‘Cuma Punya Raga and Nyawa’ Pede Kakek 60 Tahun, Tak Kaya tapi Sukses Nikahi Janda 19 Tahun: Gak Maksa


Tak punya kekayaan, kakek 60 tahun ini sukses nikahi janda muda berusia 19 tahun.

Terpaut usia 40 tahun, tak menyurutkan niat Ali menikahi janda muda, Silvia yang baru berusia 19 tahun.

Bahkan kini setelah menikah kakek Ali mengajak Silvia berjualan ikan hias di pinggir jalan demi menyambung hidup.

Diketahui Kakek Ali dan sang istri berjualan ikan hias di pinggir jalan Desa Pucang Kecamatan Bawang, Banjarnegara.

Sekilas, orang akan mengira relasi mereka adalah bapak dan anak.

Tapi siapa sangka, keduanya adalah pasangan suami istri.

Mereka menikah belum lama, tahun 2021 silam.

Di lapak pinggir jalan, pasangan beda usia itu terlihat kompak melayani pelanggan. Keduanya kini tengah berjuang mengais rupiah.

Ali bukan orang yang punya kedudukan.

Ia juga mengaku bukan orang tajir yang bisa jadi senjata untuk memerdaya perempuan.

Ali yang tinggal di desa bahkan mengaku tak punya lahan garapan. Ia hanya seorang petani ikan.

Saat ingin meminang Silvia, ia sudah berterus terang.

Ia tidak menutupi kekurangannya. Ali bahkan jujur sudah memiliki cucu yang kini sudah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Ia menduda sejak tahun 2015 lalu.

Fisiknya pun menunjukkan ia sudah tak muda.

Ali tak memberikan iming-iming apa-apa untuk menggaet perempuan idaman.

Tapi, dengan segala kekurangannya, nyatanya Ali bisa meyakinkan Silvia untuk menerima cintanya.

“Saat kenal, saya gak punya apa-apa.

Adanya seperti ini, hanya raga dan nyawa.

Kalau saya masih sehat, saya hanya bisa usaha, ” katanya, Rabu (2/3/2022).

Ali mengaku berkenalan dengan Silvia melalui media sosial.

Dari pertemanan di dunia maya, mereka melanjutkan pertemuan di dunia nyata.

Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk memutuskan menikah.

Ali mengaku hanya bertemu Silvia empat kali, lalu keduanya sepakat untuk menikah.

Keduanya ternyata sama-sama pernah gagal berumah tangga. Ali bercerai dengan istrinya tahun 2015 lalu.

Sementara Silvia berpisah dengan suaminya yang sama-sama berusia muda.

Bahkan Silvia dan suaminya terdahulu menikah belum cukup umur. Sehingga harus mendapatkan dispensasi dari pengadilan agama.

“Saya sudah punya anak punya cucu.

Kalau mau Oke, kalau tidak mau gak apa-apa, saya gak maksa, ” katanya.

Silvia punya panggilan mesra sendiri untuk suaminya, ayah.

Ia tersenyum malu saat mengisahkan cintanya dengan Ali, orang tua yang 40 tahun lebih tua darinya.

Silvia tahu dari awal profesi Ali sejak sebelum menikah.

Tapi ia tak memermasalahkan latar belakang ekonominya. Ia sempat ragu karena usia Ali sudah senja.

Tapi lambat laun ia bisa menepis keraguannya.

Silvia juga pernah menikah dengan pria yang usianya sepadan, namun berakhir dengan perceraian.

Benih-benih cinta tumbuh di antara mereka.

Silvia memutuskan menerima pinangan Ali.

Di luar kekurangannya, Silvia menyukai Ali karena sikapnya yang pengertian.

Ali juga dianggapnya pria yang bertanggung jawab.

“Orangnya pengertian dan bertanggung jawab,” katanya.

Cinta Sejati! Kenal Lewat Medsos, Pria Ini Tetap Setia Meski Saat Bertemu Pacarnya Lumpuh

Saat ini hubungan yang bermula dari kenalan di media sosial (medsos) sudah umum terjadi.

Banyak di antaranya yang berhasil, namun banyak juga yang pada akhirnya berakhir saat bertatap muka untuk pertama kalinya.

Ada banyak alasan mengapa hubungan yang terjalin di media sosial bisa berakhir pada tatap muka pertama.

Namun alasan yang paling umum adalah, karena sosok yang mereka temui tidak sesuai dengan penampilannya di media sosial.

Kendati demikian, ada juga seorang pria yang tetap setia mesti mendapati pasangannya memiliki kondisi yang di luar dugaan ketika pertama kali bertemu.

Adalah Narawut Phongyen (31), pria asal Chiang Mai, Thailand yang tetap setia pada Patcharaphan Lenkham (21), meski saat bertemu pertama kali gadis tersebut dalam keadaan lumpuh.

