“Mama, Mengapa Kamu Selalu Melihat HP?”, Surat Dari Putri 7 Tahun Ini Berhasil “Mempermalukan” Banyak Orangtua!


Orang tua wajib baca! “Saat mendengar anak kami membacakan diarinya, aku dan suami awalnya masih bisa tertawa, namun tiba-tiba kami merasa malu“, ucap ibu ini kepada kami, setiap pulang kerja, dia dan suaminya selalu melihat HP mereka.

Melihat berita maupun Facebook, terkadang anaknya disamping ingin ditemani membuat PR, namun tetap saja dicuekin.

“Tidak terpikirkan bahwa sikap kami dapat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan anak kami.”, kata ibu ini. Kelak ia kan melepaskan HPnya dan menemani anaknya.

Saat di sekolah, anak yang masih duduk dibangku SD ini mengatakan, “makan lihat HP. Aku mengerjakan PR, mereka main HP.

Saat hendak tidur, masih duduk di kasur sambil main HP.” terkadang melihat kedua orangtuanya selalu main HP, dia jadi ingin buru-buru menyelesaikan PRnya dan pergi bermain juga.

“Aku rasa mama lebih mencitai HP, dan lebih perhatian pada HP.”, ucap anak SD ini. Terkadang saat ibunya bermain HP, ia berteriak berapa kali pun ibunya tak mendengar dan menjawabnya.

Ya betul seperti itu, terkadang malah melihat HP didepan anak kami.

Kata ibu yang lain, terkadang saat anak kami mengerjakan PR, ia akan duduk disamping sambil melihat HP, pikirnya yang penting tidak berisik dan mengganggu, tak disadari bahwa sikap seperti ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.

“Lain kali pasti harus berubah, setidaknya tidak bermain HP di depan anak-anak.”, begitu kata sebagian besar orang tua.

Berikanlah lebih banyak waktu untuk menemani anak.

Seorang ahli mengatakan bahwa diari seorang anak biasa menggambarkan banyak kondisi orang tuanya.

Saat ini banyak sekali orang tua yang saat pulang ke rumah, langsung melihat HP, bermain Facebook, browsing, nonton drama korea dan menghabiskan watunya di layar HP, jauh lebih lama daripada menemani anaknya.

Untuk orang tua, ingatlah bahwa “teladan” sangat penting.

Orang tua sebagai “guru pertama” bagi anak-anak, jika selalu bermain HP, anak akan mengikuti orang tuanya, diusia kecil sudah “dikontrol oleh HP”, dapat mempengaruhi kesehatan juga.

Selain itu, akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Anak akan kehilangan “rasa kasih sayang”, kehilangan “kekuatan kasih” dan membuat anak menjadi kesepian dan pemalu.

Sebaiknya dapat membagi waktu dan peran juga antara suami istri. Saat suami sedang sibuk bekerja dan memerlukan HP, istri harus menjaga anaknya, menemani belajar dan bermain.

Saat istri bermain HP, suami dapat membawa anaknya pergi olahraga, dll. Dan juga dapat diterapkan aturan seperti, akhir minggu tidak boleh menggunakan HP.

Beginilah isi surat anak kecil tersebut kepada orangtuanya,

“Bulan 3, tanggal 8, hari Selasa. Ini adalah hari ibu.

Hari ini aku ingin berterima kasih pada mama, setiap hari sangat sibuk dan bersusah payah.

Awalnya, aku ingin bercerita pada mama, tapi sepertinya mama tidak begitu suka mendengar cerita ku. Terus menatap HPnya. Ini membuat aku sedih.

Aku berpikir, mungkin dengan memberikan ucapan-ucapan selamat, mama akan lebih senang.

Jadi, aku mengucapkan selamat hari ibu pada mama, namun mama tetap saja melihat HPnya.

Aku semakin sedih lagi. Alu berpikir, cara ini pun tak berhasil, aku coba memijat punggung mama.

Saat mulai memijat punggung, aku berusaha sekuat tenaga, tapi mama tetap saja mama melihat HPnya. Diwajahnya tak ada senyuman.

Aku semakin sedih lagi, bersiap mencuci kaki mama ku.

Setelah mencuci kakinya, mama akhirnya tidak melihat HP lagi, hatiku sedikit senang.

Aku berusaha mencuci sebaik mungkin. Setelah selesai, aku berharap mendapat sedikit pujian, namun mama malah mengatakan,

‘hari ini cuci kakinya lumayan, disiram sedikit lagi sudah boleh.”

lalu mama keluar dari kamar, sebelum menutup pintu, tidak lupa ia mengatakan,

‘jangan lupa menulis diari’.

Inilah cerita sedih ku melewati hari ibu.”

Ingat ya bund, jadilah orang tua yang bijak dan berikan waktu mu pada anakmu, dan bukan HP. Jangan lupa dibagikan juga pada yang lain!

