Bila Suka Maksiat, Kerjakan Amalan Paket Hemat Ini, Ustadz Adi Hidayat: Sekali Dikerjakan Nutup Dosa


Ada sebuah amalan yang menurut Ustadz Adi Hidayat bila dikerjakan dapat menutupi banyak dosa.

Amalan tersebut bila sekali saja dikerjakan pahalanya sangat berlimpah sehingga bagi yang merasa suka maksiat bisa mengerjakannya.

Ustadz Adi Hudayat menyebut amalan tersebut sebagai paket hemat karena keutamaan pahala yang berlimpah itu.

Dilansir PortalJember.com dari video yang diunggah kanal YouTube Dakwah Elite pada Sabtu, 1 September 2021 menjelaskan tentang amalan yang berlimpah pahala tersebut.

Maksiat merupakan perilaku yang sangat merugikan diri sendiri karena menyebabkan Allah memberikan dosa.

Ada banyak jenis maksiat dari yang dosanya ringan hingga yang berat. Dosa-dosa berat tersebut bisa dihilangkan bila seseorang bertaubat.

Akan tetapi, untuk maksiat dengan kadar dosa ringan bisa dihapuskan dengan melakukan amalan-amalan sehari-hari.

Ustadz Adi Hisayat membocorkan salah satu amalan ringan yang pahalanya sangat berlimpah sehingga bisa menutupi dosa-dosa.

Amalan tersebut dinamakannya sebagai paket hemat karena bila sekali saja dikerjakan jumlah pahalanya bisa ratusan bahkan ribuan.

Menurutnya, untuk orang-orang yang merasa masih suka maksiat, maka bisa mengerjakan amalan paket hemat tersebut.

Hal itu harus dilakukan sebagai bentuk ikhtiarnya untuk menutupi semua dosa maksiat yang dilakukannya.

Adapun amalan paket hemat tersebut ialah membaca Al Quran karena satu hurufnya saja berisi sepuluh pahala.

“Jadi kalau anda merasa banyak maksiat harus pintar cari amalan-amalan paket hemat, dikerjakan pahala berlimpah,” katanya.

Maka, misalkan orang berbuat dosa dengan kadarnya mencapai angka seratus, maka bisa ditutup dengan kalimat bimillah saat akan membaca Al Quran.

Penutupan dosa itu dapat terjadi karena dalam bacaan bismillah ada sembilan belas huruf, bila dikalikan sepuluh menjadi 190 pahala.

“Baca Quran paling bagus, (misalnya) dosa seratus bacakan Quran, bismillahirohmanirohim ada sembilan belas huruf dikalikan sepuluh jadi 190 (pahala) nutup (dosa) tuh,” ujarnya.

Saran Ustadz Adi Hidayat ini sebaiknya diikuti dengan ikhlas agar dosa-dosa yang telah lalu bisa tertutup dengan pahala.

=======

Osteogenesis Imperfecta, Penyakit Tulang yang Jarang Diketahui

Osteogenesis imperfecta adalah salah satu penyakit langka yang membuat tulang menjadi rapuh dan lemah sehingga mudah patah. Penyakit ini terjadi akibat kelainan genetik dan diperkirakan hanya ada sekitar 300 ribu kasus osteogenesis impefecta di seluruh dunia.

Penyakit osteogenesis imperfecta (OI) umumnya telah dialami penderitanya sejak lahir. Meski demikian, penyakit tulang yang langka ini sering kali baru terdeteksi di usia kanak-kanak atau bahkan setelah dewasa.

Osteogenesis imperfecta membuat tulang tidak dapat terbentuk dengan baik, sehingga mudah retak atau patah. Patah tulang tersebut bahkan bisa terjadi meski hanya disebabkan oleh cedera ringan atau terkadang tanpa sebab yang jelas.

Penyebab Osteogenesis Imperfecta dan Gejalanya

Osteogenesis imperfecta disebabkan oleh kelainan genetik yang membuat produksi kolagen di dalam tubuh terganggu. Kolagen merupakan protein yang berfungsi untuk membangun jaringan tubuh, seperti kulit, jaringan ikat, dan tulang. Ketika jumlah kolagen berkurang, tulang pun akan menjadi lebih lemah dan rapuh.

Penyakit tulang ini lebih berisiko terjadi pada bayi atau anak dengan orang tua yang memiliki kondisi serupa. Namun, pada kasus tertentu, osteogenesis imperfecta bisa juga terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit yang sama di keluarganya.

