Bukan Dicukur, Ini Sunnah Terhadap Bulu Ketiak Baik Laki-laki Maupun Perempuan


Muslim wajib tahu…

Banyak orang risih dan kemudian mencukur bulu ketiak mereka agar bersih.

Padahal seperti ini sunnah yang diajarkan Rasulullah Saw terhadap bulu ketiak…

Setiap yang ada pada diri dan tubuh kita diciptakan oleh Allah bukan tanpa manfaat. Semuanya memiliki manfaat yang luar biasa, bahkan termasuk bulu.

Bulu terdapat di berbagai macam bagian tubuh, salah satunya di ketiak. Banyak orang merasa bulu ketiak membuat tidak nyaman. Alhasil, mereka sering mencukur habis bulu ketiaknya.

Lantas bagaimana hukumnya dalam islam?

Dilansir dari dream.co.id, ada anjuran dalam Islam mengenai bulu ketiak, namun bukan dicukur.

Para ulama bersepakat, mencabut bulu ketiak hukumnya sunah bagi laki-laki dan perempuan. Hal ini didasarkan pada riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, An Nasai, dan Ibnu Majah.

” Ada sepuluh macam fitrah, yaitu memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), memotong kuku, membasuh persendian, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, istinja’ (cebok) dengan air.” Zakaria berkata bahwa Mu’shob berkata, ” Aku lupa yang kesepuluh, aku merasa yang kesepuluh adalah berkumur.”HR. Muslim no. 261, Abu Daud no. 52, At Tirmidzi no. 2906, An Nasai 8/152, Ibnu Majah no. 293)

Sunnah mendahulukan mencabut bulu ketiak yang kanan dan tak membiarkannya sampai 40 hari.

Hadist Rasulullah ﷺ yang menyatakan bahwa Beliau memulai sesuatu dengan yang serba kanan. Memakai terompah, berjalan, bersuci dan segala seluk beluknya, semuanya dimulai dengan yang kanan. (Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim dari Aisyah RA).

Maka, bagi kaum laki-laki dan perempuan, remaja atau dewasa, sudah menikah atau belum, hendaknya menjaga sunnah fitrah ini, yaitu membuang bulu ketiak apabila sudah panjang. Dan jangan membiarkannya lebih dari 40 hari.

“Kami diberi batasan waktu oleh Rasulullah untuk mencukur kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, tidak dibiarkan lebih dari 40 hari,” (HR. Muslim).

Kenapa Harus Dicabut Tidak Dicukur Saja?

Syaikh Hasan bin Abdus Satir An-Nu’mani berkata,

“Sesungguhnya Rabb Kita Subhanahu wa Ta’ala tidaklah mensyariatkan kecuali ada hikmah dan hikmah ini (mencabut bulu ketiak) sebagaimana pemahaman para ulama adalah mencabutnya bermanfaat sesuai keadaan di ketiak karena menjadikan ketiak lembut , terjaga , mencabut akar rambut dari asalnya (folikel) dan mencegah dari bau yang tidak enak.

Jika dicukur maka bisa menambah (lebatnya) bulu ketiak, membuat kulit menjadi tebal dan kaku serta bisa menjadi tempat timbulnya bau tidak enak. Oleh karena itu yang lebih afdhal adalah mencabut akan tetapi terasa sakit pada sebagian orang.”

Bagaimana Jika Sakit? Bolehkah Dicukur?

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

“Mencabut bulu ketiak adalah sunnah karena merupakan fitrah, meninggalkannya adalah perbuatan yang kurang baik (kurang afdhal maksudnya, pent), jika dihilangkan dengan mencukur atau dengan tawas maka boleh sedangkan mencabutnya lebih afdhal karena mencocoki khabar (hadits), Harb berkata, “Aku katakan kepada Ishaq: ‘Mencabut rambut ketiak lebih engkau sukai ataukah menghilangkannya dengan obat perontok?’ Ishaq menjawab, ‘Mencabutnya, bila memang seseorang mampu’.”

Al-Baidhawi rahimahullah berkata,

“Termasuk sunnah menghilangkan rambut adalah mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan dengan berbagai cara untuk menghilangkannya maka sah-sah saja. Tujuannya adalah menghilangkan rambut, barangsiapa yang tidak kuat (menahan sakit) ketika mencabut bulu ketiak maka boleh baginya mencukur dengan silet atau sejenisnya.”

Demikian, Wallahu A’lam.

======

Rutin Minum Air Lemon Saat Hamil, Apa Manfaat dan Efek Sampingnya?

Saat hamil, sangat penting bagi Mommy untuk menjaga kesehatan tubuh dan janin. Salah satu caranya yaitu dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi.

Air lemon merupakan salah satu minuman yang menyegarkan. Dibalik kesegarannya, ternyata air lemon juga memiliki segudang manfaat lho untuk ibu hamil. Tapi tak hanya manfaat, air lemon juga memiliki efek samping jika dikonsumsi terlalu berlebihan oleh ibu hamil. Apa saja manfaat dan efek sampingnya?

Berikut ini beberapa manfaat konsumsi air lemon saat hamil:

Sumber Antioksidan Alami dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Konsumsi air lemon secara rutin saat hamil dapat membantu menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh. Selain itu, air lemon juga dapat membantu melindungi ibu hamil dari infeksi virus dan bakteri. Selain itu, vitamin C yang terkandung dalam buah lemon dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Berperan Dalam Kesehatan Tulang Janin

Kandungan magnesium dan kalsium pada buah lemon dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang janin. Selain itu, kalium yang terkandung di dalamnya juga turut berperan membantu menjaga kesehatan sel otak dan saraf janin.

