Angelina Sondakh ke Ayahnya: Aku Cuma Minta Satu, Relakan Aku Beragama Islam

115 views


Keputusan Angelina Sondakh pindah agama dari Kristen ke Islam sempat membuat ayahnya kecewa.

Terlebih, kini Angelina Sondakh memutuskan memakai hijab dan menjadi penghafal Al Quran.

Namun, Angelina Sondakh mengatakan kepada ayahnya bahwa ia rela berkorban apapun, asal jangan agamanya.

“Aku tahu bahwa ayahku kecewa, iya. Dan aku hanya minta satu ke ayahku, dad, aku mau berkorban apapun asal jangan jangan agamaku,” kata Angelina Sondakh, seperti dikutip HopsID dari YouTube Melaney Ricardo pada Kamis, 2 Juni 2022.

“Aku bilang, aku bersedia menjaga mama papa aku, mau kalian sampai tua, gitu kan, walaupun akun sendiri. Tapi aku cuma minta satu, Dad, relakan aku beragama Islam,” sambungnya.

Angelina Sondakh mengatakan bahwa agamanya sekarang adalah satu hal yang tak akan pernah bisa ia ubah.

Ia tahu pendiriannya tersebut menyakiti orang tuanya, namun ia tetap ingin berkata sejujur-jujurnya.

Angelina Sondakh mengaku tidak mau ayahnya berharap bahwa ia mungkin suatu saat akan kembali ke agama Kristen.

“Soalnya aku nggak mau bohong-bohong lagi. Karena aku, pada saat aku bilang, ‘dad, aku pakai hijab loh’, gitu kan. Gua nggak nyangka juga ya Allah reaksinya, ‘hah? Apa lagi?’ katanya. ‘Habis hafalan, hijab lagi bener?’ gitu kan,” ungkapnya.

Angelina Sondakh merasa bahwa reaksi kaget orang tuanya saat ia memutuskan memakai hijab adalah ujian terakhirnya sebelum keluar dari penjara.

Ia mengakui bahwa perbedaannya dengan orang tuanya terkadang menimbulkan dilema. Akan tetapi, mereka secara perlahan mulai terbiasa.

“It’s a dilemma. Tapi, kalau kita akhirnya ketemu di meja makan, dia doa agama Kristen, aku dengan agama Islam, dan akhirnya lama-lama itu kita udah mulai we get used to it,” katanya.

Bahkan, kata Angelina Sondakh, ayahnya pernah bertanya mengapa ia tidak puasa pada saat ia sedang menstruasi.

Begitupun saat sedang tidak shalat, Angelina Sondakh mengaku ayahnya bertanya mengapa ia tidak shalat.

Bagi mantan politisi Partai Demokrat ini, sikap ayahnya tersebut adalah sebuah kemajuan dalam penerimaannya terhadap agamanya. “It’s a progress (Itu sebuah kemajuan),” kata Angelina Sondakh.***

Doa mengharukan Angelina Sondakh: Ya Allah, berikanlah kelembutan pada hati ayahku agar bisa menerima agamaku

Angelina Sondakh berdoa agar Allah memberikan kelembutan kepada hati ayahnya untuk bisa menerima agamanya saat ini, yakni agama Islam.

Sebagaimana diketahui, Angelina Sondakh berasal dari keluarga Kristen yang taat, di mana ayah dan kakeknya adalah pendeta.

Oleh sebab itu, keputusan Angelina Sondakh untuk masuk agama Islam sempat membuat ayahnya kecewa.

Terlebih, ketika Angelina Sondakh memutuskan untuk lebih dalam menjalani agama Islam, yakni menggunakan kerudung dan menghafal Al Quran.

Angelina Sondakh menceritakan, ayahnya sempat kaget saat mengetahui bahwa ia memutuskan untuk berkerudung.

Pasalnya, ia sempat menutupi hal tersebut saat masih ada dalam penjara.

“Dan aku tahu, mungkin itu akhirnya ketika ayahku ngomong di Kema Entertainment soal kekecewaannya dia karena dia tahu bahwa aku akan keluar dengan hijabku,” katanya, seperti dikutip HopsID dari YouTube Melaney Ricardo yang diunggah Kamis, 2 Juni 2022.

Selain itu, Angelina Sondakh mengaku ayahnya juga sempat protes saat terungkap kabar ia merupakan penghafal Al Quran.

Ayahnya menilai, fakta bahwa Angelina Sondakh menghafal Al Quran seharusnya tidak perlu diumbar-umbar ke publik.

“Kok gitu sih? Kok harus diumbar-umbar? Kamu dengan agamamu udah aku terima. Kenapa harus dibilang bahwa kamu hafal ini hafal ini? Kamu aja nggak pernah bilang kalau kamu tu penghafal Alkitab,” kata Angelina Sondah menirukan ayahnya.

“Ini dari ayahku, gitu kan. ‘Kamu aja yang bisa hafal dari perjanjian baru perjanjian lama, dari kejadian sama imamat,” ceritanya.

