9 Sebab Kenapa Berjima` Harus Sering Dilakukan Suami Istri di Waktu ini

843 views


“Hub” suami istri semakin sering dilakukan semakin bertambah pula manfaatnya

Hingga bisa terhindar dari penyakit mematikan lho…

Kalau nggak percaya berikut penjelasan lengkapnya….

Jima’ bukan hanya soal kepuasan fisik dan kebutuhan biologis saja, namun sudah termasuk ibadah yang menyangkut kesehatan fisik, batin dan mental setiap orang. Ada anjuran yang mengharuskan jima’ lebih sering dilakukan bagi pasutri. Selain mendapat keberkahan juga akan mendapatkan sesuatu yang berharga.

Jima’ Tak Harus Malam Hari

Sebagian pasangan suami istri lebih dominan menjalankan aktivitas ranjangnya di malam hari.

Maklum, malam hari memang sudah dianggap sebagai waktu dimana semua aktivitas rumah selesai dan terlebih lagi anak-anak sudah tidur. Hehehe

Padahal, jima di pagi hari ataupun siang hari menyimpan keberkahan yang banyak luar biasa, apalagi di hari Jum’at.

Ibnu Qayyim pernah mengatakan, “Maka dari itu Allah melebihkan jima’ pada siang hari daripada jima’ pada malam hari, karena alasan yang sifatnya naluri, yaitu karena biasanya indera menjadi pasif pada malam hari dan menuntut untuk diistirahatkan.”

Melakukan hubungan jima di malam hari memang dianggap lebih menenangkan, karena biasanya setelah aktifitas tersebut pasutri akan lebih nyenyak untuk beristirahat.

Namun sebenarnya tak ada ruginya mencoba menjalani kebiasaan baru. Suami-istri bisa mencoba mencari waktu yang lain, misalnya berhubungan di pagi hari atau siang hari yang menggairahkan.

Tetapi sebagian ulama berpendapat lain. Jima’ sebaik-nya dilakukan pada malam hari, apalagi bagi pengantin yang baru pertama kali melakukan “tugas sakralnya”.

Lepas dari itu tidak ada batasan kapan suami-istri melakukan jima’, kecuali larangan berjima’ di siang hari pada bulan Ramadhan.

Petunjuk-petunjuk dari As-Sunnah lebih menekankan pemenuhan segera ketika suami bangkit nafsu syahwatnya, serta tidak cepat-cepat menyudahi agar istri juga bisa ikut merasakan kenikmatan hubungan.

Sebagian orang mungkin mengira jima’ hanya soal nafsu, tapi sebenarnya aktivitas ini adalah sebuah ibadah yang banyak manfaatnya.

Dan kamu perlu tahu bahwa berjima’ lebih sering akan memberi lebih banyak manfaat.

Ini alasan mengapa kamu dan pasangan perlu jima’ lebih sering.

1. Jima’ membakar banyak kalori

Jima’ termasuk aktivitas fisik yang menguras tenaga dan termasuk dalam aktivitas kardio. Tak banyak yang tahu bahwa jima’ bisa melatih otot, kesehatan jantung, dan tubuh secara umum. penelitian tahun 2013 menunjukkan bahwa berjima’ 25 menit ternyata membakar kurang lebih 101 kalori per sesinya.

2. Jima’ membuat tidur jadi nyenyak

Menurut Kristin Mark, PhD, direktur Sexual Health Promotion Lab di the University of Kentucky mengungkapkan bahwa jima’ memberikan efek relaksasi dan melepaskan hormon prolactin sehingga bisa membuat orang mengantuk dan tidur lebih nyenyak.

3. Jima’ bisa menurunkan tekanan darah

Penelitian 2005 di Scotlandia mengungkapkan bahwa mereka yang bercinta punya kadar tekanan darah lebih rendah dan stabil dibanding mereka yang tidak pernah jima’. Ini berhubungan dengan tinggi rendahnya kadar stres yang ternyata juga bisa menaikkan tekanan darah.

4. Jima’ bisa menurunkan tingkat stres

Saat jima’, apalagi ketika sudah mencapai orgasme, menjadi salah satu aktivitas fisik yang memicu pelepasan hormon oksitosin dan endorfin sehingga bisa menghilangkan hormon stres dan membuatmu lebih bahagia dan tenang.

5. Jima’ menguatkan kesehatan jantung

Penelitian di Britania Raya menemukan bahwa jima’ dua kali seminggu punya efek kesehatan menjaga diri dari penyakit jantung dibanding mereka yang hanya jima’ sekali sebulan. Karena jima’ juga termasuk olahraga kardio yang melatih jantung.

6. Jima’ bisa mencegah kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jima’ rutin akan menurunkan risiko kanker prostat pada pria dan mengurangi risiko kanker payvdara pada wanita. Penelitian dari Perancis mengungkapkan bahwa wanita yang berjima’ paling tidak sekali sebulan lebih rendah risikonya mengembangkan kanker payvdara.

