Memberi Nama Anak Jangan Cuma Didengar Keren Saja, Awas Nama-nama Jin Berikut Ini Malah Banyak Dipakai Sebagai Nama Anak


Nama anak merupakan simbol doa yang disematkan oleh orangtua dan keluarga terhadap bayi mungilnya yang baru lahir. Nama bukan hanya sebagai identitas semata, namun memberi nilai positif hingga dewasa kelak.

Nama perlu dicari dengan lebih teliti dan berhati-hati supaya tidak menjadi doa yang kurang baik bagi anak. Beberapa kata yang acap kali menjadi nama, ternyata dilarang dalam ajaran Islam sesuai sabda Nabi Muhammad SAW.

Siapa sajakah nama-nama tersebut? Berikut merdeka.com telah merangkum mengenai nama yang dilarang diberikan ke anak sesuai ajaran Islam, dari berbagai sumber:

Anjuran Memberi Nama Anak yang Baik

Dalam kitab suci Al-Quran, hadis, dan tokoh Islam bisa menjadi pedoman serta teladan umat muslim berkehidupan. Bukan hanya sebagai petunjuk hidup, namun penuh doa yang terkandung.

Setiap kata yang tertuang mengandung doa yang bisa disematkan sebagai nama anak yang baik.

Sesungguhnya kamu sekalian akan diseru/dipanggil pada hari Kiamat dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu.Oleh demikian, elokkanlah nama-nama kamu. (HR. Imam Abu Daud dari Abu Dardak ra.)

Anjuran Tidak Memberi Nama yang Dilarang Islam

Nama yang dilarang ajaran Islam, seperti Malikul Amlaak (Raja diraja) dan sejenisnya seperti Ahkamul Hakimin, Sulthonus Salaathiin, Robbul Arbaab. Karena nama-nama tersebut dikhususkan untuk memuliakan Allah SWT.

Selain itu, melansir daru laman resmi NU online, Rasul juga menganjurkan agar tidak mengambil nama yang tidak disukai Rasul SAW atau makruh.

Samurah bin Jundub ra. menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda Jangan sekali-kali memberi nama budak kalian dengan nama Yasar (Mudah atau kaya), Najih (dari kata Najh yang artinya sukses). Juga jangan diberi nama Aflah (dari kata Al Falah yang artinya beruntung). Sebab jika kamu bertanya Apakah ada dia? lalu dia tidak ada, maka akan dijawab Tidak ada. Sungguh semua itu hanya empat nama. (HR Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Daftar Nama yang Dilarang dalam Islam

Harb = perang

Murrah = pahit

Zana = berz1 na.

Zaqwan/Zaquan = anak jin

Malikul Amlaak = Raja diraja

Balqis = ketua jin

Qistina/Kistina = penghulu jin

Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (raj diraja). (HR. Bukhori dan Muslim)

Bukannya mengharamkan atau orangtua menjadi berdosa, hanya saja sebagai anjuran untuk menggunakan nama-nama yang bermakna lebih baik.

Tips Memberi Nama Anak yang Baik

Melansir dari dream.co.id, sebagai upaya memberi nama yang baik serta menghindari kesalahan, berikut beberapa tips pemberian nama anak dalam Islam :

1. Memberi nama anak dengan nama-nama Allah SWT, seperti Rahim, Rahman, Kholiq, dan sebagainya. Kecuali sudah diberi tambahan tidak berdiri sendiri, misalkan Abdurrahin dan Abdurrahman.

Ibnu Umar ra. mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: Sesungguhnya nama kalian yang paling disukai oleh Allah ialah Abdullah dan Abdurrahman (HR. Muslim)

2. Menggunakan nama-nama penghambaan kepada selain Allah tentu diharamkan. Menghambakan baik dari manusia yang mulia, matahari, dan patung, seperti :

Abdur Rasul = hambanya Rasul

Abdun Nabi = hambanya Nabi

Abdul Uzza = Hambanya Al-Uzza atau berhala

Abdus Syamsu = hambanya matahari

Abdul Kabah = hambanya Kabah

3. Memberi anak dengan nama-nama patung atau berhala atau benda yang disembah selain Allah SWT, seperti Al-Lat dan Al-Uzza. Keduanya termasuk nama berhala pada zaman Nabi.

4. Memberi anak dengan nama-nama asing atau nama orang kafir.

5. Tidak memberi anak nama-nama setan, seperti :

Walhan dan Honzab = setan yang suka mengganggu saat salat.

Khobaaits dan Khubuts = nama setan yang mengganggu di kamar mandi.

Ghilan atau Ghul = setan yang suka menakuti.

