Ditinggal 3 Hari Sendirian di Rumah Oleh Ibunya Bocah Balita ini Sampai Makan Plastik Karena Kelaparan


Meninggalkan anak berusia 3 tahun sendirian di rumah? Jelas ini suatu perbuatan berbahaya. Mengingat usia yang belum begitu banyak menguasai kepandaian, termasuk menyiapkan makanan sendiri.

Namun entah apa yang ada dibenak seorang ibu di Odessa, Ukraina Selatan ini. Tanpa memikirkan efeknya, dia dengan tenangnya meninggalkan putranya sendirian di dalam apartemen.

Parahnya lagi, alasan dibalik keputusannya melakukan hal itu bukan karena hal genting atau untuk bekerja, melainkan pergi bersama teman-temannya, seperti dilansir TribunStyle.com.

Bahkan diungkapkan oleh tetangganya, ibu balita yang bernama Natalia kerap bepergian tanpa sang anak, yang dimana artinya dia kerap meninggalkan putranya seorang diri di dalam apartemen.

Sampai akhirnya, seorang tetangga ingin protes kepada Natalia terkait melubernya air ke lantai bawah apartemen atau ke dinding ruangannya.

Saya melihat air mengalir ke dinding saya dan pergi ke atas untuk mencari Natalia, ucapnya.Tapi seketika tetangga itu dibuat terkejut dengan pemandangan di depan matanya. Dia mendapati balita bernama Volodya itu dalam keadaan tela**ang, dan bahkan sedang mengunyah kantong plastik.

Ketika saya menyadari Volodya berada di rumah sendirian, saya menelpon layanan darurat, tuturnya.Dari sinilah, tindakan tak terpuji Natalia tercium.Dia bukan hanya menelantarkan anaknya, tapi juga membiarkan anaknya hidup dalam lingkungan kotor yang terkontaminasi kotoran binatang, seperti kecoa.

Bocah itu hidup dalam kondisi yang tidak sehat dan mengerikan, ungkap Yulisa Nikandrova, Kepala Layanan Perlindungan Anak.Tidak ada makanan. Bocah laki-laki itu ditelantarkan dan tubuhnya penuh dengan luka memar, sambung Yulisa.

Atas hal itu, pihaknya menuntut Natalia dan akan mencabut hak asuhnya sebagai orangtua. Sementara Volodya akan ditempatkan di panti asuhan setelah keluar dari rumah sakit.

Sudah Minta Maaf Hingga Cium Kaki Istri, Suami Pilih Nikahi Pemandu Karaoke: Dia Merubah Hidup Aku

Kasus perselingkuhan driver taksi online dengan pemandu karaoke tengah mencuri perhatian publik.

Bagaimana tidak, setelah perselingkuhan diketahui istri sah, sang suami justru tetap nekat menikahi selingkuhannya.

Begitu pula si pelakor terang-terangan mengaku tahu jika pria yang ia pacari adalah suami orang lain.

Sayangnya, meski keduanya telah meminta maaf bahkan mencium kaki istri sah, pasangan selingkuh ini tetap bersikukuh ingin hidup bersama.

Sang istri yang kadung sakit hati pun tak mau tinggal diam.

Ia melaporkan suami dan wanita perebut laki orang ( pelakor ) itu ke Polisi.

Perselingkuhan Epan Tarnando dengan Melisa terbongkar oleh Polda Sumsel.

Sekar Hasri, istri sah Epan, awalnya melaporkan suami yang tak kunjung pulang ke rumah.
Sejak pergi dari rumah pada Jumat (19/3/2021) Epan tak kunjung pulang.

Saat itu Epan izin keluar rumah untuk bekerja sebagai driver taksi online.

Khawatir terjadi sesuatu pada Epan, Sekar lalu melapor ke Polisi.

Namun setelah ditelusuri oleh Polisi, Epan hilang bukan karena menjadi korban begal atau tindak pidana lain.

Polisi menemukan Epan di rumah seorang wanita di Lampung.

Wanita tersebut adalah Melisa, selingkuhan Epan.

Rasa khawati Sekar tentu berubah menjadi sakit hati.

Sekar bercerita Epan sudah meminta maaf padanya.