Dilansir dari News Flare via World of Buzz, Narawut dan Patcharaphan saling kenal melalui sosial media pada Juli 2015.

Keduanya berhubungan secara intens selama tujuh bulan sebelum bertemu satu sama lain.

Akan tetapi, beberapa hari sebelum kencan pertama mereka di bulan Februari 2016, Patcharaphan mengalami kecelakaan dan terluka parah.

Akibat kecelakaan itu, dia menderita cakram hernia, yang menyebabkan tubuhnya lumpuh dari leher ke bawah. Dia hanya bisa menggerakkan salah satu ibu jarinya saja.

Namun, alih-alih meninggalkan gadis yang belum pernah ia temui sebelumnya, Narawut justru bergegas ke rumah sakit untuk menemui Patcharaphan yang dalam kondisi lumpuh.

Melihat kondisi kekasihnya yang tidak berdaya, Narawut berjanji untuk merawatnya.

Pria itu bahkan telah merawat kekasihnya selama 3 tahun. Dia menyuapi dan memandikan Patcharaphan setiap hari.

Tidak hanya itu, dia juga membantu kekasihnya untuk melakukan pekerjaan rumah, seperti mencuci pakaian dan merapikan kamar.

Tidak hanya sampai di situ, Narawut selalu menemani kekasihnya untuk melewati setiap sesi terapi sampai akhirnya dia bisa menggerakkan tangannya.

Dalam sebuah video yang diunggah di Youtube pada 3 September 2019, tampak Narawut datang ke rumah kekasihnya dan menyuapinya untuk makan.

Dalam video itu, Patcharaphan mengatakan bahwa pacarnya adalah motivasi terbesarnya untuk bisa pulih kembali dan berjalan di sisinya.

“Saya sangat beruntung mengenalnya dan memilikinya dalam hidup saya. Tetapi saya juga merasa kasihan padanya karena saya tahu sangat sulit bersama orang cacat,” kata Patcharaphan.

“Dia adalah alasan saya masih melakukan terapi fisik, dan berharap bahwa suatu hari saya bisa berjalan lagi dan berdiri di sisinya,” lanjutnya.

Di sisi lain, Narawut pun merasa bahagia setiap melihat wajah kekasihnya di rumah setelah sibuk bekerja. Dia juga berjanji akan segera melamar Patcharaphan ketika sudah pulih.

“Saya merasa lebih baik setiap kali saya tiba di rumah dari hari yang sibuk di tempat kerja, dan melihat wajahnya. Dia juga merawat saya,” kata Narawut.

“Saya juga berjanji kepadanya dan keluarganya bahwa jika dia pulih sepenuhnya, saya akan melamarnya dan mengadakan pernikahan besar di desanya,” pungkasnya.

Narawut menjadi bukti bahwa cinta sejati memang tanpa syarat. Dia tidak pernah meninggalkan Patcharaphan, meski kini kondisinya dalam keadaan lumpuh.

Selain itu, Narawut juga telah menunjukkan bahwa cinta sejati yang tulus itu memang benar-benar ada.

Karena Takut Dizalimi Wanita Lain, Istri Ini Minta Suaminya Nikah Lagi Dengan Saudaranya

Disaat banyak istri ‘menyuarakan’ ketidaksetujuannya terhadap praktik poligami dalam rumah tangganya, seorang istri ini malah rela dipoligami dan menyarankan suaminya untuk menikah lagi.

Keputusan tak biasa istri ini terungkap dalam unggahan akun TikTok @spirit_and_love, Minggu (26/9).

Di video viral dan heboh itu, sang istri yang duduk di samping suaminya menyampaikan isi hatinya mengenai kesiapannya untuk dimadu atau dipoligami sang suami.

Alasannya, ia khawatir bila di masa tua nanti atau disaat dirinya harus ‘berpulang’ lebih dulu, suaminya tidak ada yang mengurus.

“Nanti saya tua, suami saya tua, cuma berdua dong. Saya mau mengandalkan siapa disaat tulang saya sudah enggak kuat gitu,” tuturnya, dilansir Merdeka.com.

Ia bahkan sudah mempersiapkan wanita yang akan jadi istri baru suaminya, yakni saudaranya. Hal ini karena sudah jelas kebaikan dan latar belakangnya sehingga tidak lagi mengkhawatirkan suaminya kelak akan dizalimi atau disakiti oleh wanita lain.

“Kalau suami saya dapat perempuan lain yang enggak benar gimana. Takutnya entar dia dizalimi gitu loh,” ucapnya.

“Kalau sama saudara saya kan, saya jamin 100% enggak bakal gimana-gimana. Buktinya sekarang pak, Alhamdulilah saudara saya itu benar-benar ya Allah. Saudara saya itu ikhlas banget sama saya pak. Saya bilang kamu (saudara perempuan) enggak aku kasih mas kawan apa-apa ya gitu. Saya minta, kamu terimainlah ada apanya suami saya,” lanjut dia.