Anak Ini Kuburkan Ayahnya Dalam BMW Seharga 1,2 Miliar, Katanya di Akhirat ada Jalan Raya


Ketika meninggal, tidak ada satu pun harta yang kita miliki yang bisa dibawa mati.

Semua yang kita miliki di dunia ini akan ditinggalkan ketika kita dimasukan ke dalam kuburan. Yang dibawa ke liang lahat satu-satunya hanyalah pakaian berupa kain kafan.

Namun seorang pria asal Nigeria ini tampaknya memiliki anggapan bahwa di akhirat ada jalan raya.

Bagaimana tidak, ia menguburkan ayahnya beserta mobil BMW mewah seharga 66.000 poundsterling (Rp 1,2 miliar).

Menurut laporan media setempat seperti dilansir Daily Mail, Azubuike pernah berjanji kepada ayahnya bahwa suatu saat nanti ia akan membelikannya mobil mewah.

Namun sebelum janji tersebut terwujud, ayahnya meninggal lebih dulu karena sudah tua.

Katanya mobil ini akan mengantarkan jenazah dengan cepat sampai gerbang surga

Jadi setelah sang ayah meninggal di desa terpencil di Ihiala, Nigeria, Azubuike dilaporkan telah menghabiskan uang sampai 66.000 poundsterling untuk membeli mobil mewah tersebut yang akan dikuburkan bersama sang ayah.

Foto ketika BMW mewah itu hendak dikuburkan ke dalam lubang sedalam enak kaki jadi viral di media sosial.

Beberapa orang tampak memegang mobil itu agar tidak terjatuh ketika dimasukan ke dalam liang lahat.

Menurut NAIJ.com, pemakaman tak biasa ini adalah bentuk penghormatan sang anak terhadap ayahnya dengan membelikan mobil mewah untuk perjalanan terakhirnya dan menguburkannya bersama.

Penduduk setempat mengatakan kalau BMW itu dilengkapi dengan ‘Sat Nav’ yang dikatakan akan membantunya menemukan jalan menuju gerbang surga.

Namun banyak netizen yang geram dengan positngan foto itu. Mereka beranggapan kalau ini adalah pemborosan uang, ada juga yang mengatakan kalau anak itu hanya ingin pamer.

Ada-ada saja yah, udah jelas harta itu tidak akan bisa dibawa mati, apalagi mengantarkan ke gerbang surga.

======

7 Kebaikan Alami Chrysanthemum yang Tak Boleh Dilewatkan

Chrysanthemum telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Warna cerah dan aroma wangi yang dimiliki kelopak bunga ini, tak hanya menjadikannya indah dipandang, tetapi juga baik untuk kesehatan tubuh.

Chrysanthemum merupakan tanaman berbunga yang berasal dari Asia Timur dan dominan tumbuh di Negeri Tirai Bambu. Bunga yang memiliki nama latin Chrysanthemum morifolium umumnya dikonsumsi sebagai teh herbal, tetapi terkadang juga diolah menjadi suplemen.

Tak hanya bunganya, daun chrysanthemum juga dapat dikonsumsi sebagai sayuran dan aneka hidangan yang menyehatkan.

Kandungan Nutrisi Chrysanthemum

Dalam secangkir teh bunga krisan atau setara dengan 25 gram bunga krisan, terkandung 6 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 0,8 gram protein
  • 30 miligram kalsium
  • 8 miligram magnesium
  • 0,5 miligram zat besi
  • 140 miligram kalium
  • 30 mikrogram vitamin A
  • 0,3 miligram vitamin C
  • 88 mikrogram vitamin K
  • 45 miligram folat

Bunga chrysanthemum atau bunga krisan juga mengandung vitamin B dan beragam antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthine. Tak hanya itu, beberapa studi juga menunjukkan bahwa chrysanthemum mengandung beberapa senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiradang.

7 Manfaat Chrysanthemum bagi Kesehatan

Di Tiongkok, Korea, dan Jepang, chrysanthemum telah lama digunakan sebagai pengobatan herbal tradisiolnal untuk mengatasi berbagai penyakit. Berkat kandungan nutrisi dan zat di dalamnya, chrysanthemum dapat memberikan berbagai manfaat berikut ini:

1. Meringankan sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan umumnya terjadi ketika tenggorokan mengalami peradangan akibat infeksi virus atau bakteri. Namun, reaksi iritasi terhadap polusi atau zat kimia tertentu terkadang juga bisa memicu terjadinya radang tenggorokan.

Untuk meringankan keluhan tersebut, Anda bisa mengonsumsi teh bunga krisan. Khasiat ini berkat kandungan antibakteri dan antiradang di dalam chrysanthemum yang baik untuk meredakan infeksi dan mengurangi peradangan di dalam tubuh.

