Bak Bau Bangkai Akhirnya Tercium Juga! Ikhlas Dua Tahun Dinikahi Duda Meski Berujung Cerai, Aturan Ketat Engku Emran Untuk Laudya Cynthia Bella Akhirnya Terbongkar Juga


Bak Bau Bangkai Akhirnya Tercium Juga! Ikhlas Dua Tahun Dinikahi Duda Meski Berujung Cerai, Aturan Ketat Engku Emran Untuk Laudya Cynthia Bella Akhirnya Terbongkar Juga

Laudya Cynthia Bella rupanya mendapat aturan ketat ini dari Engku Emran saat keduanya resmi menjadi pasangan suami istri.

Engku Emran, duda asal Malaysia ini diketahui sempat berhasil meluluhkan hati mantan pacar Raffi Ahmad.

Ya, wanita yang akrab disapa LCB ini memang mengalami banyak perubahan saat menikah dengan Engku Emran.

Tapi siapa sangka di balik keromantisan yang selama 2 tahun lalu ditunjukkan justru berakhir dengan perceraian.

Isu keretakan rumah tangga LCB dan Engku Emran sebenarnya cukup lama tersiar.

Hanya saja pasangan ini memang cukup tertutup perihal kehidupan pribadi mereka.

LCB pun yang sempat lama bungkam soal rumah tangganya yang bermasalah akhirnya mau bicara ke publik.

Laudya Cynthia Bella bahkan meminta maaf dan minta doa agar selalu diberikan dukungan setelah mau untuk tampil di acara publik saat konflik rumah tangganya jadi bahan omongan.

“Saya mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang kurang berkenan, saya butuh support dari teman-teman semua, mohon support-nya dan mohon doanya,” kata Bella dalam tayangan Insertlive, beberapa waktu lalu.

Bahkan perpisahan pun menjadi keputusan bersama yang mereka buat.

“Terkait pemberitaan saat ini tentang rumah tangga saya, saya ingin menjelaskan bahwa kami berdua sudah sama-sama sepakat untuk berpisah secara baik-baik,” jelas Bella.

Menunjukkan bentuk baktinya pada sang suami, Bella bahkan rela angkat kaki dari Tanah Air.

Tak cuma itu, Bella bahkan menjadi sosok ibu yang baik bagi putri Engku Emran.

Kebersamaan mereka sebagai sosok ibu dan anak pun kerap kali dibagikan oleh sang artis.

Menjadi seorang istri rupanya ada aturan-aturan dari Engku Emran yang harus ia ikuti.

Seperti dimuat Nova.id dalam tayangan Status Selebritis yang diunggah di kanal Youtube SCTV pada Minggu (23/2/2020) Bella membeberkan aturan tersebut.

“Izin pergi dari suami tuh paling lama 10 hari,” papar Bella.

Soal karier, meski Engku Emran tak memberikan batasan tapi untuk syuting ia memberikan aturan.

Bella hanya diizinkan terlibat dalam satu kali produksi film dalam satu tahun.

Namun untuk berbisnis, Engku Emran rupanya jauh lebih memberikan dukungan untuk LCB.

“Film setahun, cuma boleh 1 film. Kalau bisnis dia lebih support,” ungkap Bella.

Sempat bertahan 2 tahun lamanya, LCB dan Engku Emran pun akhirnya memutuskan untuk bercerai.

Sebelumnya isu konflik rumah tangga Bella dan Engku Emran mulai tercium saat LCB memberikan isyarat soal perempuan lain.

Ingat Jangan Asal Curhat Sama Teman, Karena Bisa Jadi Bukannya Aman Nanti Malah Jadi Omongan Di Belakangmu

Untukmu wanita, hati-hatilah kamu memilih teman curhat, karena bisa jadi bukannya aman nanti malah jadi omongan di belakang tentang curhatanmu.

Sungguh tidak sedikit para wanita saling curhat kesana kesini tapi akhirnya memicu pertengkaran dan saling adu domba.

Untuk itu, bila ada yang ingin kamu ceritakan tentang hidupmu maka curhatlah kepada Allah saja, datanglah kepada-Nya, karena Allah tidak akan pernah membalasmu dengan buruk.