“Dia kemarin minta maaf.

Sambil nangis, dia cium kaki dan tangan saya.

Tapi saya mau bagaimana, hati saya benar-benar sangat sakit karena perbuatan dia,” kata Sekar dikutip TribunnewsBogor.com, Minta Maaf Sampai Cium Kaki Istri Sah, Suami Sekar Pilih Nikahi Pemandu Lagu : Dia Merubah Hidup Aku.

Sekar pun tak mau tinggal diam begitu saja atas pengkhianatan Epan.

Ia melaporkan Epan ke Polisi pada Kamis (1/4/2021) atas kasus perzinaan.

“Ya sudah dilaporkan kemarin. Apalagi yang mau saya pikirkan, capek mau mikir terus,” kata Sekar.

Atas laporan tersebut, kedua pasangan yakni Epan Tarnando dan Melisa terancam hukuman pidana karena melanggar pasal 284 KUHP.

“Ya atas laporan tersebut akan kita tindak lanjuti sesuai pasal 284 KUHP tentang perzinaan,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hissar Siallagan, Jumat (2/4/2021).

Epan Tarnando dan Melisa terancam hukuman penjara sesuai dengan Pasal 284 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 bulan kurungan penjara.

Dari hasil pernikahannya, Epan dan Sekar sudah memiliki dua anak.

Hal ini tak menjadi halangan bagi Melisa untuk terus menjalin asamara dengan Epan.

“Saya tau Epan suami orang, tapi gimana ya, rasa itu saya rasa,” kata Melisa.

Melisa merasa Epan sudah banyak berpengaruh pada hidupnya.

Bahkan Epan juga menyuruh Melisa untuk berhenti bekerja di dunia malam.

“Sejak aku kenal Epan, dia ini merubah hidup aku yang dulunya bekerja di dunia malam sekarang tidak lagi.”

“Dia menyuruh aku untuk berhenti kerja di dunia malam pak,” kata Melisa sembari menangis.

Melisa sebelumnya bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke.

Menurut Melisa, selama menjalin hubungan, Epan selalu memenuhi kebutuhannya.

Malahan Melisa sendiri berniat untuk menikah dengan Epan.

“Selama tidak bekerja lagi, kalau dikatakan memenuhi kebutuhan hidup yang pasti setiap sama aku dia ada.”

“Aku mau nikah sama dia pak bukan hanya karena status tapi dia benar-benar ingin menikahi aku pak,” katanya.

Pun begitu Epan yang juga siap menikahi Melisa.

“Ya aku mau pak,” kata Epan.

Kisah Aslina Mati Suri, Mengaku Lihat Siksa Neraka dan Sesak Saat Dicabut Nyawa

Hidup dan mati memang rahasia Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Tak seorang pun manusia yang tahu kapan dan dimana malaikat maut akan mencabut nyawanya. Dalam dunia medis, kita juga mengenal istilah mati suri untuk menggambarkan kondisi seseorang yang tak fungsi vital tubuhnya sudah tak lagi bekerja.

Beberapa orang yang mengaku mengalami mati suri ada yang diberi kesempatan kedua untuk menjalani kehidupan. Salah satunya seorang wanita asal Bengkalis, Riau, Aslina.

Saat berusia 24 tahun, Aslina pernah mengalami pengalaman mati suri. Hal itu dibenarkan oleh paman dan tim medis RS yang merawatnya kala itu.

Kisah spiritual Aslina saat mati suri ini pernah ditayangkan di acara Kick Andy yang diunggah oleh kanal YouTube Kuncara Network.

Kesaksian Paman Aslina

Rustam Efendi, paman dari Aslina, tidak menyangka sang keponakan mengamaai mati suri. Dalam pengakuannya, kejadian yang bikin bulu kuduk meriding itu terjadi pada tahun 2006 lalu. Sang paman menyaksikan jantung Aslina yang tak lagi berdetak.

Kejadian tersebut berlangsung pada pukul 1 dinihari kala Aslina dalam kondisi sangat lemah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit MMC Mahkota Malaka. Di RS tersebut, Aslina langsung mendapat perawatan di Unit Gawat Darirat (UGD).

