8 Perubahan Pada Wanita Setelah Melahirkan yang Tidak Pernah Diceritakan Pada Siapapun


Seringkali seorang calon ibu terlalu fokus pada kebahagiaan akan menimang seorang bayi, sehingga mereka tidak menyadari beberapa hal yang berubah dalam tubuh mereka setelah proses melahirkan.

Kehamilan selama 9 bulan juga membawa perubahan yang cukup signifikan pada tubuh wanita. Kenali beberapa perubahan yang terjadi akibat hormon wanita agar dapat diminimalisir dampak yang ditimbulkan.

1. Stretchmark dan Selulit

Jangan kaget bila di perut dan p*yudara seorang ibu hamil akan muncul bercak dan garis putih vertikal yang kadang berpola seperti sulur tidak beraturan. Hal itu disebabkan karena terjadinya peregangan kulit yang terlalu dalam dan cepat.

Adakalanya bercak-bercak tersebut akan kembali normal namun tidak jarang juga menetap pada tubuh ibu. Gunakan lotion khusus secara rutin untuk menjaga elastisitas kulit Anda.

2. Jerawat

Pada beberapa ibu hamil, muncul jerawat akibat hormon yang berlebihan pada tubuhnya. Biasanya jerawat akan bertahan selama 18 bulan setelah melahirkan.

Anda mengalaminya? Hal itu tentu sangat mengganggu penampilan ya. Hindari keinginan untuk menyentuh atau memencet jerawat tersebut.

3. Kaki Bengkak, Ukuran Sepatu pun Berubah

Peningkatan berat badan pada saat kehamilan berdampak pula pada tekanan pembuluh darah yang menyebabkan cairan merembes melalui pembuluh darah kapiler.

Organ ginjal merespon dengan menumpuk cairan lebih banyak lagi ke dalam tubuh hingga justru menambah pembengkakan yang lebih besar terutama bagian bawah yang menjadi tempat tumpuan tubuh.

Anda dapat mengurangi hal ini dengan tidak berdiri atau duduk terlalu lama dan mengurangi asupan garam.

4. Kehilangan Gairah S*ks

Kebanyakan wanita hamil dan pasca melahirkan mengalami perasaan kurang berminat berhubungan int*m dengan pasangan. Perasaan lelah dan kesibukan mengurus bayi telah memadamkan gairah berhubungan se*sual.

Diperlukan waktu agar kembali merasa nyaman berhubungan dengan pasangan Anda. Coba cari waktu berduaan di sela kesibukan Anda mengurus anak.

5. Perut

Inilah bagian tubuh yang terlihat paling berubah pasca melahirkan. Perut yang mengendur akibat kulit meregang, dan posisi rahim yang masih belum kembali ke posisi semula membuat Anda perlu berlatih ekstra keras untuk mengembalikannya ke bentuk semula.

Olah raga seperti sit-up mampu menguatkan kembali otot perut pasca melahirkan. Selain itu, menyusui dan menggunakan korset pasca melahirkan juga dipercaya dapat membantu.

6. Baby Blues

Tidak jarang seorang wanita dihinggapi kekhawatiran tidak mampu menjadi ibu yang baik untuk anaknya sehingga kerap merasa gelisah, sedih dan bahkan menangis.

Kondisi seperti ini disebut sebagai ‘baby blues’. Cara mengatasinya adalah dengan istirahat yang cukup dan selalu mendapat support serta dampingan dari orang terdekat seperti suami dalam membantu merawat bayi.

7. Ukuran ‘BH’ Berubah

Perubahan kelenjar p*yudara juga terjadi pasca kehamilan, membuat ukuran p*yudara seseorang bertambah. Hal tersebut juga berfungsi guna memenuhi kebutuhan ASI pada proses menyusui.

Jangan terlalu khawatir berlebihan dengan rajin menyusui setelah melewati proses pemberian ASI, p*yudara akan kembali mengecil walau tidak akan kembali seperti sebelum kehamilan.

8. Rambut Rontok

Acapkali seorang wanita yang melahirkan mengalami penipisan dan kerontokan rambut. Hormon memegang peranan penting dalam masa kehamilan dan mempengaruhi kesehatan rambut pada beberapa wanita.

