8 Cara Mudah Menasehati Anak Agar Nurut, No 5 Sering Orang Tua Lakukan

384 views


Apakah Anda pernah mengalami ketika Anak Anda dinasehati malah si buah hati kurang bisa menerima dan memahami nasehat dari Anda?, bagaimana cara mendidik anak agar menjadi penurut?, nah pada kesempatan kali ini, saya akan berbagai cara terbaik untuk menasehati anak-anak agar menjadi pribadi yang penurut.

Menghadapi anak yang bandel tidak boleh menggunakan amarah ataupun pukualan, jangan sampai Anak mendapat perlakuan keras baik yang menyakiti hatinya maupun fisiknya.

Adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menasehati anak agar nurut antara lain seperti di bawah ini. Tips jitu menasehati anak agar nurut sebagai berikut:

1. Memanggil Nama

Mempunyai buah hati dengan karakter yang bandel mungkin akan membuat orangtua mudah terpancing emosi. Namun, hal tersebut tidaklah tepat jika Anda lakukan.

Ketika hendak memerintah sesuatu pada anak, sebaiknya Anda awali dengan memanggil namanya. Sikap tersebut akan membuat anak-anak merasa lebih dihargai. Utamakan melakukan hal tersebut ketika mereka sedang asik bermain.

Jika mereka merespon, baru Anda bisa mengatakan apa maksud tujuan memanggil mereka. Tidak perlu berteriak-teriak untuk memerintahnya karena anak justru tidak akan mau memperhatikan Anda.

2. Berbicara dengan Sopan

Membentuk pribadi yang baik pada seorang anak tentu juga harus diawali oleh sikap baik dari para orangtua. Apabila Anda hendak menasehati anak, sebaiknya menggunakan kalimat yang sopan.

Kata-kata paling mudah adalah menggunakan “Minta tolong…” setiap kali Anda meminta bantuan sesuatu pada anak-anak. Kebiasan positif ini sebaiknya Anda mulai sedini mungkin, untuk membuat anak-anak menjadi lebih mudah mendengarkan nasehat orangtua.

Selain itu, sikap orangtua yang kurang baik, akan mudah ditiru oleh anak-anak karena daya ingatnya yang masih tajam.

3. Menjadi Pendengar yang Baik

Menghadapi sikap anak yang tidak mau menurut sebaiknya tidak dengan menceramahinya terus menerus. Jadilah seorang pendengar yang baik untuk memahami apa yang mereka mau.

Jika emosi dibalas dengan emosi, maka permasalahan tidak akan cepat selesai dan Anda semakin susah untuk mengajak anak-anak menjadi pribadi yang penurut. Setelah mendengarkan, barulah Anda bisa menanggapi apa yang mereka katakan.

4. Ulangi Arahan yang Baik

Membuat anak menjadi lebih penurut tentu tidak dapat Anda dapatkan dengan cara yang instan. Semua membuuhkan proses terutama jika anak-anak sudah terbiasa memiliki sikap yang membagkang sejak kecil.

Oleh sebab itu, cara terbaik untuk menasehatinya adalah dengan mengulangi segala perintah dan arahan yang baik padanya. Jika mereka lupa dengan perjanjian yang telah dibuat, ingatkanlah hingga mereka bisa menjadi lebih menurut.

5. Hindari Kata “Jangan”

Menggunakan kata tersebut justru membuat anak-anak menjadi susah menuruti kata-kata dari orangtuanya. Anda bisa mengubahnya menggunakan kalimat perintah yang halus seperti, “bangun yang pagi ya supaya tidak telat ke sekolah”.

6. Gunakan Kalimat Sederhana

Anak-anak yang tidak mau menurut cenderung susah untuk diajak mendengarkan nasehat yang Anda ucapkan. Oleh sebab itu, untuk membuatnya lebih memahami apa yang Anda mau, sebaiknya gunakan kalimat yang sederhana.

Memberikan nasihat yang panjang dan bertele-tela hanya akan dianggap angin lalu oleh mereka dan tidak menutup kemungkinan mereka akan mengulangi kesalahannya kembali.

7. Bersikap Tegas

Jika sikap anak Anda dirasa sudah melewati batas-batas yang sulit untuk ditoleransi, sebaiknya Anda mulai bersikap tegas. Sikap tersebut bukan berarti dilakukan dengan kekerasan atau memarahinya terus menerus.

