Mau Tau Kenapa Ibu yang Melahirkan Caesar adalah PerempuanTangguh, Inilah 7 Alasan


Melahirkan adalah sebuah anugerah bagi seorang perempuan. Pada sosoknya, keturunan akan muncul di dunia dan dibesarkan sepenuh hati. (Foto cover: ilustrasi melahirkan, sumber)

Hal ini sudah selayaknya orang-orang pahami, ketimbang hanya memperdebatkan mana yang melahirkan soal normal atau caesar. Toh tujuannya adalah sama-masa melahirkan buah hati yang selamat.

Karena itulah pula, ibu yang melahirkan secara caesar juga sama hebatnya dengan ibu yang bersalin normal. Mau tahu kenapa? Inilah beberapa alasan kenapa ibu yang melahirkan caesar adalah perempuan tangguh!

Mereka memilih operasi yang mungkin saja ditakuti dan mengancam nyawa, tapi justru menyelamatkan buah hati

Tak sedikit orang yang punya kengerian terhadap operasi. Apalagi, kebanyakan operasi melibatkan metode invasif (pembedahan).

Membayangkan tubuh yang dibelah dan terbuka saja, rasanya bikin mual. Pun, keberhasilan operasi bisa dipengaruhi macam-macam faktor. Potensi gagal juga ada.

Tapi apa pun akan ibu lakukan demi sang anak hidup. Yang terpenting, bayi bisa keluar dengan lancar dan merasakan kelahirannya di dunia.

Konon, rasa sakit pasca caesar lebih lama ketimbang persalinan normal. Tapi apa pun itu, ia memilih bayinya lebih dahulu lahir dengan lancar

Ada yang mengatakan kalau operasi caesar itu prosesnya gampang, tapi rasa sakit dan pemulihannya lebih lama. Sedangkan itu, persalinan normal itu terasa sangat melelahkan di awal. Tapi setelahnya, pemulihan cenderung cepat. Hal ini pun diamini oleh sebagian ibu.

Tapi, apakah ibu peduli pada rasa sakit tak tertahankan itu? Sepertinya tidak. Di setiap tarikan napasnya, ia cuma mau bayi yang dirawatnya sembilan bulan di perut, tetap selamat dan bisa ia peluk penuh sayang.

Gak cuma sakit yang diderita saat dan setelah operasi, melahirkan caesar juga punya risiko gangguan kesehatan yang cukup serius lho!

Gangguan yang dimaksud adalah venous thromboembolism (VTE). Ibu yang menjalani persalinan caesar memiliki potensi empat kali lipat lebih besar mengalami gangguan ini. Hal ini dipicu oleh pembekuan darah yang kurang normal.

Tidak masalah tubuhnya jadi tak mulus lantaran jahitan dan terluka. Yang penting, kelahiran bayinya harus mulus

Kita tahu, perempuan senang merawat dirinya agar terlihat menarik. Salah satunya adalah merawat kulitnya tetap mulus dan sehat. Tapi dengan menjalani operasi caesar, kulit mulus menjadi mustahil. Apalah arti kulit mulus, toh memiliki bayi yang sehat dan tak terluka adalah segalanya?

Berbeda dengan kelahiran normal yang bisa didampingi suami, persalinan caesar menuntut sang ibu untuk kuat dan menghadapi sakitnya sendiri

Banyaknya jasa fotografi persalinan belakangan ini, bikin kamu bisa melihat momen-momen suami menemani istrinya. Dukungan suami memang nyata untuk kelancaran kelahiran. Tapi, lain halnya dengan caesar. Di saat yang segenting dan seserius ini, suami tidak boleh masuk ke ruang operasi.

Ibu tidak bisa mendapatkan genggaman tangan suaminya, apalagi sampai mencakar-cakar. Semua yang ia lihat adalah lampu operasi, dokter, perawat, dan ruangan yang sama sekali asing baginya.

Di antara luka yang masih belum mengering dan terasa nyerinya, mereka berjuang keras agar sang buah hati mau menyusui

Luka-luka bekas sayatan belum kering dan terasa nyeri saat tubuh bergerak. Sementara itu, ibu harus mencari posisi stabilnya untuk menyusui. Rasa-rasanya, yang belum pernah melahirkan tidak bisa membayangkan betapa rumitnya kegiatan menyusui ini. Tapi, si ibu terus berikhtiar sampai menemukan rumus posisi menyusui yang tepat.

