Doddy Sudrajat bungkam sambil sibuk main HP usai diperiksa, warganet: Nggak punya etika!


Pada hari ini, Senin (10/1/22), Doddy Sudrajat menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dilapokran Ketua BKN, Gus Rofi’i pada 28 Desember 2021.

Datang ditemani kuasa hukum, Djamaluddin, Doddy Sudrajat melangkah tanpa sepatah kata pun. Ia malah mengangkat ponsel pribadinya untuk memotret awak media yang menyapa.

Sebagai kuasa hukumnya, Djamaluddin menyatakan bahwa kliennya siap menjalani pemeriksaan. Ia juga berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut usai diperiksa.

Sesuai janji, kuasa hukum Doddy Sudrajat memberikan penjelasan. Djamaluddin lebih dulu menjelaskan agenda kedatangan.

“Kami hadir di Polda Metro Jaya ini dalam rangka memenuhi undangan klarifikasi. Sebagai warga negara yang baik, kita harus memenuhi undangan itu,” ujar kuasa hukum Doddy Sudrajat, Djamaluddin, dikutip dari kanal YouTube Seleb Oncam News pada Senin (10/1/22).

Djamaluddin juga menerangkan situasi saat pemeriksaan. Menurutnya, suasana berjalan santai dan hangat.

“Setelah sampai di ruang penyidik, kita bercerita, bersenda gurau. Ya cerita-cerita lucu lah. Karena emang santai-santai saja, semua menyambut kami dengan baik dengan hangat,” jelasnya.

Ia juga menyebut ada 23 pertanyaan yang ditanyakan kepada Doddy Sudrajat. Pertanyaan yang diajukan terkait dengan tuduhan pencemaran nama baik yang dilayangkan Gus Rofi’i.

“Ada 23 pertanyaan, seputar apakah klien kami mengenal saudara pelapor atau tidak. Kemudian apakah ada maksud menghina atau tidak. Dan ada pertanyaan lain yang semua standar lah,” tutur Djamaluddin.

“Ini karena sifatnya klien kami klarifikasi saja bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menyinggung apapun,” pungkasnya.

Sikap Doddy Sudrajat disorot

Usai pemeriksaan, sikap yang sama ditunjukkan Doddy Sudrajat kepada awak media seperti saat tiba di lokasi. Ia masih diam seribu bahasa dan menyerahkan semuanya kepada kuasa hukumnya.

Sambil berdiri di samping Djamaluddin, Doddy tak hanya bungkam. Ia juga tertunduk sambil sibuk memainkan ponselnya.

Sikapnya itu jadi sorotan warganet. Banyak yang keheranan dengan aksi Doddy yang tampak tak seberani sebelumnya di depan kamera. Kebanyakan berpikir bahwa Doddy malu hingga gelisah karena dilaporkan.

“Malu itu dodi gk mw lihat wartawan,” komentar warganet. “Baru merasakan dia…mana nyalimu dody….,” ujar yang lain.

“Biasanya kenceng bgtt kalo depan wartawan hahah tapi ko sekarang fokus main hp yaaaa,” kata lainnya. “Nunduk Mulu DOD,malu luu yaa,byk ulah byk dosa luuu peak sok jago,sok bener,ngotot juga lu pikir semua bener Dimata org salah semua nilai NOL. Zolim lagi sm anak yatim-piatu,” tutur lainnya.

“Kemaren aja kayak harimau yg mau nerkam mangsay, sekarang kayak kucing kecemplung got,” imbuh warganet lain.

Sebagian lagi menyorot etika ayah Vanessa Angel. Banyak yang beranggapan bahwa Doddy Sudrajat tidak sopan.

“Pura pura main hp pdhl nhan malu,sok sokan kya orang sibuk yg bisnismen..lihtin aj g ad sopan santun nya,” timpal warganet. “Kurang sopan dody…kok malah mai HP,” sahut yang lain.

“Tuhhh ga punya etika ….malah sibuk sendiri,” ujar warganet lain. “Sibuk amat main HP, segitunya pentingnya ya dia, sampai egk bisa natap wartawan,” tulis lainnya. “Kok jadi alergi kamera pak,” pungkas warganet.

Pengacara ini ngaku akan berikan Rp100 juta dan iPhone 13 ke Doddy Sudrajat, asalkan…

Pengacara Mirwansyah mendampingi Kim Hawt saat menggelar konferensi pers pada Minggu, (10/1/22). Mirwansyah menyayangkan aksi Doddy Sudrajat yang melaporkan penggalangan dana untuk Gala ke Kemensos.

Mirwansyah menyebut tidak ada unsur pidana dalam aksi galang dana yang diprakarsai Marissya Icha itu. “Tanggal 12 akan dipanggil dan dimintai klarifikasi hanya perlu diberikan bukti kepada Kemensos. Kalau ada kesalahan administrasi tinggal urus saja, tapi tidak ada pidannaya sama sekali,” katanya.