Osteogenesis imperfecta tidak menimbulkan gejala yang khas. Beberapa gejala yang sering kali dialami oleh penderitanya adalah:

  • Kelainan bentuk tulang, seperti kaki bengkok
  • Perubahan warna di bagian putih mata, misalnya biru, ungu, atau keabu-abuan
  • Tulang belakang bengkok atau skoliosis
  • Sendi longgar
  • Kulit mudah memar
  • Gangguan pernapasan, misalnya sesak napas
  • Gigi rapuh atau berubah warna
  • Tinggi badan kurang atau pendek
  • Ukuran kepala terlalu kecil atau besar

Gejala-gejala osteogenesis imperfecta tersebut bisa muncul di usia kanak-kanak, remaja, atau dewasa.

Karena sering kali tidak bergejala, Anda perlu memeriksakan bayi atau anak Anda secara rutin, terlebih jika ia mengalami gejala berupa bentuk tulang tidak normal, tulang mudah patah, sulit bergerak atau berjalan, dan gangguan tumbuh kembang.

Cara Mendiagnosis dan Menangani Osteogenesis Imperfecta

Penyakit osteogenesis imperfecta merupakan kondisi medis yang perlu diperiksa dan ditangani langsung oleh dokter. Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti foto Rontgen, tes darah dan urine, tes DNA, serta biopsi tulang.

Osteogenesis imperfecta belum bisa disembuhkan. Namun, dokter dapat memberikan penanganan untuk memperbaiki bentuk tulang, mencegah patah tulang, dan membantu penderita agar bisa hidup lebih mandiri. Langkah penanganan tersebut meliputi:

Pemberian obat-obatan

Dokter bisa memberikan obat-obatan, seperti terapi hormon, sodium florida, dan bifosfonat untuk memperkuat tulang dan membuatnya tidak mudah patah. Obat-obatan tersebut bisa diberikan melalui suntikan atau obat minum.

Selain itu, dokter juga dapat meresepkan suplemen untuk menguatkan tulang, seperti kalsium, vitamin C, vitamin D, kolagen, dan magnesium.

Fisioterapi

Fisioterapi bertujuan untuk membangun kekuatan otot agar penderita tetap bisa bergerak dan tubuhnya tidak kaku. Pada penderita osteogenesis imperfecta yang masih anak-anak, fisioterapi juga bisa dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang sekaligus menstimulasi keterampilan motorik.

Operasi

Operasi umumnya dilakukan pada penderita osteogenesis imperfecta yang sering mengalami patah tulang atau kelainan bentuk tulang. Selain itu, operasi juga dilakukan untuk memperbaiki kerusakan tulang dan jaringan tubuh saat cedera.

Pada penderita osteogenesis imperfecta yang mengalami skoliosis, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi untuk memperbaiki bentuk tubuh.

Berbagai langkah penanganan di atas memang tidak bisa menyembuhkan osteogenesis imperfecta. Namun, penderita penyakit langka ini tetap perlu mendapatkan penanganan agar kondisi mereka tidak semakin memburuk dan tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar penyakit osteogenesis imperfecta atau mengalami gejala yang mengarah ke penyakit langka ini, seperti perubahan bentuk tulang atau perubahan postur tubuh, sebaiknya periksakan ke dokter agar dapat segera ditangani.

======

Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Ikan Tilapia untuk Kesehatan

Ikan tilapia mungkin belum terlalu dikenal oleh masyarakat Indonesia. Padahal, manfaat ikan tilapia bagi kesehatan tubuh sangatlah beragam karena mengandung banyak nutrisi. Tak hanya menyehatkan, jenis ikan air tawar ini juga memiliki rasa yang lezat.

Ikan tilapia merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini mengandung beragam nutrisi penting untuk kesehatan, mulai dari protein, lemak sehat, hingga beragam vitamin dan mineral.

Tak hanya itu, ikan tilapia juga memiliki kadar merkuri rendah, sehingga menjadi salah satu ikan yang paling aman untuk dikonsumsi.

Kandungan Nutrisi Ikan Tilapia

Di dalam 100 gram ikan tilapia terkandung sekitar 95 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 20 gram protein
  • 2 gram lemak
  • 10 miligram kalsium
  • 25 miligram magnesium
  • 170 miligram fosfor
  • 300 miligram kalium
  • 40 mikrogram selenium
  • 25 mikrogram folat

Selain itu, ikan tilapia juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, zat besi, zinc, kolin, mangan, vitamin B12, vitamin D, serta vitamin K.