Mengatasi Masalah Pencernaan

Jika Moms sering mengalami masalah yang satu ini saat hamil, konsumsi air lemon rutin satu kali dalam sehari bisa menjadi solusi. Pasalnya, kandungan dalam air lemon dapat membantu merangsang usus untuk membuang sisa-sia pencernaan secara lebih efektif.

Membantu Mengatasi Morning Sickness

Mual dan muntah sering dialami ibu hamil pada kehamilan trimester satu. Konsumsi air lemon dipercaya dapat membantu meredakan mual dan muntah. Selain rasanya yang segar, aromanya juga mendukung untuk meredakan morning sickness.

Masalah yang satu ini seringkali terjadi pada ibu hamil, apalagi pada trimester dua dan tiga. Konsumsi satu sendok perasan lemon dan air hangat setiap harinya, dapat membantu mengatasi masalah kaki bengkak saat hamil.

Membantu Mengontrol Tekanan Darah

Kandungan dalam buah lemon dapat membantu memperkuat dan membuat pembuluh darah tetap lentur. Selain itu, air lemon juga membantu menjaga tekanan darah agar tidak tinggi dan alirannya lancar.

Efek Samping Konsumsi Air Lemon Saat Hamil

Dibalik segudang manfaat air lemon, berikut ini efek samping konsumsi air lemon secara berlebihan saat hamil:

Menyebabkan Masalah Pencernaan

Meskipun air lemon dipercaya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, jika konsumsi secara berlebihan maka tidak baik untuk kesehatan ibu dan janin karena rasa asam yang dihasilkan oleh buah lemon. Jika hal ini terjadi, segeralah kurangi konsumsi air lemon dan konsultasikan dengan dokter apabila gangguan pencernaan tak kunjung mereda.

Menyebabkan Masalah Gigi

Air lemon sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang dan gigi, namun tidak jika dikonsumsi secara berlebihan. Asam sitrat yanh dikandung oleh lemon dapat menyebabkan kerusakan email gigi.

Demikian beberapa manfaat dan efek samping konsumsi ait lemon saat hamil. Semoga bermanfaat Moms!

======

Ternyata Cara Mencuci Handuk Kebanyakan Orang Selama Ini Salah

Saat pertama kali membeli handuk yang halus dan empuk, Anda pasti berharap teksturnya akan tetap sempurna setelah beberapa kali dicuci. Namun, saat mengetahui handuk kesayangan menjadi kaku dan kasar, Anda pasti akan sangat kecewa.

Mungkin cara mencuci handuk Anda salah. Ahli interior mengungkapkan dengan tepat bagaimana Anda harus mencuci untuk mencegah hal ini.

Rachel Cohen, kepada Popsugar mengungkapkan bahwa Anda harus mencuci handuk dengan air dingin, tanpa pelembut pakaian, agar tetap mengembang.

Anda harus memastikan bahwa Anda menggunakan jumlah bubuk dan cairan sesuai yang dibutuhkan untuk menjaga handuk tetap lembut. Dan Anda harus selalu menghindari pengeringan handuk Anda terlalu lama di mesin pengering.

Berikut ini kiat-kiat utama Rachel untuk menjaga handuk Anda tetap mengembang dan dalam kondisi lembut seperti yang Anda temukan di hotel.

Jangan Memperkirakan Jumlah Deterjen

Banyak orang memberi jumlah deterjen–bubuk atau cairan– cukup banyak ke mesin cuci yang mereka kira perlu untuk dicuci. Tetapi jika Anda akhirnya menggunakan terlalu banyak, justru akan membuat handuk Anda tak terbilas bersih.

Ini akan menyebabkan handuk menjadi kaku dan bukannya mengembang seperti hasil yang diinginkan. Untuk mengetahui jumlah yang benar, Anda harus melihat instruksi deterjen untuk beban mencuci Anda.

Gunakan Air Dingin

Anda dapat menggunakan pengaturan yang sama untuk handuk Anda seperti yang Anda lakukan untuk pakaian dan seprai, tetapi ini tidak selalu terbaik. Sebagai gantinya, Anda harus meletakkan handuk Anda pada pencucian dengan air dingin di mesin.

Rachel menyarankan: “Suhu es mencegah penyusutan di jahitannya, membantu menjaga warna dan bekerja lebih baik pada noda tertentu”.

Hindari Pelembut

Akan sangat tergoda untuk menambahkan pelembut kain agar handuk Anda tidak terlalu kaku, tetapi ini justru dapat merusak serat handuk dan membuatnya kurang lentur.

Rachel menyarankan menambahkan bola tenis ke mesin pengering untuk mengaduk serat sehingga mereka mengembang.

Cuci handuk Anda secara terpisah untuk menghindari pilling, di mana bola-bola kecil bulu muncul di permukaan.

Jangan Terlalu Kering

Jika Anda ingin mencegah kerusakan handuk Anda, Anda harus menghapusnya dari mesin pengering sebelum benar-benar kering, dan kemudian biarkan kering secara alami.

Ini membantu mencegah kerusakan pada serat, dan Anda juga harus melewati pengering karena ini dapat mengurangi serap handuk Anda dari waktu ke waktu.

Pastikan Anda mengeringkan handuk pada siklus tercepat, karena mereka tidak memerlukan pengering dalam waktu lama.

Ingin pakaian Anda kering lebih cepat? Taruh kantung teh di mesin pengering dan simpan setengah jam.

Dan inilah mengapa pakaian Anda mendapatkan lubang kecil yang mengganggu dan bagaimana cara menghentikannya terjadi.

Tags: #bulu ketiak bukan dicukur #cara mencuci handuk yang benar #rutin minum air lemon saat hamil