Jangan Tidur pada Waktu Ini, Bisa Bikin Bodoh Bahkan Serangan Jantung Kata dr. Zaidul Akbar


Berikut penjelasan dr. Zaidul Akbar terkait 1 waktu yang bahayanya luar biasa jika digunakan untuk tidur.

Menurut dr. Zaidul Akbar, jika seseorang tidur pada waktu ini tak hanya rezekinya dari Allah akan berkurang.

Tetapi pada masalah kesehatannya adalah bisa terkena serangan jantung. Selain itu, tidur pada waktu ini juga bisa membuat seseorang menjadi bodoh kata beliau.

Meski sudah jelas bahaya untuk kesehatan, namun sebagian besar orang tidak mengetahui hal ini, dan sering tidur pada waktu ini karena suasananya nyaman.

Selengkapnya, simak penjelasan dr. Zaidul Akbar berikut ini seperti dilansir PortalJember.com dari video yang diunggah oleh kanal YouTube SALING MENGINGATKAN pada 27 Juni 2021.

Sebelum membahas kapan waktu tidur yang dianggap bahaya ini, dr. Zaidul Akbar menjelaskan kapan waktu tidur yang baik selain malam hari.

Beliau menerangkan bahwa malam hari adalah waktu yang Allah berikan untuk mengistirahatkan tubuh dari segala kesibukan, sehingga pada waktu ini lebih baik jangan beraktifitas apalagi olahraga.

Namun selain malam hari, waktu tidur lain yang baik salah satunya adalah siang hari, yakni 30 menit sebelum dhuhur atau setelah dhuhur.

Sebaliknya, waktu yang bahaya dan tidak disarankan untuk tidur ini adalah setelah subuh kata dr. Zaidul Akbar.

Menurut beliau, tidur di waktu tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan pada jantung. Selain itu beliau juga mengatakan bahwa tidur setelah subuh bisa menyebabkan kebodohan.

“Sebab apa banyak terjadi serangan-serangan jantung ya atau kelemahan-kelemahan jantung itu di pagi hari kek begitu,” kata dr. Zaidul Akbar.

“Jadi pagi jangan tidur ya, dan itu salah satu tidur yang bikin bloon. Iya, jadi tidur yang bikin bodoh itu tidur ba’da subuh,” kata beliau menerangkan.

Jika kemudian ada rasa kantuk yang tidak tertahankan, maka menurut dr. Zaidul Akbar sebaiknya jangan tidur dengan posisi berbaring, melainkan duduk dan berdzikir.

“Jangan lupa dzikir pagi ya dan sekali lagi saya sampaikan, ibadah itu adalah nutrisinya volume, dzikirnya kita sebenarnya makanan buat qholbu kita,” kata dr. Zaidul Akbar.

======

Kandungan Nutrisi Dada Ayam dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Dada ayam dikenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Bagian ayam ini sering kali menjadi pilihan makanan bagi orang yang sedang menjalani diet atau membentuk massa otot. Namun, apa yang membedakan dada ayam dengan bagian lainnya dan apa manfaatnya bagi kesehatan?

Daging ayam merupakan sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan dan harganya pun terjangkau. Bagian ayam ini kerap menjadi favorit banyak orang karena memiliki potongan yang lebih besar dan daging yang lebih banyak jika dibandingkan dengan bagian ayam lainnya.

Nutrisi Dada Ayam

Dalam satu potong atau sekitar 100 gram dada ayam filet tanpa kulit yang telah dimasak, terdapat sekitar 150 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 25 gram protein
  • 3,2 gram lemak
  • 450 miligram natrium
  • 0,5 miligram zat besi
  • 0,7 miligram zinc
  • 5-10 miligram kalsium
  • 23 mikrogram selenium
  • 330 miligram kalium

Sekitar 80 persen kalori dalam dada ayam berasal dari protein dan hanya 20 persen yang berasal dari lemak. Jika dibandingkan dengan bagian ayam lain, dada ayam memiliki kandungan protein dan kalori lebih tinggi, bahkan mencapai 3 kali lebih banyak.

Selain itu, dada ayam sama sekali tidak mengandung karbohidrat, gula, maupun serat. Dada ayam juga mengandung beragam nutrisi lain, seperti vitamin A, vitamin B, folat, kolin, tembaga, dan fosfor.

