MELEBIHI Raffi Ahmad, Seleb Anak Eks Penjual Minyak Tanah Ini Punya Masjid Pribadi di Halaman Rumah


Disebut-sebut punya kekayaan yang kalahkan Raffi Ahmad, artis anak mantan penjual minyak tanah ini nikah di mesjid pribadi.

Raffi Ahmad dikenal sebagai salah dua artis terkaya di Indonesia.

Tak main-main, Raffi Ahmad disebut-sebut punya kekayaan hingga ratusan miliar rupiah.

Namun rupanya, sosok presenter Ovi Dian disebut punya kekayaan jauh melampaui Sultan Andara tersebut.

Dapat julukan Crazy Rich Indonesia, Ovi Dian bahkan memiliki lapangan golf dan mesjid mewah pribadi di halaman rumahnya.

Walaupun sudah tajir melintir, ia mengungkap bila orang tuanya harus berjuang dari bawah sampai pernah berjualan minyak tanah hingga akhirnya sukses seperti sekarang.

Bapak gue itu dulu tahu enggak jualan apa? Jualan minyak tanah. Terus dia sempat jadi montir, I remember that,” kata Ovi Dian dikutip Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Bagi Ovi Dian, ayahnya adalah seorang pekerja keras, pasalnya sang ayah memulai bisnisnya dari nol, dan sekarang mereka bisa menikmati hasilnya.

“He just work very hard, growing from there akhirnya jadi punya pom bensin,” sambung Ovi.

Baru saja menikah

Sebagaimana diketahui, Pernikahan Ovi digelar sederhana tanpa menyewa gedung mahal, tapi lokasi akad nikah Ovi Dian ini juga membuat tercengang.

Diberitakan Grid.ID sebelumnya, Ovi Dian menggelar akad nikahnya di masjid pribadi yang lokasinya tepat di belakang kediamannya.

Rumah ibadah yang didesain seperti Masjid Nabawi tersebut pernah muncul di vlog Boy William pada Agustus silam.

Berlangsung secara tertutup, Ovi Dian resmi dinikahi Helmi Rahman pada Sabtu (10/10/2020).

Dalam video yang diunggah Ovi Dian di akun Instagram-nya, perempuan kelahiran 19 Agustus 1992 itu memperlihatkan cuplikan momen bahagianya.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga mereda, pernikahan itu hanya dihadiri keluarga dan kerabat terdekat.

Kolom komentar unggahan tersebut juga dibanjiri doa warganet untuk pernikahan Ovi Dian dan Helmi Rahman.

“Happy wedding. Semoga sakinah mawaddah warrahman ya,” tulis seorang warganet.

“Selamat menempuh hidup baru mbak dan suami. Bahagia selamanya, sakinah mawaddah warrohmah, aamiin,” tulis warganet yang lain.

“Selamat kak, semoga bahagia jodoh dunia akhirat, aamiin,” tulis yang lain.

Tidak datang sendiri, Boy mengajak tunangannya, Karen Vendela Hosea.

Boy William juga menyelipkan ucapan selamat kepada Ovi Dian dan Helmi Rahman diunggahan tersebut.

“Alhamdulillah Sah, congrats my two good friend @ovi_dian @helmirahman,” tulis Boy William di akun Instagram-nya.

Kisah Nyata… Rumah Tangga Tidak Akan Bahagia Jika Orang Tua Terlalu Ikut Campur

Setiap pernikahan pasti memiliki cerita tersendiri dan selalu memiliki hal yang berbeda-beda setiap orangnya. Ada yang memiliki suami kasar, ada pula yang memiliki mertua yang jahat bahkan ada juga yang memiliki mertua suka ikut campur tentang urusan rumah tangganya, sebagaimana kisah perempuan ini yang memiliki orang tua suka ikut campur masalah rumah tangganya. (foto cover: ilustrasi, sumber)

Perempuan ini bernama suci yang mana ia sudah menikah selama 1 tahun 10 bulan namun belum dikarunia anak.

Menikah itu bukan hanya menyatukan dua orang saja melainkan menyatukan dua keluarga, tentu bukan hal yang mudah.

Terutama jika dia anak satu-satunya sehingga orang tuanya selalu ikut andil dalam banyak hal termasuk dalam rumah tangganya, padahal dia sudah menikah.

Padahal jika seorang perempuan sudah menikah maka pengambil keputusan adalah suaminya, sedangkan dia justru ayahnya.