Hukum Mengganti Nama Setelah Dewasa dalam Islam

Melansir dari website resmi NU online, apabila sudah menginjak masa dewasa, Islam menganjurkan seseorang untuk mengganti nama apabila memiliki nama-nama buruk yang diharamkan. Hal ini dijelaskan dalam Kitab Tanwirul Qulub :

Mengubah nama-nama yang haram itu hukumnya wajib, dan nama-nama yang makruh hukumnya sunah, (Syekh M Amin Al-Kurdi, Tanwirul Qulub, [Beirut, Darul Fikr: 1994 M/1414 H], halaman 234).

Hal ini berlaku pula bagi seorang muallaf atau baru saja masuk Islam. Namun menjadi tidak masalah selama pemberian nama dari orangtua tidak termasuk dalam batasan nama yang diharamkan dan dimakruhkan.

Patut mensyukuri pemberian nama dari orangtua, meski bersifat netral bukan Islami, atau nama tanpa makna sekalipun. Setidaknya telah memberi identitas berharga selama hidup ini.

Itulah beberapa nama yang dilarang diberikan ke anak sesuai ajaran Islam, serta tips dan nama yang dianjurkan. Identitas diri memang penting dalam sebuah relasi seumur hidup, simbol doa, dan panggilan kelak di akhirat. Semoga bermanfaat.

======

Kabar Baik untuk Penderita Diabetes, Cuma Konsumsi 3 Buah Ini Setiap Hari Secara Rutin, Kadar Gula Darah Perlahan Turun, Buktikan Sendiri!

Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling berbahaya bagi tubuh.

Pasalnya, jika tidak segera diatasi, diabetes dapat menyebabkan terjadinya komplikasi.

Ya, seperti penyakit jantung, stroke, ginjal hingga saraf dan obesitas.

Lantas apa yang harus dijaga saat seseorang mengalami diabetes?

Selain sedikit mengonsumsi gula, beberapa buah juga terkenal bisa menurunkan kadar gula darah loh.

Dengan begitu, kamu bisa rutin mengonsumsi buah-buah ini untuk menurunkan atau membuat angka gula darah menjadi stabil.

1. Alpukat

Pasti kamu tidak asing dengan buah alpukat karena sangat sering dijadikan jus.

Selain itu buah ini juga kerap dijadikan makanan untuk para pejuang diet.

Nah, di samping itu, alpukat juga bisa menjadi buah yang dapat menurunkan gula darah karena mengandung lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral.

Mengutip dari kompas.com menyebutkan bahwa banyak penelitian yang menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu menghindari diri dari terserang sindrom metabolik seperti gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi.

2. Apel

Selain alpukat, apel juga disebut-sebut bisa membuat kadar gula darah menurun karena kandungan serat larut, quercetin, asam klorogenat, dan asam galat di dalamnya.

Mengutip dari laman yang sama menyebutkan bahwa sebuah studi dalam British Medical Journal di 2013 memaparkan data bahwa lebih dari 187.000 orang menemukan bahwa asupan buah tertentu bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Salah satu buahnya yaitu apel.

Selain itu, penelitian lain meneliti pada 18 wanita untuk mengonsumsi apel 30 menit sebelum makan nasi.

Dan hasil dari penelitian tersebut yaitu secara signifikan dapat mengurangi gula darah setelah makan dibandingkan hanya mengonsumsi nasi.

3. Buah sitrus

Buah selanjutnya yang bisa menurunkan kadar gula darah yaitu buah sitrus.

Meski pun terasa manis tetapi sebuah jurnal Diabetologia di 2011 menyebutkan buah sitrus dapat membantu kadar gula darah menurun.

Hal itu karena buah sitrus memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak memengaruhi gula darah seperti buah lainnya.

Beberapa buah yang masuk dalam buah sitrus yaitu jeruk dan anggur.

Dalam dua jenis buah sitrus tersebut terdapat kandungan naringenin dan polifinol yang kaya akan sifat antidiabetik.

======

Malas Sikat Gigi Sebelum Tidur? Siap-siap Alami Penyakit Mengerikan Ini di Pagi Harinya

Setelah beraktivitas makan dan minum seharian, menyikat gigi sebelum tidur adalah sebuah kewajiban.

Hal tersebut untuk menjaga kesehatan gigi dan juga menghindari penyakit yang beesumber dari kotornya gigi.

Namun, bocah berusia 11 tahun bernama Denise justru harus meregang nyawa usai sikat gigi sebelum tidur.

Dikutip Grid.ID melalui Instisari Online, Selasa (28/9/2021), pada malam harinya, saat Denise mencoba pasta gigi barunya, mendadak bibirnya membiru.

