Bagaimana Mengobati Penyakit Paru-Paru?

514 views


Pertanyaan:
Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ustadz, perkenalkan nama saya Dedi. Begini Ustadz, beberapa hari lalu ada saudara saya yang meninggal dunia karena penyakit paru-paru.

Padahal jika dilihat dari usia, beliau masih muda sekitar 37 tahunan. Mohon ustadz jelaskan apa faktor penyebab penyakit tersebut agar saya bisa terhindar. Jazakallah.

Jawaban:
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bapak Dedi yang dirahmati Allah, seminggu lalu saya juga mendapat pertanyaan yang sama dari seorang pasien tentang penyakit berbahaya ini.

Penyakit yang lahir dari kebiasaan buruk dimulai bukan dilihat dari usia, contoh kebiasaan buruk mulai merokok di usia 15 tahun, kemungkinan besar di usia 35 sudah akan merasakan dampaknya.

Paru-paru merupakan organ dalam sistem pernapasan yang berfungsi untuk menukar oksigen dalam sistem karbondioksida dari darah dengan bantuan homoglobin. Proses ini dikenal sebagai respirasi atau pernapasan.

Anda yang tinggal di kota besar akan lebih rentan dengan tingkat pencemaran udara yang sangat tinggi. Itulah mengapa kita disarankan untuk selalu menggunakan masker jika berada di tempat terbuka.

Tingkat polusi yang tinggi akan menyebabkan banyak sekali gangguan pernapasan.

Anda harus waspada terhadap sinyal-sinyal tubuh yang berupa gejala batuk terus menerus, dahak bercampur darah, dan timbul rasa sakit pada dada karena sinyal-sinyal tersebut merupakan gejala terkena kanker paru-paru.

Lebih dari 90 persen penyakit paru-paru ini berawal dari bronkhitis atau saluran udara yang masuk ke paru-paru. Kanker ini bisa disebut karisnoma sel kecil atau karisnoma sel gandum, kasrinoma sel besar, dan adenokarnoma.

Karisnoma sel alveolar berasal dari alveoli di dalam paru-paru, kanker ini bisa merupakan pertumbuhan tunggal, namun sering menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru.

Tidak semua kanker atau tumor itu dapat ditemukan. Ada beberapa kanker paru-paru yang lebih jarang terjadi, yang di sebut adenoma. Adenoma merupakan kanker jinak dan sarkoma tergolong kanker ganas.

Sebagian kecil penyakit kanker paru-paru disebabkan oleh zat yang dihirup di tempat kerja.

Kanker paru-paru terjadi sekitar 10 hingga 15 persen kepada pria dan hanya lima persen terjadi pada wanita, beberapa gejala yang bisa dilihat dan dirasakan akibat kanker paru-paru ini, antara lain:

  • Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
  • Dahak berdarah , berubah warna dan makin banyak.
  • Napas sesak dan pendek-pendek.
  • Sakit kepala, nyeri, atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
  • Kelelahan kronis.
  • Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Suara serak atau parau.
  • Pembengkakan di wajah atau leher.
  • Biasanya gejala-gejala tersebut baru akan timbul ketika kanker sudah menginjak stadium akhir, dimana perokok tidak akan sadar bahwa ia telah terkena kanker sejak usia muda.

Gejala penyakit paru-paru sering terjadi pada umumnya berupa batuk yang lama pada orang yang meroko, kesulitan bernapas, suara yang berubah dari biasanya, dan batuk lebih dari dua minggu pada orang yang tidak meroko.

Masa orang terkena kanker paru-paru ini adalah sekitar 10 hingga 15 tahun. Jika sejak berusia 15 tahun orang sudah merokok, kemungkinan pada usia sekira 35 tahun atau 40 tahun ia akan menderita kanker paru-paru.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Paru-paru

Ada beberapa antioksidan yang dapat dikonsumsi seperti vitamin A, C, dan E dalam bentuk herbal seperti madu. Antioksidan ini akan melindungi paru paru terhadap oksidasi dan kerusakan oleh fraktur.

Beberapa jenis makanan seperti kedelai, tahu, tempe, dan oncom juga mengandung senyawa genistein, yang merupakan antioksidan dan anti-tumor kuat, sehingga dapat menstimulasi sistem imun.

Mekanisme kerjanya adalah dengan menstimulasi pulihnya sel-sel tumor menjadi sel normal, khususnya pada kanker paru-paru.

Untuk konsumsi harian bisa didapatkan dari antioksidan yang tinggi seperti berasal dari air kanggen water yang dihasilkn dari ionisasi.

Selama empat bulan coba konsumsi secara terus menerus dan Insyaallah akan terlihat hasilnya. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan terapy sunnah bekam setiap pekan, jauhi rokok, selalu kenakan masker jika berada di tempat terbuka yang berpotensi tercemar debu atau zat-zat berbahaya.

Misalnya, jika anda tinggal di dekat pabrik kimia atau pabrik yang menghasilkan limbah asap. Semoga jawaban yang saya sampaikan bermanfaat untuk semua pembaca.

Wallahu ‘alam.

4 Manfaat Air Beras untuk Kesehatan Kulit

Air beras terkenal mengandung banyak manfaat. Ada yang menggunakannya sebagai pengganti susu bayi, penambah nutrisi, hingga penyubur tanaman hias.

Di samping itu, ternyata air beras juga sangat bermanfaat untuk kulit. Hal ini tidak hanya dibuktikan oleh sebagian orang, tapi telah teruji melalui beberapa penelitian.

Jadi, jangan buang air beras saat ingin menanak nasi. Dilansir Sehatq.com, berikut manfaat air beras untuk kesehatan kulit.