======

6 Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan Anak

Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, ada beragam manfaat buah melon untuk kesehatan anak, lho, Bun. Manfaat tersebut diperoleh dari kandungan gizi serta antioksidan yang terdapat pada buah melon. Tak hanya bisa dikonsumsi langsung setelah dikupas dan dipotong, buah ini bisa diolah menjadi jus atau fruit salad.

Buah melon kaya akan kandungan serat dan nutrisi yang baik untuk menunjang proses tumbuh kembang anak, antara lain kalium, folat, magnesium, kolin, serta vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Buah melon juga banyak mengandung antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan lutein.

Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan Anak

Sebagian anak mungkin akan menolak untuk memakan buah melon, terlebih ketika mereka sedang menjadi picky eater. Untuk mengakalinya, Bunda bisa mengolah buah melon menjadi sajian lain, seperti jus, smoothies, atau campuran salad buah yang mungkin lebih disukai Si Kecil.

Tak hanya baik untuk mencukupi asupan nutrisi Si Kecil sehari-hari, ada banyak manfaat buah melon yang bisa ia peroleh, di antaranya:

1. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Sekitar 90% kandungan buah melon adalah air. Selain itu, buah berbiji ini juga mengandung elektrolit penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti magnesium, kalium, natrium, dan kalsium.

Kandungan air dan elektrolit tersebut memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh Si Kecil, yakni untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya dan mencegah ia mengalami dehidrasi.

2. Mendukung kesehatan dan fungsi mata

Manfaat buah melon selanjutnya adalah untuk kesehatan mata anak. Manfaat ini diperoleh dari kandungan vitamin A dan antioksidan yang ditemukan pada buah melon, yakni antioksidan lutein dan zeaxanthin.

Suatu riset mengungkapkan bahwa konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A dan antioksidan, seperti buah melon, dapat menjaga kesehatan dan fungsi mata, serta mencegah terjadinya gangguan penglihatan.

3. Menjaga kesehatan dan sistem saraf

Buah melon mengandung cukup banyak kalium. Mineral ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan otot dan sistem saraf Si Kecil. Selain itu, kalium juga membantu mengontrol keseimbangan cairan tubuh, serta menjaga tekanan darahnya agar selalu sehat.

4. Memperkuat sistem imunitas tubuh anak

Tidak hanya baik untuk kesehatan mata, kandungan antioksidan dan vitamin C pada buah melon pun sangat bagus untuk memperkuat sistem imun anak, Bun. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, tubuh Si Kecil akan lebih jarang sakit dan kuat melawan infeksi.

Selain itu, kedua kandungan ini berperan penting dalam mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas, yang bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit.

5. Melancarkan pencernaan

Karena mengandung banyak serat dan air, buah melon juga baik dikonsumsi oleh Si Kecil untuk melancarkan pencernaannya dan mencegahnya terkena sembelit. Selain itu, buah melon juga memiliki sifat prebiotik yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di ususnya.

6. Mendukung kesehatan dan kekuatan tulang

Manfaat lainnya dari buah melon adalah dapat mendukung kesehatan tulang anak. Khasiat ini diperoleh dari kandungan vitamin K, kalsium, dan asam folat yang terkandung pada buah melon.

Ketiga jenis nutrisi tersebut merupakan komponen penting untuk menguatkan tulang Si Kecil dan mendukung pertumbuhannya.

Itulah informasi beragam manfaat buah melon untuk kesehatan anak yang perlu Bunda ketahui. Dengan mengetahui informasi di atas, kini Bunda tidak perlu ragu memberikan buah melon ke dalam menu harian Si Kecil, ya.

Agar mendapatkan manfaat buah melon secara maksimal, pilihlah buah melon dalam kondisi baik dan tidak ada cacat pada kulit buahnya, Bun. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci buah melon hingga bersih dan memotongnya terlebih dahulu sebelum diberikan kepada Si Kecil.

Selain rutin makan buah melon, anak Bunda juga perlu mengonsumsi makanan bergizi lain untuk mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya.

