Kebohongan Wirda Mansur Terbongkar, Sering Mengaku Lulusan Universitas Oxford, Ternyata Hanya Bacot


Baru-baru ini beberapa selebriti tanah air sibuk meluncurkan token kripto seperti artis cantik Syahrini yang sukses dengan menjual token kripto milik dirinya.

Kemudian diikuti Anang Hermansyah yang tak mau kalah, ia juga meluncurkan token Asix walaupun diawal peluncuran terdapat beberapa masalah yang sudah diselesaikan oleh Anang.

Tak lama setelah itu putri dari pendakwah Yusuf Mansur, Wirda Mansur juga mengumumkan dirinya akan meluncurkan token kripto dengan nama I-COIN.

Dalam laman instagram pribadinya, Wirda meminta doa dari semua pengikutnya atas perilisan token tersebut yang mulai presale pada 14 Februari 2022.

Dan bakal Presale di 14 Februari gaes, mohon doanya ya buat token I-COIN insyaaAllah To The Moon, jangan sampai terlewat nanti ya, tulisnya dalam akun instagram @wirda_mansur.

Wirda memang dikenal sebagai anak muda yang sangat berbakat dan dikenal sukses diusia muda, ia mengikuti jejak sang ayah sebagai pendakwah juga pengusaha serta penulis.

Ia juga menyebutkan sebagai anak muda harus terus mengikuti perkembangan teknologi yang semakin canggih agar tak tertinggal.

Yes ini untuk masa depan generasi milenial, anak muda memang harus akrab dengan kecanggihan teknologi, kalau enggak bisa ketinggalan jauh sama yang lain, jelasnya.

Banyak orang yang mengidolakan gadis 21 tahun ini, bagaimana tidak dirinya selalu tampil dengan busana yang elegant dan juga dapat membuat penggemarnya takjub dengan pendapatan Wirda.

Ia disebut memiliki penghasilan mencapai ratusan juta perbulannya dari beberapa bisnisnya seperti MAB (Milenial Anti Bokek), dan juga penjualan beberapa buku karyanya.

Tak hanya itu banyak yang kagum dengan Wirda karena mengetahui dirinya lulusan dari Universitas Oxford University dan mengambil gelar double degree.

Perjalanan karir dan pendidikannya sering ia ceritakan saat mengisi seminar dan juga ia tuliskan dalam buku Reach Your Dream miliknya.

Namun baru-baru ini latar belakang pendidikan putri Yusuf Mansur ramai diperbincangkan publik.

Wirda Bohong ?

Wanita kelahiran 29 November 2021 tersebut dianggap membuat kebohongan kepada publik mengenai jenjang pendidikan yang selama ini ia banggakan.

Hal itu berawal dari salah satu akun twiter @strawbelly membuat sebuah thread yang membahas data-data mengenai latar belakang pendidikan Wirda dan menemukan kejanggalan.

Pada data di akun Linkedin, Wirda Salamah Ulya mengaku sebagai lulusan dari University of Oxford.

Namun dalam beberapa sesi Tanya jawab yang sering ia lakukan di Instagram dirinya mengaku menjalani pendidikan S1 pada jurusan Business Enterprise di Oub atau University of Birmingham.

Gue TK sampai SD di Daarul Quran, waktu SMP di Jordan nyambung ke Amerika tetapi gak selesai jadi ikut paket Indo, kemudian SMA di Inggris, cuma bentar aja kemudian ikut paket lagi di Indo, kemudian kuliah di Oxford, saat ini belum sempat melanjutkan S2, tulisnya dalam story instagram @wirda_mansur.

Kemudian sang pemilik akun Twitter juga bingung dengan lampiran data lain yang disampaikan Wirda. Karena wirda merupakan mahasiswa di Institut Daarul Quran yang merupakan kampus milik sang ayah.

Karena banyak nya informasi yang dibuat wirda dan membuat warganet bingung dan banyak yang mencoba mencari tahu informasi benarnya.

Salah satu akun Twitter yang mencari tahu adalah @strawbelly. Akun ini pun membeberkan bahwa ternyata Wirda bukanlah tamatan Oxford. Wirda hanya mengambil Summer Class di sana.

“For your information, dia gak kuliah di Oxford, cuma ambil kelas summer program sebentar,” tambah akun @strawbeelly sambil melampirkan foto yang pernah Wirda bagikan di media sosialnya.

Para penggemar Wirda terkejut dengan viralnya thread tersebut.

Wirda yang dikenal selama ini sebagai orang yang bisa memotivasi dan banyak memberi edukasi agar bisa menggapai keinginan kuliah di luar negeri tak seperti yang diharapkan.

Alhasil namanya pun menjadi trending di Twitter dan banyak dibahas akun gosip.

Mengetahui namanya jadi perbincangan dan menuai banyak hujatan karena dianggap berbohong akhirnya ia buka suara.