Mencerahkan wajah
Salah satu manfaat air beras yang paling banyak diketahui adalah mencerahkan wajah. Bahkan, air beras sudah sering digunakan oleh orang Korea dan Jepang sebagai perawatan alami kulit.

Kamu pun bisa menemukan air beras terkandung dalam beberapa produk perawatan kulit.

Mengatasi kulit kering

Hal ini belum terbukti oleh penelitian, namun air beras diklaim dapat mengatasi kulit kering maupun iritasi.

Manfaat tersebut dikarenakan kandungan sodium lauryl sulfate pada air beras. Bersihkan wajah menggunakan air beras dua kali sehari agar lebih efektif.

Mencegah bahaya sinar matahari
Sedikit berbeda dari sebelumnya, manfaat ini bisa didapatkan dari air beras fermentasi. Bahkan, air beras fermentasi diklaim dapat dijadikan tabir surya alami.

Namun jika ingin menggunakannya untuk melindungi wajah dari sinar matahari, gunakan juga bahan alami lainnya agar lebih efektif.

Mencegah penuaan dini

Manfaat lain dari air beras yang telah difermentasi adalah dapat mencegah penuaan dini. Antioksidan pqda air beras fermentasi diklaim mampu mencegah pengenduran kulit.

Walaupun hal tersebut telah terbukti secara ilmiah, namun kamu tetap harus melakukan upaya lainnya menggunakan skincare agar lebih efektif mencegah penuaan.

Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

Mengetahui masa subur wanita sangatlah penting, terutama bagi Anda yang ingin cepat memiliki momongan. Namun sebaliknya, mengetahui hal ini juga bisa dijadikan ‘taktik’ untuk menghindari kehamilan. Lantas, bagaimana cara mengetahui masa subur wanita?

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui kapan masa subur tersebut. Dua di antaranya merupakan metode yang tidak memerlukan alat bantu apa pun, sementara dua lagi menggunakan bantuan alat.

4 Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

Masa subur wanita, atau masa ovulasi, adalah waktu di mana sel telur yang sudah matang dilepaskan untuk kemudian dapat dibuahi di dalam rahim Anda. Kesempatan untuk hamil akan lebih tinggi jika sperma dari pasangan Anda telah berada dalam tuba falopi selama masa subur.

Jika Anda dan pasangan sedang merencanakan untuk hamil, berikut adalah empat cara mengetahui masa subur wanita.

Metode Kalender

Untuk mengecek masa subur wanita memakai metode ini, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu kapan Anda mendapat menstruasi pada bulan kemarin atau bulan ini. Nah, masa subur atau ovulasi terjadi sekitar 12-16 hari setelah hari pertama menstruasi. Jadi jika misalnya Anda mendapat menstruasi pada tanggal 13 Maret, maka masa subur Anda ada di tanggal 24-28 Maret.

Sayangnya metode kalender ini tidak cocok bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Metode ini juga tidak cocok jika siklus mentruasi Anda kurang dari 26 hari sekali, atau lebih dari 32 hari sekali.

Cek Lendir Serviks

Sebelum ovulasi, vagina akan mengeluarkan lebih banyak lendir dari biasanya. Lendir yang menandakan bahwa tubuh Anda dalam kondisi sangat subur memiliki ciri-ciri berwarna bening seperti putih telur, encer dan keluar dengan jumlah yang cukup banyak.

Untuk memakai metode ini, Anda bisa mulai memerhatikan dan mencatat kondisi lendir yang keluar dari organ intim Anda sejak sehari setelah menstruasi berakhir. Pada masa ini, hindari membersihkan vagina dengan sabun pembersih khusus organ kewanitaan karena bisa memengaruhi lendir dari vagina Anda sehingga susah diperiksa.

Ukur Suhu Basal Tubuh

Suhu basal tubuh merupakan temperatur saat tubuh dalam kondisi istirahat. Namun, ketika masa subur atau saat ovarium melepas sel telur (ovulasi), suhu tubuh mungkin akan mengalami sedikit peningkatan. Ketika ovulasi, suhu mungkin akan meningkat kurang dari 0,3 derajat Celcius.

Tubuh dikatakan telah berovulasi jika selama tiga hari atau lebih suhu tetap stabil di angka tersebut. Anda akan ada dalam kondisi sangat subur pada 2-3 hari sebelum suhu basal tubuh naik.

Cara terbaik mengukur suhu basal tubuh adalah setelah bangun tidur di pagi hari, yaitu sebelum Anda beranjak dari kasur. Ukurlah menggunakan termometer yang diproduksi khusus untuk mengukur suhu basal tubuh agar hasil lebih akurat.

Lakukan hal ini tiap pagi dan catat hasilnya agar anda dapat melihat pola dan memprediksi masa subur anda. Namun, jangan mengukur suhu basal tubuh ketika Anda sedang sakit panas karena hasilnya akan tidak akurat.

Menggunakan Alat Prediksi Ovulasi

Untuk hasil yang lebih akurat, Anda bisa mengetahui masa subur memakai alat prediksi ovulasi. Alat ini bisa mengecek apakah Anda sedang subur atau tidak dengan menganalisis urin Anda.

Anda bisa mendapatkan alat ini di apotek terdekat, tanpa harus memiliki resep dokter.

Bagi Anda yang berencana memiliki anak, masa subur ini bisa dijadikan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual. Namun sebaliknya, hindari hubungan seksual di masa-masa tersebut jika Anda belum berencana untuk hamil atau sedang melakukan metode KB alami.

Jika masih belum paham bagaimana cara mengetahui masa subur wanita, Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar masa subur dan pemeriksaan kesuburan.

Tags: #cara mengetahui masa subur wanita #cara mengobati paru-paru #manfaat air beras untuk kesehatan kulit #pencegahan penyakit paru-paru