Belum Kunjung Hamil Meski Nikah Bertahun-tahun? Coba deh Bun Minum Ramuan Turun Temurun dari Khasiat Alpukat dan Olive Oil, Insyaallah Mujarab


Bagi pasangan yang sudah menikah dan hidup mapan, kehadiran buah hati ibarat pelengkap keluarga yang sangat dinantikan.

Banyak yang kenyataan tak seindah harapan. Bagiamana jika kehadiran buah hati tak kunjung datang juga?

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi cepat atau lamanya kita dikaruniai buah hati, misalnya adalah kesuburan dan kesehatan kita maupun suami.

Namun, jangan khawatir berlebihan, disamping program kehamilan secara medis yang bisa kita lakukan, masih ada cara-cara alternatif yang bisa kita lakukan.

Bukan sembarang cara, tapi hanya memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di dapur kita. Salah satu cara untuk bisa membantu kita untuk meningkatkan kesuburan dan membuat kehamilan terjadi secara natural adalah dengan mengonsumsi menu berikut.

Anda tertarik? Cobalah resep berikut:

Bahan yang dibutuhkan:

  • 3 sendok makan alpukat yang sudah dihaluskan
  • 1 sendok makan olive oil

Cara membuat:

Masukkan seluruh bahan ke sebuah mangkuk, lalu aduk perlahan

Konsumsi campuran ini setiap hari setelah makan malam, selama 3 hingga 4 bulan

Alpukat kaya akan kandungan Omega-3 yang bisa meningkatkan kualitas sel telur perempuan sehingga lebih optimal dan mudah dibuahi.

Olive oil sendiri kaya akan vitamin E yang menstimulasi produksi progesteron di tubuh perempuan.

Sementara, mengonsumsi resep ini, kita harus sadar untuk melakukan pola makan yang sehat dan juga olahraga teratur.

Jangan lupa untuk menjauhi faktor-faktor pemicu stres dan tetap melakukan hubungan seks terutama saat sedang masa subur.

======

6 Tips untuk Mengurangi Mual Selama Kehamilan

Mual kehamilan adalah nama yang jauh lebih tepat daripada mual di pagi hari atau morning sickness yang lebih umum digunakan, yang tanpa disadari menyiratkan Anda akan merasa lebih baik setelah makan siang. Jika Anda menderita mual kehamilan, Anda mungkin sudah menyadari bahwa mual ini bisa menyerang kapan saja.

Walau namanya morning sickness, namun rasa mual dan muntah ini tidak selalu terjadi saat pagi hari. Bahkan, sebagian wanita hamil mengeluh hanya mual saja tanpa mengalami muntah. Morning sickness bisa dialami kapan saja, baik pada pagi, siang, sore, atau malam hari.

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Setiap kehamilan itu unik, dan setiap calon ibu mengalami pengalaman hamil yang berbeda-beda. Jadi, tidak semua tips di bawah ini bermanfaat untuk semua ibu hamil. Namun, tidak ada salahnya bagi Bumil mencoba beberapa tips di bawah ini, yaitu:

1. Camilan biskuit jahe

Royal College of Obstetricians and Gynaecologist menerbitkan penelitian di tahun 2016 yang menyatakan bahwa jahe dapat membantu mengatasi rasa mual. Beberapa wanita percaya bahwa jahe adalah cara alami untuk mengatasi mual kehamilan dan menenangkan perut mereka. Sebagai contoh, biskuit jahe sangat populer di kalangan wanita hamil. Bila sulit ditemukan, Anda pun bisa mengonsumsi permen jahe atau minuman jahe.

2. Makan sebelum bangun dari tempat tidur

Beberapa wanita menemukan bahwa rasa mual muncul segera setelah mereka bangun dari tempat tidur. Gula darah yang rendah bisa menjadi salah satu penyebab mual kehamilan, jadi Anda mungkin menemukan bahwa makan sebelum bangun dari tempat tidur dapat membantu mengurangi mual.

Makan biskuit biasa beberapa menit sebelum berdiri dapat mengurangi mual kehamilan. Walau demikian, Anda bebas untuk meminta pasangan Anda mengantarkan sarapan lengkap ke tempat tidur Anda jika Anda pikir hal itu akan membantu.

3. Makan dengan porsi kecil dan sering

Daripada makan tiga kali sehari dalam jumlah besar, cobalah memilih makanan dengan porsi kecil sepanjang hari. Selain itu, penting untuk mengonsumsi camilan sehat selama hamil, agar berat badan tubuh terkontrol dengan baik.

4. Tetap terhidrasi

Walau terkesan sepele, anjuran untuk minum cukup air sangat penting bagi ibu hamil. Dengan minum air, rasa mual yang Anda alami bisa sedikit berkurang. Bila air minum membuat Anda merasa mual, Anda bisa menambahkan irisan lemon atau mentimun, ya.

5. Konsumsi makanan sehat

Ibu hamil erat dengan keinginan untuk mengidam. Tak sedikit ibu hamil yang ingin mengonsumsi makanan manis atau asin, yang justru bisa memperburuk rasa mual. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tidak selalu menuruti keinginan ngidam tersebut, dan lebih selektif dalam memilih makanan. Upayakan untuk hanya mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran.

