Jangan Pakai Nama Ini Pada Anak Karena Dilarang Dalam Islam,7 Nama Yang Dilarang Dalam Islam


Dalam Islam nama baik merupakan doa yang disematkan orangtua kepada anak-anaknya tidak heran para orangtua memberikan nama- nama yang indah tapi perlu diperhatikan karena ada beberapa nama bayi yang dilarang dalam Islam yang perlu kita cermati sahabat beriman .

Nama bayi yang dilarang dalam Islam termasuk nama yang bermakna buruk nama-nama yang dilarang ini termasuk kedalam dua normal yaitu bertentangan dan yaitu bertentangan dengan syariah dan memiliki makna yang tidak baik nyamain dimaksud juga bisa membawa arti pesimis atau karakteristik tercela yang akan dibenci atau menyebabkan kebencian

Bagi Mama yang memeluk agama Islam, sebaiknya memilih nama yang tidak bertentangan dengan agama. Oleh sebab itu, proses ini tidak boleh dilakukan sembarangan dan perlu dikaji lebih dalam.

Jika Mama terlanjur menyukai sebuah nama, alangkah baiknya untuk memeriksa terlebih dahulu apakah nama tersebut memiliki makna baik atau justru sebaliknya. Ada beberapa nama yang sebaiknya tidak dipilih karena nama ini dilarang dalam Islam.

Berikut rangkum daftar nama-nama yang dilarang dalam Islam untuk diberikan kepada anak mama.

1. Nama yang artinya mengandung makna negatif

Saat memberikan nama, tak sekadar memilih yang bagus dan populer tapi sebaiknya juga yang memiliki makna baik ya, Ma.

Di antara beberapa nama yang sebaiknya tidak digunakan adalah nama yang artinya mengandung makna negatif. Misalnya seperti Harb, Murrah, Kalb, Hayyah dan Jahsy.

Harb memiliki arti ‘perang’, Murrah artinya ‘pahit’, Kalb berarti ‘anjing’, Hayyah bisa dimaknai sebagai ‘ular’, sementara Jahsy artinya ‘kasar’.

2. Nama yang berhubungan dengan syahwat

Memilih nama untuk anak perempuan juga tidak boleh sembarangan. Jangan sampai namanya hanya bagus diucapkan, namun justru berarti yang tidak baik. Terutama yang artinya berkaitan dengan syahwat, Ma.

Misalnya seperti Ahlaam yang bermakna ‘impian’, Ariij yang berarti ‘wangi’, serta Syaadiyah yang berarti ‘seorang biduanita’.

Sebisa mungkin, hindari juga penggunaan nama yang bisa bermakna ambigu seperti Ghaadah. Nama ini bisa diartikan sebagai ‘gadis lembut’.

3. Nama tokoh-tokoh yang dikenal zhalim

Seperti diketahui, dalam sejarah penyebaran Islam ada beberapa nama tokoh yang dikenal menentang dan tak segan berperilaku kasar. Di antaranya seperti Fir’aun, Qaarun dan Haamaan.

Oleh sebab itu, penggunaan nama ini pun sebaiknya tak Mama berikan untuk si Kecil nanti, ya.

4. Nama yang bermakna dosa dan maksiat

Beberapa nama juga sebaiknya tak diberikan untuk si Kecil karena dalam Islam nama ini memiliki arti yang mengarah pada perilaku maksiat. Jadi, lebih baik pilih nama yang lain saja ya, Ma.

Misalnya seperti Zhaalim dan Sarraq. Nama Zhaalim memiliki makna sebagai ‘orang yang lalim’. Sementara Sarraq artinya ‘pencuri’.

5. Nama yang bermakna berhala
Nama lain yang sebaiknya juga tak diberikan untuk anak adalah nama-nama serupa berhala alias patung yang disembah, Ma. Salah satunya seperti Isaaf.

Nama Isaaf juga seringkali diubah sedikit menjadi Israf, namun sebenarnya nama ini juga memiliki makna yang kurang baik sehingga sebaiknya tak diberikan untuk si Kecil.

Dalam bahasa Arab, Israf artinya berlebihan atau melampaui batas. Nama ini pun bisa diartikan sebagai seseorang yang berlebihan dan melampaui batas dalam menggunakan sesuatu.

