Ini Yang Akan Kamu Dapatkan Jika Berani Merendam Kaki Di Air Garam Yang Hangat


Merendam kaki dengan air hangat sudah banyak orang yang melakukannya dan hal ini juga dikenal dengan istilah hidroterapi, hidroterapi ini bukan hanya merendam kaki saja tetapi mandi dan mengompres dengan air hangat juga termasuk.

Dan teknik ini sudah dikenal sejak lama sekali bahkan sejak jaman Yunani juga sudah menggunakan teknik ini, seiring perkembangan jaman garam banyak yang mencampurkan garam ke air hangat tapi apakah hal ini bisa berguna bagi kesehatan ?

ternyata kandungan garam pada air menjadi antiseptik yang dapat membantu meredakan infeksi pada kaki bahkan bagi mereka yang mengalami eksim pada kulitnya juga bisa membantu proses penyembuhan selain itu ada manfaat lain.

Air hangat juga bisa meningkatkan respon sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. merendam dengan air hangat di tambah garam juga bisa berguna untuk mendetoksifikasi tubuh dan mengeluarkan racun dan zat sisa pada darah.

Banyak sekali manfaat yang di dapat jika kamu rajin merendam kaki dengan air hangat yang ditambah garam, selain hal diatas merendam kaki juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, hal ini telah terbukti dari riset yang dilakukan Ferayanti dan rekannya.

Ferayanti dan rekan rekannya yang sebelumnya sudah diukur tekanan darahnya, setelah kaki direndam dalam air hangat dibarengi dengan teknik relaksasi napas, akan didapatkan penurunan tekanan darah yang cukup, hal ini terjadi karena air hangat akan membuat efek pelebaran dan memperlancar pembuluh darah.

Hal ini juga akan sangat berguna bagi kamu yang sudah lelah pulang bekerja dan sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan tidur yang baik, karena terapi ini juga bisa merelaksasikan otot , membantu menciptakan rasa nyaman dan menghilangkan ketegangan pada tubuh.

Sudah dijelaskan diatas kalau merendam kaki akan melebarkan pembuluh darah sehingga membuat aliran darah pada kaki menjadi terbuka dan lancar, karena hal ini akan membantu menciptakan rasa nyaman pada kaki dan menghilangkan pegal pada kaki.

Tapi tentu saja semuanya ada resiko tidak ada yang tidak ada resikonya, resiko yang mungkin kamu terima jika merendam kaki terlalu lama dan air yang di gunakan tidak bersih bisa menyebabkan munculnya dermatosis atau masalah kulit pada kaki.

Gejala ini bisa bermacam macam bisa timbul rasa nyeri pada kulit, kulit kemerahan, perih sampai mengalami demam jika kamu tak ingin mengalami hal ini kamu harus pastikan air yang kamu gunakan bersih.

Campuran Lemon dan Kayu Manis Siapa Sangka Bisa Jadi Ramuan Alami untuk Kesehatan, Perubahan Seperti Ini yang Tubuh Rasakan

Kayu manis salah satu rempah yang biasa ada di dapur rumah.

Begitu juga dengan lemon, yang selalu jadi favorit untuk dibuat minuman segar dan sehat.

Lemon dan kayu manis pun sangat mudah Moms dapatkan dan harganya tidak terlalu mahal.

Mencampur lemon dan kayu manis siapa sangka akan jadi ramuan alami yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

Melansir laman steptohealth.com, simak manfaat apa saja yang bisa diperoleh jika Moms mengonsumsi campuran lemon dan kayu manis.

Turunkan berat badan

  • Kombinasi lemon dan kayu manis merupakan cara efektif untuk meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Kayu manis membantu mengendalikan kadar insulin dan karbohidrat dalam darah.
  • Dengan minum ramuan kayu manis dan lemon setiap hari, lemak membandel di perut akan lenyap.
  • Hal ini tentunya juga berimbas pada menurunnya berat badan.
  • Cara membuat ramuan ini sama dengan ramuan untuk mengatasi radang sendi.
  • Hanya saja waktu mengonsumsinya yang beda.
  • Minum ramuan ini 20 menit setelah makan untuk mempercepat metabolisme sekaligus menjaga sistem pencernaan.

Mengatasi Flu

  • Kayu manis dan lemon adalah perpaduan yang sangat efektif melawan flu.
  • Jika gejala flu muncul, Moms bisa langsung mengonsumsinya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Ramuan ini efektif karena kandungan vitamin C dari lemon dan efek anti bakteri dari kayu manis.
  • Namun jika terlanjur terserang flu, minumlah ramuan ini agar Moms lebih cepat pulih.

