Merasa ditipu Wirda Mansur, Pria Ini Ungkap Reaksi Ustaz Yusuf Mansur Saat Ditagih Kerugian


Kabar mengejutkan kembali datang dari putri Yusuf Mansur, Wirda Mansur. Pasalnya, Wirda dituduh melakukan penipuan terhadap seorang pria bernama Fredi.

Dalam pengakuannya, Fredi mengatakan bahwa ia telah berulang kali berinvestasi di Wirda Mansur dengan jumlah sekira Rp14 juta.

“Selama perjalanan, banyak yang Wirda Mansur katakan, tidak ditunaikan. Jadi merasa kecewa,” kata Fredi seperti dikutip dari Suara, Selasa, 24 Mei 2022.

Tak sekadar itu, Ferdi mengaku nilai investasinya juga menurun hingga mengalami banyak kerugian.

“Masuk kategori penipuan lah. Karena janjinya tidak dipenuhi dan aset saya merugi,” ujarnya.

Terkait penyelesaiannya, sebelumnya Fredi ingin menempuh jalur kekeluargaan saja dengan menagih uang yang sudah diinvestasikan. Akan tetapi, Fredi tak mendapat respons. Ia lantas mendatangi rumah Yusuf Mansur.

“Tapi beberapa kali tidak bertemu, dan Yusuf Mansur yang menangani,” ucap Fredi saat ditanya upayanya yang sudah dilakukan.

Dalam pertemuannya dengan Ustadz Yusuf Mansur, ustaz yang dikenal dengan dakwah sedekahnya ini menjanjikan untuk memberi ganti rugi.

“Dia menjanjikan akan ditransfer Rp5 juta besok,” katanya.

Tak hanya itu, Ustaz Yusuf Mansur juga memberikan uang sejumlah Rp500.000 sebagai pengganti ongkos Fredi.

Alih-alih mendapat ketenangan, ia justru tak memeperoleh uang yang sudah dijanjikan.

“Nggak ditransfer,” kata dia menyesalkan.

Untuk itu Fredi tetap berkoar, meminta haknya yang merasa ditipu Wirda Mansur.

Ia bahkan tak segan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kalau didiamkan, tidak ada respons. Makanya Wirda akan saya kejar,” kata dia.

Saat berita ini ditulis, Suara.com sudah menghubungi Ustaz Yusuf Mansur lewat aplikasi WhatsApp. Tapi kami belum mendapat respons.

Hingga berita ini ditulis, belum ada respons dan klarifikasi dari Wirda Mansur maupun Yusuf Mansur. ***

Karakter dan kesehatan jiwa Wirda Mansur dibongkar sosok ini: Dia lebih ke emosi

Belakangan ini viral tulisan seorang anak ustaz Indonesia, Wirda Mansur terkait daftar 24 mimpi atau keinginannya yang harus dicapai dalam waktu 10 tahun ke depan.

Tulisan daftar 24 mimpi yang dibuat oleh Wirda Mansur tersebut sempat menimbulkan kegaduhan dari publik lantaran mimpi-mimpi tersebut dianggap tidak realistis.

Namun, publik dinilai hanya bisa berikan ungkapan julid di setiap apa yang dilakukan oleh Wirda Mansur imbas kontroversi yang dibuat oleh sang ayah, Ustaz Yusuf Mansur.

Baca Juga: Sebelum putuskan berhijab, Fenita Arie ngaku sampai cekcok dengan Arie Untung selama 1 tahun

Seorang Grafolog membedah satu persatu daftar tulisan mimpi yang dibuat oleh Wirda Mansur, apakah itu merupakan suatu hal yang realitis atau justru sebaliknya, dianggap halu.

Seorang Grafolog tersebut bernama Santo mengatakan apabila tulisan Wirda Mansur dikaitkan dengan kehidupannya saat ini maka hal tersebut tidak realistis.

Namun, Santo menambahkan tidak ada yang tahu nasib seseorang dalam waktu 10 tahun ke depan, bisa jadi salah satu mimpi Wirda Mansur tersebut bisa terjadi.

“Goal kan adanya di masa depan, ini kan nulis kan saat ini, kalau dinilai saat ini tidak realistis, tapi kita kan nggak tahu dia 10 tahun ke depan berubah jadi apa,” kata Santo, dikutip dari kanal YouTube VDVD Talk pada Sabtu, 30 April 2022.

Santo beberkan dilihat dari tulisan yang dibuat oleh Wirda Mansur, terdapat tiga aspek yakni intelektual, emosional, serta ambisi yang dimiliki Wirda kurang berimbang.

“Keseimbangan intelektualnya, emosinya, ambisinya saat ini kurang, dari tulisannya kurang match,” ungkap Santo.

Santo memberikan pernyataan, ambisi yang dimiliki Wirda Mansur dalam mencapai mimpinya itu kurang kuat hanya karena Santo melihat cara Wirda menulis huruf G.

“G-nya itu kan nempel, mepet, idealnya kan di bawah garis, tulisan G kakinya pendek, artinya apa ambisinya, semangatnya, spiritnya itu kurang,” jelas Santo.