Ketika anaknya memberi saran kepada orang tuanya agar tidak mengatur kehidupan ankanya karena dia sudah menikah justru orang tuanya marah dan mengatakan bahwa ia anak durhaka.

Merasa Bingung

Tentu sebagai anak juga sebagai istri merasa kebingungan, usia kehamilan sudah menginjak 1 tahun sepuluh bulan namun orang tuanya yang mengambil peran.

Tentu suaminya terlihat sedih, pernah sang anak mengabaikan keputusan orang tuanya justru malah sedih dan sakit. Maka dari itu sebagai anak dan juga istri merasa kebingungan untuk mencari solusinya.

Padahal sebagai isrti harus patuh kepada suaminya, karena setelah menikah kewajiban istri yang awalnya patuh kepada orang tua berpindah kepada sang suami, namun bukan berarti sebagai anak akan berhenti berbakti kepada orang tuanya.

Singkat cerita pada jaman Nabi Muhammad diceritakan, bahwa ada seorang istri yang dilarang oleh sang suaminya untuk keluar rumah sampai suaminya pulang.

Lalu tiba-tiba sang kakak datang menemuinya dan mengatakan bahwa orang tuanya meninggal dunia.

Sang kakak mengajak adeknya tersebut namun ia berkata bahwa ia dilarang keluar rumah oleh suaminya hingga sang suami pulang kerumah.

Sang kakak marah lalu meninggalakn sang adek tersebut. Akan tetapi karena sang anak patuh kepada suaminya, maka orang tua dari sang anak tersebut masuk surga karena telah mematuhi suaminya. Ia pun berkata bahwa ia ingin menjadi istri yang patuh kepada suaminya.

Namun ia tidak tahu harus bagaimana dengan sikap orang tua yang selalu ikut campur dalam keluarganya.

Ia hanya bisa berdoa kepada Allah semoga Allah memberi hidayah dan orang tuanya terbuka hatinya sehingga tidak ikut campur dalam rumah tangga anaknya lagi.

Wanita Seperti ini Akan Dipakaikan 2 Gelang Api dari Neraka Saat Kiamat

Rasulullah SAW dalam sabdanya mengatakan jika mayoritas penduduk neraka adalah wanita. Di sana, kaum hawa didera dengan beragam siksa.

Bukan tanpa alasan, siksaan ini merupakan balasan atas tindakan di dunia yang bertentangan dengan ajaran.

Salah satu siksaan yang diterima adalah dipakaikan dua gelang dari api neraka. Tidak terbayangkan bagaimana panasnya ketika gelang ini menyentuh kulit.

Namun, tidak ada lagi ampunan pada hari itu, yang ada hanya jeritan memohon ampunan yang sia-sia. Siapa wanita ini dan apa dosanya?

Ternyata wanita yang akan dipakaikan gelang oleh Allah SWT dari api neraka saat hari kiamat kelak adalah wanita yang gemar menggunakan perhiasan akan tetapi mereka tidak mengeluarkan zakat atas perhiasan tersebut.

Banyak wanita yang menjadikan perhiasan sebagai penunjang penampilan mereka. Tidak hanya itu, kaum hawa juga menjadikan perhiasan untuk menunjukkan kelas sosial di masyarakat serta untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Akan tetapi, jika perhiasan tersebut tidak dipergunakan sesuai dengan tuntunan syar’i maka mereka bisa terjerumus dalam lembah dosa. Seperti penggunaannya untuk tujuan pamer, kesombongan, untuk menarik pria yang bukan mahram. Terlebih lagi apabila wanita tersebut tidak mengeluarkan zakat atas perhiasan yang mereka pergunakan.

Diceritakan dari Amr bin Syu’aib dari bapak dari kakeknya, ia berkata bahwa, “ Ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah bersama dengan anak wanitanya, di tangannya ada dua buah gelang besar yang terbuat dari emas. Maka Rasulullah pun bertanya kepadanya, “ Apakah engkau telah mengeluarkan zakat emas itu ?” Wanita itu menjawab, “ Belum.”

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Apakah engkau akan merasa senang jika nanti Allah akan memakaikan kepadamu pada hari kiamat dengan dua gelang dari api neraka.” Wanita itu pun lalu melepas kedua gelangnya dan memberikannya kepada Rasulullah sambil berkata, “ Keduanya untuk Allah dan Rasul Nya.” (HR. Abu Daud no. 1563 dan An Nasa’i no. 2479. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Allah Ta’ala berfirman dalam surat At-Taubah ayat 34-35 bahwa, “ Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari di panaskan emas perak itu dalam neraka jahannam , lalu di bakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.”