Cara membuat ramuan untuk mengatasi flu:

  • Siapkan 1 batang kayu manis, 1 cangkir (250 ml) jus jeruk, 5 sendok makan (50 ml) jus lemon dan 1 sendok teh madu.
  • Panaskan jus jeruk, kayu manis, dan madu selama 5 menit.
  • Setelah itu, ambil batang kayu manis dan masukkan jus lemon ke dalam jus jeruk dan madu.
  • Minum ramuan ini saat pagi hari.

Membasmi jerawat

  • Kayu manis dicampur lemon bertindak sebagai agen anti bakteri yang hebat.
  • Lemon memang dapat membantu mengurangi jerawat, tapi tidak menghilangkan sepenuhnya terutama noda jerawat yang membandel.
  • Sedangkan kayu manis ampuh mengatasi masalah yang lebih detail, misalnya mengangkat komedo.
  • Jadi, gabungan kedua bahan ini sangat efektif mengatasi jerawat secara keseluruhan dan menghilangkan bekas jerawat.

Cara membuat ramuan untuk atasi jerawat:

  • Siapakan 5 gram kayu manis bubuk, 1 sendok makan (10 ml) jus lemon, wadah kecil, dan kapas.
  • Sebelum tidur, bersihkan wajah Moms lalu oleskan ramuan ini ke bagian wajah yang berjerawat.
  • Diamkan selama 5 menit lalu bilas dengan air hangat.
  • Lakukan hal ini secara rutin ya, Moms.

Mengatasi radang sendi

  • Jika Moms mengalami radang sendi, minum ramuan kayu manis dan lemon akan membantu mengurangi pembengkakan.
  • Lemon kaya akan vitamin C yang penting untuk menghasilkan kolagen.
  • Kolagen sangat diperlukan untuk kesehatan sendi dan tulang.
  • Selain itu, lemon kaya antioksidan yang sangat efektif mengurangi peradangan.
  • Sedang kayu manis juga mengandung zat anti inflamasi.

Cara membuat ramuan untuk atasi radang sendi:

  • Siapkan 1 batang kayu manis, 5 sendok makan (50 ml) jus lemon, 1 sendok teh madu, dan 1 gelas (250 ml) air.
  • Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan kayu manis dan madu.
  • Biarkan bahan ini meresap selama 15 menit, lalu diamkan 10 menit.
  • Minum ramuan ini setiap pagi saat perut kosong.

Jika Ingin Lambung Anda Tetap Sehat, Jauhi 2 Kebiasaan Ini Dan Lakukan 2 Hal Ini Agar Lambung Sehat Selamanya

Penyebab sakit ulu hati bisa dikarenakan adanya masalah di beberapa organ tertentu. Ulu hati atau epigastrium sendiri terletak di bawah tulang dada dan di atas pusar bagian tengah perut atas.

Sakit ulu hati biasanya ditandai dengan rasa nyeri di bagian tengah atas perut yang disertai mual atau perut kembung. Rasa sakit atau nyeri di bagian ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Kondisi nyeri pada bagian tubuh ini biasanya menjadi indikasi dari gangguan penyakit tertentu. Selain itu, nyeri pada ulu hati juga bisa disebabkan karena beberapa hal berkaitan dengan pola hidup.

Lantas, apa sajakah penyebab sakit ulu hati yang perlu diketahui dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman Medical News Today dan berbagai sumber, Kamis (3/6/2021):

1. Tukak Lambung
Penyebab sakit ulu hati yang pertama bisa disebabkan karena tukak lambung. Penyakit tukak lambung adalah luka terbuka pada lapisan dinding lambung atau sebagian usus kecil.

Kondisi ini terjadi ketika zat asam dalam saluran pencernaan merusak permukaan dalam lambung atau usus kecil. Zat asam tersebut bisa membuat luka terbuka yang sangat menyakitkan.

Tukang lambung sendiri bisa disebabkan karena infeksi bakteri dan penggunaan obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, ketoprofen, dan suplemen kalium.

2. Gangguan Pencernaan

Selanjutnya, penyebab sakit ulu hati bisa datang karena gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan biasanya terjadi setelah makan. Saat seseorang makan sesuatu, lambung memproduksi asam untuk mencerna makanan tersebut.

