Ibu Hamil, Inilah Doa Lengkap Supaya Selalu Dimudahkan Selama Kehamilan, Menjelang Persalinan dan Setelah Melahirkan


Saat menjelang usia kehamilan trimester ketiga, mental Bumil sering kali melemah. Walaupun mereka tahu kalau untuk melewati persalinan dengan lancar harus dibutuhkan persiapan mental yang matang, rasa cemas, khawatir, dan ketakutan ketika jelang persalinan sering timbul dengan sendirinya.

Untuk menyiasati masalah ini, Sudah tentu Bumil harus lakukan penguatan mental, salah satunya yaitu dengan mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan berdoa padanya agar selalu diberi kemudahan dan kelancaran saat proses persalinan hingga melahirkan bayinya.

Persalinan Sebagai seorang yang beragama, kita tentu percaya jika doa memiliki kekuatan yang dahsyat. Doa bisa menguatkan mental Anda menenangkan bathin dan jiwa Anda, dan meyakinkan Anda bahwa Anda bisa menghadapi persalinan yang sudah semakin dekat. Nah, menyadari hal ini,

berikut kami telah sajikan beberapa doa menjelang persalinan yang sebaiknya Anda lafalkan pada saat-saat tertentu agar Alloh SWT dapat mengkaruniakan keselamatan pada Anda dan bayi yang nantinya dilahirkan.

1. Doa selama Kehamilan Untuk menjelang persalinan normal yang tanpa hambaan, selama kehamilan Anda dapat membaca doa-doa di waktu senggang Anda. Doa ibu hamil berikut ini juga berguna untuk memohon pada-Nya agar Anda dikaruniai anak yang baik, yang sholeh, dan yang berbakti pada orang tuanya.

Bukan hanya Anda, suamipun sebaiknya membaca doa menjelang persalinan atau selama kehamilan ini terutama sesaat setelah menunaikan sholat. “Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun”.

Artinya : “Ya Alloh, anugerahkanlah pada kami, istri-istri dan keturunan-keturunan yang bisa sebagai penenang hati. Dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

2. Doa Menjelang Persalinan Saat mulai merasakan tanda persalinan sudah dekat, Anda sebaiknya sering-sering melafalkan doa menjelang persalinan berikut. Tidak saja Anda, melainkan orang-orang yang ada di samping Anda sebaiknya juga membantu Anda dengan melafalkan doa ini.

“Hannaa Waladat Maryama, Wa Maryama Waladat Iisaa, Ukhruj Ayyuhal Mauluudu Biqudrotil Malikil Ma’buudi “. Artinya : “Hana telah melahirkan Maryam, sedangkan Maryam sudah melahirkan Isa. Maka, keluarlah hai anakku dengan sebab kekuasaan Allah yang disembah “.

3. Doa setelah Melahirkan Saat bayi Anda telah lahir, mintalah suami Anda untuk mengadzaninya. Setelah itu, lafalkan doa berikut ini di telinga kanannya dengan berbisik pelan.

“Innii u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minas syaithoonir rojiimi, Allaahumma baarik lanaa wa lihaadzal waladi fii hayaatihii wa thowwil ‘umrohuu bi thoo’atika Yaa arhamar Roohimiin”. Artinya : “Sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia, serta anak-anak keturunannya kelak kepada Engkau dari godaan dan muslihat setan yang terkutuk.

Dan berikanlah keberkahan pada kami dan anak ini, dan panjangkanlah umurnya dengan senantiasa taat kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang.” Nah, itulah beberapa doa menjelang persalinan yang sebaiknya Anda dan pasangan lafalkan.

Semoga doa-doa ini dapat bermanfaat bagi Anda sehingga Anda bisa menjalani persalinan dengan lancar tanpa hambatan. Aamiin

======

Begini Cara Atasi Rematik Hingga Rambut Rontok, Ini Manfaat Daun Pandan Untuk Kesehatan

Daun pandan yang memiliki aroma khas ini ternyata memiliki manfaat beragam untuk kesehatan moms. Nah simak baik-baik manfaatnya ya moms!

