Ketahuilah, Sebenarnya Suamimu Sangat Memb*nci 8 Sifatmu Ini!

389 views


Pada Kesempatan ini, kita akan membahas sedikit tentang sifat – sifat wanita yang tidak disukai oleh suami. Agar istri tidak kehilangan rasa cinta dan rasa hormat suaminya, maka seorang istri harus mengetahui dan menjauhi sifat-sifat wanita yang dibenci suami. Di antara sifat-sifat tersebut yang paling menonjol, sebagaimana ditulis Shabah Sa’id dalam bukunya Az-Zaujah Al-Mubdi’ah wa Asrar Al-Jamal, antara lain:

1. Istri yang sibuk dengan dirinya sendiri

Istri seperti ini biasanya menjauhi segala urusan suami, dan lebih mementingkan urusan serta kegemarannya sendiri. Pada dasarnya, istri seperti ini merasa nyaman setiap kali dia bisa menyendiri, serta bisa menjaga segala apa yang dia dengar, dia lihat, dan dia sentuh untuk diri sendiri. Boleh jadi hal ini merupakan akibat adanya penyakit psikis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

2. Istri yang suka mendominasi

Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga. Dia senantiasa menjalankan sendiri segala urusan keluarga dan urusan rumah dengan tanpa memandang pendapat suami.

Di sini, seorang suami akan merasa bahwa jati dirinya telah hilang, sebab yang bisa dia lakukan untuk kebaikan rumah atau anak-anaknya hanya menyerah saja, atau mengabaikan keberadaan dirinya. Pria semacam ini, jika tidak memisahkan dirinya dari istri seperti itu, bisa jadi dia akan berusaha mencari, atau mendapatkan apa yang dia inginkan selama ini dari wanita lain.

3. Istri yang gemar berdusta

Salah satu hal yang mesti dimiliki dalam hubungan pernikahan adalah unsur kejujuran dalam segala hal. Ini mengingat, kejujuran merupakan salah satu pilar ketenteraman dan kebahagiaan. Di luar sana terdapat banyak wanita yang gemar berdusta. Mereka menjadikan dusta sebagai hobi atau sebagai dalih karena takut sesuatu. Namun apa pun alasannya, dusta dan tipu daya adalah dua hal yang paling dibenci kaum pria. Meskipun terkadang seorang pria menerima tindakan dusta dari istrinya karena satu atau lain hal, namun penerimaan seorang suami terhadap sifat buruk itu biasanya disertai dengan pandangan meremehkan.

4. Istri yang k*jam/galak

Istri semacam ini adalah istri yang begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini terus-menerus meresahkan suaminya, sebab karakter permusuhannya tersebut. Selain itu, istri seperti ini akan terbiasa mengeluarkan kata-kata pedas, keras, dan kasar kepada tetangga, teman-teman, dan anggota keluarganya. Istri yang k*jam, tentunya menimbulkan banyak masalah bagi suaminya, bahkan bagi anak-anaknya pula. Sehingga tertanam dalam jiwa anak-anaknya sikap tidak senang dan akan menjauh dari ibunya.

5. Istri yang menyulitkan

Wanita semacam ini terbiasa hidup dalam suasana kehidupan yang penuh dengan perilaku buruk, gejolak rumah tangga, senantiasa menciptakan benih-benih perselisihan. Sebab setiap kata yang terlontar dari mulut suaminya yang berisi perintah terhadap hal penting yang mesti dilakukan istrinya, ternyata istrinya malah menepis semua perkataan suaminya dan menolak bertanggungjawab atas hal itu. Sehingga seringkali dia menciptakan kesulitan dan menyulut pertikaian antara dirinya dengan suaminya. Dalam kondisi demikian, sang suami lebih mengutamakan untuk menjauh dari rumah, atau barangkali dia akan tetap di rumah dan ikut-ikutan dengan sifat buruk istrinya.

