Gus Baha Akui Pernah Buat Nangis Istrinya Gegara Ini: Jadi Ulama Itu Berat!

90 views


Pengakuan mengejutkan disampaikan oleh ulama karismatik Gus Baha. Dia menyebut pernah membuat istrinya menangis

Hal tersebut dikatakan Gus Baha dalam salah satu ceramahnya yang diunggah oleh akun Youtube Online Berbagi.

Dalam ceramahnya, Gus Baha pernah mengungkap tentang beratnya kehidupan menjadi ulama termasuk dirinya.

Karena mengetahui seluk-beluk hukum tentang suatu hal dalam Islam serta takut terhadap hisab Allah. Hal tersebut kata Gus Baha terkadang membuat ulama tidak tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Saya mau tidur takut sama Allah. Mau makan takut sama Allah. Punya uang takut dihisab. Berat jadi ulama itu, berat. Makanya ampun deh. Enak jadi seperti Rukhin ini. Makan bersendawa, ngerokok, terus ngantuk, pakai selimut, tidur. Hahahaduh. Makanya nggak ada ulama yang tidak iri orang awam tu nggak ada. Iri saya kok enaknya jadi orang awam,” kata Gus Baha dikutip Hops.ID Jumat 6 Mei 2022.

Gus Baha mengatakan bahwa wajahnya pernah pucat sekali sehabis makan. Dan hal itu membuat istri Gus Baha sampai menangisi sang suami dan bertanya ada masalah apa.

Gus Baha lalu menceritakan betapa beratnya menjadi ulama sehingga bisa membuat dirinya tertekan mau makan atau tidur. Maka untuk mengalihkan perhatiannya, Gus Baha sering makan sembari menonton TV atau menggendong anaknya.

“Loh beneran, saya tidak sombong, istri saya itu pernah menangisi saya gegara mengetahui saya pucat, habis makan pucat (istri tanya) ‘Gus, ada apa?. Ya saya jawabnya begitu (menjelaskan beratnya jadi ulama). Saya berbohong kan tidak bisa. (Guqs Baba berkata pada istri) ‘kamu tisak tahu rasanya jadi ulama ya begini ini nasibnya jadi ulama. Makan dan tidur selalu tertekan. (Istri berkata) ‘lupakanlah Gus’. Makanya saya sering makan dengan melihat TV, kadang menggendong anak, kalau tidak begitu ya tidak bisa,” katanya.***

Gus Baha bahas soal hanya kiai yang boleh maksiat, publik: Sangat bermartabat sindirannya

KH. Ahmad Bahauddin atau lebih dikenal Gus Baha, kembali berikan kajiannya. Sama seperti sebelum-sebelumnya, kajian Gus Baha selalu membuat orang yang mendengar takjub.

Namun kali ini, kajian terbaru dari pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Qur’an LP3IA ini membuat jemaahnya sempat merasa terkejut dan sempat terheran-heran namun ujung-ujungnya membuat jemaah tertawa terbaha-baha.

Kajian tersebut, saat Gus Baha membahas soal kiai yang suka melakukan maksiat.

Video ceramah Gus Baha itu viral setelah diunggah oleh akun TikTok @al.ghifari27. Di situ, Gus Baha secara terang-terangan pernah menemukan ada seorang kiai yang kadang-kadang suka melakukan perbuatan maksiat.

Padahal, sama-sama seperti kita ketahui, tugas kiai maupun seorang pendakwah itu untuk memberikan bimbingan kepada umat muslim, agar terhindar dari maksiat yang bisa menyebabkan dosa.

“Makanya dulu itu terkenal ada guyonan, seorant kiai ditanya. Ini guyonan nyata. Pak kiai, katanya kia itu suci, tapi kadang-kadang maksiat juga,” kata Gus Baha, dikutip Hops.ID, Jumat 18 Maret 2022.