Anda bisa memberikannya nasihat yang bersifat motivasi sebagai salah satu cara untuk membuatnya lebih memahami antara sikap yang baik dan buruk.

8. Tatapan Mata dan Sentuhan

Adanya kontak fisik dan tatapan mata terbukti menjadi salah satu siasat untuk menjalin ikatan batin. Jika tidak mau menurut, dekatilah mereka dan sentuh pundaknya. Usahakan posisi mata Anda sejajar dengan mereka. Posisi tersebut akan membuat anak-anak merasa lebih dihargai dan diperhatikan.

Demikian cara mudah menasehati anak agar nurut yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi solusi yang bermanfaat bagi Anda.

======

Bisa Bikin Umur Pendek, Tolong Jangan Sekali-kali Campur Susu dengan 3 Makanan Ini, Dalam Hitungan Menit Efek Samping Langsung Terjadi

Sudah jadi rahasia umum kalau susu adalah minuman bergizi tinggi.

Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, banyak yang menyukai susu.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa susu tidak boleh sembarangan dikonsumsi.

Artinya, ada beberapa makanan tertentu yang memang tidak boleh dicampur dengan susu.

Sebab hal itu akan menciptakan efek luar biasa berbahaya untuk tubuh.

Berikut Grid.ID lansir dari laman Food NDTV, makanan apa saja yang tidak boleh dicampur dengan susu.

1. Protein dan susu

Menurut ahli gizi yang berbasis di Delhi, Anshul Jaibharat, susu tidak boleh digabungkan dengan sumber protein lain karena dapat menyebabkan masalah pencernaan pada beberapa orang.

“Mereka yang ingin menurunkan berat badan harus menghindari kombinasi ini,” kata Anshul.

Akan tetapi, memang kombinasi ini terbukti bermanfaat bagi orang yang ingin menambah berat badan dan untuk pertumbuhan anak.

“Dua protein tidak boleh dimakan bersamaan dalam satu makanan. Hindari mengonsumsi ikan dan semua jenis daging dengan susu,” jelas Shilpa Arora ND, Praktisi Kesehatan, Ahli Gizi dan Pelatih Kesehatan Makrobiotik bersertifikat

2. Bahan asam dan susu

Bahan asam dan jeruk tidak boleh digabungkan dengan susu, kecuali kita benar-benar ingin susu berubah menjadi keju.

“Buah-buahan yang kaya vitamin C tidak boleh dipadukan dengan susu,” kata Shilpa.

3. Buah-buahan dan susu

Ini akan mengejutkan, tetapi para ahli menyarankan untuk tidak menggabungkan susu dengan jenis buah apa pun.

Disarankan untuk mengonsumsi susu dan buah-buahan secara terpisah.

Satu-satunya jenis buah yang dapat dikombinasikan dengan susu, yaitu jenis buah yang memiliki sifat manis dan tekstur mentega seperti mangga, alpukat, kurma dan lain-lain.

Susu adalah jenis protein hewani yang dapat menyebabkan masalah pencernaan, keasaman, dan fermentasi jika dipadukan dengan sembarang buah-buahan.

Pisang biasanya merupakan buah yang paling sering dipadukan dengan susu, para ahli secara tegas menentang hal ini.

Pakar Ayurveda di Dr. Vaidya, Dr. Surya Bhagwati, menggambarkan hal ini sebagai kombinasi yang tidak cocok dan dapat mengganggu flora usus.

“Bisa juga menyebabkan hidung tersumbat, pilek, batuk, ruam dan alergi,” kata Dr. Bhagwati.

======

Ketahui Ragam Manfaat Daun Mangga untuk Kesehatan

Tak seperti buahnya, manfaat daun mangga mungkin masih belum banyak dikenal. Padahal, daun mangga mengandung beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan saluran cerna dan mencegah diabetes. Tak hanya itu, masih banyak manfaat daun mangga lain yang juga penting untuk Anda ketahui.

Daun mangga mengandung berbagai zat yang diketahui memiliki sifat antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Tak hanya itu, ekstrak daun mangga juga disebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menurunkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, daun mangga mulai banyak dikonsumsi sebagai teh herbal atau jamu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Bahkan, daun mangga juga dapat dikonsumsi sebagai suplemen herba.

