Mertua Curiga Lihat Menantunya Sehari Mandi 5 Kali, Ternyata ada yang Disembunyikan si Menantu


Mertua Curiga Lihat Menantunya Sehari Mandi 5 Kali, Ternyata ada yang Disembunyikan si Menatu

Mandi adalah hal wajib dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan badan. Pada umumnya, orang-orang mandi 2 kali dalam sehari.

Mandi dapat membersihkan kulit serta menghilangkan sel-sel kulit mati sehingga pori-pori menjadi bersih dan sel kulit bisa berfungsi dengan baik.

Mandi juga menghilangkan bakteri-bakteri jahat yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan masalah kulit lainnya. Namun, sering-sering mandi tidak menjamin tubuh Anda jadi lebih sehat.

Pasalnya, keseringan mandi justru bisa membuat beberapa jenis bakteri baik hilang.

Hal inilah yang dilakukan oleh wanita ini hingga membuat ibu mertuanya curiga. Bagaimana tidak? dirianya syok karena pergoki menantunya mandi 5 kali dalam sehari.

Awalnya ia mengira kebiasaan baru menantunya ini adalah hal biasa namun, seketika membuatnya syok dan kaget ketika tahu kebenaran ini.

Dilansir oleh intisari online dari pemberitaan Netease News pada Rabu (17/3/21), insiden ini terjadi di Tiongkok, dan membuat kasihan sang wanita yang mandi lima kali sehari itu.

Semua berawal ketika gadis itu dan suaminya, mengatur pernikahan mereka, dan kemudian pindah bersama keluarga sang suami.

Gadis itu beruntung bertemu dengan ibu mertua yang baik, dan memahaminya. Ia juga memperlakukan menantu perempuannya dengan sangat baik, hingga akhirnya sebuah kebenaran mengejutkan terungkap.

Secara mengejutkan, hal ini dimulai ketika ibu mertua itu menyadari kebiasaan aneh menantu perempuannya. Setiap hari ia mandi lima kali dalam sehari. Awalnya biasa namun lama-lama mencurigakan.

Bahkan, sang ibu mertua melihat menantu perempuannya itu diam-diam memasukkan sesuatu ke dalam celana dalam dan sakunya lalu pergi.

Ibu mertuanya tahu menantu perempuan itu orang yang bersih, tapi kenyataan bahwa dia mandi 5 kali sehari membuatnya merasa sangat aneh.

Ibu mertua kemudian memberi tahu putranya, menanyakan apa masalahnya dengan menantu perempuan itu.

Tetapi dia menghindari menjawab, selalu berusaha mengubah topik pembicaraan.

Putranya menolak untuk berbicara, dia pergi untuk bertanya kepada menantu perempuannya tetapi masih tidak tahu apa yang terjadi.

Baru pada suatu hari putranya melakukan perjalanan bisnis, ibu mertuanya menyelinap ke kamar menantu perempuannya tanpa mengetuk untuk mengetahui kebenarannya.

Saat dia memasuki ruangan, menantu perempuan itu sedang menerapkan obat di area pribadinya di kamar mandi.

Di bawah tekanan ibu mertuanya, gadis itu harus mengakui bahwa dia mengidap penyakit kelamin.

Penyakitnya menyebar dari suaminya karena suaminya. Tetapi Karena ingin menjaga kebahagiaan keluarga, gadis itu hanya perlu menyembunyikan semuanya dengan diam-diam.

Melihat menantu perempuannya menderita rasa sakit yang luar biasa, ibu mertuanya sangat terluka.

Dia memeluknya dengan nyaman, dan kemudian dia terus-menerus memarahi putranya.

Akibat kejadian ini, komunitas online telah ramai dengan berbagai pendapat yang berbeda.

Seseorang bahkan menasihati ibu mertuanya bahwa jika dia benar-benar memperlakukan menantunya sebagai perempuan, dia harus mendukung perceraiannya.

======

Bisa Bikin Panjang Umur, Tolong Mulai Sekarang Semua Orang Coba Minum Air Rebusan Jagung Secara Rutin Jika Ingin Melihat Manfaat Luar Biasa Ini!

Seperti yang kita tahu, jagung merupakan makanan pokok masayarakat Indonesia selain nasi.

Karena rasanya yang manis, jagung sangat mudah untuk diolah menjadi makanan apapun.

Ya, entah menjadi bakwan, nasi jagung dan makanan cemilan lainnya.

Jagung mengandung tinggi serat dan juga berbagai kandungan baik lainnya.

Mengutip dari VeryWell Fit, jagung memiliki berbagai kandungan, di antaranya karbohidrat, serat, lemak, protein, vitamin dan mineral, serta senyawa lain yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Tak heran jika jagung ini jadi salah satu bahan makanan idola setiap orang.

