Hati Hati, 5 Penggangu Dan Penghancur Rumah Tangga Ini Ada Didekatmu

485 views


Pernikahan yang harmonis dapat hancur seketika oleh gangguan-gangguan yang sering kali dianggap sepele. Gangguan ini pun datang bukan dari suami maupun istri, melainkan dari pihak luar yang tanpa sadar telah banyak mencampuri urusan rumah tangga.

Sedikitnya ada lima pihak yang dapat merusak keharmonisan pernikahan. Jika gangguan terus terjadi, maka bom perceraian tinggal menghitung mundur waktu. Berikut lima pengganggu dan penghancur pernikahan yang perlu diwaspadai oleh setiap pasangan.

1. Syaitan

Syaitan tak hanya mengganggu manusia untuk melanggar perintah Allah. Mereka pula tak suka ketika melihat pernikahan berjalan harmonis dan bahagia. Bahkan para syaitan mendapat kedudukan tertinggi di kalangan bangsa iblis jika mampu membuat pasangan suami dan istri bercerai.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air lalu ia mengutus pasukannya. Yang paling dekat kedudukannya dari singgasana iblis adalah yang paling besar godaannya (pada manusia). Salah satu pasukannya datang (kepada iblis) lalu berkata, ‘Aku telah melakukan ini dan itu.’

Iblis lalu berkata, ‘Kamu belum berbuat apa-apa.’ Datang (lagi) salah satu dari mereka lalu berkata, ‘Aku tidak tinggalkan ia (manusia) hingga aku memisahkan antara ia dan istrinya.’ Iblis mendekatkannya dan berkata, ‘Kamu bagus’.” ( HR. Muslim dan Ahmad).

2. Ipar

Ipar atau saudara pasangan sering kali dianggap sebagai mahram. Dengannya, ipar sering kali berlama-lama di rumah saudaranya yang telah menikah atau bahkan pergi berdua dengan suami atau istri saudaranya. Padahal tak sedikit kasus seorang suami mencintai adik istrinya atau sebaliknya.

Hal ini terjadi karena ipar sering kali dianggap saudara sehingga pasangan merasa terbiasa dan tak menganggapnya potensial membawa masalah. Padahal bisikan syaitan sangat dahsyat dan mereka bisa saja menggoda melalui pintu ipar.

Rasulullah pernah bersabda, “Berhati-hatilah saat kalian masuk kepada para wanita (maksudnya memasuki tempat wanita).” Lalu seorang sahabat Anshar bertanya, “Bagaimana dengan ipar?” Rasulullah menjawab, “Ipar adalah maut.” (HR. Bukhari dan Muslim). Maksud maut di sini yakni mampu membawa masalah atau mampu membinasakan.

3. Mertua

Bukan hal yang mengherankan ketika mertua menjadi pengganggu pernikahan anaknya. Tak jarang ditemui seorang mertua yang berlebihan membela anaknya dan terus saja merasa memiliki anaknya tersebut. Mereka tak rela ketika wanita lain merebut perhatian putranya, atau melihat anak wanitanya nampak hidup menderita setelah bersuami.

Mirisnya, campur tangan mertua ini justru sering kali disebabkan oleh putra atau putrinya sendiri yang selalu mengadu, atau membocorkan rahasia pernikahannya. Padahal mertua bukanlah solusi dari masalah rumah tangga, melainkan masalah rumah tangga itu sendiri.

Namun tak semua mertua merupakan problem maker di dalam pernikahan anaknya. Bersyukurlah bagi mertua yang memiliki sifat bijak. Mertua seperti ini justru menjadi peneduh pernikahan anak-anaknya dan penasihat yang dibutuhkan di kala rumah tangga berada dalam masalah.

Mertua seperti ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah. Suatu hari terjadi masalah rumah tangga Fatimah binti Rasulullah Radhiyallahu ‘anha dan suaminya, Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu.

Ali marah pada Fatimah hingga ia keluar menuju masjid dan berbaring di sana. Rasulullah kemudian melihat Ali dan menyapu debu yang ada di punggung anak mantunya itu. Rasulullah kemudian meminta Ali untuk duduk dan memberikan nasihat yang menyejukkan. Ali dan Fatimah pun kembali harmonis karenanya.

4. Pendengki

Ternyata di luar sana terdapat orang yang iri melihat pernikahan bahagia dan dengki hingga menginginkan pernikahan itu hancur. Mereka biasanya adalah pihak ketiga yang memiliki perasaan tak halal pada salah satu pasangan.

Banyak cara yang bisa dilakukan pihak ketiga ini. Ia sangat mampu berkata dusta dan mengadu domba antara suami dan istri. Rasulullah bersabda, “Barang siapa merusak istri seseorang atau budaknya, ia bukan termasuk golongan kami.” (HR. Ahmad).

5. Sahabat

Salah memilih teman dapat berdampak pada kehancuran rumah tangga. Pasalnya, seorang istri ataupun suami sering kali curhat masalah pernikahannya pada teman atau sahabatnya. Jika ia memiliki sahabat yang berakhlak buruk, maka pastilah saran yang dikeluarkan adalah hal-hal buruk.

