Kisah Haru Wanita yang Berhasil L*hirkan 9 Bayi Kembar Sekaligus, Sampai Habiskan 100 Popok Sehari


Berkat keberhasilannya melahirkan 9 bayi sekaligus, Halima Cisse ini telah memecahkan rekor dunia

Banyak para pasangan ingin dianugerahi anak kembar. Umumnya wanita melahirkan anak kembar dua atau tiga. Namun dalam beberapa kasus, rupanya ada yang melahirkan anak kembar lebih dari itu lho.

Dilansir dari Daily Mail, seorang wanita bernama Halima Cisse melahirkan 9 bayi kembar di klinik Ain Borja di Casablanca, Maroko.

Ia awalnya diperkirakan akan melahirkan tujuh bayi, tetapi ultrasound yang dilakukan di Maroko dan Mali telah melewatkan dua bayi dalam kandungannya. Cisse pun melahirkan lima anak perempuan dan empat anak laki-laki melalui proses operasi caesar.

“ Melahirkan satu anak cukup sulit tetapi memiliki sembilan anak tidak terbayangkan. Saya berterima kasih kepada tim medis yang sudah bekerja keras merawat saya dan Pemerintah Mali yang sudah mendanai ini, ” kata Cisse, dikutip dari Daily Mail.

Ketika melahirkan, wanita ini merasa proses persalinannya terasa seperti bayi terus dikeluarkan dari kandungannya. Ia pun sejenak berpikir bagaimana ia merawatnya nanti.

” Kakak saya memegang tangan saya, tetapi apa yang saya pikirkan adalah bagaimana saya akan merawat mereka dan siapa yang akan membantu saya?” tuturnya.

Halima Cisse dan suami kemudian memberikan nama-nama anak mereka yakni anak laki-laki bernama Oumar, Elhadji, Bah dan Mohammed VI. Sementara anak perempuan Adama, Oumou, Hawa, Kadidia dan Fatouma.

Selama mengurus sang buah hati, pasangan ini mengaku bisa menghabiskan 100 popok dalam sehari. Beruntung pemerintah memberikannya bantuan dana selama Covid-19 ini.

Berkat keberhasilannya melahirkan 9 bayi sekaligus, Halima Cisse ini telah memecahkan rekor dunia yakni melahirkan 9 bayi kembar dengan kondisi selamat. Sebelumnya, rekor itu diberikan pada Nadya Suleman pada tahun 2009, yang melahirkan delapan bayi kembar.

Wah, selamat ya untuk Halima dan Arby. Semoga sang buah hati sehat terus, dan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua ya!

======

Mandi dengan Air Dingin Setiap Hari, Semua Wanita Dijamin Bakal Kegirangan Jika Lihat Perubahan Pada Kulit dan Rambutnya

Mandi dengan air dingin memang menjadi rutinitas semua orang dalam sehari-hari.

Bahkan, mandi dengan air dingin dipercaya dapat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Terbukti dari banyaknya atlet lebih suka mandi air dingin dari pada air hangat.

Melansir Pinkvilla.com, inilah 3 manfaat dari mandi air dingin yang mungkin belum kalian ketahui.

1. Meningkatkan sirkulasi darah

Sirkulasi darah kita meningkat setiap kali kita mandi air dingin.

Saat suhu tubuh kita hangat dan airnya dingin, sel-sel tubuh kita bergerak lebih cepat untuk mengembalikan keseimbangan suhu tubuh.

Air dingin juga meningkatkan detak jantung kita dan juga meningkatkan asupan oksigen kita.

2. Kulit dan Rambut Bercahaya

Mandi air panas cenderung membuat kulit kering.

Tapi mandi air dingin bisa mengencangkan pori-pori kulit kita dan menahan rambut dengan kuat di tempatnya.

Ini mengurangi peradangan dan juga mengurangi masalah jerawat.

3. Detoksifikasi

Air dingin juga dapat mendetoksifikasi tubuh.

Mandi air dingin di pagi hari dapat membantu membuang racun, kotoran, serta minyak berlebih dari tubuh.

Ini juga membunuh virus yang dapat menyebabkan infeksi di kemudian hari.

======

Kenali Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal

Gejala kanker paru-paru stadium awal sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Gejala penyakit ini biasanya baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala kanker paru-paru stadium awal agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Kanker paru-paru merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia. Menurut WHO, diperkirakan sekitar 1,7 orang meninggal karena kanker paru-paru pada tahun 2015.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian akibat kanker paru-paru adalah sulitnya mendeteksi gejala yang ditimbulkan dari kanker ini sejak dini. Hal tersebut membuat banyak kasus kanker paru-paru baru terdiagnosis setelah memasuki stadium lanjut dan semakin sulit ditangani.