Tapi ternyata, manfaat jagung tak hanya bisa didapatkan dengan cara mengonsumsinya dengan direbus atau ditambahkan sebagai bahan masakan lho.

Air rebusan jagung yang biasanya dibuang juga memiliki sejuta manfaat baik bagi tubuh.

Kok bisa?

Melansir dari Healthline, air rebusan jagung yang biasa dibuang memiliki sejuta manfaat bagi tubuh.

Berikut ini berbagai manfaat mengonsumsi air rebusan jagung untuk kesehatan tubuh yang selama ini tak terduga.

1. Menurunkan risiko pasien diabetes

Selama ini tak pernah ada yang tahu, ternyata rutin mengonsumsi air rebusan jagung sangat baik untuk pasien diabetes.

Caranya mudah. Minum air rebusan jagung setelah direbus secara hangat.

Konsumsi setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu dan pasien diabetes akan merasakan hasil yang melegakan.

2. Menyembuhkan batu ginjal

Selain bermanfaat bagi pasien diabetes, air rebusan jagung juga sangat bermanfaat bagi pasien batu ginjal.

Kita hanya memerlukan 4 buah jagung muda, satu genggam rambut jagung, dan 8 lembar daun keji beling segar.

Rebus semua bahan tersebut jadi satu ke dalam air kurang lebih 110 ml.

Saring air rebusannya dan minum selagi hangat.

Untuk kasus batu ginjal, bisa dikonsumsi setiap hari di pagi hari.

Jika batu ginjalnya telah keluar, baik berbentuk buih, butiran atau kerikil, hentikan pengobatan.

Lalu, teruskan dengan ramuan dari kumis kucing serta meniran.

Cara membuatnya, seduh daun kumis kucing dan 30 gram daun meniran dengan air panas, kemudian minum airnya.

3. Mengobati tekanan darah tinggi

Kita memerlukan 5-7 buah jagung muda serta 1 genggam rabut jagung.

Rebus seluruhnya dalam 110 ml air.

Lalu saring air rebusan jagung tersebut, dan minumlah setiap hari selama seminggu

4. Menghentikan kebiasaan mengompol pada anak-anak

Selain baik untuk orang dewasa mengonsumsi air rebusan jagung juga bermanfaat untuk anak-anak.

Rutin mengonsumsi air rebusan jagung bagi anak-anak akan menghentikan kebiasaan mengompolnya.

Bahan yang diperlukan adalah satu genggam rambut jagung, yang diseduh dengan air mendidih.

Minumkan 1 cangkir teh rambut jagung sesaat sebelum tidur.

Meski demikian, kita harus ingat untuk tidak menggunakan rambut jagung secara berlebihan, karena bisa menurunkan tekanan darah dengan drastis dalam waktu singkat.

======

Tumor Tulang Belakang: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Tumor tulang belakang adalah tumor yang muncul di tulang belakang atau jaringan sekitarnya, misalnya saraf tulang belakang. Tumor ini biasanya tampak seperti benjolan dan dapat menimbulkan berbagai gejala. Penanganan yang tepat perlu dilakukan sejak dini guna mencegah tumor berkembang menjadi ganas.

Tumor adalah penyakit yang terjadi ketika sel-sel di jaringan atau organ tubuh tertentu tumbuh secara berlebihan dan tidak terkendali, sehingga merusak bagian tubuh yang sehat di sekitarnya. Tumor ada yang bersifat jinak, tetapi ada pula yang ganas (kanker).

Berbeda dengan kanker, tumor jinak cenderung tidak menyebar ke bagian tubuh lain dan pertumbuhannya lebih lambat. Akan tetapi, jika tidak ditangani sejak dini, sebagian jenis tumor bisa berubah menjadi ganas. Tumor juga bisa tumbuh di jaringan tubuh mana pun, termasuk tulang belakang.

Ada banyak jenis tumor yang bisa muncul di tulang belakang, di antaranya:

  • Osteochondroma
  • Osteosarcoma dan Ewing Sarcoma
  • Osteoblastoma
  • Ependymoma dan meningioma
  • Schwannoma dan neurofibroma
  • Multiple myeloma

Penyebab Tumor Tulang Belakang

Hingga saat ini, penyebab seseorang mengalami tumor tulang belakang masih belum bisa diketahui secara pasti. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tumor tulang belakang, antara lain:

  • Faktor keturunan
  • Paparan radiasi dan zat karsinogenik
  • Penyakit autoimun, misalnya multiple sclerosis
  • Kelainan genetik, seperti penyakit neurofibromatosis 2 dan penyakit Hippel-Lindau

Selain itu, tumor tulang belakang juga sering kali muncul akibat berpindahnya sel-sel tumor dari bagian tubuh lain. Proses berpindahnya sel tumor dari tempat asalnya ini disebut metastasis. Kondisi tumor yang demikian dapat terjadi pada penderita kanker stadium 4, misalnya pada kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker prostat.