“Kiai ini jawabannya ngawur sekali, justru itu yang boleh melakukan maksiat itu kiai. Kamu tidak boleh. Kenapa pak kiai, dia tau caranya bertaubat, kamu tidak tahu hahahaha,” sambung Gus Baha diiringi gelak tawa jamaahnya.

Ternyata, candaan Gus Baha itu dimaksudkan untuk menyinggung para penegak hukum Indonesia, yang selama ini terkadang memberikan keputusan yang tidak adil.

“Jadi yang melanggar hukum itu kan yang pakar hukum. Tahu ilmunya untuk melanggar, tetapi tidak bisa dipidanakan,” katanya.

Kajian dari ulama karismatik ini pun, langsung diserbu berbagai komentar dari para warganet. Banyak dari mereka yang menyebut, jika kajian Gus Baha tersebut untuk menyindir pemerintah dan penegak hukum.

“Benar banget, guru ku pernah bilang, ngaji cung kalau kamu ngaji suatu saat kalau kamu maksiat kamu tau jalan tobat dan terbukti, kata warganet.

“Yang diceritakan Gus Baha itu gak jauh dari keadaan para hakim dan pembuat undang-undang di Indonesia sekarang,” kata warganet.

“Sama seperti wakil rakyat yang di Senayan, mereka punya undang-undang imunitas yg dibuat sendiri,” kata warganet.

“Sangat bermartabat sindirannya Gus Baha. Luar biasa ilmunya Gus Baha,” kata warganet.

***

Gus Baha jarang sholat tarawih penuh 30 hari, begini penjelasannya

Ulama karismatik Bahaudin Nursalim atau Gus Baha membuat pengakuan, bahwa dia tak pernah genap 30 hari melaksanakan sholat tarawih di bulan ramadhan.

Pengakuan Gus Baha yang tidak pernah genap 30 hari melaksanakan sholat tarawih di bulan ramadhan, terungkap dalam sebuah video yang disebar oleh akun Youtube Pendekar Peradapan.

“Saya selama ini belum pernah tarawih ramadhan 30 genap sampai sekarang,” kata Gus Baha dikutip Hops.ID pada Jumat 1 April 2022.

Entah melakukannya dengan sendirian maupun berjamaah, ia mengaku jarang melakukan sholat tarawih.

Namun walaupun demikian, ia pun menganjurkan kepada jamaahnya untuk tidak meniru keputusannya. Sebab katanya ada beberapa alasan dan tentunya bukan karena benci melakukannya.

Berdasarkan penjelasan Gus Baha, walaupun melakukan hanya sebatas satu atau dua kali hal itu sudah termasuk sunnahnya pada Nabi dan Ulama zaman dulu.

“Karena nanti itu akan dianggap wajib,” kata Gus Baha.

Namun meski demikian kata Gus Baha, kalau ada yang berusaha meniru perbuatannya, ia menuturkan orang tersebut akan menyesal, lantaran bulan ramadhan hanya terjadi satu tahun sekali.

Ulama berusia 51 tahun bahkan menganjurkan jika terlewat untuk melakuan qadha sholat tarawih secara sendiri.

Adapun selain karena alasan di atas, ia menyebutkan posisinya sebagai ulama mengemban banyak umat. Sebagaimana satpam yang harus bekerja berjaga maupun penjual bakso atau tugas kernet berhalang menjalankan sholat tarawih.

“Banyak umat Islam yang ingin tarawih tapi tidak bisa,” katanya.

Sehngga mengingat kondisi umat tersebut, ulama tidak mewajibkan tarawih.

Sebagaimana cara Nabi Muhammad yang melakukan sholat tarawih berjamaah hanya sampai hari keenam lalu dilakukan sendirian di rumah.

“Itu sirrinya kenapa Nabi hanya tarawih hari keenam semenjak itu tidak tarawih, sholat di rumah,” katanya.***

Gus Baha: Imam kok baca surat qulhu nggak keren, ternyata Nabi Muhammad Malaikat Jibril suka lho

Pernah nggak ngalamin sholat berjamaah kok imamnya senang banget baca surat qulhu wallahu ahad alias Surat pendek Al Ikhlas yang cuma empat ayat saja.