Ternyata, hal tersebut karena Denise alergi terhadap bahan yang ada pada pasta giginya.

Denise diketahui mengidap alergi protein hewani yang terdapat dalam susu.

“Dia berkata sepertinya dia mendapat reaksi alergi dari pasta giginya, dan saat itu bibirnya sudah biru,” tutur Monique.

“Saya langsung membawanya ke kamar dan menyuruh putri saya yang lain untuk menelepon 911.”

“Saya juga memberi Denise suntikan antialergi dan obat asma,” ujarnya lagi.

Tak lama kemudian ambulans dan petugas medis datang, Denise pun segera dibawa ke rumah sakit dab sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit.

Sayangnya, nyawa Denise tidak dapat tertolong.

Kesimpulannya, penyebab kematian Denise tersebut bukanlah akibat dirinya sikat gigi malam, melainkan karena alergi.

Pasalnya, malas sikat gigi malam justru menimbulkan penyakit berbahaya.

Dikutip Grid.ID melalui Kompas.com, Selasa (28/9/2021), beredar informasi di media sosial yang menyebut apabila seseorang tidak menyikat gigi sebelum tidur maka berpotensi mengalami maag pagi harinya.

Menurut informasi yang beredar, hal ini disebabkan oleh serangan bakteri.

“Ada salah satu penyebab sakit Maag yang disebabkan karena serangan Bakteri.. Jika parah hal ini perlu penanganan medis khusus

#Kalau tidak percaya coba test sendiri.. Tidak usah sikat gigi sebelum tidur..

Maka besoknya jika sakit Maag anda kambuh maka kemungkinan sakit Maag anda disebabkan oleh Bakteri Helicobacterpylori, yang sebenarnya Bakteri yang penting juga untuk proses pencernaan dan umumnya bersarang di Mulut,” begitu bunyi informasi yang beredar, Selasa (19/2/2020).

Untuk memastikan kebenarannya, Tribunnews.com mencoba mengonfirmasinya pada seorang dokter.

Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandanarang Boyolali, dr. M. Fiarry Fikaris, membenarkan bahwa bakteri helicobacterpylori merupakan penyebab maag.

“Berdasarkan penelitian, bakteri ini dapat hidup di rongga mulut sehingga jika kebersihan mulutnya kurang baik, seseorang memiliki risiko lebih tinggi dari infeksi bakteri ini,” terang Fiarry saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (19/2/2020) pagi.

Dokter menambahkan, menyikat gigi memang dapat menjadi upaya untuk mencegah maag.

“Dapat dikatakan, sikat gigi merupakan salah satu upaya pencegahan sakit maag,” kata Fiarry.

Adapun informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa penyembuhan maag menggunakan obat merupakan kesalahan besar.

Menurut unggahan itu, ketika seseorang mengalami gejala maag dianjurkan untuk mengisap sejumput garam.

“Salah satu kesalahan terbesar para penderita Maag adalah: Langsung Minum Obat Maag.”

“#Minum obat maag supaya bisa makan adalah (salah).”

“Padahal, yang penting jangan makan dulu supaya lambung bisa istirahat..”

“#Ambil sejumput Garam.., kemudian hisap perlahan.. Dalam hitungan menit lambung akan terasa nyaman karena asam ternetralisir oleh sifat basa pada Garam..” tulisnya.

Mengenai hal itu, Fiarry mengatakan hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikannya.

“Justru garam bersifat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga memperburuk gejala dari sakit maag atau gerd itu sendiri,” tutur Fiarry.

Menurut Fiarry, pertolongan pertama yang bisa diberikan untuk menyembuhkan maag adalah dengan mengonsumsi obat antasida yang dijual bebas di apotik.

Selain itu, dokter juga mengimbau penderita maag untuk mengonsumsi sejumlah makanan yang dapat memicu maag ataupun gerd.

“Selain itu jangan konsumsi makanan atau minuman yang memicu Gerd, seperti makanan pedas, asam, coklat, minuman beralkohol, dan gorengan,” jelasnya.

“Jika gejala tidak membaik, segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk tindakan lebih lanjut,” sambung Fiarry.

Sementara itu, Fiarry menerangkan, maag atau gerd seringkali disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor.

“Seringkali penyebab maag atau gerd itu adalah kombinasi berbagai faktor, termasuk stres dan kurang gerak,” kata Fiarry.

Tags: #jangan memberi nama anak yang keren saja #jenis buah menurunkan kadar gula darah #penyakit yang timbul akibat malas sikat gigi