Hidung Anak Bau Buusuk, Ibu Kaget Setengah Mati Saat Mengoreknya

882 views


Anak-anak di lingkungan usia enam tahun ke bawah memang suka mencoba-coba berbagai hal di sekeliling mereka.

Keadaan ini tentu amat membahayakan mereka terutama bagi yang belum mengerti apa itu bahaya.

Peran orangtua sangat penting untuk mengawasi anak selama periode ini.

Mereka harus memantau perkembagan anak-anak karena dikhawatirkan melakukan sesuatu yang bisa membahayakan diri mereka.

Pengalaman ini ditemukan seorang ibu yang mengunggah cerita mengerikan tentang anaknya di halaman Facebook. Dia berbagi cerita horor yang dialami putranya baru-baru ini.

Mencium Bau Tak Sedap di Sekitar Hidung

Menurut ibu muda ini, putranya memasukkan gelang karet ke dalam lubang hidungnya.

Namun baru disadari beberapa hari kemudian setelah Sailaniey mencium bau tak sedap pada putranya.

“Saat anakku tengah terlelap tidur, aku cium-cium pipi dia. Aku heran kenapa daerah sekitar hidung anakku. Padahal mulutnya tak berbau. “Dalam dua, tiga hari ini dia memang seperti selesema” tapi kenapa hidung dia berbau,” kata sang ibu.

Ternyata Ada Gelang Karet di Hidungnya

Namun sang ibu sangat terkejut saat memeriksa hidung anaknya. Saat melihat ke bagian dalamnya, sang ibu melihat macam ada sesuatu di hidungnya.

“Aku terangi pakai lampu lampu ponsel, aku lihat ada karet dalam hidung dia! Terkejut sekali aku waktu itu. Ya Allah rasa jantung aku mau copot,” kata ibu tentang anaknya yang berusia tiga tahun itu.

Terlalu panik, wanita ini kemudian menghubungi suami yang ketika itu masih di kantornya.

Ibunya kemudian mencoba untuk menarik keluar gelang karet berwarna oranye dari lubang hidung anaknya itu sebagaimana saran suami. Tetapi usaha itu tidak berhasil.

Akhirnya Bisa Dikeluarkan

Akhirnya setelah suaminya pulang, gelang karet tersebut bisa dikeluarkan. Saat mengeluarkan gelang karet itu, suaminya harus mengeluarkan tenaga ekstra karena anaknya menangis dan meronta-ronta.

“Beruntung karet gelang itu akhirnya bisa dikeluarkan. Kalau aku tidak periksa sebelumnya, tak tahu sampai berapa lama gelang karet itu berada di dalam hidungnya,” kata sang ibu.

Ibu pun mengingatkan para orangtua untuk selalu memeriksa keadaan anak-anak. Terutama jika merasa ada sesuatu yang aneh yang diperlihatkan anak-anak.

Dia berharap pengalamannya bisa jadi pengajaran bagi orangtua lainnya agar tidak lalai mengawasi anak-anak mereka.

Penyebab Sakit Ginjal Hingga Cara Mencegahnya, Jangan Sampai Salah

Penyebab sakit ginjal sebaiknya diketahui sejak dini. Hal ini tak lain untuk mencegah gangguan pada ginjal agar tak semakin fatal dan berbahaya. Dengan mengetahui penyebab sakit ginjal, penderita akan mendapatkan kondisi tubuhnya serta cara mengatasinya dengan tepat.

Tanpa disadari, ada banyak penyebab sakit ginjal yang berasal dari kehidupan sehari-hari. Hal tersebut yakni seperti dari rutinitas sehari-hari hingga gaya hidup yang tak sehat. Jika sudah mengalami sakit ginjal, penderita hendaknya segera berkonsultasi lebih lanjut ke dokter.

Sementara itu, bagi yang tak menderita penyakit ginjal, ada baiknya untuk mengetahui penyebab sakit ginjal hingga ciri-cirinya yang dapat diamati. Dengan begitu, risiko terkena sakit ginjal pun dapat dihindari.

Penyebab Sakit Ginjal
Ada beberapa penyebab sakit ginjal yang seringkali tak disadari. Saat beraktivitas sehari-hari, tubuh cenderung banyak melakukan kebiasaan buruk. Akibatnya, banyak gangguan kesehatan seperti sakit ginjal yang muncul secara tiba-tiba. Ada pun penyebab sakit ginjal tersebut antara lain sebagai berikut,

Dehidrasi
Dehidrasi adalah penyebab sakit ginjal yang cukup tak disadari banyak orang. Ginjal merupakan organ penting di dalam tubuh untuk menyaring zat-zat beracun yang tak dibutuhkan. Saat tubuh mengalami dehidrasi, maka ginjal pun juga kehilangan banyak cairan untuk melakukan fungsinya. Alhasil, sakit ginjal pun muncul dan mengganggu.

