Indro Warkop Tak Terima Soal 3 Pria yang Mirip Warkop DKI ?

397 views


Beberapa waktu lalu viral tiga orang pria yang mirip dengan para personel Warkop DKI. Warganet heboh karena ketiga pria itu sangat mirip dengan Indro, almarhum Dono dan almarhum Kasino.

Kemudian tiga orang tersebut membentuk grup bernama Warkopi. Mereka cukup aktif di berbagai media sosial, salah satunya YouTube.mKini, Indro Warkop tersirat tidak terima dengan hal tersebut. Bagaimana hal itu terjadi?

Indro Warkop meninggalkan komentar di salah satu akun penggemar Warkop DKI. Indro mempertanyakan akun tersebut benar penggemar atau bukan. Indro menyebut ketiga orang tersebut kurang beretika.

“@warkopdkinostalgia_fc kalo asli dan benar2 fans atau penggemar warkop harusnya sampean tau MORAL Warkop DKI…. dan harusnya sih tersinggung ada orang yg tanpa etika apa2 secara terkoordinir menyatakan mirip warkop doang…. tanpa ba bi bu ke yg punya badan… (yg dimiripin),” tulis Indro Warkop.

Komentar tersebut diunggah kembali oleh akun penggemar tersebut. Ia juga menambahkan pesan untuk ketiga orang tersebut.

“Dan pesan saya untuk orang yang viral semalam harus izin dulu dengan om indro dan anak anak nya om kasino dan Om Dono…karna anak nya om Dono. Anak nya om indro dan anak nya om Kasino lah yg memegang lembaga warkop,” ujarnya.

Sayangnya Indro Warkop belum memberi tanggapan terkait hal ini. Tangkapan layar komentar Indro Warkop tersebut menyebar di media sosial, salah satunya akun Instagram @rumpii_asiik.

“Ternyata ketiga pemuda yang sedang viral mirip Warkop ini tidak sowan / ijin dulu ke Om Indro atau anak anak dari Om Kasino dan Om Dono.

Ternyata mereka bukan dibawah management nya om Indro, awalnya mungkin mengira mereka dibawah managementnya,” tulis akun tersebut.

======

Nggak Usah Diet Lagi! Cuman Minum Air Putih Ternyata Bisa Turunkan Berat Badan Hingga 30 Kg dalam Sebulan, Begini Caranya

Untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan tubuh idea, banyak orang yang bersedia untuk melakukan diet ketat.

Berbagai jenis diet pun dilakukan, mulai dari diet vegan, diet vegetarian, diet paleo, hingga diet ketogenik.

Namun, tahukah kamu bahwa ternyata minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan hingga 30 kg?

Hal ini bukanlah omong kosong belaka karena sudah terbukti secara ilmiah melalui berbagai macam eksperimen.

Karenanya, diet air putih pun dianggap sebagai salah satu metode yang efektif dalam menurunkan berat badan.

Sebelumnya, air putih sendiri telah terbukti bermanfaat bagi tubuh untuk meningkatkan fungsi ginjal, sistem kardiovaskular, hingga sendi dan tulang.

Tak hanya itu, melansir Kompas.com, manfaat air putih lainnya adalah untuk kesehatan kulit dan meningkatkan kinerja kognitif.

Lantas, bagaimana caranya air putih dapat menurunkan berat badan? Simak pemaparan berikut ini.

Dikutip dari Nakita.id, caranya adalah dengan mengonsumsi air putih sebelum menyantap makanan utama.

Kamu hanya perlu meminum air putih sebanyak 500 ml atau sekitar 2,5 gelas sekitar dua jam sebelum makan.

Dengan cara ini, nafsu makanmu akan lebih terkendali sehingga terhindar dari kebiasaan makan berlebihan.

Sebuah penelitian pun menyebutkan bahwa melakukan cara ini setiap akan makan dapat memangkas 1 kg atau lebih dalam satu hari.

Hal ini juga dibuktikan dalam sebuah riset di Inggris yang melibatkan 84 orang yang memiliki berat badan berlebih.

Dari 84 orang ini, peneliti membagi menjadi dua kelompo yaitu kelompk yang meminum air putih dan tidak meminum air putih sebelum makan.

Hasilnya, kelompok yang meminum air putih sebelum makan mengalami penuruna berat badan lebih banyak yaitu sekitar 1,3 kg dibandingkan kelompok lainnya.

Hasil yang senada juga ditemukan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Jurnal Obesity seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Penelitian ini menyebutkan bahwa minum dua cangkir air putih sebelum makan dapat membantu menurunkan berat badan sebanyak 2 kg selama 12 minggu.