Bumil juga dapat memilih makanan tertentu yang ramah untuk perut dan dapat menghilangkan mual, seperti yang tinggi protein dan tidak berbau menyengat.

6. Coba kenakan stoking kompresi

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa stoking kompresi dapat meningkatkan kualitas kehidupan Anda yang terkait dengan mual dan muntah di awal kehamilan (NVP).

7. Cara lainnya

Beberapa wanita lebih sensitif terhadap bau atau rasa yang kuat saat hamil, jadi Anda mungkin ingin menghindari makanan yang pedas dan berbau menyengat selama beberapa minggu. Apakah ada sesuatu yang Anda makan memicu rasa mual? Sebagai contoh, jika Anda mual setiap kali Anda makan jeruk, cobalah keluarkan jeruk dari diet Anda selama beberapa hari untuk melihat apabila hal ini dapat membantu Anda mengurangi rasa mual.

Artikel ini ditulis oleh Kehamilan+ bekerja sama dengan Philips Avent. Kehamilan+ merupakan Aplikasi Kehamilan No.1 di seluruh dunia yang menawarkan informasi personal dan para ahlinya dalam bentuk artikel, panduan, dan pelacak selama masa kehamilan Anda.

======

5 Makanan yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

Menurut para ahli kesehatan, ada makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil karena kemungkinan dapat membahayakan janin di dalam kandungannya.

Bagi Anda yang kini tengah hamil, pertimbangkan 5 makanan ini untuk dihindari selama masa kehamilan. Ketahui pula alasan mengapa para ahli kesehatan menyarankan untuk tidak melakukannya. Makanan tersebut yaitu:

1. Daging mentah

Jika Anda menyukai steik setengah matang, masa kehamilan bukanlah waktu yang tepat untuk mengonsumsinya. Daging mentah dapat membawa bakteri seperti Salmonela dan yang dapat berbahaya bagi Anda dan janin di dalam kandungan. Pastikan Anda selalu masak makanan laut dan unggas dengan baik agar bakteri di dalamnya benar-benar hilang.

2. Daging deli

Daging deli merupakan lembaran daging olahan yang kerap dijadikan sebagai isian sandwich. Jika tidak diolah dengan cara yang benar, daging ini bisa mengandung bakteri Listeria. Jika dikonsumsi ibu hamil, bakteri ini dapat berjalan melewati plasenta bayi dan meningkatkan risiko terjadinya keguguran.

3. Ikan tinggi merkuri

Ikan adalah sumber asam lemak sehat. Jadi, menambahkan ikan ke dalam menu harian Anda adalah hal yang dianjurkan. Akan tetapi, tidak sedikit ibu hamil yang merasa kebingungan ketika ingin mengonsumsi ikan. Pasalnya, beberapa jenis ikan memiliki kadar merkuri yang tinggi, contohnya seperti ikan hiu, ikan todak, tilefish, dan makerel. Anda dianjurkan untuk memilih ikan dengan kadar merkuri yang rendah, seperti ikan teri, kod, salmon, dan nila.

4. Telur mentah

Selama hamil, Anda harus menghindari konsumsi telur mentah atau setengah matang. Hal ini karena telur yang belum matang sempurna bisa saja mengandung bakteri Salmonella. Jika bakteri ini masuk ke dalam tubuh, akan meningkatkan risiko persalinan prematur atau bayi meninggal di dalam kandungan (stillbirth).

5. Keju yang tidak dipasteurisasi.

Keju yang tidak dipasteurisasi, seperti keju Brie, Camembert, Roquefort, Feta, Gorgonzola, dan keju Meksiko yang termasuk Queso Blanco dan Queso fresco, sebaiknya tidak dikonsumsi selama masa kehamilan. Pasalnya, keju yang tidak dipasteurisasi kemungkinan besar mengandung bakteri Listeria, Salmonella, E. coli, dan Campylobacter, yang dapat membahayakan Anda dan janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, pastikan Anda mengonsumsi keju yang telah dipasteurisasi, ya.

Selain menghindari jenis makanan di atas, pastikan juga Anda selalu menjaga kebersihan peralatan memasak untuk mencegah kontaminasi bakteri. Anda disarankan untuk mengenakan sarung tangan saat memegang daging mentah atau makanan mentah lainnya. Pastikan juga untuk selalu mencuci bahan masakan di bawah air mengalir sampai benar-benar bersih.

Agar kehamilan menjadi lebih mudah, Bumil juga bisa menginstal aplikasi kehamilan Kehamilan+ yang akan memberikan tips tentang hal-hal yang perlu dihindari dan dilakukan selama hamil. Aplikasi ini juga akan membantu Bumil memilih makanan yang baik bagi kesehatan Bumil dan Si Kecil di kandungan.

Tags: #makan yang dihindari selama hamil #ramuan agar cepat hamil #tips mengurangi mual selama hamil