Bak Buktikan Cinta Tak Memandang Fisik, Pengantin Ini Lakukan Pemotretan Pernikahan Mewah Walau sang Suami Lumpuh, Alasan di Baliknya Mengharukan


Cinta kadang tak memandang fisik, asal hati yakin pernikahan pun akan selalu berjalan.

Hal ini dibuktikan pasangan suami istri dari Tiongkok.

Melansir Eva.vn, pada Senin (11/10/2021), pemotret pengantin membuat heboh jagat maya.

Pasalnya mereka bukanlah pasangan biasa lantaran sang istri dinilai memiliki paras menawan sedangkan sang suami lumpuh.

Saat pemotretan sang istri menangis seraya bersimpuh pada suami yang hanya diam di atas kursi roda.

Keajadian ini terjadi di kota Xuzhou, Jiangsu, Tiongkok pada 8 April 2019.

Usut punya usut, sang suami bernama Chao dan sang istri bernama Zhang.

Awalnya mereka merupakan sepasang kekasih yang menjalani hubungan jarak jauh.

Merasa saling mencintai, keduanya pun memutuskan untuk mendaftarkan pernikahan pada tahun 2010.

Tapi lantaran kondisi ekonomi yang belum memungkinkan, maka foto pernikahan pun tak dilakukan.

Chao meminta Zhang bersabar dan menunggu tabungan sang suami cukup.

Zhang yang mengerti kondisi sang suami pun menyetujui perminyaan Chao.

Keduanya lantas bekerja giat hingga berhasil mengumpulkan tabungan.

Uang tabungan keduanya lantas dibelikan sebuah rumah di kota asal mereka sisanya akan digunakam untuk melakukan pemotretan pernikahan.

Di sinilah nasib malang menimpa keduanya, saat keduanya merasa bahagia, tiba-tiba saja Chao mengalami kecelakaan.

Saat bekerja ia tersengat listrik hingga dilarikan ke rumah sakit, karena kejadian ini Chao lumpuh total dan mengalami kondisi vegetatif (Menderita kelainan otak yang membuatnya tidak menyadari sekitarnya).

Dokter pun menyebut tak ada obat yang dapat menyembuhkan sang suami.

Hati Zhang terpukul, tapi ia bersikeras merawat sang suami.

Empat tahun pun dilalui oleh Zhang dengan bekerja dan merawat Chao, setiap pulang ia mengajak sang suami berbicara meski tahu tak akan pernah didengar.

Kondisi Chao pun sedikit demi sedikit semakin membaik meskipun masih lumpuh dan tak merespon apapun.

Hingga pada 2019, Zhang pun memutuskan untuk melakukan pemotretan pernikahan.

Zhang akhirnya mengenakan gaun pengantin warna putih dan Chao memakai setelan jas warna biru.

Hal ini dilakukan Zhang dengan harapan bahwa Chao akan bangun dan tersadar.

Saat itulah Zhang menangis, berharap bahwa suatu saat sang suami akan pulih dan masa depan mereka membaik.

======

Banyaknya Manfaat Mentimun untuk MPASI Bayi

Bunda kebingungan memilih apa lagi yang cocok dijadikan sebagai menu MPASI Si Kecil? Coba mentimun, Bun! Buah ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Mentimun atau timun merupakan jenis buah yang umumnya disajikan sebagai pelengkap di dalam lalapan, acar, atau salad. Meski lebih sering menjadi pelengkap ketimbang menu utama, buah yang memiliki nama latin Cucumis sativus ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk pada bayi.

Manfaat Mentimun untuk MPASI

Mentimun bisa menjadi salah satu bahan dalam resep-resep MPASI Bunda. Buah yang kerap disangka sayur ini mengandung beragam nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Nutrisi tersebut termasuk karbohidrat, serat, vitamin C, vitamin K, magnesium, kalium, mangan, dan folat.

Melihat banyaknya nutrisi yang terkandung di dalam mentimun, sayang sekali rasanya jika Bunda melewatkan buah ini sebagai menu MPASI untuk Si Kecil. Manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

1. Menyehatkan sistem pencernaan

Mentimun memiliki kadar air yang cukup tinggi, yaitu sekitar 96%. Karena mengandung banyak air, memasukkan mentimun sebagai menu MPASI dapat membantu melancarkan kerja sistem pencernaan Si Kecil dan mencegahnya mengalami berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit atau diare.

2. Mencegah dehidrasi

Selain menjaga kesehatan saluran cerna, menyajikan MPASI dengan buah yang memiliki kadar air tinggi juga dapat mencegah Si Kecil dehidrasi. Dehidrasi pada bayi tidak boleh dianggap remeh, Bun. Kondisi ini bisa membuat Si Kecil menjadi lemas dan terlihat pucat, rewel, serta enggan untuk bermain.

3. Meningkatkan imunitas tubuh

Agar Si Kecil tidak sering jatuh sakit dan proses tumbuh kembangnya semakin optimal, Bunda bisa memasukkan mentimun ke dalam menu MPASInya. Buah ini kaya akan vitamin C yang dapat bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas berlebih.

Di samping itu, saluran pencernaan yang sehat juga membuat penyerapan nutrisi dari makanan menjadi lebih maksimal. Jadi, imunitas tubuh Si Kecil akan semakin terdukung dan kuat untuk melawan penyakit.

