Ikut Antar Ameer Azzikra ke Peristirahatan Terakhir, Istri Kedua Arifin Ilham: Titip Zira ya Henny


Istri kedua almarhum Uztaz Arifin Ilham, Umi Rania Bawazier ikut mengantarkan Ameer Azzikra ke peristirahatan terakhirnya di Ponpes Azzikra Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Ameer Azzikra dimakamkan tepat di samping makan ayahandanya, Ustaz Arifin Ilham.

Melalui akun Instagramnya, Umi Rania Bawazier membagikan momen saat dirinya mengantarkan Ameer ke peristirahatan terakhir.

Bahkan ia sempat menjenguk Ameer di rumah sakit, sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Senin pagi.

Umi Rania pun membagikan momen itu di Insta Story @umyraniabawazier, Minggu malam.

Pada foto yang dibagikan, tampak Umi Rania duduk bersama Alvin Faiz dan istrinya Henny Rahman.

Ia duduk di samping Henny yang tampak kompak mengenakan pakaian serba hitam.

“Bismillah jenguk nanda Ameer,” tulis Umi Rania sambil menandai akun Alvin dan Henny.

Pun saat Ameer Azzikra menghembuskan napas terakhirnya, Umi Rania juga ikut membagikannya di Insta Story.

Ia bahkan memposting momen saat dirinya menunggu jenazah Ameer untuk dishalatkan di Masjid Azzikra Sentul.

Kemudian Umi Rania juga ikut mengantarkan jenazah Ameer ke tempat peristirahatan terakhirnya di Ponpes Azzikra Gunung Sindur.

“Alhamdulillah sudah sampai di tempat peristirahatan ananda Ameer,” tulisnya.

Tak hanya itu, Umi Rania juga menyampaikan pesan untuk istri Ameer, Nadzira Shafa yang ditinggal selamanya oleh sang suami.

Ia memposting fotonya bersama Nadzira Shafa dan Henny Rahman.

Ketiganya terlihan mengenakan pakaian serba hitam dan memperlihatkan wajah sendu.

Tampak Umi Rania berusaha mencoba memberikan dukungan kepada Nadzira Shafa.

Umi Rania juga menitipkan Nadzira Shafa kepada Henny Rahman.

“Zira sayang kuat yach

Titip zira ya henny..

Jadilah kalian muslimah muslimah sejati yang

saling merangkul

Doa umy menyertai semuanya.

InsyaAllah selalu dalam penjagaan Allah iman

islam kita semua Aamiin,” tulis Umi Rania.

Tak hanya itu, Umi Rania juga memposting fotonya bersama Ameer dan Nadzira.

Tampak di foto, almarhum Ameer sedang mencium tangan Umi Rania.

Kemudian terlihat pula Nadzira bersandar ke bahu Umi Rania.

“Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi.

“Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Sungguh sahabat, hidup kita yang sesungguhnya ialah untuk Sang Maha Hidup.
Jangan pernah takut mati dan jangan pernah cari mati.
Teruslah berjuang dalam taat yang istiqomah.
Ikhtiar , selebihnya tawakal.
Bila dikehendaki kebaikan maka bersyukurlah dan bila dikehendaki ujian bersabarlah.

Kullu nafsin żā`iqatul maụt, ṡumma ilainā turja’ụn

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian.”

“Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan”
QS. Al-‘Ankabut – 57.

Selamat jalan Ananda Muhammad Ameer Azzikra bin K.H. Muhamad Arifin Ilham. Umy sayang Amer karena Allah. InsyaAllah berkumpul bersama abi tercinta di surganya Allah ya, Nak.
Aamiin yaa Rabbal ’Aalamiin.

Allaahummaghfirlahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu.

Sahabat Fillah, mari niatkan dalam hati kita masing-masing. Kirimkan do’a kepada Allah untuk Ananda Muhammad Ameer Addzikro. Al-Fatihah,” tulisnya.

Ameer Azzikra Selalu Sabar dan Tak Pernah Marah, Syakir Kagum saat Cium Sahabat : Jasadnya Harum

Syakir Daulay mengungkap keharuan atas meninggalnya Ameer Azzikra, putra mendiang Ustaz Arifin Ilham.

Sebagai sahabat, Syakir amat menganggumi sosok Ameer.

Syakir bahkan sempat mencium kening jenazah adik Alvin Faiz tersebut.

Diketahui bersama Ameer Azzikra meninggal dunia pada pukul 01.05 WIB, Senin (29/11/2021).

Ameer meninggal dunia setelah empat hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Seorang kerabat, Koh Hanny mengatakan Ameer Azzikra mengalami sakit paru-paru dan liver.

“Sakitnya inveksi paru dan liver, empat hari di RS,” ujar Koh Hanny seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Setelah empat hari dirawat, kata Koh Hanny, Ameer sempat meminta untuk pulang.

Pada minggu petang, sebelum pulang Ameer juga sempat menjalani ibadah shalat magrib.

“Udah mau pulang di rs, magrib abis solat masih solat. Isya drop masuk ICU,” kata Koh Hanny.

Koh Hanny berujar, pihak keluarga sangat kehilangan atas kepergian Ameer.

Semasa hidupnya, Ameer dinilai sebagai pribadi yang baik.

“Kita semua kehilangan sosok anak ulama yg tawadu, sabar dan gk pernah marah. Kalau dibully cuma senyum,” kata Koh Hanny.

Tak hanya keluarga, sahabat Ameer Azzikra, Syakir Daulay merasakan hal yang sama.

Syakir merasa kehilangan Ameer.

Lewat akun Instagramnya, Syakir juga terlihat mencium kening jenazah Ameer Azzikra.

Syakir mengaku kagum, ia mengatakan jenazah Ameer harum.

“Jasadnya harum ketika meninggal. Masya Allah,” tulis Syakir Daulay di Instagram story.

Syakir Daulay juga menulis ungkapan haru atas meninggalnya Ameer Azzikra.

Syakir meminta agar para pengikutnya ikut mengirimkan doa untuk mendiang Ameer.

“Dari hati yang terdalam saya meminta keikhlasan semua untuk membacakan Alfatihah sekali saja untuk sahabat saya tercinta, Alfatihah buat: Ameer Azzirka Bin Kyai Haji Muhammad Arifin Ilham,” tuturnya.

Syakir juga mengungkapkan bahwa Ameer akan disalatkan di Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Setelah itu, Ameer dimakamkan di Pesantren Az Zikra Gunung Sindur tepat di sebelah makam ayahnya, KH Muhammad Arifin Ilham.

Syakir Daulay memposting sebuah video, Ameer Azzikra meminta pengampunan dosa apabila dirinya memiliki kesalahan pada sahabatnya itu.

Saat itulah Ameer menyebut dirinya mengalami sakit yang terletak pada paru-parunya.

Dalam video tersebut terlihat Ameer yang tengah terduduk di kasur rumah sakit dan tangan yang dilengkapi selang infus berbicara dengan suara rendah kepada Syakir.

“Sahabatku Syakir, doain di paru-paru gue ada masalah. Maafin, maafin kalau ada salah, doain ya,” ucap Ameer Azzikra dalam video yang diunggah oleh Syakir Daulay.

Dalam keterangannya, adik Zikri Daulay itu pun ikut menyemangati Ameer untuk segera sembuh dari penyakitnya.

“Mer… bisa yuk.. jangan tinggalin gw dulu. Masih panjang perjuangan kita,” tulis Syakir.

Namun sayang, setelahnya, adik Alvin Faiz itu pun koma dan kritis hingga akhirnya meninggal dunia pada dini hari.