Mirwansyah juga yakin bahwa uang yang sudah terkumpul tidak akan disita negara. “Dan saya yakin tidak ada penyitaan oleh Kemensos kepada negara.”

Menurut Mirwansyah, Doddy Sudrajat tidak mempunyai kedudukan hukum untuk melaporkan penggalangan dana tersebut.

“Ini kan soal legal standing, dia tidak menyumbang, tidak memberikan donasi, tapi dia memperkarakan dan melaporkan. Legal standing-nya dari mana? Ini orang ngawur gitu loh. Saya pikir ini udah keterlaluan dan buat gaduh terus.”

“Dan ini buat Gala, kan cucunya. Harusnya dia bersyukur. Kalau memang dia bilang ‘Oh ya, ini diserahkan kepada Negara karena ini tidak mengantongi izin, kalau memang dia ada 2,4 M, gantikan duit yang sudah terkumpul oleh donatur lalu belikan rumah untuk Gala. Kalau gak ada, gak usah banyak cerita.”

Lebih lanjut, Mirwansyah berjanji akan memberikan uang tunai senilai Rp100 juta kepada Doddy Sudrajat. Asalkan, Doddy mau mencabut laporannya dari Kementerian Sosial.

“Saya Mirwansyah, 3X24 jam berikan 100 juta kepada dia, ini depan pers, resmi. 3×24 jam dia menarik laporannya dan tidak mempermasalahkan soal donasi. Saya di depan teman-teman pers, saya kasih Rp100 juta ke dia.”

Sebelumnya, Mirwansyah juga mengaku akan memberikan Doddy ponsel iPhone keluaran terbaru. Syaratnya, Doddy mau megurungkan niatnya untuk memindahkan makam Vanessa.

“Kemarin iPhone 13 pro max 1 TB kalau dia mengurungkan niatnya untuk mindahin makam orang baik. Saya udah sampaikan itu di pers juga.”

Marissya Icha sebut ada dalang licik di balik kisruh Doddy-Faisal: Dia cemburu Vanessa memilih Bibi

Sahabat karib Vanessa Angel, Marissya Icha menguak hal baru dalam kisruh antara Doddy Sudrajat dengan Haji Faisal. Saat hadir di kanal YouTube Denny Sumargo, Marissya menengarai adanya sosok yang semakin memperkeruh suasana.

Ia pun menyebut sosok yang tak diketahui identitasnya ini sebagai ‘udang’.

“Ada udangnya, aku tahu siapa… Makanya sebenarnya dari postingan aku, yang paham-paham saja paham apa yang aku ketik. Aku suka ketik maksudnya pasti mereka sampailah, mereka ngerti,” katanya dilansir Hops pada Sabtu, (8/1/22).

Bahkan, Marissya menduga sosok tersebut cemburu lantaran Vanessa lebih memilih mendiang Bibi Ardiansyah. Hal inilah yang memicu permintaan untuk tes DNA terhadap Gala Sky dari pihak Doddy Sudrajat.

“Menurut aku dia tuh cemburu sebenarnya, karena Vanessa lebih memilih Bibi. Dan kisah harunya Vanessa dan Bibi seperti Habibi-Ainun, kecemburuan ini besar pada orang ini,” katanya.

Marissya mengandaikan jika sosok ini adalah benar ayah kandung Gala, seharusnya tak perlu membuat huru-hara di media. Baginya, cukup menemui keluarga Faisal dan berbicara baik-baik selayaknya seorang ayah yang ingin bertanggung jawab.

“Makanya aku bilang, kalau dia memang ayahnya (Gala), dia tidak akan membuat huru-hara… Justru ia akan menjaga nama baik ibu dari Gala,” ujarnya.

Buntut aksi galang dana untuk Gala

Donasi untuk rumah Gala Sky yang diprakarsai Marissya Icha berbuntut panjang. Pasalnya, Doddy Sudrajat melaporkan hal tersebut ke Kementerian Sosial RI.

Sutisna Dayat selaku Kasubdit Kemensos menyebut ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan dalam aksi Pengumpulan Uang dan Barang (PUB). Beberapa kewajiban tersebut di antaranya, mengurus izin, melaporkan nominal donasi, hingga peruntukkan dana donasi.

“Ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara PUB. Pertama, dia harus mengurus izin dengan persyaratan-persyaratan. Kemudian dia juga harus melaporkan berapa dana yang terkumpul. Kemudian, diperuntukkan ke mana penyalurannya dan waktu pengumpulan dibatasi 3 bulan,” kata Sutisna Dayat dilansir dari Cumicumi pada Jumat, (7/1/22).

Selain itu, ada pula beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi pihak penyelenggara PUB. Salah satunya rekening harus atas nama organisasi sosial, bukanlah pribadi.

“Jadi dalam Kementerian Sosial, waktu pengumpulan 3 bulan, habis itu penyaluran. Setelah penyaluran, maka dia wajib melaporkan kepada kita. Rekening juga harus atas nama organisasi kemasyarakatan, tidak boleh pribadi.”