Maka pilihlah sahabat yang berakhlak karimah, yakni sahabat yang mampu memberikan nasihat pernikahan dan memperingatkan akan jeleknya perceraian.

Rasulullah bersabda, “Seseorang mengikuti agama (perangai) teman bergaulnya, maka hendaknya seorang dari kalian melihat orang yang ia jadikan teman.” (HR. At Tirmidzi dan Abu Dawud).

Lebih buruk lagi, yang sering kali terjadi di tengah masyarakat adalah seorang suami bersahabat dengan wanita yang bukan mahram dan sebaliknya. Hal ini bahkan berdampak jauh lebih buruk dari hal di atas.

Syaitan sangat mudah membisikkan benih cinta pada sahabatnya itu saat terjadi perselisihan dengan pasangan di rumah. Dengannya, persahabatan mampu menjadi perselingkuhan. Naudzubillah.

Merasa informasi ini bermanfaat? Jangan ragu SHARE ke teman-temanmu juga ya! Menyebarkan informasi bermanfaat juga bisa menambah amal mu lho. Kalau mau informasi menarik dan bermanfaat lainnya,

======

Kesalahan dalam Konsumsi Air Ketumbar, Perhatikan Agar Tidak Hadapi Efek Samping Ini

Belakangan ini banyak sekali media yang menyebarkan manfaat ketumbar.

Salah satunya yang ramai dibahas adalah manfaat air rendaman ketumbar.

Untuk diketahui, ketumbar ini memiliki manfaat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Ada banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan ketumbar.

Hanya saja, tidak semua orang cocok dan punya kondisi kesehatan yang sama sehingga aman mengonsumsi ketumbar.

Seperti salah seorang wanita ini yang mengeluhkan mengalami nyeri lambung, bahkan mual, dan muntah usai mengonsumsi air rendaman ketumbar.

Selain itu, ada juga yang mengeluhkan efek samping pusing.

Seperti akun @salad1234 dia mengeluhkan efek samping ketumbar, awalnya pertama kali konsumsi rendaman ketumbar, pusing, mual tapi setelah konsumsi berikut sudah tidak ada lagi.

Ada juga wanita yang mengalami gangguan tenggorokan serak dan batuk usai mengonsumsi air rendaman ketumbar.

“Saya minum rendaman ketumbar malah batuk sebentar n renggorakan serak…. gimana solosinya mbak….? Suwun (Purwono)

Efek Samping Ketumbar

Sejatinya, sebagian besar orang aman mengonsumsi ketumbar.

Hanya saja, ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat seseorang justru merasakan efek samping usai mengonsumsi ketumbar.

Bila dipaksakan untuk mengonsumsinya, mungkin saja akan mengalam beberapa gejala sebagai berikut:

  1. Batuk
  2. Serak
  3. Mual dan muntah
  4. Sakit kepala
  5. Sakit perut

Reaksi alergi dan hipersensitivitas
Untuk itu, air rendaman ketumbar tidak disarankan dikonsumsi orang dengan kondisi seperti ini:

Kehamilan dan menyusui

Tidak ada informasi yang cukup dapat diandalkan tentang keamanan mengonsumsi ketumbar jika sedang hamil atau menyusui.

Oleh karena itu, agar tetap aman sebaiknya hindari mengonsumsi ketumbar.

Sebab dalam beberapa kasus, ketumbar bisa menyebabkan beberapa efek samping seperti alergi dan sensitivitas terhadap matahari.

Selain itu, ada satu laporan tentang diare parah, sakit perut, kulit gelap, depresi, kehilangan menstruasi, dan dehidrasi pada wanita yang mengonsumsi 200 mL ekstrak ketumbar 10% selama 7 hari.

Alergi

Orang yang alergi terhadap mugwort, adas manis, jintan, adas, adas, atau tanaman serupa mungkin memiliki reaksi alergi terhadap ketumbar.

Mengingat ketumbar bisa menyebabkan efek samping seperti alergi, sebaiknya hindari mengonsumsi ketumbar.

Diabetes

Ketumbar memang bisa menurunkan kadar gula darah.

Namun jika ingin memanfaatkan ketumbar untuk menurunkan kadar gula darah, sebaiknya pantau terus kadar gula darah dengan cermat.

Jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi jumlah yang tepat.

Tekanan darah rendah

Ketumbar mungkin menurunkan tekanan darah.

Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah menjadi rendah pada orang dengan tekanan darah rendah.

Sebaiknya berhati-hati mengonsumsi ketumbar saat memiliki tekanan darah rendah atau minum obat untuk menurunkan tekanan darah.

Hendak menjalani operasi

Ketumbar dapat menurunkan kadar gula darah.

Ada beberapa kekhawatiran yang mungkin mengganggu kontrol gula darah selama operasi.

Oleh karena itu, berhenti mengonsumsi ketumbar setidaknya 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.

Tags: #manfaat air ketumbar bagi kesehatan #pengganggu rumah tangga #penghancur rumah tangga