Didoakan Dapat Hidayah, Arie Kriting Sentil: Sampai Meninggal Tidak Mualaf, Karena Sudah Diazani Sejak Lahir


Perjuangan Arie Kriting dalam menikahi Indah Permatasari melalui liku dan perjalanan panjang yang luar biasa.

Butuh masa perkenalan cukup lama kurang lebih 3 tahun, hingga Arie Kriting dan sang istri berani menapaki jenjang serius.

Ketegaran Indah Permatasari dan Arie Kriting ini telah teruji, hingga kini mereka semakin bahagia dan harmonis.

Apalagi kehadiran sosok anak yang beberapa bulan lagi akan terlahir. Indah Permatasari dan Arie Kriting tengah mempersiapkan segalanya.

Tak lupa Arie membeberkan rahasia di hadapan Helmy Yahya, terkait kelebihannya dibanding pria lain sehingga hubungan dengan Indah semakin awet.

“Tampang dan harta tidak langgeng. Sedangkan lucu bisa selamanya,” ucap Arie Kriting penuh keyakinan seperti dikutip Hops.ID dalam YouTube Helmy Yahya Bicara.

Hal itu memang tidaklah salah, tetapi keisengan Arie dalam merangkai kata untuk sekadar humor atau serius, sempat menerima hujatan.

Contohnya saat dia membuat tweet tentang mualaf, dalam sekejap medsos langsung heboh.

Secara blak-blakan Arie bercerita dalam YouTube Helmy Yahya Bicara terkait dirinya yang kena marah warganet.

Seperti apa ceritanya? Silahkan simak berikut ini.

Ciri fisik Arie Kriting yang identik dengan Indonesia Timur

Sosok suami Indah dikenal banyak menghasilkan karya dalam bidang stand up comedy.

Berkat kekhasan rambut dan juga kulitnya kerap kali dirinya disebut sebagai orang Indonesia Timur.

Bahkan dalam hal agama saja juga banyak warganet yang mengira kalau dirinya non muslim.

Namun, dengan tegas dirinya menjelaskan dalam YouTube Helmy Yahya Bicara, kalau dia asli dari Sulawesi Tenggara.

“Jadi kalau orang pikir itu hitam, keriting pasti non muslim,” ucap Helmy Yahya Bicara seperti dikutip Hops.ID pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Arie pun secara gamblang menanggapi hal tersebut tentang keberadaan umat muslim di Indonesia Timur.

“Padahal di Papua banyak yang muslim. Fakfak itu mayoritas muslim, Maluku juga ada muslim. Mereka di sana tidak mempermasalahkan perbedaan agama,” ungkapnya.

Gegara cuitan Arie ‘menolak mualaf’ hujatan berdatangan

Arie menceritakan hal yang selama ini dipermasalahkan netizen terkait cuitan beberapa bulan ke belakang tentang mualaf.

“Ada salah seorang tokoh agama datang ke Indonesia, lalu saya tweet, ‘wah saya lagi menyimak nih ceramah-ceramah beliau. Menarik sekali ceramah beliau,” ujarnya.

Ketika posting telah terkirim, Arie kaget. Ada komentar yang menyuruh dia mualaf, karena sudah mendengar ceramah dan dapat hidayah.

“Alhamdulillah Bang Arie sudah menyimak ceramah dan dapat hidayah. Kami doakan dapat hidayah, semoga segera mualaf,” ungkap Arie sambil mengernyit.

Ketika baca komentar itu, Arie mengaku kalau dia iseng memberikan jawaban tak terduga.

“Saya isengin aja, maksud saya ‘kan dari lahir saya sudah diazani. Lalu saya tulis saja begini: Sampai meninggal saya tidak akan jadi mualaf,” kata Arie sambil tertawa.

Jawaban itu sontak membuat Arie dimarahi warganet dengan kalimat menohok.

“Marah semua tuh, sampai ada yang bilang Islam itu tidak butuh kamu,” ungkapnya sambil menepuk kepala.

“Padahal maksud saya itu, saya sudah Islam dari lahir kenapa saya mualaf, ‘kan repot jadinya,” kata Arie Kriting.***

Kocak! Sering Dikira Nasrani, Arie Kriting Sentil Warganet: Sampai Mati Saya Tidak Akan Mualaf

Sebagai komika yang berasal dari Indonesia Timur, Arie Kriting sering disangka warganet sebagai penganut non muslim.

Hal itu diungkapkan sosok bernama asli Satriaddin Maharinga Djongki di Channel Youtube Helmy Yahya Bicara yang dinukil Suarasurakarta.id, Sabtu (25/6/2022).

Arie menceritakan, suatu ketika ada seorang tokoh agama Islam datang ke Indonesia. Ia pun membuat tweet bahwa ia sedang menyimak ceramah-ceramah beliau.

“Wah ini ternyata menarik-menarik juga ceramah beliau,” kata Arie dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @r66media.

Ia pun bercerita, rupanya aksi tersebut ada warganet yang kaget melihat Arie Kriting menyimak kajian agama Islam.