Beberapa Gejala Tumor Tulang Belakang

Tumor tulang belakang pada tahap awal umumnya tidak bergejala. Gejala tumor ini biasanya baru muncul ketika sel tumor tumbuh semakin besar dan mulai merusak jaringan tulang belakang atau struktur di sekitarnya, misalnya saraf atau bantalan saraf.

Ada beberapa gejala tumor di tulang belakang, di antaranya:

  • Muncul benjolan di punggung atau sekitar tulang belakang.
  • Nyeri punggung yang menjalar hingga ke bagian tubuh lain, seperti kaki, paha, atau lengan
  • Nyeri dan kaku leher
  • Kelemahan atau bahkan kelumpuhan anggota gerak tubuh, misalnya lengan dan tungkai
  • Kesemutan atau mati rasa di punggung
  • Gangguan buang air kecil atau buang air besar
  • Hilangnya fungsi usus atau kandung kemih
  • Perubahan bentuk tulang belakang berupa skoliosis

Nyeri akibat tumor tulang belakang bisa semakin parah ketika penderitanya berbaring, mengejan, atau batuk. Pada pria, tumor tulang belakang juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Gejala-gejala tumor tulang belakang sering kali bisa menyerupai banyak penyakit atau kondisi medis lain, misalnya saraf terjepit (HNP), cedera punggung atau tulang belakang, dan TBC tulang belakang. Oleh karena itu, untuk memastikan diagnosisnya, diperlukan pemeriksaan medis menyeluruh dari dokter.

Untuk mendiagnosis tumor tulang belakang, dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti foto Rontgen, USG, MRI, CT scan, biopsi, dan tes tumor marker.

Cara Mengatasi Tumor Tulang Belakang

Tujuan pengobatan tumor tulang belakang adalah mengangkat tumor tanpa merusak sumsum tulang belakang dan saraf di sekitarnya. Selain itu, penanganan tumor tulang belakang juga penting untuk mencegah penyebaran sel tumor ke jaringan tubuh lainnya.

Berikut ini adalah beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan oleh dokter untuk mengatasi tumor tulang belakang:

1. Operasi

Operasi tulang belakang umumnya dilakukan untuk mengangkat jaringan tumor yang tumbuh di tulang belakang. Namun, sisa sel tumor terkadang masih ada yang tertinggal di jaringan tulang belakang setelah operasi dilakukan.

Oleh karena itu, langkah operasi biasanya dipadukan dengan metode penanganan lain, seperti kemoterapi dan terapi radiasi, untuk menghilangkan sisa sel-sel tumor di tulang belakang.

2. Terapi radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi umumnya digunakan untuk menghilangkan sisa tumor yang tidak dapat diangkat sepenuhnya melalui operasi.

Selain itu, terapi ini juga dilakukan untuk mengatasi tumor yang tidak dapat dioperasi atau jika langkah operasi dinilai berisiko tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi, misalnya kelumpuhan atau mati rasa akibat kerusakan saraf.

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan standar untuk berbagai jenis kanker, termasuk tumor tulang belakang. Meski demikian, kemoterapi sering kali dapat menimbulkan efek samping, seperti kelelahan, mual, muntah, nyeri, infeksi, dan rambut rontok.

4. Fisioterapi

Metode fisioterapi umumnya dilakukan setelah penderita mulai pulih dari operasi dan telah menyelesaikan pengobatan kemoterapi atau terapi radiasi.

Fisioterapi dapat membantu penderita untuk kembali bergerak, meningkatkan kemampuan dalam menjalani aktivitas fisik sehari-hari, serta mendukung proses pemulihan setelah pengobatan tumor tulang belakang.

Tumor belakang merupakan penyakit yang jarang terjadi. Kendati demikian, jika dibiarkan tanpa pengobatan, tumor tulang belakang bisa menjadi lebih sulit diobati dan bahkan berisiko tinggi menyebabkan kerusakan saraf tulang belakang secara permanen.

Oleh karena itu, Anda perlu waspada apabila mengalami gejala-gejala tumor tulang belakang yang telah disebutkan sebelumnya. Jika merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Tags: #cara mengatasi tumor tulang belakang #gejala tumor tulang belakang #manfaat minum air rebusan jagung bagi kesehatan #mertua curiga melihat menantu mandi lima kali sehari #penyebab tumor tulang belakang