Dituduh Berikan Ajaran Sesat ke Deddy Corbuzier, Ternyata Tarif Dakwah Gus Miftah Sempat Disebut Capai Rp 3 M

Deddy Corbuzier mendadak mendapat kecaman dari kalangan publik. Hal ini dikarenakan mengunggah video podcast soal pasangan menyimpang. Deddy Corbuzier pun dianggap netizen mendukung keberadaan kaum tersebut.

Hingga akhirmya nama Gus Miftah yang dikenal guru spritual Deddy Corbuzier pun merasakan imbas dari podcast tersebut.

Gus Miftah yang diketahui merupakan orang yang membimbing Deddy Corbuzier masuk Islam beberapa tahun lalu ini, diserang netizen karena dianggap memberikan ajaran menyimpang ke Deddy Corbuzier.

Bahkan, tak sedikit netizen yang menyebut jika lelaki bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman ini menyebut ulama-ulama abal-abal.

Namun terlepas dari semua tudingan itu, Gus Miftah merupakan salah satu pendakwah yang cukup populer di tanah air. Dan kerap memberikan ceramah di mana-mana.

Bahkan yang mengejutkan, beberapa waktu lalu beredar kabar jika tarif Gus Miftah ketika berdakwah mencapai angka Rp 3 miliar. Namun dalam beberapa kesempatan Gus Miftah tidak memberikan jawaban yang jelas terkait hal itu. Dia tidak membantah maupu membenarkan hal tersebut.

Dia bilang tarif tersebut tergantung siapa yang mengundangnya. Jika kalangan pejabat atau publik figur, ia pasti akan mematok harga.

“Kalau dakwah kamu diundang lembaga, diundang perusahaan, diundang orang kaya kamu jual saya murah kamu salah,” kata Gus Baha dikutip Hops.ID dari Suara.com, Rabu 11 Mei 2022.

Gus Baha mengatakan, jika yang mengundang berdakwah orang yang mapan, memasang tarif wajib dilakukan. Sebab, niat mereka mengundangnya pun sudah sarat dengan kepentingan pribadi.

“Yang ngundang orang kaya, pejabat mereka butuh ngumpulin orang di tengah lapangan puluhan ribu dengan kepentingan politik. Kamu jual saya murah ya salah,” kata Gus Miftah.

Namun jika yang mengundang masyarakat ekonomi ke bawah, Gus Miftah tak mematok harga.

“Tapi kalau kita diundang di desa, pegunungan, di daerah pantai pedalaman, kamu minta bayaran juga salah,” katanya.

Gus Miftah bilang ada subsidi silang dengan caranya berdakwah. Oleh karenanya, ia mematok harga dan mengaku tak mau jika diundang oleh kalangan pejabat dengan dibayar seikhlasnya.

“Makanya, di situ lah berlaku subsidi silang. Kita bijak saja dong, saya diundang oleh calon bupati “gus monggo dateng ke tempat pengajian ini gimana seikhlasnya” kan goblok yang ngundang bupati yang ngundang calon gubernur gimana,” kata Gus Miftah.

“Tapi kalau yang ngundang saya warga desa pegunungan di desa monggo (seikhlasnya),” katanya.***

Jika ketahuan kampenyekan g4y, Gus Miftah tak segan lakukan ini ke Deddy Corbuzier

Imbas dari kehadiran pasangan g4y Ragil Mahardika di podcast Deddy Corbuzier, nama Gus Miftah menjadi terseret. Ia dituntut tanggung jawab selaku guru Deddy Corbuzier.

Menanggapi hal itu, Gus Miftah tak tinggal diam. Pengasuh pesantren Ora Aji itu mengaku tak segan menjadi musuh Deddy Corbuzier.

“Oh kalau sampai ada upaya mengampanyekan, mempromosikan, gue musuhin lu!,” kata Gus Miftah tegas.

Gus Miftah mengatakan bahwa yang perlu dimusuhi adalah perilakunya sehingga perlu memberi nasihat.

“Jadi sebenarnya yang kita musuhi itu adalah perilakunya, bahwa orang ini salah kita sadarkan, kita nasehati,” kata Gus Miftah.

Pria yang bermukim di Yogyakarta itu mengaku sebelumnya mendapat banyak tag dari netizen agar bereaksi atas podcast yang menghadirkan pasangan g4y Ragil Mahardika dan Fredrik Vollert.

Pendakwah yang khas dengan kacamata hitamnya itu mengatakan tak masalah dengan netizen yang menyalahkannya. Ia bahkan rela disalahkan.

“Kalau netizen di luar sana nyalahin lu salah milih guru, kesalahan saya adalah tidak bisa membimbing lu secara berkelanjutan dan gue siap untuk disalahkan,” kata Gus Miftah.

Sebagai informasi tambahan, Deddy Corbuzier meminta maaf telah mengakibatkan kegaduhan di ruang publik. Sebagai bentuk nyata permintaan maaf itu, kini ia telah menghapus konten yang menghadirkan pasangan g4y Ragil Mahardika dan Fredrik Vollert.

“Dari dulu gue enggak mendukung, gue juga enggak menghakimi mereka. Dan memang fenomenanya ada, tapi enggak ada niat mempromosikan sama sekali,” kata Deddy Corbuzier di podcast Close The Door terbaru yang diunggah hari ini, Selasa, 10 Mei 2022.***

Imbas undang pasangan g4y Ragil Mahardika, Deddy Corbuzier dikecam keras hingga jumlah pengikut turun drastis

Deddy Corbuzier menjadi perbincangan hangat setelah menghadirkan pasangan g4y Ragil Mahardika dan Frederick Vollert dalam podcastnya.

Netizen mengaku kecewa atas sikap Deddy Corbuzier yang dianggap memberikan tempat bagi g4y.

Ungkapan kekecewaan itu salah satunya terlihat dengan munculnya tagar #UnsubscribedYouTubeDeddyCorbuzier yang trending ti Twitter Indonesia. Tak sekadar trending, aksi itu pun terealisasi: jumlah jumlah subscribers Deddy Corbuzier di YouTube benar-benar menurun.

Jumlah subscribers yang semula 18,8 juta pada Selasa, 10 Mei 2022 pagi menurun menjadi 18,6 juta pada malam harinya. Hal itu menunjukkan adanya penurunan sejumlah 200.000 subscriber.

Selain jumlah subscireber yang menurun, jumlah pengikut Deddy Corbuzier di Instagram juga berkurang. Berbeda dari subscribers, penurunan pengikut Deddy di Instagram cukup drastis, hampir 9 juta. Bermula dari 20 juta menjadi 11,1 juta pengikut.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah munculnya reaksi dari Felix Siauw atas kehadiran pasangan g4y Ragil Mahardika dan Frederick Vollert di podcast bernama #CloseTheDoor itu.

Tayangan itu menurut Felix Siauw merupakan sebuah bentuk kampanye negatif dan jauh dari tuntunan agama.

“Menyedihkan sekali ketika keburukan dipromosikan luas, sementara kebenaran dan kebaikan malah diejek dan dibully,” tutur Feliz Siauw. ***