Manfaat Mengonsumsi Dada Ayam

Dada ayam merupakan salah satu makanan bergizi karena kandungan proteinnya yang tinggi. Berikut ini adalah manfaat konsumsi dada ayam bagi kesehatan tubuh:

1. Membangun massa otot

Saat mengonsumsi dada ayam, kandungan protein di dalamnya akan diolah menjadi asam amino. Zat ini kemudian akan digunakan tubuh untuk membentuk sel-sel dan jaringan tubuh, termasuk jaringan otot.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa dada ayam cukup sering dikonsumsi oleh para atlet atau orang yang sedang membangun massa dan kekuatan otot. Asupan protein yang tercukupi juga dapat mencegah terjadinya sarcopenia, yaitu kondisi hilangnya massa otot akibat proses penuaan.

Selain dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti dada ayam, olahraga dan latihan kekuatan juga penting dilakukan untuk membangun massa otot.

2. Menekan rasa lapar dan nafsu makan

Diet tinggi protein, misalnya dengan mengonsumsi dada ayam, bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Ini dikarenakan makanan tinggi protein dapat meningkatkan kadar peptida YY, yaitu hormon yang membuat tubuh merasa kenyang. Selain itu, protein juga dapat menekan produksi hormon ghrelin yang menimbulkan rasa lapar.

Beberapa riset menunjukkan bahwa pola makan tinggi protein dapat membuat seseorang lebih mudah mengatur nafsu makannya, sehingga berat badannya bisa lebih terkontrol.

Dengan demikian, jika Anda ingin menurunkan berat badan, cobalah untuk mengurangi porsi nasi yang tinggi karbohidrat dan mulai perbanyak asupan protein, misalnya dari dada ayam.

3. Menjaga kesehatan tulang

Tulang bisa mudah keropos dan melemah seiring bertambahnya usia. Selain itu, kurangnya asupan gizi, seperti kalsium dan protein, juga diketahui dapat membuat tulang lebih mudah patah.

Suatu riset menyebutkan bahwa tercukupinya asupan protein dapat menjaga kepadatan tulang dan menurunkan risiko terjadinya osteoporosis pada lansia, terutama wanita yang telah menopause.

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tulang, perbaiki pola makan Anda dengan mencukupi asupan kalsium dan protein yang bisa diperoleh dari dada ayam. Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga agar tulang, sendi, dan otot tubuh tetap kuat.

4. Meningkatkan metabolisme

Pola makan tinggi protein dapat membuat metabolisme di dalam tubuh meningkat. Dengan menyantap makanan tinggi protein, seperti dada ayam, tubuh akan membakar sekitar 80 kalori lebih banyak.

Namun, jika ingin memanfaatkan dada ayam untuk menurunkan berat badan, Anda juga perlu menjalani cara lain, yaitu dengan berolahraga secara rutin, misalnya dengan berjalan santai, joging, atau bersepeda.

Anda juga bisa mencoba olahraga intensitas tinggi yang dapat membakar banyak kalori, seperti crossfit dan Muay Thai.

5. Menjaga agar tubuh tetap fit

Dada ayam mengandung banyak kalori dan protein. Kalori yang tinggi pada dada ayam dapat diolah menjadi energi, sehingga tubuh tetap bertenaga saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, protein juga baik dikonsumsi untuk meningkatkan stamina atau kebugaran tubuh, terutama bagi Anda yang sering menjalani aktivitas fisik berat atau sering berolahraga.

Agar tetap sehat saat mengonsumsi dada ayam, pilihlah dada ayam tanpa kulit dan usahakan untuk tidak menggoreng dada ayam karena bisa menambah jumlah minyak dan lemak.

Sebagai alternatif, coba olah dada ayam dengan cara memanggang, merebus, atau mengukusnya. Usahakan juga untuk tidak menambah garam atau mentega berlebihan saat mengolah dada ayam.

Selain mengonsumsi dada ayam, Anda juga perlu menerapkan pola makan sehat dan mengonsumsi makanan lainnya yang bergizi, seperti buah, sayur, kacang, dan susu rendah lemak, untuk mencukupi kebutuhan nutrisi Anda.

Jika selama ini jarang mengonsumsi makanan berprotein tinggi, Anda bisa mulai menambahkan dada ayam dalam menu makanan Anda sehari-hari. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter gizi untuk menentukan porsi dada ayam dan makanan sumber protein lainnya, sesuai kondisi dan kebutuhan Anda.