Gejala Kanker Paru-Paru Stadium Awal

Tidak mudah menyadari keberadaan gejala kanker paru-paru pada stadium awal. Kebanyakan gejala penyakit ini sering kali mirip dengan penyakit lain, seperti tuberkulosis, efusi pleura, pneumonia, bronkitis, dan abses paru.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat muncul pada kanker paru-paru stadium awal:

1. Batuk yang berkelanjutan

Batuk bisa disebabkan oleh kondisi yang ringan, seperti flu atau iritasi saluran pernapasan. Namun, jika batuk tidak juga berhenti dalam waktu lebih dari 2 minggu, bisa jadi ini pertanda dari kanker paru-paru.

Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap, termasuk pemeriksaan fisik dan penunjang seperti Rontgen dada.

2. Batuk berdarah

Batuk kronis yang disertai darah atau bercak darah pada dahak, bisa menjadi gejala dari kanker paru-paru stadium awal. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter.

3. Sesak napas

Sesak napas atau napas yang terengah-engah saat melakukan aktivitas sederhana juga bisa menjadi pertanda kanker paru-paru stadium awal. Sesak napas dapat terjadi akibat sel kanker menghalangi saluran pernapasan atau adanya penumpukan cairan di sekitar paru-paru.

Namun, sesak napas tidak hanya menandai adanya kanker paru-paru. Sesak napas saat beraktivitas ringan juga bisa menjadi gejala penyakit gagal jantung.

4. Nyeri dada

Kanker paru-paru juga dapat menyebabkan nyeri dada yang bisa menjalar hingga ke bahu atau punggung. Biasanya, rasa nyeri ini bersifat tajam, muncul secara terus-menerus, atau terkadang hilang timbul.

Nyeri dada juga bisa menjadi gejala penyakit jantung. Namun, nyeri dada akibat kanker paru-paru biasanya akan terasa semakin berat ketika menarik napas dalam, batuk, atau tertawa.

5. Suara serak

Suara serak yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung lebih dari 2 minggu bisa menjadi gejala kanker paru-paru
stadium awal. Suara serak terjadi ketika sel kanker memengaruhi saraf yang mengatur pita suara, sehingga menyebabkan perubahan pada suara.

6. Mengi

Suara mengi yang keluar saat menarik atau mengembuskan napas merupakan pertanda dari kondisi kesehatan tertentu, seperti alergi atau asma. Namun, hal ini juga bisa menjadi gejala dari kanker paru-paru. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika mengi tidak hilang dalam 2 minggu.

7. Penurunan berat badan

Orang yang menderita penyakit kanker, termasuk kanker paru, biasanya akan kehilangan berat badan secara drastis. Hal ini disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan energi dan mengambil seluruh nutrisi dalam tubuh.

Oleh karena itu, jangan abaikan perubahan pada berat badan, terutama bila hal ini terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup.

Gejala kanker paru-paru juga bisa berupa demam, mudah lelah, sulit makan atau menelan, pembengkakan pada jari, dan muncul benjolan yang mencurigakan pada tubuh.

Faktor Risiko Penyakit Kanker Paru-Paru

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit kanker paru-paru. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang perlu Anda ketahui dan hindari:

Kebiasaan merokok dan paparan asap rokok

Kebiasaan merokok atau terlalu sering terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok.

Paparan gas radon

Radon merupakan gas alami yang dihasilkan dari pemecahan zat uranium di tanah, air, dan batuan. Terpapar atau menghirup gas radon dalam jumlah banyak merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Paparan asbes

Bekerja di tambang atau pabrik bisa membuat Anda rentan terpapar asbes. Hal ini bisa membuat Anda lebih berisiko terkena kanker paru-paru. Terlebih jika Anda seorang perokok aktif.

Polusi udara

Terlalu lama berada di tempat yang memiliki tingkat polusi udara tinggi, membuat risiko terkena kanker paru-paru menjadi lebih besar. Sekitar 5 persen dari kasus kematian akibat kanker paru di seluruh dunia disebabkan oleh polusi udara.

Faktor keturunan

Jika salah satu anggota keluarga memiliki riwayat kanker paru-paru, kemungkinan besar Anda lebih berisiko menderita penyakit ini. Namun, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa munculnya kanker paru juga berkaitan dengan faktor lingkungan dalam keluarga, seperti merokok dan paparan polusi di lingkungan tempat tinggal.

Setelah mengetahui berbagai faktor risiko penyakit kanker paru, diharapkan Anda menyadari pentingnya menjalani pola hidup sehat mulai dari sekarang. Hal ini dapat Anda lakukan dengan berhenti merokok, berolahraga secara rutin, dan mengonsumsi makanan bernutrisi.

Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter untuk mendeteksi dini berbagai penyakit tertentu, termasuk kanker paru-paru. Pemeriksaan dini ini disarankan, terutama jika Anda memiliki faktor risiko kanker paru-paru, meski belum terdapat gejala kanker paru-paru stadium awal.

Tags: #gejala kanker paru-paru stadium awal #lahirkan bayi kembar 9 #manfaat mandi air dingin setiap hari