Apabila Bunda masih memiliki pertanyaan seputar manfaat buah melon untuk anak atau bingung memberikan buah melon kepada Si Kecil karena ia tidak mau mengonsumsinya, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan saran mengenai pilihan makanan bernutrisi yang baik untuk Si Kecil.

======

5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan Anak

Di balik rasanya yang manis dan lezat, ada beragam manfaat buah pir untuk kesehatan anak, lho, Bun. Manfaat tersebut adalah berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Yuk, Bunda, kenali apa saja manfaat buah pir untuk kesehatan anak yang sayang bila dilewatkan.

Buah pir mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Buah yang berbentuk lonceng ini kaya akan serat, air, dan antioksidan, namun rendah kalori. Buah pir juga mengandung beragam vitamin dan mineral, antara lain vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin K, folat, magnesium, kalium, tembaga, dan kalsium.

Daftar Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan Anak

Karena kandungan nutrisinya cukup lengkap, wajar saja bila buah ini dapat memberikan manfaat luar biasa untuk anak, di antaranya adalah:

1. Memperkuat daya tahan tubuh

Kandungan antioksidan, vitamin A, vitamin C, serta beragam mineral pada buah pir memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Manfaat ini sangat penting bagi Si Kecil, khususnya di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang, Bun.

Selain itu, kandungan antioksidan pada buah pir juga memiliki khasiat untuk mampu mencegah dan meringankan peradangan. Dengan manfaat tersebut, tubuh Si Kecil bisa jadi lebih fit dan tidak mudah jatuh sakit.

2. Menjaga kesehatan saluran cerna

Buah pir merupakan sumber serat yang sangat baik untuk pencernaan anak. Buah ini mengandung serat dan air yang dapat merangsang gerakan usus dan melunakkan tinja, sehingga pencernaan anak akan lebih lancar.

Dengan memberikan Si Kecil asupan serat yang cukup, baik dari buah pir atau sayur dan buah lainnya, ia bisa terhindar dari sembelit. Karena kandungan serat lebih tinggi pada bagian kulit buah pir, sajikanlah buah ini tanpa dikupas. Dengan begitu, manfaat buah pir untuk kesehatan anak akan lebih maksimal.

3. Mengontrol kenaikan berat badan

Selain baik untuk pencernaan anak, kandungan serat dan air dalam buah pir bisa membuat anak merasa kenyang lebih lama. Manfaat buah pir ini dapat mengurangi keinginan Si Kecil untuk makan camilan yang tidak sehat, seperti kripik, permen, es krim, atau biskuit, sehingga ia bisa terhindar dari obesitas.

Bukan hanya bisa mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan, konsumsi makanan berserat, seperti buah dan sayuran, juga dapat mendukung tumbuh kembang Si Kecil.

4. Menjaga kesehatan saraf dan otot

Dalam 100 gram buah pir, terdapat sekitar 120 mg kalium. Mineral ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan serta fungsi sistem saraf dan otot. Selain itu, kalium juga memiliki manfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil serta memperkuat tulang dan gigi.

5. Mencegah dan mengatasi dehidrasi

Buah pir merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan air yang tinggi. Selain itu, buah ini juga banyak mengandung elektrolit, seperti kalium, magnesium, dan natrium. Dengan cukupnya asupan cairan dan elektrolit, Si Kecil akan terhindar dari dehidrasi.

Selain memberikan Si Kecil buah pir atau buah lain yang banyak mengandung air, Bunda juga perlu memberikannya ASI, susu, atau air putih yang cukup agar kebutuhan cairannya terpenuhi.

Selain berbagai manfaat di atas, buah pir juga baik dikonsumsi untuk memelihara kesehatan kulit anak.

Itulah segudang manfaat buah pir untuk kesehatan anak yang perlu Bunda ketahui. Namun, pastikan Bunda mencuci bersih buah pir sebelum menyajikannya kepada Si Kecil.

Walau buah pir memberikan banyak manfaat bagi kesehatan anak, Bunda tetap perlu memvariasikan menu makanan Si Kecil dengan beragam makanan sehat lainnya. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui makanan apa saja yang baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang Si Kecil.

Tags: #manfaat buah lemon untuk kesehatan anak #manfaat buah pir untuk kesehatan anak #perubahan wanita setelah melahirkan