebabkan sel darah putih ibu hamil melonjak naik sehingga membahayakan kehamilan dan kesehatan janin.

Larangan Tidur di Pagi Hari pada Ibu Hamil Hanyalah Mitos
Bumil perlu tahu bahwa ketika hamil hampir setiap wanita akan mengalami peningkatan sel darah putih. Akan tetapi, ini tidak ada kaitannya dengan kebiasaan tidur di pagi hari yang mungkin banyak dilakukan ibu hamil yang sulit tidur di malam harinya.

Peningkatan ini sebenarnya terjadi sebagai respons dari perubahan fisik maupun fungsi organ pada tubuh ibu hamil untuk mendukung kehamilan dan tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Biasanya, kadar sel darah putih akan kembali menjadi normal pada 4 minggu setelah melahirkan.

Tidur adalah kenikmatan tersendiri bagi setiap orang, terutama bagi mereka yang sangat mengantuk dan kurang tidur. Diketahui pula bahwa tidur yang cukup membawa manfaat besar untuk kesehatan, termasuk untuk ibu hamil.

Selain itu, saat hamil terjadi perubahan hormonal dan fisik yang menyebabkan ibu hamil rentan merasa kelelahan sehingga membutuhkan lebih banyak tidur, yaitu sekitar 7–9 jam. Namun, karena alasan yang sama, tak sedikit pula ibu hamil yang mengeluhkan kesulitan tidur di malam hari.

Bahkan, sebagian ibu hamil bisa mengalami insomnia di sepanjang kehamilan. Penyebabnya beragam, mulai dari bolak-balik buang air kecil, mual dan muntah, hingga rasa tidak nyaman pada perut dan sekujur tubuh.

Jadi, bila Bumil merasa kurang tidur dan sangat mengantuk ketika matahari telah terbit, mengapa tidak? Kurang tidur saat hamil justru meningkatkan risiko ibu hamil mengalami komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia, dan ini bisa membahayakan keselamatan ibu hamil serta janinnya.

Sekarang Bumil tidak perlu takut untuk tidur di pagi hari lagi, ya. Malahan saat hamil, Bumil sangat dianjurkan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup, misalnya dengan tidur siang, tidur lebih cepat di malam hari, atau bisa juga dengan bangun lebih lama alias masih tidur di pagi hari.

Namun, bila tidur sudah cukup tapi Bumil masih tetap merasa sangat lelah dan mengantuk seharian, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Tags: #alasan istri harus dipeluk setiap hari #ibu hamil dilarang tidur di pagi hari #khasiat bengkoang bagi kesehatan anak