Beragam Manfaat Daun Mangga

Berikut ini adalah berbagai manfaat daun mangga untuk kesehatan:

1. Menurunkan kadar gula darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun mangga dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini baik untuk mencegah resistensi insulin dan menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas daun mangga sebagai obat penurun kadar gula darah pada manusia.

2. Menjaga kesehatan dan fungsi otak

Daun mangga mengandung antioksidan, seperti flavonoid, mangiferin, dan polifenol, yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan dan fungsi otak.

Beberapa studi pun menyatakan bahwa konsumsi suplemen atau jamu daun mangga dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta mengurangi risiko terjadinya pikun dan demensia.

3. Mengurangi kolesterol dalam darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangga dapat mengurangi kolesterol dan mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Efek ini menjadikan daun mangga berpotensi untuk digunakan sebagai obat herba guna menurunkan kolesterol.

Meski demikian, efektivitas dan efek samping daun mangga sebagai obat penurun kolesterol masih perlu diteliti lebih lanjut. Oleh karena itu, Anda tetap disarankan untuk menjalani pola makan sehat, berolahraga secara rutin, dan menjaga berat badan guna menurunkan kolesterol.

4. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Daun mangga mengandung zat yang bersifat antikanker. Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak daun mangga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, misalnya kanker payudara dan kanker prostat.

Namun, sejauh ini, daun mangga belum terbukti memiliki efektivitas yang sama dengan operasi, kemoterapi, atau terapi radiasi untuk pengobatan kanker. Oleh karena itu, efektivitas manfaat daun mangga sebagai obat antikanker masih perlu diteliti lebih lanjut.

Jika hendak menggunakan daun mangga sebagai suplemen atau obat herba untuk menangani kanker, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

5. Memperkuat daya tahan tubuh

Kandungan antioksidan pada daun mangga diketahui baik untuk meningkatkan sistem imun, sehingga tubuh akan lebih kuat melawan kuman dan virus penyebab infeksi. Dengan demikian, Anda pun tidak mudah jatuh sakit.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan pada daun mangga juga bermanfaat untuk menangkal efek radikal bebas.

6. Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangga dalam bentuk krim atau serum terlihat dapat mencegah penuaan dini pada kulit. Ini berkat kandungan zat yang bersifat antiaging di dalam daun mangga. Selain itu, ekstrak daun mangga juga diketahui dapat menyuburkan pertumbuhan rambut.

Selain beberapa manfaat di atas, daun mangga juga telah digunakan secara tradisional untuk meredakan demam dan nyeri, mengatasi gangguan kesuburan, serta mengobati penyakit tertentu, seperti cacingan.

Namun, perlu diingat bahwa berbagai klaim manfaat daun mangga tersebut masih terbatas pada studi laboratorium berskala kecil. Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut agar dapat dipastikan keamanannya saat digunakan atau dikonsumsi oleh manusia.

Cara Memanfaatkan Daun Mangga sebagai Minuman

Daun mangga kini banyak tersedia dalam bentuk suplemen herbal. Namun, jika ingin mengolahnya secara alami, Anda bisa mencoba mengonsumsi daun mangga sebagai jamu atau teh herbal.

Cara membuat minuman daun mangga cukup mudah, Anda hanya perlu merebus 10–15 lembar daun mangga yang masih muda dan segar di dalam 150 ml air, lalu tunggu hingga airnya mendidih. Setelah itu, saring air rebusan daun mangga dan diamkan hingga dingin sebelum diminum.

Penting untuk diingat, Anda mungkin perlu membatasi atau menghindari konsumsi daun mangga jika memiliki masalah kesehatan tertentu, misalnya gangguan fungsi ginjal atau hati. Anda juga mungkin sebaiknya tidak mengonsumsi daun mangga dengan obat-obatan dari dokter, karena berpotensi menimbulkan efek

Oleh karena itu, bila ingin menggunakan daun mangga sebagai pengobatan penyakit tertentu atau memiliki pertanyaan seputar manfaat daun mangga bagi kesehatan, Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui jawabannya.

Tags: #cara mudah menasehati anak agar nurut #jangan campur susu dengan makanan ini #manfaat daun mangga untuk kesehatan