Para peneliti pun menegaskan bahwa cara terbaik minum air untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengganti minuman lain seperti teh, kopi, milk tea, dan minuman lainnya menjadi air putih.

======

Nyesel Banget Baru Tahu! Menambahkan Garam pada Kopi Ternyata Memiliki Dampak Luar Biasa, Dijamin Ketagihan dengan Khasiatnya!

Menambahkan garam pada kopi, mungkin terdengar asing bagi beberapa orang.

Bahkan, untuk sebagian orang lainnya, menambahkan garam pada kopi juga terdengar kurang lazim.

Namun, menambahkan garam pada kopi justru menjadi tradisi di beberapa negara, loh!

Di Turki misalnya, calon pengantin wanita, diwajibkan untuk menambahkan garam pada kopi seduh yang ia buat.

Lantas, kopi yang sudah ditambahkan garam itu harus diberikan pada calon suami dan keluarga.

Sedangkan di Skandinavia Utara, menambahkan garam pada kopi sudah dilakukan sejak beberapa dekade lalu.

Jadi, sebenarnya apa sih manfaat dari menambahkan garam ke dalam secangkir kopi?

Dilansir Nakita.ID dari perfectdailygrind.com, menambahkan garam ke dalam seduhan kopi adalah cara untuk menyeimbangkan rasa.

Dengan menambahkan garam pada kopi, maka robusta dan proses sangrai yang pahit akan terasa lebih seimbang.

“Penambahan garam dalam kopi mengurangi kepahitan tanpa menggunakan aditif lain,” jelas Sara Marquart selaku Kepala di The Coffee Excellence Center.

“Garam secara alami mengeluarkan rasa manis untuk kopi dan mempertahankan aroma yang menyenangkan,” imbuhnya.

Nah, dengan menambahkan garam pada kopi, hal ini sangat menguntungkan bagi kalian yang sensitif terhadap rasa pahit pada kopi.

Bukan hanya gula dan susu, ternyata garam pun bisa jadi alternatif lain untuk menambah kenikmatan kopi.

Untuk diketahui, membiarkan kopi terlalu lama di mesin press, menggunakan air yang terlalu panas, atau memilih ukuran gilingan yang salah bisa menyebabkan ekstraksi yang berlebihan.

Ekstraksi yang berlebihan in diketahui bisa meningkatkan rasa getir pada kopi.

Padahal, saat kita minum sesuatu yang pahit, ion kalsium dikirim ke otak kita.

Nah, dengan garam inilah, kita dapat meningkatkan rasa manis, asam, dan umami, garam cenderung mengurangi persepsi kita tentang kepahitan.

Ini karena kandungan natrium pada garam bisa mengaktifkan reseptor garam di langit-langit mulut.

“Ketika reseptor pahit dan reseptor garam diaktifkan pada saat yang sama, itu dapat menyebabkan ‘persepsi lintas-modal’. Ini menekan rasa pahit, dan meningkatkan indera perasa lainnya, seperti rasa manis,” jelas Sara.

Tapi tunggu dulu, menambahkan garam pada kopi ternyata juga ada aturannya.

Lantas, bagaimana cara terbaik dalam menambahkan garam ke kopi?

Beberapa pakar rasa kopi menyarankan, untuk menambahkan garam di tahap air.

Takaranya pun harus sesuai, sejumput garam (sekitar 0,5 gram) ditambahkan pada 1 liter kopi.

Dosis ini bisa membuat rasa manis kopi muncul secara halus.

Ditambahkan dari Kompas.com, menambahkan sejumput garam ke dalam kopi memang sempat menjadi trend beberapa waktu terakhir.

Sains juga membuktikan bahwa menambahkan garam mampu menetralisir rasa pahit pada kopi.

Hal ini dikarenakan ion natrium dapat menekan rasa pahit dan meningkatkan cita rasa.

======

Mengenal 4 Tanda Air Ketuban Tidak Normal

Air ketuban berperan membantu tumbuh kembang janin, serta melindungi janin dari cedera. Namun, air ketuban bisa mengalami kelainan dan kondisi ini perlu diwaspadai. Kenali apa saja tanda air ketuban tidak normal dan risikonya.

Air ketuban mulai terbentuk kurang lebih 12 hari setelah terjadinya proses pembuahan. Normalnya, air ketuban berwarna jernih kekuningan dengan volume sekitar 60 mililiter (mL) saat kehamilan berusia 12 minggu, 175 mL ketika usia kandungan 16 minggu, dan 400–1.200 mL di usia kehamilan 34–38 minggu.