2. Menjaga kesehatan kulit

Salah satu manfaat chrysanthemum adalah untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi dalam bunga krisan serta efek antiradang dan antioksidan yang cukup tinggi.

Selain mencegah dehidrasi yang dapat membuat kulit kering, chrysanthemum yang dikonsumsi sebagai teh juga bisa mengurangi peradangan pada kulit, mencegah terbentuknya flek hitam akibat paparan sinar matahari, serta menghambat penuaan dini.

3. Mengobati osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang yang mengakibatkan tulang mudah keropos atau patah. Kondisi ini lebih sering terjadi pada lansia, khususnya yang kurang mendapatkan asupan kalsium.

Untuk mencegah terjadinya masalah tulang tersebut, Anda bisa mengonsumsi chrysanthemum. Hal ini dikarenakan bunga chrysanthemum mengandung tinggi kalsium serta beragam antioksidan, seperti senyawa fenolik dan flavonoid, yang baik untuk menjaga kekuatan tulang.

4. Mengontrol gula darah

Kadar gula darah tinggi dalam tubuh bisa membuat kinerja hormon insulin terganggu. Kondisi yang disebut resistensi insulin ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit diabetes.

Untuk mencegah diabetes, Anda perlu mengontrol kadar gula darah dengan rutin berolahraga dan membatasi asupan gula. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi chrysanthemum untuk menjaga kadar gula darah.

Beberapa studi menunjukkan bahwa bunga chrysanthemum dapat mengurangi gula darah dan menjaganya agar tetap terkontrol, sehingga baik untuk mencegah diabetes tipe 2.

5. Memelihara kesehatan jantung dan menjaga tekanan darah

Chrysanthemum banyak mengandung kalium dan antioksidan yang diketahui baik untuk kesehatan jantung dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Berbagai studi menunjukkan bahwa chrysanthemum dapat menurunkan tekanan darah, mencegah terjadinya hipertensi, serta melancarkan aliran darah di jantung dan seluruh tubuh.

6. Menenangkan pikiran dan mengurangi stres

Teh bunga krisan memiliki aroma yang lembut dan unik. Tak hanya wangi dan nikmat, chrysanthemum juga ternyata mengandung senyawa yang dapat memberikan efek relaksasi dan menenangkan pikiran. Efek ini menjadikan bunga chrysanthemum baik untuk mengurangi stres.

7. Meredakan demam

Salah satu khasiat bunga chrysanthemum yang telah digunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional Tiongkok adalah untuk menurunkan demam. Manfaat ini diduga berkat kandungan antioksidan, antibakteri, dan antiradang yang terdapat pada tanaman herbal tersebut.

Selain 7 manfaat di atas, chrysanthemum juga bermanfaat untuk mengatasi batuk dan pilek, meringankan sakit kepala, menghambat pertumbuhan sel kanker, serta memperkuat daya tahan tubuh.

Khasiat chrysanthemum memang sudah dikenal sejak lama sebagai pengobatan herbal. Namun, sayangnya, berbagai klaim terkait manfaat chrysanthemum sejauh ini masih terbatas pada studi penelitian berskala kecil.

Oleh karena itu, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan tingkat keamanan chrysanthemum sebagai obat herbal.

Jika dikonsumsi sebagai teh herbal, Anda dapat mengonsumsi chrysanthemum sebanyak sekitar 2–3 cangkir per hari. Namun, jika Anda ingin mengonsumsi suplemen chrysanthemum, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter, terlebih jika Anda memiliki penyakit atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

======

Mengetahui Kandungan dan Manfaat Daun Sage bagi Kesehatan

Manfaat daun sage bagi kesehatan sudah dikenal sejak ratusan tahun silam. Berkat kandungan nutrisinya, daun ini bahkan sudah digunakan secara turun-temurun sebagai obat tradisional di Eropa, Afrika, dan Amerika. Untuk mengetahui lebih jauh manfaat daun sage, mari simak artikel berikut ini.

Daun sage umumnya dimanfaatkan sebagai bahan masakan karena aromanya yang kuat dan khas. Tak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, daun herbal yang masih satu keluarga dengan daun mint ini juga mengandung berbagai nutrisi dan senyawa yang baik untuk kesehatan.

Ekstrak daun sage pun bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai aromaterapi serta bahan campuran dalam produk sabun dan kosmetik.

