Inilah 9 Ciri-ciri Anak yang Membawa Rezeki Melimpah Untuk Orang Tuanya

464 views


Banyak anak banyak rezeki, itulah ungkapan yang sering kita dengar. Hal itu menyatakan bahwa anak yang diamanahkan Allah kepada kita adalah rezeki bagi orangtuanya. (foto cover: ilustrasi, sumber)

Tapi mengapa banyak orang yang tetap susah rezekinya meski memiliki banyak anak? Karena rezeki Allah yang membagi, mungkin memang orangtuanya sendiri yang menghalangi rezeki mereka sekeluarga. Ciri-ciri anak pembawa rezeki:

1. Cinta Pada Allah dan Rasul-Nya

Anak yang mencintai Allah dan RasulNya artinya selalu menurut apa yang diperintahkan dan menjauhi laranganNya, tidak menyekutukanNya dengan apapun dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladannya. Sejak dini anak ini telah menjadi anak yang mudah dibimbing menuju agama dan tidak keras hatinya.

Kondisi itu terus menerus bertambah seiring bertambahnya umur anak tersebut. Mudah menerima pelajaran agama. Anak-anak ini akan dilimpahi rezeki yang bisa diberikan langsung padanya atau lewat orangtuanya.

2. Suka Membaca al-Qur’an

Beruntunglah orangtua yang memiliki anak yang menjadikan Al Quran sebagai bacaan wajibnya. Tidak pernah malas disuruh ngaji. Bahkan ngaji menjadi salah satu kegemarannya. Dimudahkan menghafal surah-surah dalam Alquran.

3. Suka Berbuat Amal Shaleh dan Kebajikan

Anak ini mengerjakan kewajibannya sebagai hamba Allah sedari dini, seperti shalat, puasa, zakat dan memiliki akhlak yang baik.

Anak yang membawa rezeki begitu mudah tergerak hatinya untuk melakukan amal saleh. Hatinya begitu peka pada lingkungan, mudah berbuat baik serta gampang diarahkan.

4. Berbakti Pada Orang Tua

Anak yang menempatkan orangtuanya di atas segala-galanya. Paham betapa pentingnya peranan orangtua bagi kehidupannya. Dia tak bakalan dapat membalas jasa orangtuanya.

Bakti itu ditunjukkan dengan menghormatinya, mematuhi perintahnya, tidak menyakiti hatinya, dan selalu berbuat baik kepada mereka. Bahkan jika orangtuanya berbeda keyakinan / agama dengan dirinya pun tetap tidak mengurangi rasa hormat padanya.

5. Gemar Menuntut Ilmu Bermanfaat

Anak yang selalu haus ilmu yang bermanfaat bagi dirinya, agama dan masyarakatnya. Dengan keinginan sendiri dia melengkapi diri dengan bacaan bermanfaat, les, kursus di sela waktu luangnya, ikut terlibat dalam aktivitas sosial, kegiatan kepemudaan, remaja mesjid atau klub-klub olahraga yang bermanfaat.

6. Mampu Mengingatkan Orang Tuanya

Sejatinya orangtualah yang harus mengingatkan anak agar senantiasa berada di jalan yang benar. Tetapi orangtua juga manusia biasa yang penuh kelemahan dan kesalahan.

Anak yang baik akan mengingatkan orangtuanya jika cenderung melakukan dosa / maksiat dengan cara yang ma’ruf. Hal itu dilakukan semata-mata karena rasa cintanya pada mereka dan tidak ingi mereka terus-menerus melakukan maksiat dan jadi penghuni neraka nantinya.

7. Senantiasa Minta Doa dan Restunya

Apapun yang hendak dilakukannya, sejak dari kecil bahkan setelah dewasa, sukses dan sudah berkeluarga kebiasaan meminta doa restu orangtuanya tak pernah dilupakannya.

Karena dia paham restu orangtua adalah tiket untuk mempercepat dan memudahkan rezekinya. Senantiasa melibatkan orangtua dalam setiap keputusan penting yang akan dibuatnya.

Sebelum ujian, hendak mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi, memilih calon pendamping, hendak menikah, hendak memulai usaha dan sebagainya.

