Jangan Buru-Buru Diusir, Ternyata Inilah Pertanda Kucing Melahirkan Di Rumah


Jangan Buru-Buru Diusir, Ternyata Inilah Pertanda Kucing Melahirkan Di Rumah

Kucing merupakan salah satu hewan ciptaan Allah yang bisa hidup berdampingan dengan manusia. Terlebih diketahui kucing juga hewan kesayangan Rasulullah dan diperbolehkan dalam Islam untuk dipelihara.

Terkadang kucing juga sering memilih untuk melahirkan di rumah orang. Ternyata kucing melahirkan di rumah kita memiliki arti dan makna yang baik. Seperti yang dilansir dari Tribunnews, berikut ulasan tentang makna kucing melahirkan di rumah.

1. Akan Mengalami Peningkatan

Kelahiran makhluk hidup seperti hewan dan manusia banyak diartikan sebagai suatu pertanda baik. Sama halnya dengan kucing melahirkan di rumah bisa menandakan akan mengalami peningkatan. Peningkatan yang dimaksud biisa dari segi pekerjaan dan lainnya.

2. Memperoleh Kesejahteraan

Kucing yang melahirkan di rumah bisa menjadi suatu pertanda baik bagi mereka yang meyakininya. Anak kucing yang baru saja dilahirkan dipercaya dapat memberikan kesejahteraan bagi bumi.

3. Rezeki Tak Terduga

Sebagian orang lain percaya bahwa jika ada kucing yang melahikan di rumah kita maka akan mendapatkan rezeki. Rezeki bukan hanya berupa materi, melainkan kesehatan dan kemudahan dalam urusan juga termasuk nikmat yang diberikan Allah.

Melihat makna dan pertanda baik dari arti kucing melahirkan di rumah kita, maka jangan buru-buru mengusir hewan ini yaa.

======

Iseng Menaruh Sabun Batang di Bawah Sprei, Baru Sehari Pria ini Syok dengan Perubahan yang Dirasakan Tubuhnya

Mungkin banyak dari kamu yang langsung kebingungan saat diminta memasukan sabun batang di bawah sprei.

Kedengarannya memang aneh, tapi siapa sangka sabun batang yang dimasukkan ke bawah sprei justru punya manfaat luar biasa.

Seorang pria berhasil membuktikan khasiat menaruh sabun batang di bawah sprei.

Baru satu malam ia langsung syok dengan hasilnya!

Ternyata meletakkan sabun batang di bawah seprai membawa efek kesehatan bagi kita.

Kita bisa memilih sabun alami yang mengandung minyak esensial untuk ini.

Kemudian tinggal menempatkan sebatang sabun di bawah seprai sebelum tidur.

Setelah itu akan merasakan manfaat kesehatan yang tak terduga.

Salah satunya adalah dapat mengatasi masalah restless leg syndrome atau sindrom kaki gelisah.

Kondisi medis ini umum memengaruhi sekitar 50% populasi dan ditandai dengan kram kaki pada malam hari.

Ini sebenarnya adalah gangguan neurologis yang menyebabkan ketidaknyamanan di kaki saat istirahat.

Keadaan ini juga biasa dikenal dengan istilah “Charley’s Horses” atau “Kuda Charley”.

Rasa sakitnya akan terasa semakin buruk jika kita menggerakkan kaki saat kram.

Hal ini umumnya disebabkan oleh dehidrasi, kekurangan mineral dan vitamin, serta olahraga yang berlebihan.

Namun, itu juga bisa disebabkan oleh kehamilan, penyalahgunaan alkohol, diabetes, dan gagal ginjal.

Tapi sedikit berlega, karena dengan menempatkkan sabun di bawah seprai kemudian tidur dalam kondisi tersebut dapat meredakan gangguan ini.

Lebih dari 42% orang yang menderita ini melaporkan efek positif setelah mencoba trik ini, seperti dilansir dari Healthy Food House.

Dokter juga percaya bahwa ini memiliki efek yang menguntungkan.

Itu karena adanya kandungan magnesium dalam sabun tersebut.

Karena sifatnya yang menenangkan, Dr Oz menyarankan untuk menggunakan sabun lavender sebagai pilihan terbaik.

Orang-orang yang telah mencoba trik ini pun mengklaim bahwa ini sangatlah efektif.

Mereka pun memberikan kesaksian pengalamannya melalui Steady Health.

“Saya herniated disk (hernia disk) di punggung bawah saya pada tahun 1997. Itu sangat buruk sehingga menyebabkan kerusakan saraf.

  • Saya telah menderita sakit luar biasa di punggung bawah dan kaki kanan saya selama 11 tahun sekarang.
  • Saya diberitahu untuk menaruh sabun di bawah seprai saya untuk membantu meringankan rasa sakit.
  • Saya mencobanya, dan itu benar-benar berhasil.
  • Saya belum bisa tidur di tempat tidur selama hampir 10 tahun.
  • Saya sudah tidur di kursi malas sepanjang waktu itu.

Ini adalah hari ke-3 saya dengan sabun batangan di antara seprai saya dan saya benar-benar terbangun pagi ini tanpa rasa sakit apa pun.

Saya akan merekomendasikan mencobanya. Saya tahu ini kedengarannya enak, tapi sejauh ini sangat bagus. Semoga ini bisa membantu !!!” tulis seorang pria.

