Dibuka lowongan kerja untuk babysitter boneka arwah gaji Rp10 juta di luar bonus, berani lamar?


Dunia hiburan tanah air tengah diramaikan dengan fenomena adopsi spirit doll alias boneka arwah. Sebut saja yang paling menghebohkan yaitu Ivan Gunawan.

Ivan Gunawan mempunyai dua spirit doll yang diberi nama Miracle Putra Gunawan dan Marvelous Putra Gunawan.

Sebenarnya, fenomena spirit doll sudah ada sejak lama. Namun biasanya, boneka arwah digunakan untuk ritual pemujaan atau keagamaan.

Baru-baru ini, muncul video TikTok dari @alejandro_nasution1 yang cukup menghebohkan. Wanita itu mengaku memiliki enam boneka arwah yang sudah ia anggap dan diperlakukan seperti anak sendiri.

Wanita itu memberikan makan bahkan menemaninya sampai tertidur. Ia juga memakai jasa pengasuh alias babysitter jika sedang sibuk.

Buka lowongan kerja

Hal yang bikin heboh adalah ia membuka lowongan pekerjaan. Bukan lowongan pekerjaan biasa, wanita itu membutuhkan babysitter untuk keenam boneka arwahnya.

Tak main-main, ia memberikan gaji tinggi dengan berbagai keuntungan lainnya. Seperti makan dant tempat tinggal yang ditanggung olehnya.

“Dicari empat orang baby sitter khusus anak arwah, gaji 10 juta perbulan, makan dan tempat tinggal ditanggung, yang minat bisa komen,” tulis akun TikTok @alejandro_nasution1, dikutip pada Sabtu (15/1/22).

Tak hanya itu, ia juga menanggung asuransi kesehatan. Bahkan, gaji Rp10 juta itu di luar bonus.

“Asuransi kesehatan dan gaji minimal Rp 10 juta diluar bonus,” tuturnya.

Ia hanya memberikan dua syarat untuk menjadi babysitter boneka arwahnya yaitu berhati mulia dan lemah lembut.

“Harus yang berhati mulia dan lemah lembut,” tutupnya.

Wah bagaimana Hopers, berani lamar?

Viral Tertangkap Saat Curi Kotak Amal, Maling Ini Dimandikan Layaknya Jenazah

Tertangkap basah mencuri kotak amal, maling ini dihukum dengan dimandikan layaknya jenazah oleh sekelompok warga.

Baru-baru ini rekaman video seorang maling kotak amal yang tertangkap basah ketika melancarkan aksinya membuat publik heboh. Sebab, maling itu kemudian dihukum oleh warga sekitar dengan dimandikan layaknya jenazah, tepat di atas tempat pemulasaran.

Rekaman video itu dibagikan akun Twitter @penang_kini dan diviralkan oleh akun Instagram @statusfakta pada Sabtu, 15 Januari 2022. Diketahui dari keterangan video oleh pengunggah, peristiwa tersebut terjadi di sebuah masjid di Penang, Malaysia.

Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, terlihat seorang pemuda yang dipaksa berbaring di atas tempat pemandian jenazah. Di sekeliling pemuda tersebut dijaga oleh beberapa warga dan juga sang imam di masjid tersebut.

Diceritakan kemudian bahwa pemuda tersebut ditangkap oleh warga karena melakukan aksi pencurian kotak amal masjid. Warga yang marah pun memintanya untuk berbaring di atas pemulasaran.

“ Kena, kan! Siapa suruh curi kotak amal masjid,” tulis pengunggah dalam keterangan videonya.

Tak lama setelah pemuda tersebut rebahan, seorang imam yang mengenakan busana gamis lengkap dengan sorban langsung memandikannya dengan selang. Meski tampak agak kasar, urutannya sama seperti ketika memandikan jenazah.

Pemuda itu pun beberapa kali mencoba untuk bangun, tapi ditahan oleh warga yang mengerumuninya. Imam yang memandikannya pun juga terlihat kesal saat si pemuda mencoba untuk bangun.

Video tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang setuju dengan cara memperingatkan maling tersebut, karena tidak perlu ada kekerasan.

” Mending gini sih dibanding main pukul, siapa tau kalo inget mati jadi tobat,” komentar warganet.

” Masih mending dikasih pelajaran untuk mengingat mati, daripada dikeroyok massa langsung mati, nggak ada lagi pengingat,” timpal yang lainnya.

” Abis itu dikafanin terus dikubur juga nggak pak?” canda warganet.