Terkadang, asam ini bisa mengiritasi lapisan sistem pencernaan dan memunculkan gejala seperti bersendawa, kembung di perut, dan mual. Gejala ini sering dirasakan bersamaan dengan nyeri epigastrium.

3. Refluks Asam dan GERD

Penyebab ulu hati sakit berikutnya bisa menjadi tanda dari gangguan refluks asam atau GERD. Refluks asam biasanya menyebabkan nyeri di bagian dada dan tenggorokan.

Refluks asam terjadi ketika sebagian asam lambung atau makanan di lambung naik kembali ke kerongkongan. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah heartburn.

Gejala umum refluks asam meliputi mulas, gangguan pencernaan, rasa asam abnormal di mulut, sakit tenggorokan atau suara serak, merasakan benjolan di tenggorokan, dan batuk terus menerus.

4. Gastritis

Gastritis atau radang perut terjadi ketika lapisan perut (mukosa) menjadi meradang karena infeksi bakteri, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau kerusakan berkelanjutan pada perut. Gejala umum gastritis meliputi rasa sakit pada ulu hati. Gejala lain juga dapat meliputi mual, muntah, dan muntah darah.

5. Intoleransi Laktosa

Penyebab sakit pada ulu hati juga bisa disebabkan karena intoleransi laktosa. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kesulitan mencerna laktosa yang biasa ditemukan dalam produk susu.

Intoleransi laktosa sering berkembang ketika tubuh tidak memiliki cukup laktase dalam tubuh. Enzim yang berperan penting dalam memecah gula laktosa. Intoleransi laktosa dapat menjadi penyebab nyeri di ulu hati.

6. Hernia Hiatal dan Gangguan Kandung Empedu

Hernia hiatal dapat menyebabkan nyeri di ulu hati. Kondisi ini bisa terjadi ketika bagian perut didorong ke atas ke arah diafragma melalui lubang yang dilewati kerongkongan, yang disebut hiatus. Kondisi ini bisa terjadi karena kecelakaan atau otot-otot diafragma yang melemah.

Selain itu, masalah pada kantong empedu juga dapat menyebabkan nyeri di ulu hati. Di beberapa kasus, batu empedu bisa menghalangi pembukaan kantong empedu. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh peradangan pada kantong empedu.

Gaya Hidup Bisa Jadi Penyebab Sakit Ulu Hati

1. Makan Berlebihan

Makan secara berlebihan bisa menjadi penyebab asam lambung yang membuat makanan kembali ke kerongkongan. Hal tersebut tentu bisa menyebabkan heartburn serta refluks asam dan menimbulkan nyeri di ulu hati.

Makan secara berlebihan akan menyebabkan perut mengembang melebihi kapasitas normalnya. Jika perut membesar secara signifikan, itu dapat memberi tekanan pada organ-organ di sekitar perut dan menyebabkan nyeri di ulu hati.

2. Alkohol

Minum alkohol dalam jumlah besar atau dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan lapisan perut meradang. Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri ulu hati dan masalah pencernaan lainnya.

Peradangan yang terus dibiarkan dalam jangka panjang bisa berakibat fatal dan menyebabkan pendarahan. Mengonsumsi alkohol terlalu banyak juga dapat menyebabkan kondisi seperti gastritis, pankreatitis, dan penyakit hati.

Tips Atasi Sakit Ulu Hati
Jika sakit di ulu hati belum parah, maka Anda bisa mengatasinya dengan mudah. Melansir dari laman Alodokter, ada beberapa cara mengatasi sakit ulu hati, diantaranya:

1. Mengonsumsi Obat

Mengonsumsi obat antasida bisa menetralkan asam lambung sekaligus mengurangi rasa sakit. Konsumsi obat ini setidaknya 1 jam setelah makan dan sebelum tidur. Namun, sebaiknya Anda mengonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi obat-obatan untuk meredakan nyeri.

2. Atur Pola Makan

Saat mengalami sakit ulu hati, coba konsumsi makanan yang ringan dan makanan sehat, seperti buah-buahan serta sayuran. Hindari mengonsumsi minuman beralkohol, berkafein, dan makanan yang dapat mengiritasi perut.

Selain itu, atur pola makan agar lebih teratur. Anda dianjurkan untuk membiasakan makan dalam porsi kecil, tetapi lebih sering untuk mencegah peningkatan asam lambung berlebih.

Tags: #manfaat merendam kaki diair garam hangat #ramuan alami mengobati berbagai penyakit #tips agar lambung tetap sehat