Dalam Hubungan Apapun, Kejujuran, Kepercayaan, dan Komunikasi Adalah Kunci Menuju Langgeng


Sebenarnya sangatlah sederhana bumbu untuk membangun hubungan apapun itu langgeng, ntah itu persahabatan, persaudaraan, atau bahkan pernikahan, cukup jagalah kejujuran, kepercayaan, dan komunikasi.

Karena dengan kejujuran, kepercayaan, serta terjaganya komunikasi yang baik maka setiap masalah atau ujian yang hadir akan terselesaikan dengan bijaksana.

Lebih-lebih Pernikahan, Akan Terus Awet Jika yang Menjadi Andalannya Adalah Kejujuran
Apalagi lebih-lebih sebuah hubungan rumah tangga, semua itu akan terus awet jika yang menjadi andalan keduanya adalah kejujuran, tidak pernah ada yang ditutupi dari suami mau pun istri.

Namun ketika kejujuran sudah tidak dibiasakan, terlalu sering ada yang ditutup-tutupi, maka jangan heran jika ada masalah sedikit saja nanti selalu curigaan dan selalu muncul konflik.

Akan Selalu Indah Sebuah Hubungan Jika Saling Percaya Selalu Menjadi Jembatan Untuk Saling Setia
Selain itu harus biasakan pula saling percaya satu sama lain, karena hubungan akan selalu indah jika kepercayaan menjadi jembatan untuk saling setia.

Setia? iya, kesetiaan akan terjaga dengan baik jika yang menjadi landasannya bersama adalah kejujuran dan kepercayaan yang selalu dijaga dengan baik.

Kamu Akan Selalu Kuat Menghadapi Ujian Apapun, Jika Komunikasi yang Baik dan Terjaga Menjadi Pengikatnya
Dan siapapun akan selalu kuat menghadapi ujian yang hadir dalam rumah tangganya, jika komunikasi yang baik dan terjaga menjadi pengikatnya setiap saat.

Karena dengan komunikasi yang baik kamu akan mengerti dan bisa memahami setiap hal yang terjadi dengan bijaksana, sehingga untuk saling menguatkan tercipta dengan mudahnya.

Kamu Akan Selalu Dewasa Memaknai Hubungan, Jika Saling Mengerti dan Memahami Menjadi Jembatanmu Untuk Bertahan

Kamu akan selalu dewasa memaknai hubungan yang ada, jika saling mengerti dan saling memahami selalu menjadi jembatanmu untuk bertahan dalam kondisi seperti apapun.

Untuk itu, berusahalah untuk selalu bisa memahami dan mengerti pasanganmu dengan baik, belajarlah untuk selalu bisa mengendalikan emosimu tatkala ada hal yang tidak kamu senangi.

Karena Semakin Kamu Berusaha Terus Respek Setiap Saatnya, Maka Disitulah Jalan Menuju Awet dan Langgeng
Karena semakin kamu berusaha terus respek kepada pasanganmu disetiap saatnya, maka disitulah jalan menuju awet atau langgeng dalam kebersamaan.

Jadi, berusahalah saling menjaga kejujuran, kepercayan, dan berkomunikasilah dengan baik seperti apapun hubunganmu, agar kamu bisa selalu memaknai indahnya kebersmaan yang ada.

======

Stop Makan Alpukat Dicampur Susu Kental Manis, Bisa Datangkan Racun yang Bikin Pendek Umur!

Alpukat bisa dinikmati secara langsung atau juga dibuat menjadi jus yang menyegarkan.

Kebanyakan orang Indonesia akan mencampur alpukat dengan susu kental manis.

Duh, hati-hati karena kebiasaan makan alpukat dan susu kental manis justru bisa jadi racun yang mengancam nyawa!

Alpukat sebenarnya mengandung nutrisi seperti karbohidrat dan folat.

Kombinasi gizi ini membuat alpukat jadi buah kesukaan ibu hamil.

Biasanya, untuk mendapatkan kenikamatan yang lebih, beberapa orang kerap menambahkan bahan tertentu agar terasa lebih manis.

Diantaranya dengan menggunakan susu kental manis atau bubuk.

Tidak jarang juga ditambah dengan gula.

Tapi sepertinya kita harus menghentikan kebiasaan itu sekarang juga.

Simak alasannya di bawah ini!

Susu dan Gula Tidak Boleh Dicampur dengan Alpukat

Mungkin karena rasa alpukat yang cenderung tidak terlalu manis atau malah tidak ada rasa sama sekali makanya kebiasaan ini dilakukan.

Padahal menurut penelitian yang dilakukan oleh University of California, Amerika Serikat, alpukat justru akan lebih sehat kalau dimakan begitu saja.

Penambahan bahan lain justru akan membuat gizinya berkurang.

Soalnya avokad, khususnya alpukat mentega, sudah mengandung lemak yang cukup tinggi.

Tapi lemak yang terkandung adalah lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jika ditambahkan susu atau gula, maka kita sama saja merusak lemak baik tersebut.

Tak hanya alpukat, bahkan semua buah dianjurkan untuk tidak dikonsumsi dengan susu dan gula.

Campuran ini juga akan merusak kandungan vitamin dan mineral bermanfaat dalam buah-buahan yang dikonsumsi.

Bukan hanya untuk dimakan, tapi hal ini juga berlaku untuk alpukat yang dijus.