Lebih lanjut, Santo membedah cara Wirda Mansur menulis huruf a, e, u, o, terlihat besar dan dominan ketimbang huruf yang lain dinilai Wirda lebih dominan miliki sifat emosi.

Pencapaian mimpi yang dibuat oleh Wirda Mansur dengan dilihat cara menulis huruf a, e, u, dan o didominasi oleh rasa emosional dari dalam diri Wirda.

“Huruf tengah itu, a, e, u, o jadi nggak punya tiang nggak punya ekor, itu huruf tengah, itu kan gede-gede semua jadi kayak dia dominan emosi artinya apa goalnya ini lebih banyak karena emosi,” papar Santo.

Santo menegaskan Wirda Mansur membuat 24 daftar mimpinya tersebut kemungkinan sedang emosi lantaran kala itu mendapat penyerangan dari netizen beberapa waktu lalu.

“Jadi karena mungkin dia merasa diserang sama netizen emosinya wah, jadi dia ke emosinya, IG Storynya kan reaktif karena emosinya kayak gampang muncul,” sambung Santo.***

Pria ini ngaku jadi korban penipuan investasi Wirda Mansur: Saya diintimidasi dan diancam Yusuf Mansur

Berita menghebohkan kembali datang dari keluarga Ustaz Yusuf Mansur. Kali ini ada seorang pria bernama Fredi yang mengaku menjadi korban penipuan investasi putri Yusuf Mansur, Wirda Mansur.

Tidak hanya itu, saat meminta pertanggung jawaban, Fredi mengaku diintimidasi dan mendapat ancaman dari Yusuf Mansur.

Hal itu disampaikan Fredi ketika diwawancara dalam channel Youtube Cahaya Islam dengan judul ‘Fredi Masih Tidak Terima dengan Perlakuan Yusuf Mansur Terhadap Dirinya’.

Fredi menceritakan, dirinya sempat berulang kali mendatangi kediaman Yusuf Mansur untuk bertemu anaknya, guna membahas terkait dugaan penipuan investasi Wirda Mansur.

“Karena enggak dikasih alamat kantor ya saya cari alamat rumahnya, saya datang ke rumah Wirda Mansur, cuma kan Wirda Mansur serumah sama si Yusuf Mansur, gitu. Saya juga nggak tahu sebenarnya masalah Yusuf Mansur,” kata Fredi dikutip Hops.ID Senin 23 Mei 2022.

Fredi sendiri mengaku jadi korban penipuan I Coin Wirda Mansur, sebuah program investasi crypto. Dan dia juga mengaku diintimidasi oleh Yusuf Mansur saat mendatangi rumah Yusuf Mansur dan Wirda Mansur.

Berdasarkan keterangan Fredi, Yusuf Mansur awalnya sempat beritikad baik dengan menyampaikan akan mengganti kerugian yang dia alami.

Namun yang terjadi selanjutnya, Fredi merasa diintimidasi saat Yusuf Mansur tahu bahwa Fredi kerap mengambil video di rumah Yusuf Mansur.

Dia mengaku bahwa HP miliknya disita dan video-video yang sempat diambilnya dihapus. Itulah Fredi merasa terintimidasi, bahkan dirinya mengaku mendapatkan ancaman serangan fisik.

“Sebelum itu saya memang memvideokan kegiatan Yusuf Mansur di depan rumahnya, ada banyak polisi lah,” katanya.

“Setelah itu di luar Yusuf Mansur mempermasalahkan video saya, saya diintimidasi, diancam, main fisik. Main fisik di sini artinya ya memprovokasi saya, dia bilang ‘ini kalau lutut bisa kena muka’, kemudian HP saya disita, dipaksa tanda tangan, disuruh segera proses saja,” kata Fredi.

Yusuf Mansur sendiri hingga kini belum memberikan klarifikasi atas tuduhan Fredi tersebut.

Ustaz Yusuf Mansur sendiri memang sempat terseret dan mendapat tuduhan terkait penipuan terhadap jemaahnya mulai dari investasi dan patungan usaha.

Namun Yusuf Mansur berkali-kali membantah dan meminta kepada semua pihak yang merasa dirugikan agar melaporkan ke polisi dengan melampirkan bukti.

Pernyataan itu disampaikan Yusuf Mansur melalui unggahan akun Instagram pribadinya, @yusufmansurnew.

“Dan saya udah persilahkan jauh2 hari, ke polisi aja. Ke hukum, Biar tau siapa sih yang nipu..siapa sih yang sbnrnya bermain. Mangga. Adapun saya mah lah, siapa sih.. masih untung cuma disebut penipu. Alhamdulillah,” tulis Yusuf Mansur.

Bahkan Yusuf Mansur juga mempersilahkan semua media agar mengutip pernyataan tersebut agar dia juga tidak membalas pertanyaan yang sama melalui WhatsApp.

“Mangga ya. Silahkan naekkan sesukannya. Ga usah ada kode etik jurnalistik, khususnya di urusan saya. Sebab saya udah nerima disebut penipu. Tinggal minta didoain ajah,” katanya.***