Setelah mendapat penanganan, Aslina dipindahkan ke lantai 3 dari RS tersebut. Saat pemindahan tersebut, Rustam memperhatikan sesak napas yang dialami keponakannya semakin bertambah parah. Sejumlah perawat dan dokter kembali menerima penanganan cepat.

” Cuma dari mata kasar kita saat itu tau Aslina mau menghadapi kematian kaya nya,” kata Rustam.

Andi F Noya, presenter acara tersebut, memastikan pengalaman yang dialami Rustam dengan menanyakan kondisi alat pendeteksi detak jantung. ” Apa betul waktu itu Anda melihat alat pendeteksi jantung Aslina waktu itu sampai garis lurus?,” tanyanya.

” Saya sempat melihat detak jantung itu makin melemah dan mengalami garis lurus,” jelasnya.

Beri Gambaran Saat Dicabut Nyawa

Dalam wawancara bersama Andy F Noya tersebut, Aslina juga memberikan gambaran kepada para penonton seperti pengalaman yang disebutnya momen saat nyawa dicabut oleh malaikat.

” Rasa dada sesak, sakitnya itu seperti ditusuk pedang terus seperti kulit binatang dikuliti hidup-hidup. Sakit sekali. Terus di dada saya terasa sesak, setelah itu paman saya mengajarkan mengucap kalimat thayyibah terus mengucap dua kalimat syahadat,” jelas Aslina.

Tak hanya memberikan gambaran tentang kematian, Aslina juga menjelaskan dirinya bertemu dua malaikat.

” Kembali ke malaikat tadi, bentuk yang Anda lihat itu seperti apa?,” tanya Andy.

” Dia ini laki-laki. (Fisiknya) seperti bersorban, berpakaian ikhram, mukanya sama. Wajahnya sulit saya gambarkan yang jelasnya dua dua itu sama rupanya. Waktu itu saya mengalami perjalanan spiritual, saya disoal oleh malaikat itu ‘Siapa Tuhan mu?’. Waktu itu ruh saya menjawab Tuhan ku adalah Allah. ‘Siapa pemimpin mu?’ pemimpin saya Nabi Muhammad SAW,” jawabnya.

Lihat Orang Disiksa

Selama mengalami mati suri, Aslina mengaku sempat dibawa ke berbagai tempat oleh kedua malaikat tersebut. Di momen itulah Aslina diperlihatkan beberapa orang berdosa yang tengah menjalani siksa atas perbuatannya.

” Saya dihijrah kan lagi, dibawa oleh dua malaikat tadi melihat dosa-dosa besar. Di sana saya diperlihatkan ada seorang laki-laki memikul besi di bahunya mungkin beratnya ton kali ya. Terus dia berjalan enggak sampai-sampai ke tujuannya, berlumuran darah nanah bau nya naudzubillah min dzalik. Bajunya tuh sobek-sobek,” sambungnya.

” Kedua saya melihat ada seorang laki-laki saling bunuh membunuh. Ketiga saya melihat ada seorang laki-laki dihujam kemaluannya pakai besi timah panas hingga menembus. Setelah itu saya melihat seorang laki-laki menyebati dengan rotan hingga kulitnya lepas dari daging. Akhirnya yang terakhir kali saya berdzikir, sekuat-kuatnya saya berteriak. Tiba-tiba saya merasakan detak jantung, mungkin paman saya yang menyaksikan,” kisahnya.

Beri Pesan Kepada Sesama Muslim

Andy F Noya mengatakan Aslina sebetulnya sempat menolak undangan tampil di acaranya. Namun dia berubah pikiran lantaran ingin memberikan pesan kepada sesama muslim.

” Akhirnya Anda mau dan sampai di sini Anda (bersedia) bercerita, apa harapan Anda pada orang-orang yang mendengarkan kisah ini?” tanya Andi.

” Harapan saya (kepada orang-orang yang mendengarkan kisah ini) pertama lebih banyak (ibadah) menyambut puasa, lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah, perbanyak amalan soleh, perbanyak zikir, perbanyak salawat, baca Alquran, dsbnya,” pesannya.

Tags: #bocah balita makan plastik #ditinggal sendirian oleh orangtua #minta maaf sampai cium kaki istri #pengalaman mati suri