Warganet itu senang dan mendoakan Arie Keriting supaya mendapat hidayah dan menjadi mualaf.

Namun warganet itu tidak tahu kalau sebenarnya Arie Kriting beragama Islam.

Lantas, Arie Kriting pun kesal disangka non muslim ia pun mencoba mengarjai warganet itu.

“Saya baca itu kan banyak sekali yang suruh saya jadi mualafkan,” ungkapnya

“Saya isengin aja,” imbuhnya.

Arie kemudian membalas komentar-komentar itu dengan sebuah pernyataan bahwa sampai mati pun ia tidak akan pernah jadi mualaf.

“Maksudnya kan saya dari lahir sudah diadzanin gitu,” katanya.

“Saya isengin aja, saya tweet, sampe meninggal saya tidak akan jadi mualaf,” tuturnya ditutup gelak tawa.

Sontak postingan itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet.

“Lucu banget netizen kita,” ucap akun @In****.

“Yang marah-marah nggak pernah nonton dia standup,” @jhe******.

“Yang komika papua (indonesia timur) itu bang arie, abdur, mamat itu seorang muslim dari lahir,” ungkap akun @Ab*****.

Masih belum dapat restu, Indah Permatasari akhirnya ungkap alasan jatuh cinta ke Arie Kriting

Indah Permatasari menjelaskan alasan memilih Arie Kriting sebagai suaminya. Saat ini, Indah dan Arie sudah menikah dan sedang menanti kehadiran anak pertama mereka.

Meskipun sejak sebelum menikah, Indah Permatasari dan Arie Kriting tak disetujui oleh ibunda. Ya! Ibu Indah, Nursyah belum juga memberikan restu untuk hubungan keduanya sampai saat ini.

Bahkan, Nursyah tidak hadir dalam pernikahan putrinya dengan Arie Kriting. Hingga saat ini, komunikasi antara keduanya masih belum terbuka. Seperti apa? Simak ulasan berikut.

Indah Permatasari ungkap alasan jatuh cinta ke Arie Kriting
Hadir dalam kanal YouTube Uus Kamukita, Indah Permatasari dan Arie Kriting menjawab berbagai pertanyaan dari komedian Uus dan istrinya, Kartika.

Salah satunya terkait alasan Indah Permatasari melabuhkan cinta terakhirnya kepada Arie Kriting. Indah pun dengan tegas menjawab bahwa alasan utama memilih Arie sebagai pasangan hidup karena kepintarannya.

“Karena otaknya sih, gue tuh sebenarnya suka sama laki-laki yang pintar. Jarang (ketemu cowok sepintar Arie),” kata Indah Permatasari dilansir Hops.ID pada Selasa, 7 Juni 2022.

Sebelum bertemu Arie Kriting, pemeran Tari dalam film Wedding Agreement The Series tersebut selalu berkaitan dengan pria yang tidak serius dalam menjalin hubungan.

“(Kebanyakan) baji*** kalau enggak modal (tampang doang), tapi ngomong filosofi hidup, terus kayak kedepannya mau ngapain itu enggak nyambung saja sih. Kalau bang Arie bisa,” tuturnya.

Kata Indah, Arie bisa menerima kekurangan yang ada dalam dirinya. Selain itu, komika pemilik nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki itu juga bisa menjadikan Indah pribadi yang lebih baik lagi.

“Sebelumnya juga punya pengalaman itu (trauma) kan ada kekurangannya juga aku lah, enggak semua orang bisa nerima. Laki-laki enggak bisa terima itu juga, kalau Bang Arie dia bisa menerima dan bisa bawa aku lebih baik lagi,” ujarnya.

Sehingga, Indah Permatasari belajar banyak dari kepribadian Arie Kriting. “Seperti bang Uus bilang serius orangnya kan, jadi kadang-kadang aku belajar banyak juga sama dia,” sambung dia.

Belum dapat restu dari ibu
Seperti diketahui, hubungan Arie Kriting dan Indah Permatasari dengan Nursyah sering menjadi sorotan publik. Pasalnya hingga saat ini, Nursyah mengaku bahwa hubungannya dengan Indah maupun menantunya itu masih belum membaik.

Hal itu diketahui saat Nursyah menjawab berbagai pertanyaan dari awak media belum lama ini. Nurysah mengaku sakit hati dengan Indah dan Arie.

“Kalian kan sudah bahagia, sudah, sudah terlalu sakit di sini (hati). Uang tidak bikin hati tenang, uang dengan gedung yang tinggi tidak bikin hati tenang,” ungkap Nursyah di YouTube STARPRO Indonesia.

Meski begitu, Nursyah berusaha untuk tetap bersikap baik kepada putrinya itu. Termasuk saat Indah tak mengajaknya bicara saat berkunjung ke rumah.

“(Indah) datang saja, kalau dia tanya saya baru ngomong. Tapi kalau misalnya papihnya bilang Indah mau datang, saya persiapkan sama yang kerja di rumah, atau neneknya saya bilang ‘cepat bersihkan rumah nanti dia enggak enak kalau kotor’,” pungkas Nursyah, ibu Indah Permatasari. ***