Yang Paling Aman Itu Curhat Sama Allah, Maka Daripada Curhat Kepada Manusia Lebih Baik Curhat Sama Allah Saja

Iya, yang paling aman itu apabila kamu curhat sama Allah, maka daripada kamu datang dan curhat kepada manusia lebih baik kamu curhat sama Allah saja.

Keuntungannya apa? jelas akan lebih untung curhat sama Allah, jika kamu mengatakan kepada Allah tentang masalahmu maka otomatis Allah akan membantumu mencarikan solusi, meski tidak serta merta datang.

Lalu dengan manusia, kadang mereka hanya mendengarkan saja dan tidak bisa berbuat apa-apa, atau malah kadang curhatanmu jadi bahan mongan lagi ke orang lain.

Allah Tidak Akan Pernah Membuatmu Kecewa, Jika yang Kamu Curhatkan Adalah Masalah Maka Allah Pasti Akan Memberimu Jalan Keluar

Sebab itulah hati-hati kalau ingin curhat kepada manusia, dan alangkah lebih baiknya jika kamu curhat saja sama Allah, karena Allah tidak akan pernah membuatmu kecewa.

Apalagi jika memang yang kamu curhatkan adalah masalah yang berat dan sangat menyiksa, maka pasti ALlah akan memberimu jalan keluar yang pasti.

Jika yang Kamu Adukan Kepada-Nya Adalah Sakit Hatimu Kepada Manusia Maka Pasti Allah Akan Menyembuhkannya Dengan Sempurna

Terlebih jika yang hendak kamu adukan atau yang akan menjadi bahan curhatan adalah tentang terdzalimimu, tentang rasa sakitmu karena perlakuan orang lain, maka lebih aman curhat sama Allah saja.

Mengapa? karena otomatis akan menenangkanmu, Allah akan menambahkan kebaikan kepadamu, dan yang jelas kebencian tidak akan menyerang hatimu.

Berbeda Ketika Kamu Curhat Kepada Manusia, Kadang Awalnya Dia Pandai Memegang Rahasia Tapi Akhirnya Setan Membuatnya Curang

Karena berbeda ketika kamu curhat sama manusia, ketika kamu menyeru bahwa kamu sedang disakiti, karena mereka kadang sok manis mendengarkan, kadang mengomporimu dengan perkataan yang sok membela, tapi di belakang dia malah sebaliknya.

Manusia kadang awalnya memang setia dan pandai memegang rahasia, tapi sayang aakhirnya dia kadang kalah dengan godaan setan, sehingga dia pun berbuat curang kepadamu.

Apapun Masalahmu Curhatlah Kepada Allah Sepenuhnya, Karena Hanya Allah yang Maha Memegang Janji dan Maha Menolong

Oleh sebab itu, apapun masalahmu, apapun rasa sakitmu, dan seperti apapun orang lain memperlakukanmu buruk maka curhatnya sama Allah saja.

Sungguh Allah itu maha sempurna dalam mendengarkan aduan hamba-hamba-Nya, maka curhatlah sepenuhnya kepada-Nya, karena memang hanya Allah yang maha memegang janji dan maha menolong

Kenapa Anak Masih Bandel ? Mungkin Bunda Belum Terapkan 5 Mantra Ajaib Agar Anak Mau Mendengarkan Perkataan Anda

Memasuki usia 3 tahun, anak akan memiliki kempuan baru yang sedikit banyak akan memusingkan Mama. Di usia ini ia sudah mulai bisa memilih apa yang disukai dan tidak disukainya, termasuk dalam urusan mainan, pakaian sampai pada perkataan yang Anda sampaikan padanya.

Jika sudah seperti ini, rumah akan berubah menjadi arena pertempuran antara orang tua dan anak. Ia bisa dengan mudah menolak atau bahkan pura-pura tidak mendengar apa yang Anda katakan jika ia tidak menginginkannya.

Contoh kecilnya, ketika hari sudah larut Anda mulai memintanya untuk merapikan mainan dan bersiap tidur. Jika dalam bayangan Anda si kecil akan langsung menuruti perkataan Anda, mulai usia 3 tahun ini akan jarang terjadi. Faktanya Anda harus memaksanya melepaskan mainan atau bahkan mengejarnya untuk menuruti perkataan Anda. Semakin keras memaksa, akan semakin keras pula si kecil menolak.

