Bisnis Ameer Azzikra yang Membuatnya Yakin Menikah di Usia Muda

165 views


Ameer Azzikra mengatakan menikah seharusnya bukan didasari usia melainkan kesiapan material dan mental.

Ameer Azzikra meninggal dunia pada Senin 29 November 2021 akibat infeksi paru-paru dan ginjal yang dideritanya. Menikah di usia yang masih muda, pria bernama lengkap Muhammad Amer Az-Zikra itu telah merintis bisnis saat masih belia.

Binis yang dibangun Ameer telah berkembang dan membawa adik Muhammad Alvin Faiz ini menjadi salah satu pebisnis muda sukses. Usai menikah, Ameer mengelola bisnis tersebut bersama istrinya, Nadzira Shafa.

Kesuksesan di usia muda dalam berbisnis membuat Ameer yakin untuk menikah muda. Hal tersebut sempat diutarakan Ameer saat menjadi bintang tamu di Channel YouTube Oki Setiana Dewi.

” Kenapa Ameer berani nikah muda? Ameer selalu diajarkan nikah bukan karena umur, bukan karena muda. Kalau lu muda, siap silahkan. Kalau misal tua belum siap, ayo kita persiapkan,” kata Ameer Azzikra kala itu dikutip Dream dari YouTube Oki Setiana Dewi, Senin 29 November 2021.

” Pada saat kemarin Ameer mikir merasa sudah siap (nikah) dari segala aspek,” imbuhnya.

Berhasil Rintis Usaha Madu

Salah satu pertimbangan Ameer menikah muda karena bisnis madu yang dirintis dan diberi nama Madu Adz-Dzikro bisa memberikan kebutuhan material dalam hidupnya. Bisnis inilah yang menjadi modalnya untuk hidup mandiri dan tidak menggantungkan kehidupan kepada orang tuanya yang merupakan pendakwah terkenal.

” Pas pertama launching langsung 11 ribu pieces habis. Masya Allah berkah,” kata Ameer.

Sukses membangun bisnis madu membuat putra kedua almarhum ustaz Arifin Ilham mendapat dijuluki bos madu.

Bisnis madu tersebut dipromosikan Ameer melalui berbagai cara termasuk lewat feed Instagram. Ameer tak pernah absen mengunggah foto sampai video tentang madu buatannya agar dikenal follower.

Bisnis madu Adz-Dzikro tak semata-mata dibangun Ameer untuk mencari keuntungan semata. Dia mengatakan pembeli yang memesan madunya otomatis telah berinfaq untuk Majelis Azzikra. Uang donasi itulah yang salah satunya digunakan untuk membantu para penghafal quran di Pondok Pesantren Azzikra yang didirikan Almarhum ayahnya, Ustaz Arifin Ilham.

Ucapan Terakhir Ameer Azzikra kepada Sang Istri

Nadzira Safa, istri dari Ameer Azzikra, tidak menyangka sang suami pergi begitu cepat. Karena hanya dalam waktu lima hari dirawat di rumah sakit, nyawa Ameer sudah tidak tertolong lagi.

” Aku sebenarnya sekarang masih bingung, ini beneran enggak sih? tapi Allah lebih sayang bang Ameer,” kata Nadzira di Pondok Pesantren Az-zikra, Gunung Sindur, Bogor, Senin 29 November 2021.

Menurut Zira, saat masuk rumah sakit kondisi Ameer masih baik. Namun, kondisi kesehatan Ameer drop sehari sebelum meninggal dunia.

” Aku nemenin hari pertama sama hari ke dua, karena hari ke tiga dan ke empatnya kan dijagain mama, terus aku dipanggil malamnya masuk ICU, di situ bang Ameer masih bisa ngomong walaupun dia udah ngos-ngosan,” ungkap dia.

Nadzira menambahkan, suaminya sempat meminta maaf kepadanya. ” Dia minta maaf, aku bingung, minta maaf apa, dia bilang minta maaf terus,” ungkap dia.

