Buat Pasangan Sibuk, Simak 7 Bahaya Jika Jarang Berc*nta

427 views


Sudah nikmat, sehat pula, itu untungnya berc*nta. Nah, kalau jarang bercinta, ternyata malah bahaya buat kesehatan. Nggak mau sampai terjadi kan?

Alasan untuk nggak berc*nta, dari yang memang karena kondisi, sampai yang dibuat-buat (seperti malas, hahaha), memang banyak banget. Kalau tidak bisa berc*nta karena belum lama punya bayi, ASI masih deras-derasnya, sedang sakit atau isolasi mandiri, itu sih wajar banget, ya. Tapi kalau alasannya sibuk, malas, keburu capek, itu hal-hal yang wajib dicari jalan keluarnya supaya giat berc*nta lagi. Mengapa? Ternyata, jarang berc*nta bisa bawa bahaya bagi kesehatan.

Menurut pakar, “puasa” s*ks terlalu lama bisa memengaruhi kesehatan dan hubungan. Meski, frekuensi berc*nta pada setiap orang berbeda-beda dan tidak ada patokan yang baku, para pakar menganjurkan setidaknya dalam seminggu, harus ada aktivitas s*ksual. Pasangan yang melakukan hubungan s*ksual secara rutin, tubuhnya akan lebih sehat, hubungan pernikahannya juga lebih harmonis.

7 Bahaya Bagi Kesehatan Jika Jarang Berc*nta
Melansir WebMD, ini beberapa bahaya yang bisa terjadi akibat jarang berc*nta:

Risiko kecemasan dan stres

S*ks membuat tubuh kita melepaskan hormon, seperti oksitosin dan endorfin, yang dapat membantu kita mengelola efek stres. Oksitosin juga berguna untuk membantu Anda tidur. Bila kita jarang berc*nta, otomatis hormon tersebut tidak tersalurkan sehingga kita berisiko untuk lebih mudah stres.

Penurunan memori

Penelitian menunjukkan, ada tanda-tanda bahwa s*ks dapat membantu otak mengembangkan neuron dan bekerja lebih baik secara umum, sehingga berhubungan s*ks secara rutin dipercaya membuat ingatan seseorang lebih baik. Jadi, kebayang kalau jarang berc*nta, kualitas ingatan Anda mungkin akan menurun. Penelitian tentang hal ini masih terus dilanjutkan.

Hubungan dengan pasangan lebih tegang

Jarang kontak fisik dengan pasangan otomatis menurunkan tingkat keintiman. Hubungan Anda dan pasangan terasa jauh, lebih tegang dan akhirnya bisa meregang. Karena stres juga tidak dilepaskan melalui berc*nta, emosi bisa jadi lebih labil, Anda pun bisa lebih rentan bertengkar dengan pasangan,

Sebaliknya, s*ks secara teratur terbukti membuat seseorang merasa dekat secara emosional dengan pasangan, memperbaiki komunikasi, emosi lebih stabil, sehingga menguatkan hubungan. Pasangan yang lebih sering berhubungan s*ks cenderung mengatakan bahwa mereka lebih bahagia daripada mereka yang jarang melakukannya.

Sistem kekebalan tubuh menurun

Berc*nta secara teratur dapat membantu tubuh melawan penyakit; jadi kalau jarang melakukannya lebih berisiko terkena penyakit seperti pilek dan sejenisnya. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang melakukan hubungan s*ks satu hingga dua kali seminggu terbukti memiliki tingkat antibodi tertentu (disebut imunoglobulin A) lebih tinggi yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Dinding dan pelumasan v*gina

Buat perempuan yang mengalami menopause, mungkin jadi lebih enggan melakukan hubungan s*ksual karena nggak nyaman akibat v*gina lebih kering. Faktanya, jika berhenti bercinta saat sudah menopause sekalipun, malah memperburuk kesehatan v*gina. Vagina bisa mengencang dan jaringannya bisa menipis dan lebih mungkin terluka, robek, atau bahkan berdarah saat berhubungan s*ks. Jadi kalau sudah menopause, tetaplah berc*nta, gunakan pelumas agar tetap nyaman.

Meningkatkan risiko kanker prostat

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan hampir 30.000 pria menunjukkan bahwa, mereka yang mengalami ej*kulasi lebih dari 21 kali sebulan rata-rata memiliki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat selama masa hidup mereka, dibandingkan dengan mereka yang mengalami ej*kulasi empat hingga tujuh kali sebulan.

Risiko disfungsi Er*ksi

Studi dari American Journal of Medicine menyebutkan, laki-laki yang jarang berhubungan s*ks lebih berisiko mengalami disfungsi er*ksi dibanding mereka yang melakukannya secara rutin.

Kalau sudah terkait dengan disfungsi er*ksi dan kanker, sih, ngeri banget ya. Jadi nggak ada alasan lagi buat menunda-nunda s*ks. Cuss, jadwalkan nanti malam dengan pasangan!

Tags: #bahaya jarang bercinta #bahaya jarang berhubungan suami istri #pasangan sibuk