Dulu Ngotot Jual Mahal Minta Mahar Rp1 Miliar, Gadis ini Berlutut dan Menangis di Depan Mantannya yang Akan Menikah dengan Wanita Lain


Pertobatan selalu datang terlambat, menyebabkan pepatah menggambarkan kisah viral saat ini.

Seorang wanita yang mengenakan baju putih terlihat di depan Groom menangis.

Rupanya, gadis itu adalah mantan pecinta pacar.

Dia, rupanya, tidak mau melihat pria yang mencintai kasus dengan gadis lain.

Sebelum pergi, mereka bermaksud untuk melanjutkan hubungan dengan altar.

Tetapi pria itu mundur setelah pengantin wanita bersikeras pada Rp1 mahar satu miliar.

Sekarang, setelah mengetahui mantan pacarnya menikahi wanita lain, menangis gadis dan menyesali Vietnam.

Saya bertekad untuk sampai ke pernikahan mantan pacarnya.

Mengutip Saostar.vn, Selasa (18/1/2022), awalnya meminta Wanmendegar, pacar kejutan dan keberatan masa depan.

Kemudian dia bertanya kepada keluarga wanita itu atas nilai mahrimonial mahar.

Sayangnya, keluarga wanita itu menolak dan terus meminta mahar fantastis.

Merasa tidak mampu, pacar lebih suka pensiun.

Bahkan, belum lama ini, saya menerima pengganti yang lebih baik.

Tanpa menunggu lama, pria ini memutuskan untuk menikahi gadis lain.

Berita Pernikahan Orang-orang ini naik dengan baik memasuki telinga kekasih tua.

Mantan kandidat tidak mau suaminya milik orang lain, seorang wanita bertekad untuk mencapai pernikahan.

Wanita ini datang ke pernikahan mantan kekasihnya dengan menggunakan mantel putih sebagai pengantin.ita telah meminta keluarga mantan kekasihnya untuk memberikan 1 miliar dolar sebagai hadiah pernikahan.

Wanita ini menangis ketika dia melihat mantan kekasihnya menikah dengan wanita lain.

Sayangnya, keluarga wanita itu menolak dan terus meminta mahar fantastis.

Merasa tidak mampu, pacar lebih suka pensiun.

Bahkan, belum lama ini, saya menerima pengganti yang lebih baik.

Tanpa menunggu lama, pria ini memutuskan untuk menikahi gadis lain.

Berita Pernikahan Orang-orang ini naik dengan baik memasuki telinga kekasih tua.

Mantan kandidat tidak mau suaminya milik orang lain, seorang wanita bertekad untuk mencapai pernikahan.

Wanita ini datang ke pernikahan mantan kekasihnya dengan penggunaan mantel putih seperti pernikahan.

Dia berlari ke bagian tanpa merasa malu pada pengantin wanita yang tampak sinis.

Tidak diragukan lagi, wanita ini mulai menangis dan bersujud di hadapan kekasih lamanya.

Dia memohon untuk mengubah ide mantan pacarnya dan menikah lagi dengannya.

Bahkan, dia bahkan menurunkan mahar nominal yang dia minta sebelumnya.

Wanita ini diusir pada pernikahan mantan kekasihnya.

“Aku tidak butuh $ 1 miliar lagi, aku salah, kembali.

Ibuku berjanji meminta Rp 406 juta sebagai hadiah pernikahan yang sudah cukup, “dia terisak.

Sayangnya, sudah sangat terlambat.

Menyesali wanita ini tidak lagi membuat kekasih lamanya meleleh.

Alih-alih menyambut, wanita ini bahkan menolak dan dikeluarkan dari upacara pernikahan.

Bahkan kekasih beruang sebelumnya untuk mendorong keluar dari tanah.

Secepat hal-hal viral di jejaring sosial.

Bukan beberapa warganet, marah oleh perilaku wanita ini.

Mereka juga kecewa dengan sikap orang tua wanita yang terlalu materialistis.

Hidup Susah Hingga Harus Makan Ikan Bekas Kucing, Wanita ini Sekarang Penghasilannya Rp 25 Miliar Perbulan

Tak dipungkiri, selalu ada cerita masa lalu pahit dan pilu dibalik kisah sukses seseorang. Termasuk kisah wanita muslimah berparas cantik, Fatimah Azzahra, yang kini menjadi pengusaha sukses.

Fatimah meraih kesuksesan benar-benar dari ‘0’ (Nol). Tak ada yang bisa menyokongnya selain tekadnya sendiri, sebab Fatimah hidup di panti dan juga sempat mondok di pesantren.

Dengan lingkungan hidupnya itu pula, kehidupan yang pahit dan sakit jadi batu kerikil dalam kehidupan Fatimah. Kelaparan pun sudah menjadi sesuatu hal yang biasa dijalaninya, hingga membuatnya rutin berpuasa karena saking tak punya sesuatu yang bisa dimakan.