Jangan salah lho, kalau ada yang bilang nggak keren kok imam bolak balik surat yang dibaca surat qulhu, sudah pendek cepet lagi. Tapi ternyata Nabi Muhammad SAW suka dengan imam yang bolak balik baca surat qulhu lho.

Riyawat Nabi Muhammad menyebutkan ternyata malaikat senang dengan imam yang terus menerus baca surat qulhu lho. Penasaran ya penjelasannya Sobat Hopers, yuk simak yuk

Imam baca surat qulhu terus menerus nggak keren
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau populer dengan sebutan Gus Baha mengungkapkan riwayat Nabi Muhammad setuju saja kok dengan imam yang bolak balik baca surat pendek, surat qulhu.

Praktik ini, kata Gus Baha, ditiru oleh imam NU di Indonesia. Surat qulhu yang cuma 4 ayat itu memang pendek dan singkat bacanya. Jadi favorit gitu.

Gus Baha menceritakan riwayat seorang imam di zaman nabi yang terus menerus kok bacanya surat qulhu gitu. Apalagi si imam itu kan didelegasikan oleh Rasulullah untuk jadi imam di sebuah perkampungan gitu.

Makmum imam akhirnya protes kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kok qulhu terus ya Rasul, nggak keren. Apalagi sekarang kan trennya nyari imam itu ya yang hafidz (hafal Alquran). Bahwa yang engkau tugaskan ini ya Rasulullah selalu baca qulhu,” ujar Gus Baha menceritakan riwayat itu dikutip Hops.ID dari Youtube TVNU, Minggu 24 April 2022.

Mendapat komplain begitu Rasulullah tidak langsung bersikap begitu saja, dia mengonfirmasi kepada sang imam soal komplain dari si makmum.

“Karena Rasulullah itu orang bijak, maka dia konfirmasi dulu, kenapa Anda selalu baca qulhu,” kata Rasulullah dalam riwayat tersebut.

Nah si imam menjawab saja alasan kenapa selalu baca surat qulhu.

“Kata imam liannaha sifaturrahman ya Rasul, karena ayat dalam surat qulhu itu berisi sifat-sifat Allah, maka saya suka di situ tidak ada yang menguntungkan kita, sebab semua tentang Allah,” jelas si imam ditanya Rasulullah diceritakan Gus Baha.

Respons Nabi Muhammad ternyata Malaikat Jibril suka
Bagaimana ternyata jawabnya Rasulullah. Gus Baha mengatakan ternyata malah nggak ditegur atau disalahkan lho si imam.

“Apa jawab nabi, barusan Malaikat Jibril datang ke saya memberitahu bahwa Allah mencintai kamu karena kamu mencintai Surat Al Ikhlas atau surat qulhu. Itu artinya tak ada satu taklim (pengajaran) dari nabi, bahkan terkonfrmasi setelah nabi tanya dulu. Jadi ada sekian bukti bahwa ubudiyyah ibadah perilaku sosial itu tak ada satu taklim tapi nabi membenarkan,” jelas Gus Baha.

Ulama NU ini mengatakan biasana kita kebanyakan muslim itu selalu memanfaatkan sifat Allah SWT. Gus Baha mencermati muslim kebanyakan itu kayak nggak rela Allah itu nganggur.

“Misalkan Allah punya sifat innallah ala kulli syaiin qodiir, atau sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. Kalau Allah itu qadiiir ya jadikan saya bupati gubernur atau wapres ya Allah. Kalau Allah itu (sifat) mujib, ya kabulkan saya jadi orang kaya. Jadi Allah itu nggak boleh sifatnya nganggur banyak yang begitu perasaan manusia. Nah di surat qulhu itu nggak ada itu, semuanya menerangkan sifat Allah,” jelas Gus Baha.***