6. Nama yang mengarah pada perilaku tidak baik

Beberapa nama yang sebaiknya juga tak dipilih sebagai nama anak karena memiliki makna yang mengarah pada perilaku tidak baik misalnya Asyar (jahat), Balidah (bodoh), Asyirah (tidak bersyukur), Ghasibah (perampas), dan Haqidah (dengki).

Ada pula Sakirah (pemabuk), Syariqah (pencuri), dan Waqihah (kurang sopan). Jadi, pilih-pilih lagi dengan cermat sebelum memberikan nama untuk si Kecil ya, Ma.

7. Nama yang bermakna gelar khusus untuk nabi

Ya, memberikan nama yang bermakna gelar khusus untuk para nabi juga sebaiknya tidak dilakukan. Misalnya seperti Khalilullah yang artinya kekasih Allah, sebuah gelar yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.

Nama Ruhullah yang artinya roh Tuhan juga sebaiknya tidak diberikan. Ini adalah gelar khusus yang diberikan kepada Nabi Isa AS karena terlahir murni dari kuasa Allah SWT.

Itulah tujuh nama bayi yang dilarang dalam Islam. Yuk Ma, coba lebih cermat lagi dalam memilih nama untuk si Kecil. Cari berbagai sumber terpercaya supaya Mama tidak keliru dalam memberikan nama, yang tentunya harus bermakna baik dan berisi doa serta harapan untuk kehidupan anak kesayangan

Viral Ucapan Soal Pelakor: Istri Kedua Bukan Perampas, Tapi Takdir, Harus Pintar Jaga Laki

Di tengah-tengah ramainya netizen memperbincangkan kasus pelakor PNS puskesmas di Malang, muncul sebuah unggahan di Facebook yang menyebut bahwa pelakor itu bukan perebut suami orang.

Unggahan itu ditulis oleh akun Pakdo Miey, yang diduga orang Malaysia. Dia menulis di dinding Facebook-nya bahwa seharusnya istri pertama harus pintar menjaga suami agar tidak direbut orang.

Pernyataan tersebut berawal dari komentar di akun Facebook Info Roadblock di Kelantan (IRDK) saat momen Idul Fitri kemarin. Komentar itu menjadi heboh sejak diunggah kembali oleh Pakdo Miey.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita dua anak mencurahkan kesedihannya soal suaminya direbut oleh seorang pelakor yang bekerja sebagai PNS di salah satu puskesmas di Malang.

Curhatannya diunggah oleh akun Ulies Chan secara panjang lebar di dinding Facebook tentang bagaimana si pelakor merebut suaminya. Pada curhatannya itu dia memberitahu kalau si pelakor termasuk kenalan dekatnya, dan sudah sejak lama mengincar suaminya. Dia juga mengunggah tujuh foto bukti percakapan antara suaminya dengan si pelakor.

Bukan suatu pembenaran untuk suamiku bermain-main dengan kamu, bukan pula alasan untuk kamu menggoda ayah dari anak-anakku, hingga pergi pacaran ke sana ke sini membawa anak sulungku. Berulang kali ku coba untuk selalu berbaik hati padamu tapi apa balasan mu, kamu tetap masuk dalam kebahagiaan kami tanpa bisa ku cegah lagi,” tulis Ulies.

Tak cuma tentang si pelakor, wanita tersebut juga mencurahkan kekecewaannya pada suaminya, yang tega berpaling darinya. Padahal selama ini dia telah mencoba menjadi istri yang baik.

“Dan kamu suami ku???? kenapa kamu tega lakukan itu pada kami..Kenapa kamu tega lakukan itu dengan ku yang selalu menemani mu, sembilan tahun kita bersama tak pernah sedikitpun aku menuntut mu lebih, dengan jahat nya kamu pergi dengan nya???? berbagi kasih dengan dia???? apa kurang ku dimatamu? Kurang apa diriku!” katanya.

Dia juga mengatakan kalau dirinya telah berusahan memaafkan suamianya saat ketahuan selingkuh pertama kali dengan si pelakor.

“Aku akui aku memang bukan istri yang terbaik buat mu, tapi bukan kah tak ada manusia yang sempurna? Setidaknya aku sudah berusaha yang terbaik yang aku mampu.. bahkan saat putra pertama kita masih kecil kamu sudah mulai bermain hati dengan nya, namun aku memaafkan khilafmu karena engkau berjanji akan berubah demi anak kita.. Aku memang bukan siapa-siapa, hanya seorang ibu yang hanya punya cinta untuk keluarga,” katanya.