Kakek 103 Tahun Nikahi Perawan 30 Tahun, Ternyata Si Kakek Bukan Orang Sembarangan


Kisah kakek berusia 103 tahun bernama Muhammade mendadak viral. Warga Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, itu tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.’

Bukan tanpa alasan, hal itu lantaran Muhammade menikahi seorang perempuan berusia 30 tahun bernama Indo Ajeng. Usianya terpaut 73 tahun lebih muda dari usia Muhammade.

Muhammade adalah duda setelah istrinya meninggal dunia 8 tahun lalu. Sedangkan Ajeng belum pernah menikah alias masih perawan.

Ternyata, kakek 103 tahun ini bukanlah orang sembarangan. Dia diketahui merupakan mantan pejuang kemerdekaan di era penjajahan atau veteran.

Awal Pertemuan

Salah seorang tetangga mempelai pria bernama Rahmat mengatakan, Muhammade dan Indo Ajeng sudah mengenal satu sama lain.

Karena sudah saling mengenal, lantas keluarga mereka pun menjodohkan keduanya hingga berlanjut ke pelaminan.

Saya kurang tahu awalnya bagaimana, tapi sudah kenal memang dan dikasih ketemu sama keluarganya,” kata Rahmat, sebagaimana dikutip dari SURYA.co.id via Kompas.com, Minggu (1/3/2020).

Untuk mempersunting wanita pujaannya, Muhammade diketahui memberikan mahar sekitar Rp 5 juta serta cincin emas.

“Uang panaiknya itu sekitar 5 juta kemarin, sama ada cincin emas,” katanya.

Setelah melangsungkan pernikahan, keduanya pun tinggal di kediaman mempelai pria, di Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Video Pernikahan Viral

Kabar pernikahan kakek 103 tahun dengan perempuan yang terpaut 73 tahun dari usianya pun beredar luas.

Bahkan, video pernikahannya yang berlangsung di Kecamatan Patumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Rabu (26/2/2020) lalu ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak kakek Muhammade harus dituntun untuk berjalan sembari mengenakan jas dan peci berwarna hitam.

Sementara mempelai wanita memakai gaun berwarna putih. Sesampainya di lokasi pernikahan, kedua pengantin ini lalu melaksanakan akad nikah.

Saat bersanding di pelaminan, warga pun ramai menggoda keduanya.

Rona bahagia tidak bisa ditutupi dari wajah kedua mempelai, bahkan mempelai wanita terlihat sesekali tersenyum sumringah. Bahkan mereka juga mesra saling merangkul pundak.

Ketika ditanya perihal perasaannya menikah dengan wanita yang usianya jauh berbeda, kakek Muhammade tampak malu-malu.

Dokter Tak Pasang Tarif pada Pasien yang Berobat di Depok, Mengaku Tak Rugi Malah Banyak Untung, Masyaallah Semoga Dilancarkan Rejeki Dan Amalnya,Amin Ya Allah

Menjadi seorang dokter tentu bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Jangankan membuka praktik, ketika sedang menempuh pendidikan untuk menjadi seorang dokter saja biayanya tak main-main.

Meski membutuhkan biaya yang banyak untuk menjadi seorang dokter apalagi membuka praktik, seorang dokter bernama Rinal Dhuhri baru-baru ini viral.

Rinal Dhuhri viral lantaran dengan sukarela memberikan layanan dengan memasang tarif seikhlasnya kepada para pasien.

Mengenai keputusannya memasang tarif seikhlasnya kepada pasien, Rinal Dhuhri mengatakan dia sama sekali tak merasa rugi.

Satu hal yang saya ingin tekankan lagi, tidak ada kerugian malah banyak yang untung,” kata Rinal Dhuhri seperti diberitakan Jurnal Soreang dalam artikel berjudul Luar Biasa! Pasang Tarif Seikhlasnya Bagi yang Berobat, Dokter Rinal Dhuhri: Saya Tidak Rugi, Malah Untung.

“Saya mendapat keuntungan itu, bukan materi ya mohon maaf, bukan materi yang saya dapat dari keuntungan saya buat begini,” ujarnya.

Rinal Dhuhri mengatakan senang karena mendapatkan doa dari banyak orang, dia juga senang karena banyak pasien mendoakannya.

Pertama yang saya dapatkan doa dari orang banyak. Saya didoakan sehat terus sama mereka, sukses terus didoakan sama mereka. Yang paling penting sehat,” sambungnya.

Rinal Dhuhri juga menceritakan dirinya pernah dibayar oleh pasiennya menggunakan buah-buahan dan makanan ringan.