Di antara waktu yang sempit dan terbatas, ia telah memutuskan hal terbaik demi keselamatan bayinya

Bagi mereka yang harus menjalani operasi caesar tanpa rencana, tentunya informasi dari dokter menggemparkannya. Bagaimana tidak? Tadinya mereka ingin melahirkan secara normal agar dapat merasakan alaminya bersalin. Namun karena satu dan dua hal yang tidak diinginkan, keputusan menerima operasi caesar pun dilakukan agar tangis bayi yang sehat dapat segera didengarkan. Jangan pikir itu tidak melalui pengorbanan, ya!

Setelah mengetahui alasan kenapa ibu yang melahirkan caesar adalah perempuan tangguh, besar sekali ya pengorbanannya? Untuk semua ibu yang ada di dunia, terimakasih ya karena telah berjuang dengan gigih demi anak-anakmu.

Pergorbanan seorang wanita yg bergelar isteri..

Suami mula berpaling tadah sebaik melihat tubuh isterinya mula kereput lagi2 di bahagia perut selepas bersalin
Wahai suami berapa banyak lagi kah aku harus korbankan tubuhku hanya kerana zuriat mu..

Lepas nikah dgn mu aku mula meninggalkan hobi acara ku..lepas nikah dgnmu aku mula jarakan diri dari kawan²ku..lepas nikah dgn mu aku berkorban mengandung selama 9 bln 9 hari

Aku terpaksa membawah perutku yg buyung kemana saja aku pergi..Tiba masa nk bersalin aku sendiri ketakutan apakah aku boleh lagi melihat matahari esok..sambil Aku memengang perut aku yg selang seminit sakit sampai tak tertahan…setelah aku jalan menuju ke bilik bersalin aku gengam tangan ku dgn erat jatung ku berdebar..seakan aku pergi berjuang menentang penganas di Isra*l..

Lepas nikah dgnmu tubuh badanku berubah..tubuhku penuh dgn parut..dn parut itulh yg membuat mu merasa tawar hati dgnku..

Wahai suami hargailah perkorbanan isterimu..

Wajah cantik, senyum menawan, body ideal seperti gitar spanyol, tinggi semampai, kaki yang jenjang, pipi yang tirus dan rambut lurus hitam yg berkibar itu dulu…

Iya dulu sebelum kami para wanita mengandung dan melahirkan anak-anak kalian wahai suamiku yang terkasih….

Kami dulu selalu menyempatkan diri ke salon untuk sekedar membuat rambut kami wangi dan halus, membeli perawatan wajah yang harganya tidak masuk akal demi mendapatkan wajah yang berseri, make up pun selalu jadi anggaran wajib kami tiap bulan.

Membeli produk make up yang bisa merubah wajah kami bak artis-artis korea dan hollywood di tv, setiap malam sebelum tidur slalu menyempatkan waktu luang kami untuk merawat wajah, maskeran, menggunakan krim malam agar ketika esok hari kami bangun tidur wajah lelah kami seharian bekerja jadi lebih fresh kembali…

Dulu agenda pagi kami adalah joging, olah raga, senam untuk sekedar mempertahankan tubuh ideal kami.

Dulu…. iya itu dulu sebelum kami mengandung dan melahirkan anak-anak mu wahai pria ku….

Suamiku, ketahuilah untuk saat ini jangan kan kesalon untuk memperbaiki rambut rusak kami, 10 menit saja berlama-lama mandi di kamar mandi dapat menyebabkan anak-anakmu merajuk, berdrama minta kami agar cepat-cepat keluar dari kamar mandi untuk menemani mereka bermain mobil-mobilan..