6. Istri yang pasif

Istri semacam ini akan membiarkan dan menyerahkan segala urusan kepada suaminya, sehingga suaminya menjalankan seluruh urusan keluarga dan rumah tangga. Peran istri hanya terbatas menjalankan instruksi-instruksi suaminya. Dia senantiasa menyerah dalam segala hal, seakan-akan dia menuntut suaminya agar lebih berkuasa dengan tanpa berusaha menunjukkan perannya atau keberadaannya sedikit pun terhadap suaminya, padalah dia adalah pasangan hidup bagi suaminya.

7. Istri yang keras kepala

Istri semacam ini adalah istri yang keras kepala dalam segala hal, dan dia terus berlindung di balik sifatnya yang keras kepala itu. Sebab dia mendapatkan kenyamanan pada dirinya ketika dia bersikeras mengikuti pendapatnya, sekalipun itu salah. Di samping itu, melalui cara itulah dia mendapatkan kepuasan diri. Misalnya, andai suaminya menginginkan satu jenis makanan, dia terus-menerus menyiapkan jenis makanan lainnya, sekalipun sebenarnya jenis makanan itu juga tidak disukainya. Wanita semacam ini adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki.

8. Istri yang menggemari rutinitas

Istri semacam ini adalah sosok yang menganggap bahwa pernikahan adalah akhir dari segala kehidupannya. Sebab segala ambisi dan keinginannya telah dipendam dalam-dalam pasca menikah. Menurutnya, setelah menikah tidak ada lagi keinginan dan ambisi. Dengan begitu, dia beranggapan bahwa hari ini sama dengan hari kemarin, dengan artian, bahwa segala sesuatu dalam kehidupan pernikahan hanya sarat dengan rutinitas yang teratur dan monoton.

Semoga para muslimah yang telah berkeluarga senantiasa istiqamah dalam membina hubungan yang sakinah mawaddah warahmah hingga akhirnya diberikan keberkahan anak-anak yang shalih shalihah. Tolong Disebarkan Agar banyak yang mengetahui informasi ini.

======

Jangan Konsumsi Berlebihan, Ini Bahaya Kafein bagi Kesehatan

Kafein adalah stimulan alami yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Meski manfaatnya sudah sangat dikenal, bahaya kafein jika dikonsumsi secara berlebihan juga tidak sepele.

Kafein bisa ditemukan pada lebih dari 60 jenis tanaman, tetapi sumber kafein yang paling umum dikonsumsi adalah kopi, teh, dan biji kakao. Selain itu, kafein juga sering ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan, minuman, suplemen, dan obat-obatan.

Umumnya batas konsumsi kafein yang aman untuk orang dewasa adalah tidak lebih dari 400 mg per hari. Ini sekitar 2–4 cangkir kopi atau 4–8 cangkir teh dan cokelat setiap harinya.

Bahaya Kafein bagi Kesehatan

Konsumsi kafein dalam jumlah yang normal bisa membawa berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun, bila dikonsumsi secara berlebihan, ada sederet bahaya kafein yang perlu diwaspadai, di antaranya:

1. Menyebabkan sulit tidur

Banyak orang mengonsumsi kafein agar tetap bisa terjaga saat beraktivitas di siang hari. Namun, efek kafein yang berlebihan bisa bertahan hingga malam hari dan menyebabkan sulit tidur, terutama jika dikonsumsi di siang hari menuju sore atau di sore hari.

Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7–8 jam setiap malamnya. Bila Anda kurang tidur di malam hari, hal ini justru bisa menyebabkan terganggunya kesiagaan dan kinerja Anda pada keesokan harinya. Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat Anda lebih rentan terkena penyakit, termasuk penyakit infeksi.

2. Meningkatkan risiko osteoporosis

Konsumsi kafein pada dasarnya memang dapat mengganggu penyerapan dan metabolisme kalsium di dalam tubuh. Tubuh kehilangan sekitar 6 mg kalsium tiap kali Anda mengonsumsi 100 mg kafein atau setara satu cangkir kopi.