“Saya puasa berhari-hari dan setiap buka puasa cuma minum air mentah karena memang saat itu di pesantren,” cerita Fatimah saat tampil di acara Kopi Viral yang tayang di kanal YouTube TRANSTV Official, Selasa (14/9), dilansir dream.co.id.

Hingga pilunya, di suatu momen dirinya harus memakan ikan bekas kucing.

“Hari ketiga saat saya perihnya bukan main, nah itu saya berdoa ‘Ya Allah datangkan saya rezeki untuk buka puasa dari mana saja’,” kenang Fatimah.

Tiba-tiba ada seekor kucing membawa ikan bekas, dengan kata lain ikan mentah utuh yang belum sempat disantap si kucing.

“Begitu tiba di depan saya, kaget lihat saya jadi ikannya gak kebawa. Ikannya mentah terus saya bakar,” sambung dia.

Siapa menyangka, sulitnya hidup di masa lalu menjadikan Fatimah sebagai sosok tangguh yang kini mampu mengangkat derajat hidupnya sebagai pengusaha sukses.

Pundi-pundi rupiah masuk ke kantongnya dari hasil penjualan tanaman herbal Virgin Coconut Oil (VCO).

“Saya mempelajari herbal. Kebetulan sebelah kontrakan ada warnet, jadi saya googling. Saya menyimpulkan banyak sekali pengobatan menggunakan tanaman-tanaman yang ada di sekitar kita,” tuturnya.

Tak hanya itu, Fatimah juga menjadi pengusaha hijab dan produk kecantikan yang omzetnya bahkan hingga puluhan miliar rupiah.

“Sebelum pandemi sih (omzetnya) sudah berada di Rp 25 miliaran satu bulan. Setelah pandemi sampai sekarang belum ada kenaikan,” ungkapnya

Ini juga jadi pengingat untuk diri sendiri. Seringkali kita merasa hidup tidak adil. Orang-orang di sekitar kita hidupnya terlihat begitu bahagia dan sukses dengan cara yang sangat mudah. Sementara kita, sulit sekali untuk menaiki satu tangga untuk bisa memiliki hidup yang lebih baik. Rasanya seolah-olah masalah kita jauh lebih berat dari orang lain.

Padahal yang sering kita lupa adalah bahwa tiap orang punya ujian dan masalahnya sendiri-sendiri. Karena jalan hidup setiap orang berbeda, rasanya tak pantas untuk terus membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Apalagi sampai menghakimi atau menuduh orang lain, kita tak pernah tahu ujian berat apa yang berhasil dilaluinya sampai akhirnya bisa seberhasil atau sesukses sekarang.

Serahkan Masalahmu Pada-Nya, Agar Damai Bisa Kamu Rasa

Belum punya bahu untuk bersandar. Belum ada seseorang yang bisa dijadikan tempat curahan hati. Kamu selalu punya tempat untuk bersujud dan menumpahkan semua air matamu. Masalah dan ujian diberikan untuk membuat kita lebih kuat bila berhasil melaluinya. Bahkan seseorang yang kini tampak kuat dan tegar dulunya mungkin pernah terpuruk dan terjatuh dalam masalah yang begitu berat.

Tiap Orang Punya Ujiannya Sendiri, Tetaplah Berprasangka Baik

Setiap doa itu dikabulkan. Kalau pun tidak dikabulkan, itu hanya karena kita tak menyadari kalau sebenarnya kita sudah diberi ganti yang lebih baik. Tugas kita hanya perlu berusaha untuk terus berprasangka baik. Di setiap ujian dan masalah yang kita hadapi, penting untuk tetap fokus menyelesaikannya dengan selalu berpikir positif.

Bagaimana dengan orang yang hidupnya kelihatan nggak pernah ada masalah? Well, mungkin sebenarnya dia punya masalah. Tapi dia berusaha untuk tidak membesar-besarkannya. Dia lebih memilih fokus menyelesaikannya dan bukannya cari penilaian atau pembenaran dari orang lain.

Ujian Datangnya dari Allah, Maka Serahkan Kembali Pada-Nya

Hanya dengan menyerahkan semua pada-Nya, kita akan mendapatkan kekuatan untuk menyelesaikan semua ujian dan persoalan yang ada. Tak pernah mudah untuk bisa berdamai menerima kenyataan. Pastinya juga selalu butuh perjuangan besar untuk selau bisa kembali bangkit dari keterpurukan.

Hidup terasa tak adil karena kita terlalu egois. Kita terlalu menuntut dan sok berkuasa bisa mengubah segalanya. Padahal kita hanya hamba-Nya. Kita dan manusia-manusia lain punya masalahnya masing-masing. Tak bisa ditakar mana yang lebih ringan atau berat. Karena perjuangan setiap orang itu berbeda-beda.

Sekali lagi, sebagai pengingat, sebelum menghakimi dunia yang tak adil, kita perlu kembali disadarkan bahwa setiap orang punya ujiannya sendiri-sendiri. Tak perlu lah sampai merasa iri dengan kehidupan orang lain.