Bagimu itu adalah tugas kami mengajak anak-anak mu bermain…

Baiklah kami tidak keberatan hanya saja jadi semakin gatal setelah mandi karna sisa-sisa sabun dan shampo yang masih menempel karna belum selesai dibilas tadi ketika anak-anakmu marah…

Suamiku untuk saat ini jangankan untuk membeli perawatan wajah yang agak mahal agar menunjang penampilan kami, membeli 1 buah bedak dan lipstik pun kami beli ketika bedak dan lipstik kami benar-benar habis. Itu pun kami beli ketika produk makeup sedang ada diskon besar-besaran, karna bagi kami bisa membeli baju-baju bagus buat anak-anakmu lebih utama dari pada perawatan wajah kami…

Apakah kami keberatan ??? Tidak!!!! Kami sangat ikhlas!!! Demi anak-anakmu, iya lagi-lagi demi anak-anakmu….

Suamiku yang terkasih mengertilah wajah kusam kami terdapat bukan karna kami malas merawat dan membersihkannya pada malam hari. Kadang hanya sekedar maskeran saja tenaga kami sudah tidak ada, dihabiskan siang tadi untuk berlari mengejar anak-anakmu yang lari-lari dilapangan, sudah habis untuk mencuci pakaian, mencuci piring, membersihkan kamar, masak dan sudah habis untuk tadi sore berlari-lari mengambil jemuran yang kehujanan…

Jadi ketika malam, sisa-sisa tenaga kami simpan untuk beristirahat dengan maksud agar esok hari tenaga kami terkumpul lagi untuk lebih baik lagi menjaga dan merawat anak-anakmu dan tugas harian kami dirumah…

Suamiku ayah dari anak-anakku… Fahamilah tubuh kami yang semakin menggendut ketika melahirkan anak-anakmu , terus terjadi bukan karna kami banyak makan, bukan karna malas lari pagi untuk membakar lemak ditubuh kami, tapi ketika pagi datang terlintas di otak kami sudah sangat penuh dengan jadwal tugas wajib kami sehari-hari…

Menyiapkan sarapan anak-anakmu, mencuci pakaian kerjamu, memandikan anak-anakmu, membuat mereka menjadi wangi, agar ketika kau mencium mereka membuatmu nyaman dengan wanginya, bukan dengan bau yang tak tahu rupanya ….

Apakah kami mengeluh untuk pengorbanan-pengorbanan kami? Sedang strechmark di perut kami pun bekas mengandung anak-ankmu, kami anggap sebagai tanda cinta kami terhadap mu, tanda cinta yg tak akan hilang oleh waktu.

Apakah kami keberatan atas ini ??? Tidak suamiku…. Kau dan anak-anak adalah prioritas kami. Lalu apakah kau mengerti mengapa kami benar-benar sedih ketika kau tak dapat menghilangkan cara menatapmu yg penuh arti pada gadis-gadis cantik itu, dengan kemolekan tubuh, dan wajah cantiknya…

Apakah kamu mengerti kecemburuan kami, yang kau anggap cemburu buta yang tak beralasan. Ketika ada teman wanitamu menelpon dan kau beranjak dari kami pada saat mengangkat telponya ???

Suamiku pengorbanan kami, kami anggap itu pantas terjadi atas pengabdian kami kepadamu, kepada pernikahan ini, dan kami pun tidak menghilangkan dan melupakan pengorbanan mu mencari nafkah untuk kami dirumah.

Namun kami hanya ingin kau sedikit saja mengerti, ketika kami lelah ada saatnya kami lepas kontrol ingin marah pada keadaan.

Namun jangan sebut kami istri durhaka, karna hanya kemarahan kecil kami akibat kelelahan dan banyaknya pikiran kami yang menari-nari lincah dalam otak kami.

Namun jangan sebut kami hanya menjadikanmu sapi perah ketika kami meminta sedikit rejekimu untuk membelikan baju-baju bagus anak-anakmu…
Maafkan salah kami, maafkan kemarahan kami. Kami hanya tulang rusukmu yang paling bengkok.

Apabila kami bengkok dan salah, jangan coba luruskan kami karena kami akan patah. Berilah kami pengertian dengan kelembutan maka hati kami akan luluh… Untukmu wahai ayah dari anak-anakku…

Tags: #alasan wanita melahirkan caesar wanita tangguh #pengorbanan seorang istri #wanita melahirkan caesar #wanita yang tangguh