Manfaat Ikan Tilapia untuk Kesehatan Tubuh

Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ikan tilapia memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Membangun jaringan otot tubuh

Ikan tilapia merupakan salah satu makanan sumber protein dan omega-3. Protein memiliki peran penting sebagai bahan utama untuk membentuk jaringan tubuh, termasuk otot. Sementara itu, omega-3 berfungsi untuk menambah energi dan stamina tubuh.

Agar manfaat ini dapat diperoleh secara maksimal, Anda juga perlu melakukan olahraga dan latihan fisik untuk membentuk jaringan otot, seperti angkat beban, push up, squat, dan plank.

2. Menjaga kesehatan jantung

Asam lemak esensial, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6, pada ikan tilapia diketahui baik untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi jumlah kolesterol jahat, serta menurunkan risiko terjadinya penyumbatan di dalam pembuluh darah.

Hal ini menjadikan ikan tilapia baik dikonsumsi sebagai makanan sehat untuk memelihara kesehatan jantung dan mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung.

3. Memelihara kekuatan dan kesehatan tulang

Manfaat ikan tilapia selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Ini berkat kandungan protein dan kalsium yang terdapat di dalamnya.

Tak hanya itu, sebuah riset menyebutkan bahwa kandungan omega-3 dalam ikan tilapia juga baik untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang. Dengan mencukupi asupan nutrisi tersebut, Anda pun dapat terhindar dari osteoporosis.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ikan tilapia juga baik dikonsumsi untuk meningkatkan sistem imun, sehingga tubuh lebih kuat melawan infeksi dan Anda pun tidak mudah sakit. Manfaat ini dapat Anda peroleh berkat kandungan selenium dan protein di dalam ikan tilapia.

Selenium adalah salah satu mineral yang memiliki sifat antioksidan, sedangkan protein merupakan nutrisi penting yang berperan dalam proses pembentukan jaringan dan sel-sel tubuh, termasuk sel darah putih.

Tak hanya itu, sifat antioksidan pada selenium juga dapat melawan efek radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam penyakit, seperti kanker.

5. Mencegah anemia

Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang, sehingga oksigen tidak tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Orang yang mengalami anemia biasanya akan merasa lemas, pucat, cepat lelah, dan sulit konsentrasi.

Untuk mencegah dan mengatasi anemia, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, dan folat, seperti ikan tilapia.

Ikan tilapia dan jenis ikan lainnya juga merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi orang yang menjalani diet pescatarian.

6. Menurunkan berat badan

Ikan tilapia bisa menjadi salah satu pilihan makanan bagi Anda yang sedang menjalankan program diet. Kandungan protein yang tinggi sekaligus rendah lemak jenuh membuat jenis ikan ini baik dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.

Protein dalam ikan tilapia akan membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan demikian, Anda pun dapat lebih mudah menurunkan berat badan tanpa rasa lapar berlebihan.

Namun, tak hanya dengan mengonsumsi ikan tilapia, Anda juga perlu berolahraga secara rutin setidaknya 30 menit setiap harinya untuk menjaga atau menurunkan berat badan.

Manfaat ikan tilapia memang beragam, tetapi Anda tetap harus memperhatikan cara memilih dan mengolahnya. Pastikan Anda memilih ikan tilapia yang kondisinya masih segar dan tidak berbau busuk.

Jenis ikan ini pun sebaiknya diolah dengan cara yang sehat dan tidak menggunakan banyak minyak, seperti dikukus, dipanggang, ditumis, atau dibuat menjadi sup. Selain itu, untuk mencukupi asupan nutrisi sehari-hari, Anda pun perlu mengonsumsi makanan bergizi lainnya, seperti sayur dan buah.

Ikan tilapia merupakan salah satu pilihan makanan sehat. Namun, sebagian orang mungkin tidak bisa mengonsumsinya karena kondisi kesehatan tertentu, misalnya alergi ikan atau makanan laut.

Jika Anda memiliki penyakit tertentu atau pernah mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan tilapia, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk memastikan apakah ikan ini aman untuk Anda konsumsi.

Tags: #amalan paket hemat bisa menutup dosa #manfaat ikan tilapia untuk kesehatan #penyakit tulang yang jarang diketahui