“Kita nggak pernah bilang kalau kamu begini begini begini. Kenapa harus dibilang bahwa kamu sekarang begini begini begini? Apa lagi yang kamu lakukan?” lanjutnya.

Angelina Sondakh menceritakan, ayahnya memang kadang menerima protes dari keluarga besar terkait kegiatannya menghafal Al Quran.

Mantan politisi Partai Demokrat pun mengaku merasa bersedih jika ayah mendapat protes dari keluarga besar.

Ia bahkan sampai meminta kepada keluarga besarnya untuk jangan memprotes ayahnya lagi.

“Dan yang aku selalu doakan, aku minta kepada Allah, ya Allah, berikanlah kelembutan kepada hati ayahku supaya bisa menerima agamaku dan tidak menjudge aku dengan agamaku, tapi menjudge aku dengan ‘aku sayang banget loh ke My dad’,” katanya.***

Life is change instantly, belajar dari catatan Angelina Sondakh yang pernah alami mimpi buruk dalam hidup

Life is a Jouney Not a Destination, sebuah kutipan yang menginspirasi Angelina Sondakh atau Angie dalam menjalani hidup.

Angelina Sondakh melihat dari ‘kacamata’ yang pernah dia alami ketika pernah menikmati masa kejayaan, kehancuran dan saat ini.

Banyak sekali kisah, misteri, cerita yang dialami Angelina Sondakh hingga menjadi sosok luar biasa seperti sekarang.

Dalam YouTube Keema Entertainment yang dilansir Hops.ID pada 2 Juni 2022, mantan Puteri Indonesia itu berbagi kisah inspirasi dengan tajuk Catatan Angie.

Bagaimana kisah inspiratif dari ibu dari Keanu tersebut? Simak informasi yang berhasil dirangkum Hops.ID, berikut ini.

Angie memulai kisah pahit dalam hidupnya yang berawal dari keterlibatan kasus mega korupsi.

Rasa hancur, lemas, tak berdaya dialami Angie saat itu terjadi. Seperti mengalami dramatically change dalam kehidupan.

Dia yang dulu mengalami hidup tenang, nyaman, punya kuasa. Pernah menganggap dirinya tak akan bisa diganggu, karena orang yang ada di belakangnya hebat semua.

Tapi Angie menceritakan bahwa itu semua salah, dengan tiba-tiba dia terjatuh sangat dalam pada hal yang tak diinginkannya.

“Dulu saya merasa nyaman dengan apa yang dimiliki, enggak mungkin akan ada yang menyentil. Namun, tiba-tiba dalam satu malam semuanya berubah,” ungkap Angie.

“Saya dulu yang percaya diri, sombong, angkuh, merasa diperlukan, disayangi, dihormati, tiba-tiba saya diisukan terlibat dalam kasus tersebut. Habis sudah, hidup itu tidak ada tenangnya,” tambahnya.

Di balik apa yang dialami tersebut membuat mimpi indahnya jadi buruk, hingga Angie meminta bantuan teman si A,B,C dan lainnya sampai ke ustaz-ustaz guna mengatasi masalah yang dihadapi.

Dari situ dirinya memahami apa yang disombongkan tiada arti, hingga cahaya Ilahi merasukinya dan menjadikan Angie menjadi sosok lebih baik lagi.

Meskipun harus melewati berbagai penolakan, kehilangan dan banyak lagi, tapi dia menjadi tahu akan makna hidup.

Baginya hidup itu bisa berubah secara drastis jika Allah berkehendak.

“Dulu kita punya prestasi, link, klien, kekayaan, dihormati dan sebagainya. Itu bisa hilang dalam sekejap tatkala kita terlalu angkuh menyikapinya. Karena sesungguhnya kita bisa mendapatkan semua kebaikan tersebut datangnya dari Allah,” kata Angie.

“Jujur, saya dulu merasa bahwa oh saya itu dari SD, SMP, SMA, kuliah selalu berprestasi, menang lomba ini, itu, dikenal orang. Punya banyak penghargaan sampai tingkat internasional. Dalam benak saya waktu itu, ah bisalah ini di logika begini, begitu, mudah diatasi pakai apa yang saya punya,” imbuhnya.

“Tapi ternyata semua itu salah besar, hingga mengalami life is change instantly,” ungkapnya.

“Saya pernah merasakan nightmare yang berkepanjangan saat berada di Rutan Pondok Bambu. Kamar besar tapi untuk 35 orang, bantal tidur banyak, tapi berbagi juga. Mau miring ke kiri eh bau air liur sebelah saya, pindah ke kanan bantal bau orang makan jengkol. Jadi benar-benar di luar ekspektasi,” ujar Angie.

Dari itu semua Angie memberikan pesan bahwa, ketika kita hidup dengan segala yang kita punya jangan pernah angkuh, karena semua itu milik Allah dan akan kembali pada Nya.***