Sedangkan seorang gadis lain juga berkomentar:

“Ketika ibu saya menggunakan sabun untuk menghilangkan rasa sakit dan juga kram kaki, saya pikir dia mungkin membodohi dirinya sendiri.

Sekarang, saya memiliki beberapa bar di tempat tidur dengan saya setiap malam, menempatkan mereka di mana pun rasa sakit itu muncul dari kaki ke kepala.

Ini bekerja untuk saya dan untuk suami saya, dan kami juga menggunakan sabun jenis apa pun.

Itu tidak mengambil alasan untuk rasa sakit, tetapi itu memungkinkan saya untuk tidur ketika rasa sakit mengganggu. Ini sangat layak untuk dicoba!”

Ada yang tertarik mencobanya?

Walau terdengar masih asing di telinga kita, bisa jadi meletakkan sabun batang di bawah seprai kita ini dapat menjaga kesehatan bahkan mengurasa rasa sakit kaki.

======

Amankah Menyedot Ingus Bayi dengan Mulut?

Menyedot ingus bayi dengan mulut mungkin masih dilakukan oleh sebagian orang tua ketika buah hati mereka sedang pilek. Alasannya, cara ini dianggap ampuh untuk membersihkan hidung bayi dan meredakan pileknya. Pertanyaannya, amankah menyedot ingus bayi dengan mulut?

Karena daya tahan tubuhnya belum terbentuk secara sempurna, bayi memang lebih rentan mengalami pilek. Sebenarnya pilek bukanlah suatu penyakit, Bun, tetapi salah satu gejala yang yang dialami tubuh bayi ketika sedang tidak fit, sehingga bayi rentan terkena ISPA atau flu yang dapat menyebabkan pilek.

Saat pilek, bayi akan mengeluarkan cairan atau lendir bening yang disebut dengan ingus. Selain berwarna bening, ingus juga bisa berubah warna menjadi kekuningan atau kehijauan apabila terdapat infeksi bakteri.

Menyedot Ingus Bayi dengan Mulut Tidak Dianjurkan

Ketika pilek, tidak semua ingus bayi bisa keluar dengan lancar. Ingus yang terperangkap di dalam hidung dan saluran pernapasan ini biasanya menyebabkan hidung bayi tersumbat, bayi sulit menyusu, dan bayi menjadi rewel karena tidak bisa bernapas dengan lega.

Melihat bayi Bunda yang sedang mengalami kondisi tersebut, tentu membuat hati Bunda tidak tega, ya.

Guna membersihkan ingus Si Kecil dan melegakan pernapasannya, Bunda mungkin terpikir untuk menyedot ingus Si Kecil menggunakan mulut. Walau bisa mengeluarkan ingus sedikit demi sedikit, namun kenyataannya hal ini sangat tidak dianjurkan, Bun.

Menyedot ingus bayi menggunakan mulut bukanlah cara yang aman, bahkan justru bisa membahayakan kesehatan Si Kecil. Pasalnya, di dalam mulut Bunda terdapat beragam jenis bakteri dan virus penyebab penyakit yang bisa menular ke Si Kecil dan menyebabkan ia sakit.

Selain bakteri, virus flu atau bahkan virus Corona juga bisa ada di dalam mulut, lho. Bila Bunda menyedot ingus Si Kecil menggunakan mulut, virus tersebut bisa masuk ke tubuhnya.

Cara Aman dan Efektif untuk Membersihkan Ingus Bayi

Dibandingkan dengan menggunakan mulut, ada cara lain yang lebih aman untuk mengeluarkan ingus bayi, yakni dengan menggunakan alat sedot ingus atau nasal aspirator, semprotan hidung atau nasal spray, atau bulb syringe.

Ketiga alat ini bisa dengan mudah Bunda beli di toko alat kesehatan terdekat. Cara menggunakannya pun cenderung tidak sulit dan umumnya tertulis di belakang kemasan produk.

Selain dengan alat tersebut, Bunda juga bisa meringankan pilek pada buah hati dengan melakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Teteskan larutan air garam steril (cairan saline) ke hidung Si Kecil yang mampet. Cara ini bisa membantu mengencerkan ingus dan membuatnya lebih mudah keluar dengan sendirinya.
  • Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di rumah atau kamar tidur Si Kecil.
  • Posisikan kepala Si Kecil lebih tinggi saat tidur.
  • Berikan Si Kecil ASI secara teratur untuk memperkuat daya tahan tubuhnya dan mencegahnya dari dehidrasi.
  • Jauhkan Si Kecil dari asap rokok, debu, dan polusi yang dapat memperparah pileknya.

Mengingat lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya, mulai sekarang Bunda tidak perlu lagi menyedot ingus bayi Bunda dengan mulut, ya. Lagi pula, gejala pilek pada bayi sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa membutuhkan penanganan medis, Bun.

Namun, Bunda tetap harus waspada dan segera membawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan bila pilek yang dialaminya disertai gejala lain, seperti demam tinggi, demam tidak juga reda meski sudah diberi obat penurun panas, sesak napas, napas berbunyi, atau Si Kecil terlihat lemas.

Tags: #menyedot ingus dengan mulut #pertanda kucing melahirkan dirumah #perubahan yang dirasakan saat menaruh sabun dibawah sprei