======

Jangan Lewatkan 5 Manfaat Kacang Tolo Ini

Di balik rasanya yang lezat, ada segudang manfaat kacang tolo bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga menyehatkan jantung. Simak penjelasan lengkap mengenai manfaat kacang tolo dalam artikel ini.

Kacang tolo umumnya berwarna pucat dengan bintik hitam, cokelat, atau merah yang menyerupai mata. Meski kacang tolo tak sepopuler kacang tanah, kacang merah, atau kacang polong, ada banyak kandungan nutrisi di dalamnya yang tak kalah menyehatkan.

Kandungan Nutrisi Kacang Tolo

Manfaat kacang tolo bisa Anda dapatkan dari kandungan nutrisinya yang berlimpah. Dalam 170 gram kacang tolo yang matang terdapat 194 kalori dan beragam nutrisi penting, seperti:

  • 13 gram protein
  • 1 gram lemak
  • 35 gram karbohidrat
  • 11 gram serat
  • 88% dari kebutuhan harian folat
  • 50% dari kebutuhan harian tembaga
  • 28% dari kebutuhan harian tiamin
  • 23% dari kebutuhan harian zat besi
  • 21% dari kebutuhan harian fosfor
  • 21% dari kebutuhan harian magnesium
  • 20% dari kebutuhan harian zinc
  • 10% dari kebutuhan harian kalium

Selain itu, kacang tolo juga mengandung vitamin B6, selenium, dan riboflavin. Kacang tolo juga diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti polifenol, dengan kadar yang tinggi. Senyawa ini berperan penting sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel dan melindungi tubuh dari penyakit.

Beragam Manfaat Kacang Tolo

Dengan berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya, kacang tolo dipercaya mampu membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat kacang tolo yang bisa Anda peroleh:

1. Menjaga kesehataan saat hamil

Kacang tolo merupakan salah satu makanan yang banyak mengandung folat. Folat berperan penting dalam mendukung pembentukan dan perkembangan saraf dan otak janin. Folat juga penting untuk mengurangi risiko terjadinya cacat tabung saraf, seperti anensefali dan spina bifida, pada bayi yang baru lahir.

Oleh karena itu, mengonsumsi kacang tolo baik untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

2. Membantu menurunkan berat badan

Kacang tolo juga merupakan pilihan camilan yang ideal bagi Anda yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan normal. Hal ini berkat kandungan protein dan serat larut di dalamnya yang dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan.

Manfaat kacang tolo ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang menemukan bahwa rutin mengonsumsi kacang-kacangan, termasuk kacang tolo, bisa menurunkan berat badan secara efektif sekaligus mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Selain baik untuk menurunkan berat badan, serat larut juga merupakan nutrisi penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kandungan serat larut yang tinggi dalam kacang tolo dapat membantu melancarkan buang air besar pada penderita konstipasi.

Serat larut juga bisa berperan sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus dan menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, konsumsi serat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan, seperti asam lambung, wasir, dan tukak lambung.

4. Mengontrol kadar gula darah

Kandungan serat pada kacang tolo diketahui bisa memperlambat penyerapan gula dalam usus dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Dengan begitu, kacang tolo bisa dijadikan sebagai salah satu makanan yang baik bagi penderita diabetes.

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Mengonsumsi kacang tolo secara rutin juga diketahui bisa meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini berkat kandungan polifenol di dalamnya yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mengurangi peradangan kronis yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Selain itu, kacang tolo juga memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol jahat (LDL), dua faktor yang sangat berpengaruh dalam terjadinya penyakit jantung, termasuk gagal jantung dan serangan jantung.

Setelah mengetahui manfaat kacang tolo, mulai sekarang Anda bisa memasukkan kacang ini ke dalam menu diet sehat Anda. Kacang tolo dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat atau ditambahkan ke dalam hidangan lain, seperti sup, salad, atau oatmeal.

Untuk mengolahnya, kacang tolo harus direndam terlebih dahulu sebelum dimasak. Ini perlu dilakukan agar kacang tolo lebih mudah dicerna dan penyerapan nutrisinya lebih optimal.

Apabila Anda ingin mendapatkan manfaat kacang tolo tetapi masih ragu untuk mengonsumsinya karena memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Tags: #manfaat dada ayam bagi kesehatan #manfaat kacang tolo bagi kesehatan #waktu tidur yang dilarang bikin nyawa melayang