Bahkan Rinal Dhuhri mengatakan tidak masalah jika dirinya tidak dibayar.

“Kalau udah saya bilang seikhlasnya atau bahkan gratis, Ibu mau bayar buah, sayur, makanan ringan, terserah. Gak ada juga gak apa-apa,” ujar Rinal.

“Dikasihlah, ada yang ngasih pisang, tadi malam juga ada tuh yang kasih dodol, mangga, biskuit,” ucapnya.

Terakhir, Rinal Dhuhri memberikan pesan kepada seluruh masyarakat yang sedang sakit untuk segera diperiksa.

Rinal Dhuhri juga mengimbau jangan sampai menunggu parah penyakitnya dan jangan takut untuk berobat.

Saat ini Rinal Dhuhri membuka praktik di jalan raya Jatimulya RT 02 RW 04 No 30, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat

Janganlah Bentak Istrimu, Walau Dia Bersalah Tetap Tegurlah Dia Dengan Penuh Kasih Sayang Dan Sopan Santun

Untukmu para suami, jaga tutur katamu ketika marah kepada istri, bukankah kamu tahu bahwa wanita itu memiliki hati yang begitu lembut? maka dari itu jangan sampai kamu melukainya dengan kata-kata kasarmu.

Jangan bentak istrimu, sekalipun dia melakukan kesalahan yang memang tak kamu sukai, tetaplah tegur dia dengan penuh kasih sayang dan sopan santun.Jangan hanya ketika berkasih sayang ketika dalam keadaan sama-sama senang, ketika marah sekalipun kamu harus memiliki etika agar tak hilang wibawamu sebagai seorang imam baginya.

Jangan Lukai Hatinya Dengan Perkataan Kasarmu, Sungguh di Dalam Dirinya Ada Hati yang Mudah Sekali Terluka

Intinya adalah jangan lukai hatinya dengan perkataan kasarmu, jaga lisanmu dengan penuh kehati-hatian, sungguh di dalam dirinya itu ada sebongkah hati yang mudah sekali terluka. Kamu harus selalu ingat, wanita itu perasa dan mudah sekali tersinggung, maka jangan berkata kasar kepadanya meski benar kamu sedang tak menyukai kesalahannya.

Tetaplah Hormati Dia Sebagai Penyempurnamu, Meski Kamu Tahu Saat Ini Dia Tengah Melakukan Kesalahan yang Besar

Seperti apapun kesalahan yang dia perbuat kepadamu saat ini jangan sampai membuatmu berkompromi dengan setan dan marah besar kepadanya, hingga mengontrol lisan dan tindakan.

Tetaplah hormati dia sebagai penyempurnamu, tetaplah ingat bagaimana kebaikannya selama ini dalam mengurus keperluanmu dan anak-anakamu, meski kamu tahu saat ini dia tengah melakukan kesalahan yang besar.

Tak Ada yang Sempurna di Dunia Ini, Maka Bila Saat Ini Dia Sedang Melakukan Kesalahan Itulah Bukti Bahwa Dia Perlu Dibimbing

Sungguh tak ada yang sempurna di dunia ini, dan kesalahan itu memang tak akan pernah luput dari manusia. Lantas bila saat ini istrimu sedang melakukan kesalahan maka itulah bukti bahwa dia perlu kamu bimbing kearah yang lebih baik, bukan malah memusuhinya seakan-akan ia adalah aib terbesar dalam hidupmu.

Introspeksi Dirilah, Karena Itu Lebih Baik Daripada Kamu Egois Menyalahkan Dengan Kata-kata yang Tak Pantas

Kamu pun harusnya mengintrospeksi dirimu sendiri, jangan-jangan memang karena kelalaianmu dalam menjaga dan mengarahkannya, sehingga dia melakukan hal yang salah. Lagipula introspeksi diri ketika sedang amarah itu perlu, karena itu memang lebih baik daripada kamu egois menyalahkannya dengan kata-kata yang tak pantas.

Ingat, Istrimu Itu Butuh Diajar Supaya Menjadi Lebih Baik, Bukan Dihajar Dengan Sikap Atau Perilakumu yang Kasar

Sekali lagi tolong ingatlah dengan baik, bahwa apabila istrimu melakukan kesalahan maka yang dia butuhkan adalah bimbingan darimu, bukan bentakan dan cemoohan kasar dari lisanmu. Sebab istrimu itu memang butuh diajar supaya menjadi wanita yang lebih baik lagi, bukan dihajar dengan sikap atau perlakuanmu yang kasar.