Manfaat Daun Pandan Untuk Kesehatan

Daun pandan dengan bentuk daun yang memanjang ini ternyata tidak hanya bermanfaat untuk penyedap makanan moms. Manfaat lain dari daun pandan jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Adapun beberapa manfaat daun pandan adalah mengatasi rematik, membasmi racun dalam tubuh, dan dapat menambah nafsu makan.

Kandungan Daun Pandan

Daun pandan yang berwarna hijau dan sedap ini seringkali dijadikan sebagai pewarna alami dan penyedap makanan. Padahal daun pandan memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Pada akar dan daun pandan mengandung efek sitotoksik, antimitotik, antiproliferatif dan apoptosis. Semua efek ini baik untuk mencegah atau bahkan menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Selain itu, daun pandan juga memiliki kandungan Daun pandan mengandung tanin, glikosida dan alkaloid, yang baik bagi kesehatan tubuh. Nam moms berikut beberapa manfaat daun pandan yang perlu Moms ketahui:

Mengatasi Rematik

Siapa sangka daun yang menyerupai rumput ini memiliki manfaat menuntaskan penyakit rematik moms? Daun pandan yang dikenal dapat membantu meredakan nyeri ini sangat cocok untuk penderita rematik yang disebabkan karena autoimun yang terganggu. Sehingga menyebabkan rematik yang emngakibatkan nyeri sendi, kaku bahkan bengkak pada sendi.

Adapun cara pembuatan ramuan daun pandan ini yakni dipadukan dengan minya kelapa. Caranya dengan merebus daun pandan yang segar, ditambahkan minyak kelapa dan diaduk hingga merata. Dalam hal ini ramuan tidak untuk diminum, melainkan dioleskan pada bagian-bagian yang rematik. Tentunya saat ramuan tersebut sudah dingin ya moms.

Menetralkan Racun

Tanpa disadari, seringkali kita mengonsumsi makanan-makanan yang ternyata merupakan sampah atau racun untuk tubuh moms. Oleh karena itu, kita harus mulai berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, baik melalui kebersihannya maupun cara memasaknya. Kandungan yang ada pada daun pandan, jika diekstrak dan dikonsumsi dapat membantu mendetoksifikasi racun pada bagian hati moms. Dalam hal ini, daun pandan tidak memiliki efek samping, sehingga cocok juga untuk anak-anak juga.

Menghilangkan Ketombe dan Rambut Rontok

Manfaat lain dari daun pandan yang jarang diketahui adalah untuk mengatasi masalah kulit kepala. Salah satunya adalah masalah ketombe. Dalam hal ini kondisi kulit kepala kronis yang menyebabkan timbulnya sel kulit mati pada kulit kepala. Sehingga mengakibatkan terjadinya ketombe yang berdampak gatal-gatal pada kepala dan bahkan dapat merusak rambut. Sedangkan kondisi rambut rontok bisa disebabkan karena berbagai faktor, seperti perubahan hormon, faktor keturunan atau disebabkan karena reaksi medis atau obat-obatan.

Adapun cara mengatasi masalah kulit kepala dengan menggunakan daun pandan yaitu dengan menjadikan daun pandan sebagai bahan dasar masker rambut. Caranya tumbuk daun pandan hingga halus lalu tambahkan air secukupnya. Selanjutnya aplikasikan masker pandan pada rambut dan pijat perlahan. Tunggu beberapa saat selanjutnya bilas dengan air bersih. Lakukan secara rutin seminggu sekali, maka kamu akan mendapatkan hasil yang maksimal moms. Selamat mencoba!

======

Penting,,, Sebelum Terjadi di Masa Tua, Ikuti 5 Langkah Mudah Mencegah Penyakit Osteoporosis, Salah Satunya Rutin Lakukan Latihan Fisik

Siapa pun tentunya menginginkan hidup bahagia di masa tua, tanda memiliki penyakit apa pun alias sehat.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa semakin bertambahnya usia, maka sel-sel organ atau sistem tubuh juga mengalami penuaan.

