Minum Air Galon Depot Lebih Berbahaya Dari Air Sumur Yang Diminum Mentah ??


Pergerseran jaman ke era yang lebih modern membuat masyarakat mulai menggunakan air isi ulang karena lebih praktis dan bisa langsung diminum. Harga yang terjangkau membuat orang banyak memilih air isi ulang daripada harus memasak air.

Sebenarnya baik atau tidak meminum air isi ulang? ini ulasannya

Rentan Terhadap Bahaya Kuman dan Bakteri Air isi ulang ternyata membawa dampak yang kurang baik bagi tubuh. Proses sterilisasi yang diklaim menggunakan teknologi penyaring terkini ternyata tidak membuat air isi ulang ini bebas dari pencemaran kuman dan bakteri.

Banyaknya depot air minum dituding sebagai penyebab dari semua permasalahan ini. Persaingan membuat depot air minum membuat harga semurah murahnya, sebagai akibatnya meminimalisir penggunaan sikat dan alat steril Sikat pembersih galon yang seharusnya diganti secara berkala, malah digunakan berulang kali untuk membersihkan galon sebanyak banyaknya. Ini malah membuat kuman dan bakteri dari galon sebelumnya berpindah ke galon selanjutnya.

Alat steril yang digunakan pun umurnya terkadang melebihi batas supaya meminimalisir penggantian alat yang seharusnya digunakan secara berkala.

Sterilkah kalau begini?

Lokasi Penjualan Air Kemasan

Air kemasan lebih banyak beroperasi di pinggir jalan daripada di tempat tertutup seperti toko. Resiko terkena bakteri dan polusi debu menjadi sangat tinggi. Belum lagi alat yang kadang diletakkan di tempat terbuka membuat kebersihan dan kesterilan alat menjadi dipertanyakan.

Air minum isi ulang berisiko membawa berbagai macam bakteri dan kuman layaknya bakteri e-coli atau bahkan salmonela yang tentu bisa membawa masalah kesehatan bagi tubuh.

Kalau memang sayang akan kesehatan ada baiknya mempertimbangkan penggunaan air isi ulang. Dan kalaupun ingin membeli air kemasan, sangat disarankan untuk membeli yang bermerk karena mereka sangat memperhatikan kebersihan dan kesterilan air yang mereka jual karena harus melalui quality control terlebih dahulu.

Walaupun harganya lebih mahal, tapi kualitas terjamin dan kesehatan terjaga. Air yang terlihat bersih dan jernih belum tentu layak minum Share artikel ini supaya banyak orang yang terselamatkan dari bahaya air isi ulang.

======

Awas Bikin Pendek Umur! Camilan Teman Nongkrong Favorit Generasi Milenial Ini Ternyata Mengandung Zat yang Dapat Berakibat Fatal Bagi Kesehatan

Sosis adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, dari anak-anak hingga dewasa.

Bukan hanya dijadikan lauk pendamping nasi, makanan ini juga seringkali dijadikan camilan.

Selain murah, sosis bisa disajikan dengan berbagai macam cara salah satunya dibakar.

Bahkan, hingga saat ini kita masih sering melihat kedai sosis bakar di pinggir jalan yang selalu ramai pembeli.

Biasanya, pedangang sosis bakar akan menambahkan berbagai bumbu untuk menambah cita rasa sosis.

Contohnya adalah bumbu asam manis, pedas manis, balado, barbeque, hingga bumbu rendang.

Sosis bakar dengan aneka rasa ini pun sering menjadi pilihan camilan untuk teman berkumpul bersama keluarga dan sahabat.

Sayangnya, ternyata sosis bakar mengandung sebuah zat yang berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.

Melansir Sajian Sedap, zat tersebut adalah zat karsinogenik yang dapat memicu kanker pada tubuh.

Zat ini tidak hanya ada pada sosis bakar saja, melainkan juga pada makanan lainnya yang disajikan dengan cara dibakar.

Hal ini dikarenakan proses pembakaran sosis atau makanan menggunakan arang yang mengandung zat karbon.

Sedangkan dikutip dari Kompas.com, proses pembakaran makanan dengan sarana lainnya juga berbahaya.

Makanan yang dibakar dengan cara apapun akan membentuk gosong yang mengandung banyak atom karbon.

Atom karbon dalam jumlah yang besar di dalam tubuh pun akhirnya dapat memicu sel kanker.

Tidak hanya itu, seperti yang diwartakan GridHype.ID, ada kandungan sosis lainnya yang tak kalah membahayakan.

Di antaranya adalah zat pengawet, garam, sodium, MSG, serta lemak jenuh dalam jumlah yang besar.

Kandungan ini dapat mendatangkan berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.

Penyakit-penyakit inilah yang akhirnya dapat berisiko tinggi memperpendek umur alias mendatangkan kematian.

======

Inilah Manfaat Teh Daun Raspberry Merah bagi Kesehatan

Pernahkah kamu mencicipi teh daun raspberry merah? Teh ini dikenal memiliki rasa yang nikmat serta memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Bahkan, teh daun raspberry merah juga sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan tradisional.