8. Tak Pernah Lupa Mendoakan Orang Tuanya

Anak yang saleh tak pernah lupa menyertakan orangtuanya dalam setiap doa-doanya. Dia ingin Allah menjaga, mengasihi, memberi kekuatan, kesehatan pada mereka seperti halnya yang dilakukan orangtuanya saat dirinya kecil.

Dia memohon agar Allah menjaga hatinya untuk tetap senantiasa berbuat baik pada keduanya.

9. Selalu Menceriakan Hati Orangtuanya

Anak-anak adalah rezeki dan keceriaan hati orangtuanya. Anak yang senantiasa menyenangkan dan menceriakan hati orangtua, selalu membuat bangga mereka adalah anak yang membawa rezeki.

Anak ini sangat menjaga nama baik dirinya, orangtua dan keluarga besarnya. Prestasi dan ukiran nama baik menjadi tolak ukurnya. Bukan anak yang memancing rasa susah, kegalauan, kesedihan, ratapan, umpatan bahkan keluarnya sumpah orangtua padanya.

Itulah 9 ciri anak yang membawa rezeki buat orangtuanya. Anak itu karunia dan rezeki Ilahi, diberikan pada orang-orang yang terpercaya untuk menjadi orangtua. Tidak semua orang diberi rezeki ini bukan?

Memiliki Anak Sholeh dan Membawa Rezeki Itu Harus Diupayakan

Mulai dari proses pembuatanya yang menyertakan Allah di dalamnya. Ucapan bismillah saat melakukan hubungan suami isteri dan doa yang dipanjatkan padaNya agar jika hubungan tersebut menghasilkan janin, akan diiringi rahmatNya.

Proses kelahiran, membesarkan dan mendidiknya dengan ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat. Senantiasa memantau perkembangan anak, menggiring ke jalan yang benar dan menariknya segera jika tercebur dalam kemaksiatan.

Senantiasa ada saat anak membutuhkannya. Sehingga setelah tua nanti anak akan selalu ada juga untuk dirinya. Mendidik dengan pujian dan penghargaan serta meminimalkan hukuman.

Menjadikan Diri Teladan Terpuji Buat Anak

Tak usahlah menyebut-nyebut kebaikan dan jasa kepada anak. Karena itu sudah semestinya dan menjadi tanggung jawab orangtua. Berusaha melindungi anak dari pengaruh luar yang membahayakan.

Berikan apa yang terbaik bagi tumbuh kembangnya. ASI sejak lahir sampai 2 tahun, makanan bergizi, merangsang kreativitasnya dan sosialisasinya.

Jika ingin memiliki anak saleh dan membawa rezeki, mulailah dari diri anda terlebih dahulu. Jadilah manusia saleh-salehah yang akan menjadi contoh dan teladan bagi mahluk kecil yang murni jiwanya itu. Masa kecil anak hanya sekali, jadikan masa itu terindah baginya.

Wallahu alam.

======

Bisa Bikin Pendek Umur, Tolong Mulai Sekarang Jangan Lagi Mengonsumsi Obat Bersama dengan Teh Manis, Ini Alasannya!

Semua obat yang dikonsumsi orang dewasa memiliki rasa yang sangat pahit.

Meski beberapa tahan dengan rasa pahit, namun sebagian besar orang juga tak tahan dengan rasa pahit dalam obat.

Kendati begitu banyak orang yang kemudian mengonsumsi minuman lain sebagai pengganti air putih untuk mengurangi rasa pahitnya.

Ya, salah satunya dengan minum teh manis.

Namun, tahukah kamu, minum obat dengan memakai teh ternyata sangat tidak dianjurkan, lo.

Wah, kira-kira apa ya alasannya?

Teh manis memang dapat membantu menyamarkan rasa pahit dari obat.

Meski begitu, kebiasaan tersebut tidaklah dianjurkan. Pasalnya, teh adalah minuman yang mengandung senyawa kafein.

Melansir dari Kompas.com, kandungan kafein pada teh memang tidak sebanyak pada kopi, tetapi hal tersebut tetap dapat menimbulkan interaksi obat.