======

Jangan Dilewatkan, Ini 8 Manfaat Buah Stroberi untuk Ibu Hamil

Mengonsumsi buah-buahan saat hamil, seperti stroberi, sangatlah dianjurkan. Selain memiliki rasa yang lezat, buah stroberi juga mengandung manfaat luar biasa bagi ibu hamil dan janinnya, lho. Mau tahu apa saja manfaat buah stroberi untuk ibu hamil? Simak penjelasannya berikut ini.

Buah stroberi mengandung beragam nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil dan janin, meliputi karbohidrat, vitamin C, antioksidan, serat, gula, kalium, kalsium, magnesium, dan asam folat. Oleh karena itu, buah ini sangat cocok dijadikan camilan sehat untuk ibu hamil.

Daftar Manfaat Buah Stroberi untuk Ibu Hamil

Buah yang memiliki nama latin Fragaria ananassa ini bisa dikonsumsi langsung oleh Bumil atau diolah menjadi beragam makanan dan minuman, seperti jus atau smoothies, salad buah, es krim, pancake, kue, hingga jelly.

Manfaat yang bisa Bumil dapatkan dari mengonsumsi buah stroberi antara lain:

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Saat hamil, imunitas tubuh akan cenderung menurun, sehingga Bumil rentan mengalami beragam infeksi penyakit. Nah, vitamin C dan antioksidan yang terkandung pada buah stroberi mampu meningkatkan kekuatan sel imun dan menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit pada ibu hamil.

2. Mencegah janin cacat

Asam folat (vitamin B9) sangat dibutuhkan tubuh selama kehamilan, sebab vitamin ini berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan normal. Dengan rutin mengonsumsi buah stroberi segar setiap hari, Bumil bisa terhindar dari risiko janin cacat dan terjadinya keguguran.

3. Mencegah anemia

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia atau kurang darah, lantaran banyaknya sel darah merah yang dibutuhkan untuk perkembangan janin. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele karena dapat menimbulkan bahaya pada ibu hamil dan janin jika dibiarkan.

Bahaya yang bisa terjadi antara lain meningkatnya risiko kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan depresi pascamelahirkan.

Untuk mengatasinya, Bumil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti stroberi, sayuran berdaun hijau, daging, dan telur. Selain itu, Bumil juga harus rutin mengonsumsi vitamin prenatal sesuai anjuran dokter.

4. Sumber energi

Seiring bertambahnya usia janin, berat badannya pun akan bertambah. Membawa kehamilan yang beratnya terus bertambah tentu bisa menguras tenaga Bumil dan menyebabkan Bumil mudah kelelahan.

Pada kondisi seperti ini, stroberi dapat berperan sebagai sumber energi karena mengandung banyak karbohidrat dan gula. Bumil bisa mencampur stroberi dengan sumber energi dan nutrisi lainnya, misalnya pisang, kacang-kacangan, oatmeal, dan ubi.

5. Menurunkan tekanan darah

Sebagian ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi saat hamil. Tekanan darah yang terus meningkat selama kehamilan ini harus segera diatasi, karena bila tidak, Bumil berisiko tinggi mengalami preeklamsia.

Kandungan kalium pada buah stroberi dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah ibu hamil. Selain itu, kalium juga berperan penting untuk mengatasi kram kaki yang sering dialami oleh ibu hamil.

6. Mengendalikan kadar gula darah

Manfaat stroberi lainnya adalah mampu mengendalikan kadar gula darah. Stroberi cocok dikonsumsi oleh ibu hamil yang menderita diabetes gestasional, sebab buah berwarna merah ini dapat memperlambat penyerapan gula di usus dan mengurangi terjadinya lonjakan insulin setelah Bumil makan makanan berkarbohidrat tinggi.

7. Menghidrasi saat hamil

Ibu hamil rentan mengalami dehidrasi karena di masa ini kebutuhan cairan meningkat. Selain dengan rutin minum air putih, mengonsumsi buah stroberi setiap hari pun bisa membantu mencukupi kebutuhan cairan saat hamil. Nyatanya, 90% buah ini adalah air sehingga sangat menyegarkan ketika dikonsumsi.

8. Mengatasi sembelit

Sembelit saat hamil adalah keluhan umum yang sering terjadi. Untuk mengatasinya, Bumil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah stroberi, sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta gandum utuh.

Itulah sederet manfaat buah stroberi untuk ibu hamil yang sayang untuk dilewatkan. Namun, selain buah stroberi, Bumil pun harus mengonsumsi beragam makanan sehat lainnya, seperti sayur-sayuran, beragam jenis buah, kacang-kacangan, serta sumber lemak dan protein.

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa alergi stroberi bisa terjadi. Keluhan yang timbul antara lain gatal-gatal, muncul ruam kemerahan di kulit, hingga sesak napas. Jika Bumil mengalami gejala tersebut setelah makan buah stroberi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tags: #manfaat buah stroberi untuk ibu hamil #surat yang mempermalukan banyak orangtua