Tapi bisakah kita tetap makan alpukat dengan campuran bahan lain agar lebih terasa manis?

Bahan Pengganti Susu Atau Gula

Untuk lebih amannya, kita bisa menggunakan madu.

Madu adalah campuran yang paling aman karena tidak akan merusak khasiat alami buah.

Rasa manisnya juga sudah kuat, untuk itu pastikan hanya menggunakan 1 sampai 2 sendok makan madu.

Nah, sekarang sudah tahu kan, kenapa kita tidak disarankan mengonsumsi avokad dengan campuran susu atau gula?

Jadi lebih baik hindari saat akan mengolah alpukat lain kali.

Dengan begini, alpukat akan jauh lebih sehat dan bermanfaat untuk tubuh.

======

Jangan Pernah Makan Singkong Dengan Cara ini, Akibatnya Bikin Kamu Nyesel Seumur Hidup!

Singkong biasa dijadikan camilan karena umbi satu ini memang bisa diolah dengan berbagai cara.

Tapi ada yang perlu kamu pahami sebelum mengonsumsi singkong.

Awas nyesel seumur hidup, singkong ternyata enggak boleh dikonsumsi dengan cara tertentu.

Efeknya bisa mengancam nyawa!

Sebab, singkong memiliki kandungan zat berbahaya bila tidak dikonsumsi dengan benar.

Dilansir Grid.ID dari laman Realsimple.com, singkong atau yang juga disebut ubi kayu ini adalah semak asli Amerika Selatan.

Singkong dipanen untuk mendapatkan akarnya yang bertepung, lalu digunakan sebagai sumber karbohidrat dan nutrisi.

Saat ini, singkong tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis, termasuk Brasil, Amerika Tengah, Karibia, Afrika Barat, dan Asia Tenggara.

Singkong terlihat mirip dengan ubi karena kulit lebih tebal, serta rasanya ringan dan netral.

Menurut Angela Lemond, RDN, juru bicara nasional untuk Akademi Nutrisi dan Diet, singkong adalah sumber serat, vitamin C, dan beberapa vitamin B yang baik (niasin, riboflavin, thiamin).

Dia juga mencatat bahwa seperti sayuran umbi lainnya, singkong mengandung pati resisten tinggi yang membantu mempromosikan bakteri baik di usus dan menjaga kadar gula darah.

Singkong dapat diolah dengan banyak cara, seperti kentang.

Artinya, penggunaan singkong tidak terbatas (panggang, rebus, goreng, dan sebagainya).

Menurut Lemond, merebus singkong membantu mempertahankan khasiat bergizi akar, sementara pengolahan berlebihan (seperti saat membuat tapioka) dapat menghabiskan sebagian nutrisinya.

Baru-baru ini, produk sampingan singkong, seperti tepung tapioka, semakin populer sebagai alternatif tepung bebas gluten yang baik untuk dipanggang karena rasanya yang ringan.

Akan tetapi, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), meskipun singkong adalah bahan yang aman untuk dimakan, singkong juga mengandung bahan kimia berbahaya, yaitu sianida.

Bahkan, bisa membuat keracunan.

Oleh karena itu, jangan pernah mengonsumsi singkong mentah.

“Memasaknya dengan baik, membuang kulitnya, dan tidak menggunakan kembali air rebusannya,” kata Lemond.

Jika dimasak dengan benar, singkong bisa menjadi sumber energi besar dan aman untuk kesehatan.

======

Kalau Ingin Berumur Panjang, Tolong Jangan Pernah Makan Semangka yang Punya Tanda ini Saat Dibelah!

Memilih buah-buahan yang kita konsumsi sehari-hari tentu harus selektif.

Pasalnya banyak buah-buahan yang dikembangkan dengan bahan kimia yang justru membahayakan kesehatan.

Salah satu yang perlu diwaspadai adalah tanda-tanda yang muncul pada semangka saat dibelah.

Kalau menemukan tanda ini, lebih baik buang semangka karena efeknya bisa mengancam nyawa!

Memang, semangka merupakan buah yang kaya air dan punya banyak manfaat bagi tubuh.

Bahkan biji semangka pun baik untuk kesehatan, loh!

Biji semangka juga bisa bisa membantu mengobati hipertensi, aterosklerosis dan lainnya.

Eit, tapi inilah yang penting untuk diperhatikan dan jangan mengonsumsinya.

Saat membukanya dan melihat lubang besar di dalamnya, kamu harus segera membuangnya.

Mengapa?

Dikutip dari healthylifetricks.com menurut para ahli, itu adalah indikator yang jelas semangka tidak diproduksi secara alami dan dibuat secara sintetis.

Penggunaan pupuk dalam dosis tinggi saat perawatan tanamannya membuat buah di rangsang untuk membesar dalam waktu singkat.

Semakin banyak penggunaan pupuknya, akan semakin besar retakan atau rongganya.

Hal ini terjadi karena pembentukan gas dalam buah yang memerlukan ruang.

Para ahli memperingatkan jika Kamu mengkonsumsinya, tumor dan beberapa masalah neurologis yang sulit diobati akan Kamu derita.

Jadi, setelah Kamu tahu tentang hal ini, hati-hati saat membeli semangka lagi, dan ingat kesehatan nomer satu!

Tags: #jangan makan alpukat dicampur susu kental manis #jangan makan semangka dengan tanda seperti ini #jangan makan singkong dengan cara ini #kunci langgengnya rumah tangga