Interaksi obat yang dimaksud di sini adalah senyawa kafein yang terkandung dalam teh akan berikatan dengan zat kimia obat, sehingga menyebabkan obat sulit dicerna.

Adapun efek interaksi obat dengan kafein tersebut adalah dapat menghambat efektivitas kerja obat di dalam tubuh hingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Ya, efek samping yang bisa ditimbulkan dari kafein antara lain, muncul rasa gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, hingga peningkatan denyut jantung.

Alhasil, obat yang diminum tidak dapat bekerja efektif dalam tubuh untuk menyasar sumber penyakitnya.

Oleh karena itu, para ahli pun menyarankan untuk memberi jeda terlebih dahulu, yakni sekitar 3-4 jam setelah meminum kafein jika Anda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Beberapa jenis obat-obatan yang tidak boleh diminum dengan teh, yaitu obat penurun tekanan darah, obat pengencer darah, obat antibiotik, obat depresi, pil kontrasepsi, ephedrine (efedrin), dan phenylpropanolamine.

Namun, ternyata bukan cuma teh yang tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan obat.

Sejumlah minuman lain juga tidak boleh diminum berbarengan obat, seperti susu, susu kedelai, jus jeruk bali merah, dan minuman bersoda.

Nah, itu dia alasan mengapa tidak boleh minum obat bersamaan dengan teh. Jangan dilakukan lagi ya!

======

Awas, Bisa Bikin Mati Muda! Ternyata 5 Kebiasaan yang Kerap Dilakukan Ini Berdampak Ngeri Bagi Kesehatan, Salah Satunya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

Kali ini Grid.id akan membahas beberapa kebiasaan yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Pasalnya, kebiasan yang sering dilakukan semua orang ini berakibat fatal.

Lantas apa saja sih kebiasan yang berdampak ngeri itu?

Untuk mengetahuinya, simak baik-baik yuk ulasan berikut!

1. Membersihkan telinga menggunakan cotton bud

Kebanyakan orang percaya bahwa cotton bud dapat membersihkan telinga.

Namun kebanyakan orang juga menggunakan cotton bud secara berlebihan yaitu memasukkan gagang sampai dalam.

Memasukkan gagang cotton bud sampai dalam dapat merusak gendang telinga, gangguan pendengaran, dan sebagainya.

2. Tidak mencuci tangan setelah dari toilet

Sebuah penelitian mengungkapkan banyak orang tidak mencuci tangan mereka setelah menggunakan toilet.

Dalam penelitian tersebut orang-orang menyebutkan mencuci tangan setelah menggunakan toilet hanya membuang waktu dan tidak penting.

Padahal mencuci tangan setelah menggunakan toilet menghindarkan kita dari bakteri.

3. Tidak membersihkan benda-benda yang sering digunakan

Laptop, handphone, remot tv, gagang pintu, dan benda-benda lain yang sering digunakan terkadang tidak dibersihkan secara berkala.

Padahal pada benda-benda yang sering digunakan tersebut terdapat kumpulan bakteri yang dapat membuat kita sakit.

4. Tidak mengganti sikat gigi untuk waktu yang lama

Mungkin kamu merasa sikat gigi kita masih bagus jadi tidak menggantinya dalam waktu yang lama.

Tetapi kebiasaan tidak mengganti sikat gigi dalam waktu yang lama menimbulkan masalah kesehatan loh hingga penyakit jantung.

Maka dokter gigi menyarankan kamu mengganti sikat gigi setiap 2 sampai 3 bulan.

5. Tidak flossing gigi

Tidak peduli seberapa teliti kamu menyikat gigi untuk menjauhkan kuman.

Tanpa flossing gigi, hampir tidak bisa menjaga kondisi gusi.

Flossing mengurangi risiko bakteri di dalam mulut ke bawah dan mencegah radang gusi.

Selain di atas, kebiasaan tidak eksfoliasi wajah, menggunakan pasta gigi mengandung fluoride, juga menimbulkan masalah kesehatan.

Tags: #ciri anak membawa rezeki untuk orangtuanya #jangan mengkonsumsi obat bersama dengan teh manis #kebiasaan bikin mati muda