Raspberry merah dikenal sebagai buah yang memiliki rasa manis dan asam. Buah asal Eropa ini pun menjadi favorit karena mendatangkan banyak manfaat kesehatan. Selain buahnya, ternyata daun raspberry merah juga tak kalah berkhasiat, lho. Daun buah ini mengandung banyak nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh.

Beragam Manfaat Teh Daun Raspberry Merah

Daun raspberry merah memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium, seng, fosfor, dan zat besi. Selain itu, daun ini juga mengandung senyawa polifenol, seperti tanin dan flavonoid.

Melihat kandungan nutrisi pada daun raspberry merah, tidak heran jika teh herbal ini memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Manfaat yang diperoleh dari konsumsi teh daun raspberry merah antara lain:

1. Mengurangi gejala PMS (premenstrual syndrome)

Jika sering merasakan nyeri sebelum menstruasi, kamu bisa memanfaatkan daun teh raspberry merah. Nutrisi yang terkandung dalam teh ini diyakini dapat mengurangi gejala pramenstruasi, seperti kram perut, muntah, mual, hingga diare.

Selain itu, teh ini juga mengandung senyawa aktif yang disebut dengan fragarine. Kandungan ini mampu membantu mengurangi ketegangan otot pada daerah panggul yang menyebabkan rasa nyeri sebelum menstruasi.

2. Mencegah anemia akibat siklus menstruasi yang berlebihan

Menstruasi yang berlebihan dapat membuatmu rentan mengalami anemia. Gejala yang dirasakan berupa lemas, mudah lelah, pusing dan sakit kepala, tangan dan kaki dingin, sesak napas, hingga nyeri dada.

Hal ini tentu dapat menggangu aktivitasmu sehari-hari. Untuk mencegahnya, kamu bisa mengonsumsi teh daun raspberry merah.

Teh ini kaya akan kandungan zat besi. Dalam 28 gram daun raspberry merah, terkandung 3,3 gram zat besi yang sudah memenuhi 18% dari asupan harian yang disarankan untuk wanita. Dengan mencukupi asupan zat besi, kamu akan terhindar dari anemia yang disebabkan oleh menstruasi berlebihan.

3. Membantu mempercepat proses persalinan

Teh daun raspberry merah merupakan salah satu jenis teh herbal yang bermanfaat di masa kehamilan hingga proses persalinan. Teh ini dapat membantu mengatasi mual dan muntah saat hamil serta memperkuat dinding rahim.

Selain itu, teh daun raspberry juga terbukti dapat mempercepat proses persalinan. Nutrisi yang terkandung dalam teh ini dapat menguatkan otot-otot di sekitar rahim, sehingga proses persalinan pun akan lebih mudah dan cepat.

4. Menurunkan risiko melahirkan dengan forceps

Forceps merupakan alat yang digunakan untuk membantu mengeluarkan bayi saat melahirkan. Penggunaan alat ini biasanya dilakukan ketika kepala bayi berada pada posisi yang salah, ibu tidak sanggup mendorong bayi keluar, serta ada masalah kesehatan pada ibu dan bayi.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, rutinlah mengonsumsi teh daun raspberry merah. Terdapat sebuah penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi teh ini selama 8 minggu sebelum proses persalinan dapat menurunkan risiko melahirkan dengan forceps.

5. Menurunkan risiko terkena kanker

Daun raspberry merah mengandung polifenol yang bertindak sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, daun ini juga mengandung ellagic acid yang terbukti dapat menetralkan zat karsinogenik dan menghancurkan sel kanker di dalam tubuh.

Meski bermanfaat untuk kesehatan, konsumsi teh daun raspberry merah perlu diperhatikan batasannya, terutama bagi ibu hamil. Ibu hamil diperbolehkan minum teh herbal ini ketika usia kehamilan memasuki 32 minggu. Mulailah dari 1 cangkir, kemudian ditambah secara bertahap hingga maksimal 3 cangkir dalam sehari.

Selain itu, hindari konsumsi teh daun raspberry merah jika kamu pernah mengalami persalinan yang terlalu lama, pernah dan akan menjalani operasi caesar, pernah mengalami persalinan prematur, mengalami perdarahan saat hamil, atau memiliki komplikasi kehamilan.

Kamu juga tidak disarankan untuk meminumnya jika memiliki keluarga dengan riwayat kanker ovarium, endometriosis, dan tumor rahim.

Bila kamu menderita suatu penyakit atau sedang menjalani pengobatan tertentu dan ingin menggunakan teh daun raspberry merah sebagai pengobatan alternatif, konsultasikanlah dengan dokter terlebih dahulu. Hentikan konsumsi teh ini jika merasakan kontraksi palsu saat sedang hamil.

Tags: #cemilan berbahaya teman nongkrong anak milenial #manfaat teh daun raspberry bagi kesehatan #minum air depot lebih berbahaya dari air sumur