Faktor usia inilah yang tidak dapat dihindari dan ini semakin meningkatkan risiko terkena penyakit degeratif, salah satunya osteoporosis.

International Osteoporosis Foundation (IOF) menjelaskan bahwa osteoporosis atau tulang keropos merupakan penyakit dengan kondisi kepadatan dan kualitas tulang menurun, sehingga lebih rapuh dan risiko patah tulang pun meningkat.

Penyakit tulang keropos ini tidak hanya bisa menjangkit para lansia, melainkan juga mereka yang masih muda.

Hanya saja mereka yang berusia di atas 50 tahun, berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena osteoporosis.

Mulai dari faktor genetik, gaya hidup, radikal bebas, hingga faktor usia dan perubahan hormonal seperti menopause pada wanita.

Meski demikian, bukan berarti Anda tidak bisa menghindarinya. Untuk itu, berikut cara mencegah penyakit osteoporosis.

Berjemur sinar matahari

Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D yang sangat baik untuk tubuh dan memberikan banyak manfaat termasuk dalam meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, meningkatkan pertumbuhan sel tulang, dan mengurangi peradangan.

Dengan berjemur sekitar 15-20 menit, tubuh bisa menyerap vitamin D dari sinar matahari pagi sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyakit pengeroposan tulang seperti osteoporosis.

Rutin melakukan aktivitas fisik

Berdasarkan sejumlah penelitian, gaya hidup sedentari atau kurang melakukan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko pengeroposan tulang.

Untuk itu, para peneliti menyarankan untuk rutin berolahraga sehingga dapat meningkatkan kepadatan tulang.

Beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan seperti berjalan santai, menahan beban, dan latihan kekuatan keseimbangan dapat mendukung kesehatan tulang.

Jika sebelumnya Anda sudah pernah mengalami patah tulang, sebaiknya hindari melakukan aktivitas yang berat.

Bila perlu, konsultasikan dahulu dengan dokter, olahraga apa yang baik untuk Anda.

Deteksi jika terjadi gejala

Melansir dari healthline.com, pada kebanyakan kasus, orang dengan osteoporosis tidak menyadari bahwa mereka mengidap kondisi tersebut sampai mereka mengalami patah tulang.

Karena cenderung terjadi secara bertahap dalam beberapa tahun dan tanpa terdapat gejala yang jelas, perlu untuk mendeteksinya sedini mungkin.

Beberapa gejala yang mungkin bisa membantu Anda mendeteksi osteoporosis di antaranya mengalami sakit punggung berkepanjangan, kuku yang rapuh, serta melemahnya kekuatan menggenggam atau mencengkeram.

Selain itu, jika keluarga memiliki riwayat osteoporosis, Anda juga bisa menginformasikan hal tersebut kepada dokter saat melakukan pemeriksaan osteoporosis.

Hindari risiko terjatuh

Seiring pertambahan usia, kepadatan tulang yang berkurang dan kehilangan kontrol keseimbangan meningkatkan risiko pada lansia untuk mengalami patah tulang apabila terjatuh.

Mengutip dari Klikdokter.com, Anda bisa menyiasati risiko terjatuh tersebut dengan melakukan pemeriksaan mata secara teratur, memasang pegangan di kamar mandi, memastikan berada pada ruang yang cukup cahaya, serta tak lupa untuk melakukan aktivitas fisik yang membantu keseimbangan.

Memenuhi asupan kalsium

Disamping vitamin D, kalsium juga merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Kalsium bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot, jantung, serta saraf.

Untuk mencegah osteoporosis, usia dewasa (19-50 tahun) dan orang tua (51-70 tahun) membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium/hari. Sementara itu, untuk orang yang berusia 71 tahun ke atas membutuhkan asupan kalsium yang lebih besar, yaitu sekitar 1.200 mg/hari.

Tags: #atasi rematik hingga rambut rontok #doa dimudahkan selama kehamilan #langkah mudah mencegah osteoporosis