” Yang pegang selang emosi, geregetan sendiri dia,” komentar warganet lainnya.

Jadi mualaf dan makin religius, gini reaksi Giovanni Tobing lihat orang lain yang tinggalkan Islam

Giovanni Tobing memberikan tanggapan saat ditanya bagaimana perasaannya melihat orang lain mualaf seperti dirinya.

Meski tak langsung mendalami ajaran agama Islam sejak mulai membacakan dua kalimat syahadat, ayah tiga anak tersebut akhirnya berusaha untuk menjadi Muslim yang lebih baik. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Simak ulasan berikut.

Giovanni Tobing mualaf

Giovanni Tobing dan istrinya, Dewi Ariani hadir dalam kanal YouTube CERITA UNTUNGS belum lama ini. Dia mendapat banyak pertanyaan dari Arie Untung dan sang istri, Fenita Arie. Salah satunya terkait perasaan Gio melihat orang lain mualaf.

“Ini kan momen yang pernah dilewatin sama Gio juga dong, itu ketika melihat orang ada yang mualaf, rasanya gimana sih?,” kata Fenita Arie dilansir HopsID pada Jumat (14/1/22).

Sebelum mendalami ajaran agama Islam, Giovanni Tobing mengaku biasa saja melihat orang lain mualaf. Begitu pun ketika melihat ada orang yang meninggalkan Islam.

“Sebelum memeluk agama Islam dan mencoba untuk mendalami agama Islam biasa saja ngelihat orang pindah, baik dari Muslim ke non Muslim atau non Muslim ke Muslim ya biasa saja,” ujar Giovanni.

Hanya saja setelah memutuskan untuk mempelajari ajaran Islam lebih mendalam, aktor Samudra Cinta itu merasa senang melihat orang lain yang menjadi mualaf.

“Tapi setelah ada dan istilahnya jadi bagian dari Islam itu kalau ngelihat orang mualaf baca syahadat untuk pertama kali tuh senang yang kayak ‘kok bisa juga ada yang kayak gue’. Senang aja, ada perasaan yang beda sama sebelumnya,” tuturnya.

Makin religius

Selama 12 tahun menikah dengan Dewi Ariani, rumah tangga Giovanni Tobing tak pernah diterpa gosip miring rumah tangga. Hal tersebut lantaran aktor 37 tahun ini merupakan sosok yang baik.

“Orangnya penyayang, baik banget, sabar karena kebanyakan aku yang ngambek, dia sosok ayah yang baik banget buat anak-anak soalnya aku enggak sabaran kan, suka kasih hadiah,” ungkap Dewi.

Namun tetap saja, rumah tangga mereka pernah diterpa cobaan yang begitu berat lantaran Gio ditipu oleh teman bisnisnya hampir Rp 5 miliar.

“Dia bilang ‘kayaknya lo udah perlu rem deh’ tapi gue enggak kayak hajar terus harus jadi, percaya aja deh. Akhirnya gue ketipu 4,5 M hampir 5. Akhirnya gue mulai selek sama dia ‘tuh kan’ biasa ibu-ibu apalagi nominal gede,” kata Gio.

Keduanya merasa bingung untuk menyelesaikan masalah ini. Semua upaya telah dilakukan hingga menjual beberapa mobil dan motor miliknya.

“Ngeharepin syuting enggak mungkin, kalau sudah banyak (episodenya) baru, pinjam juga enggak bisa, sebisanya jual mobil, motor-motor gede semua gue jual,” ucapnya.

Di tengah kebingungan itu, Giovanni Tobing tergerak untuk mengandalkan Allah semata, yakni dengan salat tahajud. Jawaban dari semua itu ada di hari ketiga Gio menunaikan ibadah salat tahajud, yakni ia diminta untuk ikhlas.

“Akhirnya gue tergerak ‘kayaknya gue harus salat tahajud nih’. Hari ketiga ada jawaban ‘ikhlasin aja, akan diganti lebih daripada yang kamu hilang’. Gue mulai coba belajar ikhlas, lupain, gue hidup biasa saja,” tuutrnya.

Meski sulit, namun Gio berusaha untuk melakukannya. Hingga seiring berjalannya waktu, uang Giovanni yang hilang karena ditipu itu akhirnya perlahan tergantikan.

“Ada masuk duit dari kantor 20 episode, 15 episode langsung gue bayar, hidup gimana dengan 5 episode. Mulai bro 200, 300, 400, 500, 600, 769 episode itu bulat diganti, tiga kali lipat diganti sama Allah,” pungkas Giovanni Tobing.