Mengapa demikian? Ternyata ada komponen yang Anda lewatkan terutama dalam hal memilih kata yang dapat membuat ikatan antara Anda dan anak. Bagaimana membangun ikatan ketika anak mulai “berperang” melawan Anda.

Seperti yang dilansir dari ParentingINA, berikut ini 5 kata yang dapat membantu orang tua membangun ikatan dan membuat anak mau mendengarkan perkataan Anda:

1. “Kamu mau, kamu bisa…”

Contoh:

Ketika anak lebih memilih bermain dari pada tidur.

Yang harus Anda lakukan:

Dekati dia dan katakan “Kalau kamu mau bermain sepanjang malam kamu bisa, tapi nanti kamu tidak akan punya waktu untuk tidur”

Saat Anda mendekatinya, maka terjalinlah ikatan yang membuat Anda dan si kecil saling mengerti. Ia akan tahu konsekuensi yang ia dapatkan jika memilih terus bermain sepanjang malam. Dengan mengatakan “Kamu berharap kamu bisa……..” membuat si kecil mau mendengarkan Anda melalui pemahaman dan alasan yang Anda berikan.

2. “Ini berat untukmu….”

Contoh:

Ketika anak tidak mau pergi ke sekolah.

Yang harus Anda lakukan:

Berusahalah untuk memberikan empati pada hal yang diinginkan si kecil dengan mengatakan “Mama tahu ini berat untuk kamu. Kamu tidak ingin pergi sekolah karena sedang ingin bersama Mama seharian. Menyebalkan ya kalau ada hal yang tidak sesuai keinginanmu”.

Mendengar perkataan Anda, si kecil akan mulai luluh dan memutuskan untuk pergi sekolah meski dengan wajah cemberut. Dengan mengatakan hal itu pula Anda akan terhindar dari “drama” pagi hari.

3. “Lakukan apa yang kamu mau”

Contohnya:

Ketika upaya Anda menyuruh anak tidak berhasil dan justru ia malah menangis sejadinya.

Yang harus Anda lakukan:

Biarkan ia melakukan hal yang diinginkannya dan katakan “Tidak apa-apa kalau tidak mau tidur, tapi coba tenangkan diri kamu. Kamu boleh melakukan apa yang kamu mau yang asal setelahnya kamu bisa tidur”

Cara ini akan berhasil terutama saat anak selesai tantrum. Bantu si kecil setiap kali ia mencoba mengendalikan dirinya dengan menyuruhnya tarik napas dalam-dalam.

4. “Kamu bisa atasi ini!”

Contoh:

Saat Anda menjemput si kecil di sekolah dan melihat ekpresi wajahnya sangat berbeda dengan pagi hari, kini ia sudah ceria.

Yang harus Anda lakukan:

Jangan lantas diam karena mood si kecil sudah kembali membaik, tapi cobalah menambah semangatnya sekolah esok hari dengan katakana, “Nah, kamu bisa atasi ini kan? Tadi pagi kamu cemberut, tidak mau sekolah, tapi sekarang Mama lihat kamu sangat ceria. Mama tahu seberat apapun masalah yang kamu punya kamu pasti bisa menghadapinya.”

Perhatian dan perkatan yang Anda berikan akan membuat si kecil lebih percaya diri jka suatu hari permasalahan yang sama kembali terulang.

5. “Kendalikan dirimu”

Contoh:

Saat anak mengamuk sejadinya sampai ia memukul-mukul atau bahkan ingin menggit Anda.

Yang harus Anda lakukan:

Tarik napas dalam dan tahanlah emosi Anda, Ma. Kondisi ini pasti sangat memicu amarah, namun tangisan si kecil tidak akan berhenti jika Anda hanya terus berteriak padanya. Coba katakan ”Kamu tidak boleh begini. Walaupun kamu marah kamu tidak boleh memukul Mama. Pergilah ke kamar, kamu boleh pukul bantal sampai kesalmu hilang”.

Mengajarkan pengendalian diri pada anak adalah hal yang membutuhkan konsistensi dan banyak latihan. Keterampilan ini bukan saja baik untuk anak saat amarahnya meluap tapi juga untuk Mama dalam menyikapi perilaku si kecil.