Menyimpan TALI PUSAR BAYI Lebih Banyak Faedahnya atau Mudhorotnya? Begini Penjelasannya


Anjuran Mengubur Tali Pusar

Imam Ibnu hajar juga menyitir sebuah hadis

وَرُوِيَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِدَفْنِ الشَّعْرِ وَالْأَظْفَارِ وَقَالَ لَا يَتَلَعَّبُ بِهِ سَحَرَةُ بَنِي آدَمَ

Artinya: Dan telah diriwayatkan bahwa Nabi shallallāhu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk mengubur rambut dan kuku, seraya mengatakan : “Agar para tukang sihir tidak bermain-main dengannya.”

Dengan demikian yang lebih dianjurkan terhadap tali pusar adalah untuk menguburnya bukan malah menyimpannya. Karena tali pusar adalah bagian dari tubuh manusia, yang dimana tubuh manusia adalah dimuliakan oleh Allah SWT. Hal ini seperti dalam surat Al-Isra, ayat 70

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِىٓ ءَادَمَ وَحَمَلْنَٰهُمْ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ وَرَزَقْنَٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَفَضَّلْنَٰهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا

Artinya: “ sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”

Informasi yang banyak beredar di dunia maya yang menyimpan dan memanfaatkan tali pusar tersebut,

Menyimpan tali pusat anak sama sekali tidak dianjurkan dalam ajaran Islam dan sama sekali tak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

GAK ADA FAEDAH nya juga.

Justru membawa mudharat atw Keburukan lo ty bagi si Ibu dan si anak.

Hal ini akan mengganggu kenyamanan si anak dan si Ibu dalam proses pengasuhan anak yang akhirnya menggangggu perkembangan anak.

La Kok bisa..?

Tali pusat itu awet bahkan sampai berpuluh tahun tak akan hancur.

Kenapa..? Karena tali pusat komposisi nya adalah tulang rawan.

Yups..! Tulang adalah makanan Jin dan setan.

Kebayang ya…

Kita menyimpan tali pusat artinya kita kasih makan tuh jin dan setan.

Apakah sampai itu saja selesai..?

Di Al Quran sudah disebutkan bahwa jin setan itu tak akan berhenti menyesatkan manusia. Ya kan..

Mulai dari dia ganggu istirahat anak kita akhirnya anak jadi rewel dan ibu pun emosi akhirnya jadilah kita zholim ke anak.

Ada juga jin yang kemudian menjadi teman anak kita sehingga anak kita ketawaa sendiri atau mainnya sangat hiperaktif tak biasa nya .

Ada juga anak jadi melawan orangtua, gak mau ngaji dan lain sebagainya.

Ada juga yang jin nya jadi mencintai anak kita dan menjauhkan anak kita dari jodoh yang baik (jin jomblo).

Tiap orang mengalami macam gangguan dan reaksi berbeda.

FAKTA loh.

Dari sekian banyak ibu2 yang jadi peserta workshop kemarin semua mengaku masih simpan tali pusat anaknya. Dan memang mereka adalah para orangtua yang anaknya bermasalah.

Wallahu a’lam

Lantas bagaimana dengan issue tali pusat sebagai obat dan stemcell..?

Air rendaman tali pusat atau ekstremnya menelan tali pusat itu tidak ada landasan medisnya. Saya katakan HOAX . Kalaupun sembuh ya karena ikhitiar medis kita. Kan kita kasih obat dan makanan bergizi ke anak.

Tentang Stemcell, tali pusat yang bisa digunakan adalah tali pusat yang masih segar dengan penyimpanan khusus menggunakan teknologi yang mahal.

Jadi faham yaa.. Kelakuan kita simpan simpan tali pusat itu gak ada faedahnya.

Apalagi dijadikan kenang kenangan di album. Walah walah.. Malah include ikutan nyimpan jin…

Aaarrrrh… 😣😰😰 Na’udzubillahi min dzaalik.

& biasanya alasan orang tua menyimpan tali pusar bayi,antara lain:

  • Disimpan karena mengikuti apa yang sudah dilakukan orang tua atau leluhur mereka atau orang lain karena khasiat tali pusar.
  • Disimpan karena permintaan orang tua
  • Disimpan untuk dijadikan sebagai kenangan-kenangan kelahiran anak.

Boleh anda tambah sendiri

Maka perlu kita renungkan ayat al qur’an ini.

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab, “(Tidak!) kami mengikuti apa yang kami dapati pada NENEK-MOYANG kami (melakukannya),” padahal nenek-moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun dan TIDAK mendapat petunjuk.” (Q.S: al-Baqarah: 170).