Jika dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama, hal ini pada akhirnya bisa meningkatkan risiko Anda mengalami osteoporosis.

3. Memicu munculnya kerut pada wajah

Meski diketahui memiliki sifat antioksidan, konsumsi kafein yang berlebihan dapat memicu munculnya kerutan pada wajah. Hal ini karena kafein bisa membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan dengan buang air kecil, sehingga kulit rentan mengalami dehidrasi.

Maka dari itu, saat Anda mengonsumsi minuman berkafein, pastikan Anda juga menyertai air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

4. Membuat jantung berdebar

Konsumsi kafein bisa meningkatkan tekanan darah dalam waktu yang singkat. Pada orang-orang yang sensitif, hal ini dapat menyebabkan denyut jantung yang tak beraturan, sehingga mengakibatkan sensasi dada berdebar.

Pada orang yang sudah memiliki aritmia sebelumnya, ini bisa menyebabkan kerja jantung menjadi lebih berat. Dalam beberapa kasus, hal ini mungkin bisa menyebabkan risiko yang fatal.

5. Menyebabkan masalah pencernaan

Mengonsumsi kafein secara berlebih juga bisa mengakibatkan berbagai masalah pencernaan. Pasalnya, kafein dapat meningkatkan jumlah asam di perut, sehingga bisa menyebabkan mulas atau sakit perut, terutama pada orang yang sudah memiliki penyakit asam lambung atau tukak lambung sebelumnya.

6. Mengganggu kesuburan dan membahayakan kehamilan

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat mengganggu produksi hormon estrogen yang sangat diperlukan untuk bisa hamil.

Sementara saat hamil, konsumsi kafein yang berlebihan dinilai berbahaya karena bisa meningkatkan risiko keguguran atau menyebabkan pertumbuhan janin melambat, sehingga bayi lahir dengan berat badan yang rendah.

7. Meningkatkan kadar gula darah

Penelitian menyebutkan bahwa penderita diabetes tipe 2 berisiko mengalami peningkatan kadar gula darah setelah mengonsumsi kafein. Hal ini diduga karena kafein menurunkan proses penyerapan gula darah ke dalam sel tubuh.

Bila kebiasaan konsumsi kafein dibiarkan, hal ini lama-kelamaan dapat meningkatkan risiko penderita diabetes tipe 2 untuk mengalami komplikasi diabetes, seperti kerusakan saraf (neuropati diabetik) atau penyakit jantung.

Cara Mengurangi Bahaya Kafein Akibat Konsumsi yang Berlebih

Apabila Anda terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tinggi setiap harinya, cobalah untuk mengurangi konsumsi kafein dengan cara-cara di bawah ini:

  • Catat berapa banyak asupan kafein yang Anda konsumsi setiap harinya, misalnya berapa cangkir kopi atau teh yang Anda minum dalam 1 hari.
  • Kurangi asupan kafein setiap harinya secara perlahan, misalnya bila biasanya minum 6 cangkir kopi per hari,
  • Anda bisa menguranginya jadi 1 cangkir per hari.
  • Ganti asupan kafein dengan minuman nonkafein, seperti air mineral, infused water, atau kopi, teh, dan soda yang bebas kafein.

Cara-cara di atas bisa Anda lakukan untuk menghindari bahaya kafein akibat konsumsi yang terlalu banyak. Agar tidak sulit tidur, Anda juga perlu membatasi waktu mengonsumsi kafein, setidaknya 6–7 jam sebelum waktu tidur.

Saat sedang mengurangi konsumsi kafein, pastikan Anda beristirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur guna meningkatkan energi Anda. Hal ini akan memudahkan Anda membiasakan diri menjalani hari tanpa kafein.

Apabila Anda mengalami kesulitan dalam mengurangi jumlah konsumsi kafein per harinya atau sekadar ingin mengetahui batas aman konsumsi kafein sesuai kondisi Anda, sebaiknya konsultasikanlah dengan dokter.

Tags: #bahaya kafein bagi kesehatan #sifat istri yang dibenci suami