4. Meredakan pembengkakan

Bengkak akibat terbentur atau digigit nyamuk tentu dapat membuat Si Kecil tidak nyaman dan rewel. Untuk mengatasinya, Bunda bisa gunakan mentimun. Buah ini mengandung antioksidan yang dapat membantu menenangkan kulit dan meredakan pembengkakan.

Perhatikan Ini Sebelum Menyajikan Mentimun sebagai MPASI
Mentimun mengandung senyawa alami cucurbitacins yang sulit dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Jadi, mentimun baru boleh diberikan pada bayi saat sistem pencernaannya sudah lebih matang, tepatnya saat berusia 9 bulan.

Pada usia ini, mentimun bisa Bunda sajikan dengan cara dihaluskan dengan blender. Ketika usia Si Kecil sudah 12 bulan, mentimun bisa Bunda berikan dalam betuk potongan memanjang sebagai finger food.

Bunda boleh mengupas mentimun atau menyajikan bersama kulitnya. Kulit mentimun akan memberikan lebih banyak nutrisi untuk bayi. Namun, jika Bunda ingin memberikannya kepada Si Kecil, pastikan Bunda sudah mencuci kulit mentimun dengan bersih.

Perlu diingat bahwa mentimun tidak bisa dijadikan menu utama untuk MPASI, melainkan sebagai pelengkap. Bunda disarankan untuk tetap memberikan Si Kecil makanan sehat lainnya, seperti ikan, telur, daging, serta buah dan sayur, agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Selain itu, meski bukan termasuk makanan yang dapat memicu alergi, Bunda tetap perlu memperhatikan reaksi Si Kecil ketika pertama kali makan mentimun. Bila Si Kecil menunjukkan gejala alergi, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

======

5 Manfaat Echinacea, dari Mengobati Pilek hingga Menurunkan Gula Darah

Manfaat echinacea untuk kesehatan memang sudah lama dikenal dalam pengobatan tradisional. Echinacea biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh. Namun, ramuan bunga ini sekarang bisa juga ditemukan dalam bentuk suplemen dan ekstrak cair.

Echinacea atau yang bernama lain coneflower adalah salah satu jenis bunga dari keluarga daisy yang banyak tumbuh di negara Amerika dan Kanada.

Dari berbagai spesies echinacea, terdapat 2 jenis echinacea yang sering digunakan untuk pengobatan, yaitu Echinacea purpurea dan Echinacea angustifolia. Kedua jenis echinacea ini sangat kaya akan senyawa bioaktif yang bersifat sebagai antioksidan dan antiinflamasi.

Ragam Manfaat Echinacea untuk Kesehatan

Berkat kandungan tersebut, ada beragam manfaat echinacea yang bisa kita dapatkan, di antaranya:

1. Menangkal radikal bebas

Echinacea memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat berkat kandungan beragam senyawa bioaktif di dalamnya. Antioksidan ini sangat diperlukan tubuh untuk menangkal peradangan dan efek radikal bebas yang berisiko merusak sel-sel tubuh dan memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan, mulai dari sariawan hingga kanker.

2. Mengobati pilek dan flu

Echinacea sudah lama dikenal sebagai tanaman yang mampu mencegah serta mempercepat penyembuhan pilek dan flu. Hal ini dikarenakan echinacea mampu memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tubuh mampu melawan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti pilek dan flu.

3. Mengatasi masalah kulit

Meski belum dibuktikan pada kulit manusia, para ahli menemukan bahwa echinacea memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang baik dalam menekan pertumbuhan Propionibacterium acnes, yaitu bakteri pemicu jerawat,

Tak hanya itu, produk krim perawatan kulit yang mengandung echinacea juga diketahui dapat meningkatkan kelembapan kulit, mengurangi kerutan, serta mengatasi gejala eksim.

4. Mengurangi kecemasan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa echinacea juga berpotensi dalam mengurangi kecemasan. Hal ini bisa terjadi karena tanaman echinacea, terutama jenis Echinacea angustifolia, mengandung beragam senyawa yang diduga dapat mengurangi perasaan cemas, seperti alkamida, asam rosmarinat, dan asam kafeat.

5. Mengendalikan kadar gula darah

Dalam sebuah studi, ekstrak Echinacea purpurea terbukti dapat menekan enzim yang mencerna karbohidrat menjadi gula. Dengan kemampuan ini, echinacea diduga dapat mengurangi penyerapan gula di usus, sehingga gula darah pun berkurang.

Tak hanya sampai di situ, dalam penelitian lainnya ditemukan bahwa ekstrak echinacea juga dapat meningkatkan kerja insulin pada sel-sel tubuh, sehingga gula yang ada di dalam darah bisa terkontrol dengan optimal.

Selain yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa manfaat echinacea untuk kesehatan, mulai dari mengobati infeksi telinga (otitis media), radang amandel (tonsilitis), peradangan lapisan tengah mata (uveitis), hingga membantu mencegah penyebaran sel kanker.

Meski demikian, beberapa dari manfaat tersebut masih perlu dibuktikan dengan penelitian dan uji klinis yang terpercaya. Selain itu, beberapa orang mungkin bisa mengalami efek samping echinacea, mulai dari demam, mual, diare, sakit perut, pusing, sakit kepala, hingga ruam dan gatal-gatal pada kulit.

Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda ingin menggunakan echinacea sebagai obat. Hal ini sangat penting untuk mengetahui efektivitas dan keamanan echinacea terhadap kondisi yang Anda alami.

Tags: #cinta tidak memandang fisik #manfaat echinacea bagi kesehatan #manfaat mentimun untuk MPASI bayi