Namun, ada sebagian ibu hamil yang memiliki air ketuban dengan kondisi tidak normal, misalnya berwarna keruh atau volume air ketuban terlalu sedikit maupun terlalu banyak.

Kondisi Air Ketuban Tidak Normal

Ada beberapa hal yang bisa menjadi tanda bahwa air ketuban tidak normal dan perlu diwaspadai, yaitu:

1. Air ketuban terlalu banyak

Secara medis, kondisi ini disebut polihidramnion. Polihidramnion merupakan komplikasi yang umum dialami ibu hamil. Sebagian besar ibu hamil dengan kondisi polihidramnion dapat melahirkan bayi yang sehat. Meski demikian, Anda disarankan untuk tidak mengabaikan kondisi ini.

Penyebab air ketuban terlalu banyak belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang berkaitan dengan polihidramnion, di antaranya:

  • Kelainan bawaan pada janin, seperti ketidakmampuan janin menelan air ketuban dan membuangnya
  • Ibu hamil menderita penyakit diabetes, termasuk diabetes gestasional
  • Kondisi hamil kembar yang disertai dengan sindrom transfusi kembar-ke-kembar
  • Rhesus darah antara ibu dan janin berbeda atau inkompatibilitas rhesus
  • Masalah pada jantung bayi, seperti kelainan jantung bawaan
  • Infeksi dalam kehamilan

Polihidramnion dapat meningkatkan risiko terjadinya bayi lahir prematur dan ibu hamil mengalami perdarahan setelah melahirkan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin guna mendeteksi sejak dini risiko terjadinya polihidramnion.

2. Air ketuban terlalu sedikit

Air ketuban terlalu sedikit atau oligohidramnion lebih rentan terjadi pada trimester akhir kehamilan. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu:

  • Komplikasi kehamilan, seperti hipertensi, dehidrasi, preeklamsia, dan diabetes
  • Kehamilan lewat bulan atau usia kehamilan melebihi 42 minggu
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti angiotensin-converting enzyme (ACE)
  • Solusio plasenta
  • Selaput ketuban pecah
  • Masalah pada janin, seperti kelainan genetik

Oligohidramnion dapat diketahui melalui pemeriksaan volume air ketuban menggunakan USG. Jika ibu hamil didiagnosis mengalami oligohidramnion, dianjurkan untuk minum air putih lebih banyak, terlebih bila disertai dengan gejala dehidrasi.

Selain itu, kondisi air ketuban sedikit juga memerlukan injeksi cairan ketuban atau amnioinfusi. Langkah penanganan ini dilakukan oleh dokter dengan cara memberikan cairan saline yang disuntikkan ke dalam dinding kantong ketuban.

3. Ketuban pecah dini

Pada sebagian ibu hamil, ketuban bisa pecah sebelum kehamilan menginjak usia 37 minggu. Semakin dini kondisi ini terjadi, semakin serius kondisi yang dialami ibu dan janin.

Ketuban pecah dini sering kali tidak diketahui penyebabnya, tetapi ada beberapa faktor risiko yang diduga bisa menjadi pemicunya, yaitu:

  • Infeksi pada vagina, rahim, atau leher rahim
  • Kebiasaan merokok
  • Riwayat operasi atau biopsi leher rahim
  • Riwayat kondisi serupa pada kehamilan sebelumnya
  • Kantong ketuban terlalu meregang karena polihidramnion atau sebab lain

Bila ibu hamil merasakan air mengalir dari vagina, baik secara perlahan maupun menyembur, segera ambil kain untuk menyerap cairan tersebut. Ciumlah aromanya dan pastikan apakah air ketuban berbau urine atau tidak. Bila setelah dicium ternyata bukan urine, segera cari bantuan medis.

4. Air ketuban berwarna tidak normal

Jika sudah mendekati tanggal persalinan, ketuban bisa pecah dengan sendirinya. Air ketuban yang keluar normalnya berwarna putih keruh hingga kekuningan dan tidak berbau.

Air ketuban berwarna tidak normal seperti kehijauan atau kecokelatan, bercampur dengan banyak darah, bertekstur kental, dan berbau busuk, bisa menandakan kelainan pada janin atau infeksi pada ketuban. Kondisi ini perlu segera ditangani oleh dokter.

Dengan mengenali tanda air ketuban tidak normal secara dini, penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko terjadinya komplikasi pun berkurang. Itulah sebabnya, penting untuk memeriksakan kehamilan secara rutin ke dokter atau bidan agar kondisi kehamilan dan janin Anda dapat terus terpantau.

Tags: #air putih bisa untuk diet #masalah warkop dki dan warkopi