Artinya apa? Berarti apa yang kita lakukan dalam menyimpan tali pusar itu cuma ngikut doank dari apa yang dilakukan oleh nenek moyang sedang nenek moyang kita gak tau apapun dan gak dapat petunjuk. Lha! Kalau petunjuk tali pusar yang disimpan bukan dari Allah dan Rasul-Nya. Lantas dari mana sumber petunjuknya sehingga tali pusar yang disimpan dipercaya ada khasiatnya

“Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat, (agama kami) ini tidak lain hanyalah ADAT KEBIASAAN orang-orang terdahulu dan kami tdk akan diazab” (Q.S: asy-Syuara: 136-138

Intinya jika petunjuk tersebut bukan dari Allah dan Rasul-Nya, maka setan pasti memiliki peran yang besar. Jika setan punya peran besar, maka tali pusar yang disimpan bukanlah menjadi obat melainkan menjadi jimat.

======

Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Keputihan merupakan kondisi yang umum dialami wanita. Namun, keputihan berwarna kuning atau yang menimbulkan bau tidak sedap perlu Anda waspadai. Hal ini karena keputihan tersebut bisa menjadi tanda adanya penyakit infeksi yang sedang diderita.

Keputihan yang normal ditandai dengan warnanya yang bening atau sedikit putih, agak kental dan lengket, tidak berbau, serta tidak menimbulkan rasa gatal dan nyeri.

Namun, bila keputihan yang Anda alami berwarna kuning, berbau tidak sedap, dan disertai nyeri atau gatal, itu merupakan tanda keputihan abnormal yang perlu diperiksa dan ditangani langsung oleh dokter.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan keputihan berwarna kuning, antara lain:

Gonore

Keputihan berwarna kuning atau keruh bisa jadi disebabkan oleh gonore. Gonore juga dapat ditandai dengan perdarahan di luar siklus menstruasi, nyeri panggul, nyeri saat buang air kecil, dan inkontinensia urine atau tidak dapat menahan buang air kecil.

Trikomoniasis

Trikomoniasis bisa menyebabkan keputihan berwarna kuning atau hijau kekuningan dan berbusa. Penyakit menular seksual ini terkadang juga disertai gejala lain, seperti bau tidak sedap, rasa nyeri pada vagina, dan gatal atau nyeri saat buang air kecil.

Bakteri vanginosis

Penyakit ini ditandai dengan keputihan berwarna kuning atau putih dan abu-abu yang disertai bau amis. Penderitanya juga kemungkinan merasa gatal dan perih di area kemaluan. Selain itu, daerah sekitar vulva atau vagina juga tampak kemerahan dan membengkak.

Infeksi jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan keputihan berwarna kuning pucat atau putih dengan tekstur cairan yang lebih padat. Selain itu, keputihan terkadang juga disertai gatal, nyeri, dan pembengkakan di sekitar vulva, serta rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.

Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Kuning

Keputihan berwarna kuning umumnya ditangani sesuai penyebabnya. Jika keputihan disebabkan oleh infeksi jamur, dokter dapat memberikan obat-obatan antijamur dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan ke dalam vagina, misalnya nystatin, clotrimazole, miconazole, dan terconazole.

Sementara itu, pengobatan keputihan akibat bakterial vaginosis dan trikomoniasis hampir serupa, yaitu menggunakan antibiotik metronidazole atau tinidazole dalam bentuk obat minum dan clindamycin dalam bentuk krim yang dioles di v*gina.

Keputihan berwarna kuning yang disebabkan gonore juga dapat diobati menggunakan antibiotik. Jenis antibiotik yang dapat diberikan adalah ceftriaxone dalam bentuk suntik atau obat minum cefixime. Hindari penggunaan obat antibiotik di luar anjuran dokter.

Tips Mencegah Keputihan

Sebenarnya v*gina memiliki mekanisme sendiri untuk menjaga kebersihan dan kelembapannya, sehingga hanya perlu dibersihkan dengan sabun sesekali saja. Penggunaan sabun yang berlebihan justru bisa menyebabkan keputihan atau iritasi pada v*gina.

Selain itu, ada beberapa cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya keputihan, antara lain:

  • Gunakan air hangat saat membasuh v*gina.
  • Gunakan sabun berbahan kimia lembut dan hindari penggunaan sabun dengan pewangi.
  • Hindari terlalu banyak paparan dari busa sabun mandi dan usahakan busa sabun tidak masuk ke dalam v*gina.
  • Keringkan v*gina dengan mengelapnya dari bagian depan ke belakang (dari v*gina ke anus) guna mencegah berpindahnya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
  • Gunakan pakaian dalam dari bahan katun.
  • Pilihlah celana yang tidak terlalu ketat.
  • Hindari perilaku s*ks berisiko, seperti berhubungan s*ks tanpa pengaman atau memiliki lebih dari satu pasangan s*ksual.

Penting bagi setiap wanita untuk selalu memperhatikan perubahan pada cairan vagina atau keputihan yang dialaminya, termasuk ketika terjadi perubahan warna, bau, dan tekstur.

Waspadai pula bila timbul gejala lain, seperti gatal, bengkak, dan kemerahan di sekitar vagina, atau bercak dan perdarahan di luar siklus menstruasi. Jika Anda mengalami gejala tersebut, konsultasikan ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Tags: #hukum menyimpan tali pusar bayi #penyebab keputihan berwarna kuning