Kandungan Vitamin dan Mineral Daun Sage

Dalam satu sendok makan atau sekitar 2 gram daun sage, terdapat 6 kalori dan berbagai nutrisi berikut:

  • Serat
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin K, dan folat
  • Mineral, seperti zinc, fosfor, kalium, selenium, magnesium, kalsium, zat besi, dan mangan

Daun sage pun mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Berbagai jenis antioksidan yang terkandung di dalam daun sage adalah lutein, zeaxanthin, polifenol, dan flavonoid. Selain berbagai nutrisi di atas, daun sage juga mengandung zat yang memiliki sifat antibakteri, antiradang, dan antinyeri.

Berbagai Manfaat Daun sage bagi Kesehatan

Berkat berbagai kandungan nutrisi dan zat di dalamnya, daun sage dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu:

1. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Selain vitamin dan mineral yang telah disebutkan, daun sage juga mengandung zat yang bersifat antimikroba dan dapat mencegah timbulnya plak gigi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan obat kumur berbahan dasar daun sage mampu membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Tak hanya itu, daun sage juga dipercaya dapat mengobati infeksi tenggorokan, infeksi gusi, dan sariawan.

2. Menurunkan kadar gula darah

Manfaat lain dari daun sage adalah menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Manfaat daun sage ini bahkan disebut hampir mirip dengan hormon insulin yang berfungsi untuk mengatur gula darah. Selain itu, teh daun sage diyakini dapat mencegah dan mengobati diabetes tipe 2.

Untuk dapat menikmati khasiat daun sage ini, Anda dapat mengonsumsinya dalam bentuk teh. Namun, jika Anda sedang menjalani pengobatan diabetes, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum hendak memanfaatkan daun sage sebagai obat herbal.

3. Meredakan peradangan dan menyembuhkan luka

Ekstrak daun sage memiliki sifat antiradang dan antibakteri. Manfaat ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan akibat peradangan, misalnya kulit terbakar sinar matahari atau luka ringan.

Ekstrak daun sage dalam bentuk obat oles juga diketahui dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan luka.

4. Memberikan efek relaksasi

Daun sage yang digunakan sebagai aromaterapi atau teh herbal diketahui dapat menimbulkan efek relaksasi dan mengurangi stres. Berkat manfaat daun sage ini, Anda akan merasa lebih tenang dan relaks. Aromaterapi dari daun ini juga disebut dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

5. Menjaga kesehatan dan fungsi otak

Daun sage mengandung antioksidan serta beragam vitamin dan mineral yang juga baik untuk kesehatan dan fungsi otak.

Berbagai studi menyebutkan bahwa ekstrak daun sage dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta mengurangi peradangan pada saraf otak. Ekstrak daun sage juga disebut dapat mencegah pikun pada lansia.

6. Meredakan gejala menopause

Menjelang masa menopause, tubuh wanita secara alami akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen. Kondisi ini akan menyebabkan terhentinya menstruasi dan dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti keringat berlebih, vagina kering, sulit tidur, dan perubahan suasana hati.

Berbagai studi menyebutkan bahwa ekstrak daun sage dapat membantu meringankan gejala-gejala menopause tersebut.

7. Mengurangi nyeri

Ekstrak daun sage diketahui memiliki efek antinyeri. Berkat manfaatnya ini, daun sage sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi sakit tenggorokan, luka ringan di kulit, sakit gigi, hingga sakit kepala.

Selain berbagai manfaat di atas, daun sage juga diketahui memiliki berbagai manfaat lain, seperti menyuburkan dan menyehatkan rambut, memperkuat daya tahan tubuh, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

Meski demikian, klaim berbagai manfaat daun sage di atas, hingga kini baru terbatas pada studi berskala kecil. Oleh karena itu, tingkat keamanan dan efektivitas manfaat daun sage sebagai obat atau suplemen herbal masih perlu diteliti lebih lanjut.

Cara Aman Mengonsumsi Daun Sage

Daun sage paling umum dikonsumsi sebagai bahan campuran dalam aneka makanan. Namun, Anda juga bisa menggunakan daun ini sebagai teh herbal. Selain itu, daun sage kini juga sudah banyak tersedia dalam bentuk suplemen herbal.

Pada kasus tertentu, daun sage juga terkadang bisa menimbulkan efek samping berupa sakit perut, diare, mual, dan kontraksi rahim.

Meski menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan, daun sage tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh semua orang. Hingga saat ini, daun sage belum terbukti efektif dan aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui, atau orang yang memiliki penyakit tertentu, seperti diabetes, kanker, tekanan darah tinggi atau rendah, dan epilepsi.

Agar lebih aman dikonsumsi, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum hendak menggunakan suplemen daun sage. Jika timbul alergi atau kondisi lainnya setelah mengonsumsi daun sage, segera konsultasikan kepada dokter.

Tags: #anak kuburkan ayahnya dengan mobil #kebaikan alami chrysanthemum #manfaat daun sage bagi kesehatan