Dalam sebuah siaran langsung di Instagramnya pada Jumat (25/2/2022) ia menjelaskan semua tudingan itu.

Wirda menjelaskan dirinya memang pernah kuliah di University of Oxford tetapi tak sampai selesai, ia juga menyebutkan dirinya kuliah di empat tempat.

Bingung sama informasi latar belakang pendidikan gue ya sangkin banyaknya? dan ada yang bilang gue bohong masalah lulusan Oxford? Tanya Wirda.

Iya emang itu bohong, gue kuliah di empat tempat malah, jadi gue lurusin ya. Tahun 2017 gua kuliah di Oxford ambil jurusan International Baccalaurate, tapi engga sampai selesai, lalu pindah ke Indonesia, dan coba daftar ulang di kampus Rafless University engga selesai juga cuman sampai semester 3. Kemudian di 2018 kan gua gapyear, lalu 2019 gue lanjut kuliah di OUB jurusan Business Enterprise, nah pas itu gua juga ambil double degree di Idaku (Institut Daarul Quran) milih bokap, tutupnya.

Warganet juga menjelaskan kepada Wirda jika dirinya tidak menempuh pendidikan sampai akhir di universitas tersebut maka dalam membuat informasi latar belakang pendidikan jangan mencantumkan sebagai lulusan dari Universitas tersebut.

Menurut warganet hal itu sama saja membohongi banyak orang.

Buntut ngaku kuliah di 4 tempat, netizen duga Wirda Mansur idap mythomania: Perilaku kecanduan berbohong

Wirda Mansur akhir-akhir ini menyita banyak perhatian publik lantaran mengaku kuliah di tiga tempat. Hal ini bermula ketika seorang warganet membuka platform LinkedIn milik Wirda dan menaruh rasa curiga. Kejadian tui kemudian viral di Twitter dan menjadi bahan omongan warganet.

Tak tinggal diam, Wirda Mansur lantas memberikan klarifikasinya di story Instagram miliknya @wirda_mansur. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya tidak kuliah di tiga tempat seperti kata warganet, melainkan di empat tempat. Wow!

Wirda Mansur dianggap tidak konsisten

Wirda menjelaskan bahwa dirinya pernah kuliah di Oxford University, Raffles University, dan University of Buckingham. Namun pendidikannya itu hanya beberapa semester saja alias tidak tuntas, sebelum lulus sudah kembali ke Indonesia.

Mendengar hal ini lantas warganet menilai bahwa Wirda tidak konsisten dalam menempuh pendidikan dan hanya ingin pamer nama kampus saja. Terlebih kampus yang disebutkan merupakan kampus ternama di luar negeri.

Warganet juga tidak bisa menerima klarifikasi tersebut. Mereka justru menyorot sikap Wirda yang dinilai halu dan suka mengarang cerita. Pasalnya selain membahas bangku kuliah, Wirda juga sempat menunjukkan pendidikannya dari SMP hingga SMA di luar negeri yang juga tidak tuntas. Ia justru kembali ke Indonesia dan mengambil paket C.

Diduga idap mythomania

Atas hal ini, warganet menduga jika Wirda Mansur mengidap mythomania. “Gw mikirnya dia ngidap mythomania deh.. kek kebiasaan bohong gitu buat nunjukin klo dia ‘wah’ gitu.. harusnya ke psikolog aja ga sii. Kesian malah jadi bahan tertawaan banyak orang,” ujar @pant***.

Apa itu mythomania? Mari kita bahas.

Mythomania merupakan kondisi psikologis yang menyebabkan penderitanya terus berbohong dalam jangka waktu yang lama dan dilakukan secara terus-menerus untuk kesenangan pribadinya.

Penderita mythomania akan merasa puas jika berbohong. Mereka akan mengarang cerita yang terdengar cukup nyata sehingga orang lain mempercayainya.

Penderita gangguan tersebut akan kecanduan berbohong dan tidak bisa mengendalikan dirinya. Setiap kebohongan akan ditutupi oleh kebohongan lainnya. Biasanya pengidap mythomania akan berfantasi ketika melakukan kebohongan atau bisa disebut halu.

Mythomania terjadi selama bertahun-tahun mulai dari mereka masih muda dan berlanjut tanpa batas di semua bidang kehidupan. Parahnya, orang akan selalu mengingat sisi ketidakjujuran tersebut.

Definisi itulah yang membuat warganet menilai bahwa Wirda Mansur mengidap mythomania.

“Mythomaniac bohong krena ada dorongan untk dpetin pengakuan masy, fans or klompoknya. Serta untk meyakinkan dirinya demi mempercayai imajinasi yg tlah dciptakannya sndiri. Pembohong pd umumnya menyadari klo dirinya sdg berbohong. Namun, ia tak spenuhnya menyadari klo sdg bohong,” ujar @prat*** menyampaikan pendapatnya.***