Kurang Vitamin
Tubuh membutuhkan vitamin sebagai zat pengatur di dalam tubuh. Hal ini secara langsung membuat peran vitamin cukup signifikan bagi fungsi ginjal sebagai organ penyaring. Saat tubuh kekurangan asupan vitamin, maka ginjal tentu akan bekerja lebih keras hingga mudah terkena gangguan hingga kerusakan. Maka dari itu, penuhi kebutuhan vitamin dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran.

Konsumsi Garam Berlebih
Penambahan garam memang wajar dilakukan pada saat proses memasak. Tanpa disadari, kandungan garam berlebih pada makanan justru merupakan salah satu penyebab sakit ginjal. Sebab, garam merupakan senyawa yang dianggap racun oleh ginjal. Saat tubuh memiliki garam berlebih, maka ginjal pun juga akan bekerja lebih keras dalam waktu yang lama.

Kebiasaan Menahan Buang Air
Penyebab sakit ginjal yang paling dikenal luas adalah kebiasaan menahan buang air kecil. Semakin sering tubuh menahan buang air kecil, maka semakin besar pula terjadi gangguan batu ginjal. Ginjal yang menahan lama urine berisikan racun akan semakin berisiko untuk ditumbuhi bakteri hingga kuman. Maka dari itu, ada baiknya untuk buang air kecil sesegera mungkin saat tubuh sudah membunyikan alarm.

Konsumsi Obat-obatan
Tubuh yang mengonsumsi obat-obatan juga berisiko tinggi untuk terserang penyakit ginjal. Penyebab sakit ginjal yang satu ini biasanya dialami oleh kebanyakan orang dengan ketergantungan pada obat-obatan pereda nyeri dan lain sebagainya. Ada baiknya untuk menggunakan obat jenis ini dalam jumlah dan takaran yang wajar. Jika memungkinkan, Anda dapat beralih pada bahan-bahan alami yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Alkohol dan Rokok
Kandungan di dalam minuman beralkohol dan rokok merupakan salah satu penyebab sakit ginjal yang juga banyak diketahui. Kandungan di dalam alkohol dan rokok secara langsung dianggap sebagai zat racun yang perlu dikeluarkan dari tubuh. Saat kandungan tersebut masuk ke dalam tubuh, maka ginjal berfungsi lebih keras. Ginjal yang secara terus-menerus mengalami hal ini maka akan semakin tinggi pula risiko kerusakannya.

Gejala Sakit Ginjal
Sakit ginjal dapat dirasakan melalui sejumlah tanda atau gejalanya. Adapun penderita sakit ginjal dapat ditandai dengan beberapa gejalanya yakni sebagai berikut,

  • Bau napas tak sedap dan tercium bau seperti urine.
  • Kulit pucat, kering, dan gatal.
  • Jumlah urine saat dikeluarkan tak banyak.
  • Mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Kerap merasakan mual, muntah, dan menurunnya nafsu makan.
  • Sering mengalami kram otot di bagian kaki.
  • Terjadi pembengkakan di area mata dan pergelangan kaki.
  • Napas pendek.
  • Mudah merasa lelah secara terus-menerus.

Cara Mencegah Sakit Ginjal
Setelah mengetahui penyebab sakit ginjal, alangkah baiknya bagi kita untuk senantiasa menghindari beberapa hal tersebut. Sebab, mencegah sakit ginjal akan jauh lebih baik sebelum terjadi banyak hal yang tak diinginkan.

Bagi penderita tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penyakit jantung, cara mencegah sakit ginjal menjadi hal yang patut dipahami dengan baik.

Ada pun cara mencegah sakit ginjal antara lain sebagai berikut :

  • Mengurangi konsumsi garam.
  • Sering beraktivitas fisik, dari olahraga ringan hingga cukup berat.
  • Jaga berat badan agar tetap normal dan stabil.
  • Cukupi waktu istirahat dengan baik.
  • Hindari asap rokok dan alkohol.
  • Cukupi kebutuhan air putih sebanyak 8 gelas per hari.
  • Mulai membatasi obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Tags: #hidung anak bau busuk #kaget setelah mengoreknya #mencegah penyakit ginjal #penyakit sakit ginjal