7. Jima’ bisa meredakan nyeri dan sakit

Ketika tingkat stres berkurang dalam tubuh, secara alami tubuhmu tidak akan merasa sakit dan nyeri. Penelitian 2013 di Jerman mengungkapkan bahwa jima’ bisa mengurangi derita migrain hingga 60 persen. Endorfin yang dilepaskan otak membantu mengurangi rasa sakit.

8. Jima’ bikin panjang umur

Beberapa penelitian, tahun 1955 dan 1980 Duke University menemukan bahwa frekuensi jima’ berhubungan erat dengan tingkat panjang umur seseorang. Menikmati hubungan bisa meningkatkan kesehatan dan panjang umur.

9. Jima’ menguatkan ikatan cinta dan kunci bahagia

Inilah hal terpenting yang bisa didapat dengan rutin jima’. Kamu dan suami jadi lebih dekat dan jima’ secara batin dan bisa menjaga kedamaian serta keharmonisan rumah tangga.

=======

Selain Manis Segar, 8 Buah Kaya Potasium Ini Bisa Cegah Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi bisa dicegah dengan mengonsumsi buah. Yang paling baik adalah memilih buah dengan kadar potasium tinggi.

Hipertensi merupakan kondisi kelainan dinding arteri yang membuat tekanan darah meningkat melebihi batas normal.

Tekanan darah dapat dikatakan tinggi jika melewati batas 180/190. Hipertensi memang tidak memiliki gejala khusus, namun kondisi ini dapat menimbulkan risiko lain seperti penyakit jantung dan stroke.

Hipertensi bisa dicegah dengan mengatur pola makan seperti tidak melahap makanan tinggi garam dan gula.

Yang disarankan adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan potasium. Menurut American Heart Association, kandungan potasium yang harus dikonsumsi oleh orang dewasa adalah 4,700 mg per hari.

Potasium akan secara efektif mengurangi kenaikan tekanan darah yang disebabkan oleh kandungan garam dalam makanan yang dikonsumsi.

Potasium merupakan mineral yang dapat mengurangi efek negatif dari garam di dalam tubuh dan melindungi jantung dan ginjal.

Potasium dapat diperoleh dari buah-buahan terteentu. Berikut beberapa buah yang kaya akan kandungan potasium, seperti dirangkum NDTV (3/4)
berikut:

1. Jeruk

Buah oranye ini sangat mudah didapatkan di berbagai negara. Menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat, setiap 100 gram buah jeruk cerah dan kaya vitamin C terdapat setidaknya 181 mg mineral.

Anda dapat menkonsumsi jeruk secara utuh, dijus, atau dicampurkan dengan salad buah dan sayur.

2. Pisang

Pisang merupakan salah satu buah yang paling kaya akan potasium. Dalam 100 gram buah pisang, terdapat 358 mg potasium.

Pisang direkomendasikan untuk dikonsumsi di pagi hari untuk membantu menyeimbangkan tekanan darah.

3. Aprikot

Aprikot yang merupakan buah dengan aroma manis, lembut, dan menggiurkan ini ternyata sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah.

Satu buah aprikot mengandung 259 mg potasium. Selain dikonsumsi langsung, Anda dapat megolah aprikot menjadi selai atau topping sajian oatmeal.

4. Alpukat

Dewasa ini, alpukat telah menjadi buah yang sangat populer. Bagaimana tidak, tekstur lembut dan kandungan nutrisi di dalamnya sangat diburu oleh banyak orang.

Alpukat mengandung potasium yang bahkan lebih tinggi dari pisang yakni 458 mg per 100 gram sajian. Cara mengonsumsinya pun sangat beragam, mulai dari salad, smoothie yang manis, hingga isian roti lapis.

5. Tomat

Meskipun dikonsumsi seperti sayur, secara teknis tomat merupakan buah. Dalam 100 gram tomat terdapat 237 mg potasium. Tomat dapat diolah menjadi sup, hingga topping pizza.

Atau anda juga dapat menjadikannya jus yang segar dengan tambahan madu. Tomat dapat menurunkan tekanan darah namun harus diperhatikan kandungan garam dalam pengelolaannya karena dapat menghilangkan efek baik dari tomat.

6. Jambu biji

Buah dari daerah tropis ini memiliki manfaaat yang melimpah bagi kesehatan. Meskipun sesama sumber vitamin C, jambu biji memiliki kandungan potasium yang cenderung lebih tinggi dari pada jeruk. Jambu biji mengandung 417 mg potasium per 100 gram sajian.

7. Delima

Biji-biji berwarna merah terang didalam buah delima memang sangat lezat dijadikan topping salad, smoothie bowl, bahkan kari dan sup. 100 gram delima mengandung 236 mg potasium yang menjadikannya berguna untuk mencegah dari penyakit.

8. Kiwi

Buah berwarna hijau cerah atau kuning ini sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Dengan mengkonsumsi 100 gram kiwi, Anda akan mendapatkan 312 mg kebaikan yang berasal dari potasium.

Tags: #buah untuk mencegah tekanan darah tinggi #waktu yang baik buat jima'