Enam Bulan Jadi Istri Ameer, Nadzira Shafa: Kamu Hadiah Terindah dalam Hidupku

Nadzira Shafa mengutarakan perasaan setelah suami tercinta, Ameer Azzikra, meninggal dunia, Senin 29 November 2021. Nadzira mengaku selama enam bulan menjadi istri Ameer selalu dihujani kebahagiaan.

” Sayang, kamu hadiah terindah dalam hidupku, seperti kataku bahwa hidupku selalu banyak kejutan. Dan kepergianmu sungguh itu menyakitkan….,” tulis Nadzira Shafa di Instagram.

Nadzira mengaku sangat sedih kehilangan suaminya. Namun dia ikhlas dan tabah melepaskan kepergian suami tercinta yang selalu memberikan kebahagiaan untuknya.

” Tapi aku ikhlas allah kirim aku untuk membuatmu bahagia sebelum kamu pulang …. Dan allah kirim kamu untuk aku terus belajar untuk ikhlas, dan selalu tabah,” tambah dia.

Nadzira mengucapkan selamat jalan untuk suami tercinta. ” 6 bulan yang cukup singkat tapi sunggguh aku bahagia… Selamat jalan suamiku… Sampai bertemu disisi yang lain,” tuturnya.

Syakir Daulay: Sebelum Meninggal, Ameer Azzikra Mimpi Bertemu Nabi Muhammad

Baru enam bulan membina rumah tangga dengan Nadzira Shafa, Ameer Azzikra sudah meninggal dunia. Ada keinginan Ameer yang belum terpenuhi, yakni berangkat umroh bersama sang istri.

” Sebelumnya dia pengen banget umroh sama istrinya, ” kata sang sahabat, Syakir Daulay, dikutip dari Intens Investigasi.

Bukan hanya itu saja, Ameer bahkan sempat mimpi bertemu Nabi Muhammad beberapa minggu sebelum meninggal dunia.

” Ameer susah banget dulu dibawa keluar Azzikra ketemu guru, di akhir hidupnya dia ketagihan majelis itu makanya sampai sebelum meninggal Ameer sempat mimpi bertemu Nabi Muhammad SAW,” tutur dia.

Ameer juga sering mengucapakan maaf dan terima kasih kepada Syakir karena dia masih mau menerima Ameer sebagai sahabat. Mengingat beberapa waktu lalu sempat berkonflik antara Alvin dan kakak Syakir, Zikri Daulay.

” Ameer tuh belakangan ini ngomong gitu aja, ‘kir pokoknya kita sahabat ya, mungkin kemarin ada hal-hal urusan Alvin dan syakir nggak ada urusan itu, kita mah tetap sahabat,” ucap dia.

Permohonan Terakhir Ameer Azzikra: Maaf

Syakir Daulay mengaku kaget saat mendengar kabar sahabatnya, Ameer Azzikra, meninggal dunia. Karena dia menganggap sakit yang diidap Ameer adalah hal biasa sebelum diketahui kalau Ameer mengalami infeksi paru.

” Sebenarnya Ameer sakit dari beberapa hari lalu, dari sekitar 4 dan 5 hari lalu. Kita pikir cuaca gini sakit biasa, ternyata Ameer kirimin kalau dia ada masalah di paru-pari,” ucap Syakir dilansir dari Intens Investigasi.

Sebelum Ameer meninggal dunia, Syakir tidak merasakan firasat apapun. Namun, beberapa hari sebelum meninggal dunia, Ameer sering meminta maaf kepada Syakir.

” Beberapa minggu ini dia sering bilang Kir makasih ya, Kir maafin ya, sampai terakhir kemarin, maafin ya semoga bisa ketemu lagi,” ucap Syakir.

Mantan adik ipar Henny Rahman itu tidak menyangka ucapan maaf Ameer adalah obrolan terakhir dengannya.

” Kita temen becandain aja, ternyata itu adalah sapaan dan permohonan maaf dari seorang sahabat yang menemani Syakir,” ucap dia.